ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
This study motivated by the lack of variety in the use of learning media for the IPAS subject in Grade 4 at MI Al Fawaid Tarakan, which has resulted in low student interest and poor learning outcomes. Therefore, engaging and user-friendly learning media are needed to enhance student engagement in the learning process. This study aims to determine the feasibility of and student' responses to flash card learning media in IPAS instruction for fourth-grade students at MI Al - Fawaid Tarakan. This study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which includes the stages of Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection was conducted through observation, interviews, expert validation, and student response questionnaires. A limited pilot test was conducted with 6 students, while the flash card learning media achieved an average feasibility percentage of 86,89% categorized as "highly feasible", The students' responses during the field trial showed an average score of 99,15% which was categorized as "highly suitable" Thus, the flash card learning media i suitable and highly engaging for use in IPAS instruction for fourth-grade students at MI AL-Fawaid Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan membaca pada kelas rendah adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media Flash card yaitu kartu kecil yang berisi gambar/ teks yang mengingatkan siswa kepada suatu materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas II-A dengan menerapkan media Flash card suku kata. Jenis penelitian yang digunakaan yaitu penelitian dan pengembangan atau research and development dengan menggunakan model ADDIE. Subjek yang digunakan yaitu kelas II-A(kelas eksperimen) dan II-B (kelas kontrol) yang berjumlah masing- masing 28 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan penerapan media Flash card dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Flash card yang dikembangkan memiliki kelayakan yang baik berdasarkan validasi dari ahli media, materi, dan bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 97%, ahli bahasa 80%, dan ahli materi 80% yang menunjukan bahwa media Flash card sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. kepraktisan berdasarkan angket respon guru dan siswa. Hasil yang diperoleh dari angket respon guru sebesar 100% dan angket respon siswa sebesar 96% yang menunjukan bahwa media Flash card sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Pada keefektifan diperoleh dalam uji mann whitney memperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,012 yang artinya media Flash card efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan media Flash card, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran, serta lebih mudah memahami materi suku kata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas II SD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi karena rendahnya keterampilan membaca permulaan peserta didik kelas 1 sekolah dasar. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Flash Card Augmented Reality berbasis Assemblr Edu, mengetahui respon ketertarikan siswa terhadap media tersebut, serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini yaitu metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilakukan di kelas 1A dengan jumlah 28 siswa di SDIT Ibnu Abbas Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 92%, ahli materi 80%, ahli bahasa 80% dan praktisi 93% dan di kategorikan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 99% dan uji coba lapangan sebesar 98%. Hasil angket respon siswa pada uji coba terbatas dan lapangan menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik terhadap media Flash Card Augmented Reality berbasis Assemblr Edu. Saran dari penelitian ini adalah agar guru dapat memanfaatkan media Flash Card Augmented Reality yang dikembangkan dalam proses pembelajaran untuk membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Membaca merupakan salah satu bentuk dari berkomunikasi, baik itu berkomunikasi intrapersonal (dengan diri sendiri) maupun berkomunikasi interpersonal (dengan orang lain). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan membaca siswa dengan menggunakan media pembelajaran flash card. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan pengamatan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III A SDN 032 Tarakan tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I sebesar 50% dengan kategori rendah, sehingga dilanjutkan pada siklus II menjadi 75% dengan kategori tinggi. Adapun hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I yaitu sebesar 81,55% dengan kategori tinggi, kemudian dilanjutkan pada siklus II menjadi 89,60% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil tes membaca yang dilakukan pada siklus I, siswa yang berada pada level membaca mandiri dengan persentase 65,40%, pada level membaca berkembang dengan persentase 15,40%, dan level membaca perlu bimbingan dengan persentase 19,20%. Sedangkan pada siklus II, siswa yang berada pada level membaca mandiri meningkat menjadi 80,80%, di level membaca berkembang mengalami penurunan dengan