Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: FEBBRIANTI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa Dikelas XI SMA Hang Tuah Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

Perilaku asertif merupakan cara seseorang berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain, perilaku asertif juga mencerminkan sikap positif dalam menegaskan diri, dengan fokus pada kepuasan hidup pribadi dan peningkatan kualitas hubungan dengan orang lain. Maka dari itu, perlu diberikan layanan bimbingan kelompok, agar peserta didik dapat mengetahui perilaku mana yang tergolong dalam perilaku asertif. Bimbingan kelompok bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pencegahan agar siswa dapat mengetahui perilaku asertif yang rendah. Teknik yang digunakan adalah role playing, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dalam meningkatkan perilaku asertif. Penelitian ini menggunakan desian penelitian Pra Experimen Desain dengan jenis one group pre test and post test design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 28 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Sampling dengan jumlah sampel 10 siswa. Analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan SPSS versi 27.0. Berdasarkan analisis yang disimpulkan bahwa nilai signifikan sebesar (0,005 0,05) yang artinya terdapat pengaruh Bimbingan Kelompok melalui role playing terhadap perilaku asertif siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa Dikelas XI SMA Hang Tuah Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku asertif merupakan cara seseorang berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain, perilaku asertif juga mencerminkan sikap positif dalam menegaskan diri, dengan fokus pada kepuasan hidup pribadi dan peningkatan kualitas hubungan dengan orang lain. Maka dari itu, perlu diberikan layanan bimbingan kelompok, agar peserta didik dapat mengetahui perilaku mana yang tergolong dalam perilaku asertif. Bimbingan kelompok bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pencegahan agar siswa dapat mengetahui perilaku asertif yang rendah. Teknik yang digunakan adalah role playing, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dalam meningkatkan perilaku asertif. Penelitian ini menggunakan desian penelitian Pra Experimen Desain dengan jenis one group pre test and post test design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 28 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Sampling dengan jumlah sampel 10 siswa. Analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan SPSS versi 27.0. Berdasarkan analisis yang disimpulkan bahwa nilai signifikan sebesar (0,005 0,05) yang artinya terdapat pengaruh Bimbingan Kelompok melalui role playing terhadap perilaku asertif siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail