ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING MENGGUNAKAN TARIAN JEPEN BULUNGAN TERHADAP KOLABORASI SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN PLUS ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik role playing menggunakan Tarian Jepen Bulungan terhadap kolaborasi siswa di SMP muhammadiyah 1 tarakan plus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental dalam bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Tarakan Plus. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kolaborasi siswa yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Perlakuan diberikan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing menggunakan Tarian Jepen Bulungan yang dilaksanakan dalam beberapa pertemuan dengan kegiatan materi, bermain peran, gerakan, dan pola kerja sama dalam Tarian Jepen Bulungan. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teknik role playing menggunakan Tarian Jepen Bulungan terhadap kolaborasi siswa di SMP Muhammadiyah 1 tarakan plus. Dengan demikian, teknik role playing menggunakan Tarian Jepen Bulungan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kolaborasi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role play terhadap self-efficacy pada siswa kelas IX-A SMPN 6 Tarakan. Self-efficacy merupakan keyakinan siswa terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tugas, tantangan, serta berbagai situasi dilingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Eksperimen dan desain Pre-Experimental Design model One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah delapan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala self-efficacy yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sample t-test, serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan self-efficacy setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik role play. Nilai rata-rata self-efficacy meningkat dari 30,63 pada pretest menjadi 69,13 pada posttest. Hasil perhitungan N-Gain menunjukkan peningkatan sebesar 67,1%. Seluruh siswa mengalami peningkatan skor, dengan tujuh siswa berada pada kategori tinggi dan satu siswa berada pada kategori sedang. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara self-efficacy siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Dengan demikian, bimbingan kelompok dengan teknik role play berpengaruh terhadap peningkatan self-efficacy siswa kelas IX-A SMPN 6 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to examine the effectiveness of the Communicative Language Teaching (CLT) method, using role-play activities with random cards, on the speaking skills of eighth-grade students at SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. The research method used was quantitative with a quasi-experimental design. The research sample consisted of 42 students divided into an experimental class (20 students) and a control class (22 students). The research instrument used was a speaking test covering five aspects: pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension. The results showed a significant increase in the experimental class, with a mean score of 23.40 to 52.40, while the control class only increased from 25.45 to 28.73. The Mann-Whitney U test showed a p-value of 0.000 ( 0.05), with the mean rank of the experimental class (31.40) being much higher than that of the control class (12.50). In addition, the effect size test results showed a value of -0.7755, which is categorised as a High Effect or significant influence. It proved that the application of CLT through role play is effective in improving students' speaking skills compared to conventional methods.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dwi Agustina. 2025. Pengaruh Teknik Role Playing Terhadap Regulasi Emosi Siswa SMP Negeri 1 Sebuku. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing utama oleh Emmy Ardiwinata, M.Pd dan Dr. Urotul Aliyah, M.Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik role playing berpengaruh terhadap regulasi emosi siswa SMP Negeri 1 Sebuku. Regulasi emosi adalah bentuk kontrol yang dilakukan seseorang terhadap emosi yang dimilikinya. Teknik role playing adalah untuk membantu individu dengan memainkan peran yang disesuaikan dengan kehidupan nyata, sehingga individu dapat memahami perasaan orang lain. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-B sebanyak 8 orang, dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala regulasi emosi yang dikembangkan oleh Gross, (2014). Analisis yang digunakan adalah Paired Sample T-Test. Hasil analisis menemukan adanya perbedaan yang signifikan antara (pretest) dan (posttest). Hasil tersebut dapat dilihat pada nilai signifikansi (Sig. 2- tailed) yang diperoleh adalah 0,000 (p 0.05), dan terdapat nilai t-hitung sebesar 20,058 > dari t-tabel sebesar 0,497 yang berarti ada pengaruh teknik role playing terhadap regulasi emosi siswa kelas IX-B SMP Negeri 1 Sebuku.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bullying verbal merupakan perilaku yang dilakukan secara tidak sadar oleh individu ataupun kelompok baik sengaja maupun tidak yang mengakibatkan bisa merusak mental seseorang. perilaku bullying verbal di SMP Negeri 1 Tarakan diantaranya mengejek fisik teman sebaya, berkata kasar, mengintimidasi teman-temannya dan memangil nama teman dengan julukan nama orang tua. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetauhi pengaruh teknik role playing terhadap perilaku bullying verbal siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain penelitian pre-eksperimental design dengan model one group pretestposttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berjumlah 8 orang siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan software SPSS statistic. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yang sig sebesar 0,000 0,05 dan terdapat nilai thitung sebesar 33,614 > dari ttabel sebesar 1,238 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh teknik role playing terhadap perilaku bullying verbal siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bullying verbal merupakan perilaku yang dilakukan secara sadar oleh individu ataupun kelompok baik secara sengaja maupun tidak yang mengakibatkan bisa merusak mental seseorang. Di SMA Negeri 2 Nunukan perilaku bullying verbal yang dilakukan siswa yaitu memberikan dan memanggil korban dengan julukan nama, menghina, berkata kasar, mempermalukan, dan mengancam. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengurangi perilaku bullying verbal kelas XI di SMA Negeri 2 Nunukan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain penelitian Pre-eksperimental design dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket dan dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah 105 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Nunukan dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa. Pada pemberian pretest pada siswa yang berjumlah 10 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdapat kategori tinggi berjumlah 10 (100%) siswa, dan kategori tinggi pada posttest berjumlah 4 (40%) dan pada kategori sedang pada posttest berjumlah 6 siswa (60%) siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan software SPPS 25. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,001 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengurangi perilaku bullying verbal kelas XI di SMA Negeri 2 Nunukan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perilaku asertif merupakan cara seseorang berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain, perilaku asertif juga mencerminkan sikap positif dalam menegaskan diri, dengan fokus pada kepuasan hidup pribadi dan peningkatan kualitas hubungan dengan orang lain. Maka dari itu, perlu diberikan layanan bimbingan kelompok, agar peserta didik dapat mengetahui perilaku mana yang tergolong dalam perilaku asertif. Bimbingan kelompok bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pencegahan agar siswa dapat mengetahui perilaku asertif yang rendah. Teknik yang digunakan adalah role playing, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dalam meningkatkan perilaku asertif. Penelitian ini menggunakan desian penelitian Pra Experimen Desain dengan jenis one group pre test and post test design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 28 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Sampling dengan jumlah sampel 10 siswa. Analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan SPSS versi 27.0. Berdasarkan analisis yang disimpulkan bahwa nilai signifikan sebesar (0,005 0,05) yang artinya terdapat pengaruh Bimbingan Kelompok melalui role playing terhadap perilaku asertif siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuann untuk mengetahui Pengaruh Teknik Role Playing untuk meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan dalam berbagai aspek kelebihan yang dimilikinya, dan dengan sikap yakin atas kemampuan diri sendiri sehingga dalam tindakan-tindakannya tidak terlalu cemas, merasa bebas untuk melakukan hal-hal yang sesuai keinginan dan tangung jawab atas perbuatannya. Penelitian ini merupakan penelitian PreExperimental Design menggunakan One Group Pretest-Posttest dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan yang berjumlah sebanyak 172 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Purposive sampling berjumlah 10 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala kepercayaan diri berdasarkan teori Sugiyono (2019)., teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji hipotesis Paired Sample T-test. Adapun uji Paired Sample T-test menggunakan SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis data dari uji Paired Sample T-test diperoleh nilai Sig (2-tailed) 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya bahwa Teknik Role Playing efektif untuk meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Berdasarkan dari hasil skor Pretest yang di peroleh 10 siswa sebagai sampel penelitian ini terdapat 3 (30%) siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, 3 (30%) siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang sedang, 4 (40%) siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah. Pada hasil Posttest hasil skor terdapat 10 (100%) seluruh siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Kepercayaan diri merupakan keyakinan diri akan kemampuan sendiri menghadapi tantangan ketika menghadapi masalah. Kepercayaan diri siswa di SD Negeri 017 Tarakan berdasarkan pengamatan masih rendah, karena siswa masih malu bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru, tidak berani dan gugup maju kedepan kelas, serta masih menyontek jawaban teman. Tujuan penelitian dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa yang masih rendah ini dengan menerapkan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik role play. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre- eksperimental, dan desain one group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, dengan populasi penelitian sebanyak 50 siswa dan sampel berjumlah 8 siswa. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang kepercayaan diri siswa. Analisis data dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial, menggunakan uji paired sampel t-test, dengan nilai sig (2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0.000 0.05, maka Ho ditolak dan Ha, diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh teknik role play terhadap kepercayaan diri siswa kelas V SD Negeri 017 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Kejenuhan belajar adalah kondisi seseorang yang merasa bosan dan letih hingga mengakibatkan munculnya rasa lesu atau tidak mempunyai semangat serta pikirannya tidak bekerja untuk mengerjakan setiap kegiatan belajar yang menjadikan usaha yang dikerjakan tidak mendapatkan hasil, serta tidak adanya perkembangan dalam belajar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role play di SMA Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain penelitian Pre-eksperimental design dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tarakan mengalami kejenuhan belajar ditinjau dari 3 aspek yaitu: 1) keletihan emosi; 2) depersonalisasi; dan 3) menurunnya keyakinan akademik. Populasi penelitian ini adalah 357 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tarakan, dan menggunakan purposive sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa. Pada pemberian pretest pada siswa yang berjumlah 10 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdapat kategori sangat tinggi berjumlah 2 (20%) siswa, kategori tinggi berjumlah 8 (80%) siswa dan kategori sedang pada posttest berjumlah 6 (60%) siswa, kategori rendah berjumlah 4 (40%). Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan software SPPS 25. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role play di SMA Negeri 2 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
This study aims to evaluate the impact of Role Play on enhancing speaking proficiency among eighth-grade students at SMP 12 Tarakan in the academic year 2023/2024. Sampling was conducted using the purposive sampling technique, where the lowest average class scores constituted the experimental group and the highest mean scores formed the control group, each comprising 32 students. Data collection involved oral tests administered twice, namely pre-test and post-test. Data analysis utilised an Independent Sample t-test through SPSS software. The results indicate that both experimental and control groups experienced slight improvements, yet a significant difference in speaking score means between the experimental and control groups was observed at 0.033. The disparity between pre- test and post-test mean scores in both groups demonstrated a more significant enhancement in the experimental group at 0.036. These findings suggest that Role Play usage can enhance students' speaking abilities. As a recommendation, teachers at SMP 12 Tarakan and other schools may consider integrating Role Play as an engaging instructional method to improve students' speaking proficiency.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik role playing dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 13 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan sampel berjumlah 30 orang siswa kelas VIII-I. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala likert tentang komunikasi interpersonal. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa yang rendah ini dengan menerapkan bimbingan kelompok menggunakan teknik role playing. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial hasil analisis dengan uji data paired sample t-test ditemukan bahwa nilai sig. 0,000 nilai 0,05 yang artinya Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan penerapan teknik role playing dengan bimbingan kelompok dalam meningkatkan komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 13 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bimbingan kelompok membuat siswa dapat saling bertukar informasi, dan membahas masalah pribadi sehingga dapat di selesaikan melalui bimbingan kelompok sehingga bimbingan kelompok sangat cocok dalam meningkatkan percaya diri siswa. Banyak teknik yang digunakan dalam melakukan bimbingan kelompok. Salah satu teknik tersebut dengan cara teknik role playing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII Muhammadiyah Boarding school Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode preexperimental designs dengan desain one group pre-post test design. Dengan teknik pengumpulan data yaitu instrumen penelitian, prosedur penelitian, uji validitas dan uji reliabilitas. Populasi penelitian sebanyak 40 siswa dan pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling, yaitu sebanyak 10 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan uji wilcoxon two related samplestest dengan menggunakan SPSS 29.0 for windows. Menggunakan dua teknik analisis data yaitu teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis inferensial. Hasil teknik analisis deskriptif yaitu terdapat perubahan tingkat kepercayaan diri siswa AH, AI, FL, dan ID dari kategori sedang menjadi sangat tinggi. Perubahan tingkat kepercayaan diri siswa AT, DA, dan FI dari kategori rendah menjadi sangat tinggi. Perubahan tingkat kepercayaan diri siswa AN, AZ, dan NB dari dari kategori sedang menjadi tinggi. Hasil teknik analisis inferensial yang diperoleh berdasarkan uji wilcoxon sebesar 0,005 lebih kecil dari taraf signifikansi yaitu α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa asymp sig = 0,005 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap kepercaya diri siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Jenis penelitian ini adalah penelitian penelitian eksperimen semu yang memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui Pengaruh Metode Role Playing Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Iklan Kelas V Di SDN 028 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2022/2023 di kelas V SDN 028 Tarakan. Desain penelitian ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design dengan populasi siswa kelas V dan sampel yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas V-A sebagai kelas Eksperimen dan kelas V-B sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan Sample Random Sampling. Analisis data yang digunakan dalam hasil penelitian yaitu uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa di kelas eksperimen yang diajarkan menggunakan metode role playing lebih tinggi daripada hasil belajar siswa di kelas kontrol yang diajarkan menggunakan metode ceramah. Hasil uji Independent Sample T-Test terhadap pengaruh metode role playing yang ditinjau dari hasil belajar siswa diperoleh thitung = 5.027 pada taraf signifikansi 0,05 dan df = 47 maka diperoleh ttabel = 1.678, berarti thitung > ttabel. Dengan demikian, penggunaan metode role playing memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Role Playing Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 11 Tarakan Tahun Ajaran 2022/2023 dibimbing oleh Siti Rahmi, S.Sos I, M.Pd dan Emma Juwita Magdalena Sirait, M.Pd. Kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan merasa mampu untuk mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik role playing terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi sasaran yaitu seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan yang berjumlah 79 siswa. Teknik sampling menggunakan non probality sampling (Purposive sampling) dengan ukuran jumlah sampel 13% dari populasi sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 10 siswa. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial dan uji Wilcoxon signed rank test dengan SPSS versi 22.0. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,005 ˂ 0.05) yang artinya konseling kelompok dengan teknik Role playing memiliki pengaruh terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Pada pemberian pretest dari 10 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 6 (60%) siswa memiliki kepercayaan diri yang sangat rendah, 4 (40%) siswa memiliki kepercayaan diri yang rendah. Pada pemberian posttest terdapat 9 (90%) siswa yang memiliki kepercayaan diri sangat tinggi, 1 (10%) siswa yang memiliki kepercayaan diri tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research aims to improve students’ speaking performance by using the Jigsaw and Role-Play model for second-grade students of Junior High School of Don Bosco Tarakan. The research design used was Classroom Action Research (CAR) with four stages; (1) Planning; (2) Actions; (3) Observations; (4) Reflection. The number of students in this research was 25 in the second grade of Junior High School Don Bosco Tarakan. The research result showed that the Jigsaw and Role-Play model was used by English language teachers, indicating that students’ speaking performance goes up based on students’ work together, discussion, and exchange of opinions about learning materials. The first cycle reached 60% of the success indicator, and in the second cycle, there was an increase of 24%, so the students’ speaking performance incresead by 84% and reached the minimum score (KKM). So, it can be concluded that the Jigsaw & Role Play learning model can improve students’ speaking performance.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAY UNTUK MENINGKATKAN PENYESUAIAN DIRI SISWA ABSTRAK Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan produk berupa Modul Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Play untuk Meningkatkan Penyesuaian Diri Siswa SMA/SMK/MA Sederajat sebagai media dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penyesuaian diri merupakan suatu proses dinamis yang bertujuan mengubah perilaku individu agar terjadi hubungan yang lebih sesuai antara diri individu dengan diri sendiri, orang lain serta lingkungan. Penyesuaian diri juga merupakan proses interaksi antara diri sendiri dengan orang lain dan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan prosedur penelitian dan pengembangan yang dimodifikasi oleh Borg and Gall dan dalam pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara tidak terstruktur. Pada penelitian dan pengembangan ini terdapat hasil yang telah dilakukan oleh ahli desain dan ahli materi sehingga diperoleh skor dari validasi ahli desain 115 dengan persentase 74% dan dari validasi ahli materi 105 dengan persentase 73%. Hasil ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan oleh peneliti layak dan baik digunakan dilapangan untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa SMA/SMK/MA sederajat.