persentase 11,50%, dan pada level membaca perlu bimbingan juga mengalami penurunan dengan persentase 7,70%. Reading is a method of communication, both intrapersonal and interpersonal. This research aims to improve students' reading skills by using flashcards as a learning tool. Classroom Action Research (CAR) was used, with two cycles of four stages each: planning, implementation, observation, and assessment. The subjects of this study were 26 students from SDN 032 Tarakan's class III A during the 2024/2025 academic year. This study's data collection techniques included observation, testing, and documenting. The observation of the teacher's instructional activities in cycle I resulted in 50% in the low category, which was increased to 75% in cycle II. The results of student activity observations in cycle I were 81.55% in the high category, followed by cycle II at 89.60%. According to the results of the reading exam administered during Cycle I, students at the independent reading level accounted for 65.40%, those at the developing reading level for 15.40%, and those at the guided reading level for 19.20%. Meanwhile, during cycle II, students at the independent reading level reached 80.80%, while those at the developing reading level declined by 11.50%, and those at the guided reading level decreased by 7.70%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca pada siswa kelas rendah adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media Flash Card yaitu alat edukasi berbentuk kartu yang berisi gambar dan kata-kata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dengan menerapkan media Flash Card. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian tindakan kelas dalam pembelajaran 2024/2025 dengan subjek penelitian kelas 1-C yang berjumlah 27 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan prosedur siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan media Flash card dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1-C di SD Negeri 021 Skip Tarakan. Pada siklus I hasil tes kemampuan membaca permulaan siswa memperoleh nilai sebesar 74% siswa yang tuntas dari jumlah keseluruhan. Selanjutnya pada siklus II mengalami peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa yang memperoleh nilai sebesar 93% siswa yang tuntas dari hasil tes. Adapun hasil tes kemampuan membaca permulaan siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga penelitian ini dikatakan berhasil dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1-C di SD Negeri 021 Skip Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran flash card pada membaca permulaan materi tema 1 pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup subtema 3 perkembangan hewan. Penelitian ini dilatar belakangi dengan keterampilan membaca permulaan siswa kelas III, kurangnya media yang digunakan pada proses pembelajaran membaca permulaan. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran flash card yang layak digunakan untuk membaca permulaan pada saat proses pembelajaran berlangsung, yang ditinjau dari validasi media, bahasa, materi, dan praktisi. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran flash card. Prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Hasil validasi yang telah dilakukan terhadap ahli media, diperoleh persentase sebesar 92,5%, ahli bahasa sebesar 80%, ahli materi sebesar 94,2%, ahli praktisi sebesar 97,7% . hasil validasi yang dilakukan menunjukkan bahwa media pembelajaran flash card berada pada kategori sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil uji coba respon siswa terhadap media pembelajaran flash card memperoleh persentase 93,6% pada uji coba terbatas, dan 98,5% pada uji coba lapangan. Hasil angket respon siswa mengenai media pembelajaran flash card pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa respon siswa yang di berikan pada media pembelajaran flash card sangat baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran flash card pada membaca permulaan materi tema 1 diriku subtema 2 tubuhku. Penelitian ini dilatar belakangi dengan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I yang masih rendah, kurangnya media yang digunakan pada proses pembelajaran membaca permulaan. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran flash card yang layak digunakan untuk membaca permulaan pada saat proses pembelajaran berlangsung, yang ditinjau dari validasi media, bahasa, dan materi. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran flash card. Prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Hasil validasi yang telah dilakukan terhadap ahli media, diperoleh persentase sebesar 82%, ahli bahasa sebesar 80%, ahli materi sebesar 80% . hasil validasi yang dilakukan menunjukkan bahwa media pembelajaran flash card berada pada kategori sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil uji coba respon siswa terhadap media pembelajaran flash card memperoleh persentase 90% pada uji coba terbatas, dan 98% pada uji coba lapangan. Hasil angket respon siswa mengenai media pembelajaran flash card pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa respon siswa yang berikan pada media pembelajaran flash card sangat baik.