BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand image, service quality, dan promotion terhadap purchase decision konsumen McDonald's di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 154 responden yang pernah melakukan pembelian di McDonald’s Kota Tarakan. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image dan service quality berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap purchase decision, sedangkan promotion berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision konsumen McDonald’s di Kota Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa promosi menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam mendorong keputusan pembelian konsumen.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Campuran Open Graded Friction Course (OGFC) 13 memiliki kemampuan drainase yang baik, namun rentan terhadap kerusakan berupa raveling, rendahnya stabilitas, dan kehilangan aspal (draindown). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat daun nanas terhadap kinerja campuran dan menentukan kadar optimum serat. Metode yang digunakan meliputi eksperimen laboratorium dengan pengujian secara langsung terhadap benda uji dengan variasi kadar serat 0,25%; 0,50%; 0,75%; dan 1,00%. Pada tiap variasi kadar serat dibuat sebanyak 30 buah benda uji pada kadar aspal optimum 5,65%. Sebanyak 10 benda uji untuk pengujian raveling, 10 benda uji untuk pengujian draindown, dan 10 benda uji untuk pengujian stabilitas dan permeabilitas. Sehingga, total benda uji berjumlah 120 buah benda uji. Penelitian ini dilaksanakan dengan merujuk pada Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2025, Standar Nasional Indonesia dan Spesifikasi Australian Asphalt Pavement Association (AAPA) 1997. Penambahan serat daun nanas meningkatkan stabilitas hingga 1239,33 kg pada kadar serat 0,50%, draindown 0,07% pada kadar serat 0,25%, permeabilitas 0,41 cm/s pada kadar serat 0,50%, dan raveling 52,89% pada kadar serat 0,50%. Serat daun nanas efektif meningkatkan stabilitas, draindown, dan permeabilitas, hanya belum mampu memenuhi standar raveling. Sehingga, diperoleh kadar serat optimum pada variasi 0,50%. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi variasi panjang serat dan kadar serat disekitar nilai optimum.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand image, service quality, dan promotion terhadap purchase decision konsumen McDonald's di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 154 responden yang pernah melakukan pembelian di McDonald’s Kota Tarakan. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image dan service quality berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap purchase decision, sedangkan promotion berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision konsumen McDonald’s di Kota Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa promosi menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam mendorong keputusan pembelian konsumen.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah industri olahan bandeng tanpa duri yang ada di kota Tarakan dan menganalisis skala ekonomi indusri olahan bandeng tanpa duri yang ada di Kota Tarakan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah umkm D’baloy. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai tambah yang di hasilkan oleh UMKM D’baloy dalam pengolahan bandeng tanpa duri adalah sebesar Rp.32.064,- dengan rasio (61,07%) yang berati bahwa pengolahan bandeng tanpa duri tergolong dalam nilai tambah tinggi karna rasio yang di dapatkan lebih dari 40% (61,07%>40%). Dari perhitungan skala ekonomi menggunakan metode regresi linear berganda dengan dan menggunakan aplikasi Eviews dapat disimpulkan bahwa skala industri bandeng tanpa duri pada UMKM D’baloy berada pada posisi increasing return to scale atau dalam skala yang meningkat, artinya peningkatan input akan meningkatkan nilai output yang lebih besar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah industri olahan bandeng tanpa duri yang ada di kota Tarakan dan menganalisis skala ekonomi indusri olahan bandeng tanpa duri yang ada di Kota Tarakan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah umkm D’baloy. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai tambah yang di hasilkan oleh UMKM D’baloy dalam pengolahan bandeng tanpa duri adalah sebesar Rp.32.064,- dengan rasio (61,07%) yang berati bahwa pengolahan bandeng tanpa duri tergolong dalam nilai tambah tinggi karna rasio yang di dapatkan lebih dari 40% (61,07%>40%). Dari perhitungan skala ekonomi menggunakan metode regresi linear berganda dengan dan menggunakan aplikasi Eviews dapat disimpulkan bahwa skala industri bandeng tanpa duri pada UMKM D’baloy berada pada posisi increasing return to scale atau dalam skala yang meningkat, artinya peningkatan input akan meningkatkan nilai output yang lebih besar.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•
ANALISIS PRODUKTIVITAS PERIKANAN PANCING SELAR TETENGKEK (Megalaspis cordlyla) DI PERAIRAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN Abstrak Pulau Bunyu memiliki karakteristik pulau kecil dikelilingi lautan yang berpotensi dalam sumberdaya perikanan. Salah satu jenis ikan di Pulau Bunyu yaitu ikan selar tetengkek (Megalaspis cordyla), Ikan ini ditangkap oleh nelayan Bunyu memakai alat tangkap pancing (handline dan longline). Upaya penangkapan ikan berdampak pada produktivitas nelayan Pulau Bunyu dan bermuara pada nilai produktivitas atau tingkat pendapatan Tujuan penelitian ini adalah menganalisis produktivitas secara deskriptif dengan variabel tingkat pendidikan, umur dan lama bekerja serta pengaruhnya terhadap hasil tangkapan, nilai produktivitas per trip, per nelayan dan per kapal, dan nilai pendapatan bersih (keuntungan) perikanan pancing selar tetengkek. Metode pada penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, purposive sampling dan wawancara yang dilakukan selama 3 bulan (Juli-September 2022).Hasil penelitian menunjukan produktivitas perikanan pancing selar tetengkek (Megalaspis cardyla) di perairan Pulau Bunyu kategori aspek sumberdaya manusia, ditetapkan dalam penelitian ini yaitu pendidikan, umur, dan lama bekerja, variabel produktivitas tingkat pendidikan nelayan terbesar yaitu SD (43%), variabel umur nelayan yaitu 40-50 (40%) dan variabel lama bekerja terbesar yaitu 10-20 tahun (33%). Analisis regersi variabel-variabel produktivitas dengan hasil tangkapan (produksi) baik secara parsial (regresi sederhana) dan simultan (regresi berganda) menghasilkan nilai signifikansi > 0,05 yang bermakna tidak terdapat pengaruh. Nilai produktivitas dengan biaya operasional penangkapan Rp225.667 per trip menghasilkan nilai sebesar 0,026 kg per trip. 2 kg per nelayan dan nilai produktivitas perkapal sebesar 57,3 kg.Keuntungan rata-rata nilai yang didapatkan dalam usaha perikanan pancing ulur (handline) selar tetengkek di perairan Bunyu perharinya adalah Rp. 1.336.119 dan perbulannya sebesar Rp 7.483.569.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PRODUKTIVITAS PERIKANAN PANCING SELAR TETENGKEK (Megalaspis cordlyla) DI PERAIRAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN Abstrak Pulau Bunyu memiliki karakteristik pulau kecil dikelilingi lautan yang berpotensi dalam sumberdaya perikanan. Salah satu jenis ikan di Pulau Bunyu yaitu ikan selar tetengkek (Megalaspis cordyla), Ikan ini ditangkap oleh nelayan Bunyu memakai alat tangkap pancing (handline dan longline). Upaya penangkapan ikan berdampak pada produktivitas nelayan Pulau Bunyu dan bermuara pada nilai produktivitas atau tingkat pendapatan Tujuan penelitian ini adalah menganalisis produktivitas secara deskriptif dengan variabel tingkat pendidikan, umur dan lama bekerja serta pengaruhnya terhadap hasil tangkapan, nilai produktivitas per trip, per nelayan dan per kapal, dan nilai pendapatan bersih (keuntungan) perikanan pancing selar tetengkek. Metode pada penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, purposive sampling dan wawancara yang dilakukan selama 3 bulan (Juli-September 2022).Hasil penelitian menunjukan produktivitas perikanan pancing selar tetengkek (Megalaspis cardyla) di perairan Pulau Bunyu kategori aspek sumberdaya manusia, ditetapkan dalam penelitian ini yaitu pendidikan, umur, dan lama bekerja, variabel produktivitas tingkat pendidikan nelayan terbesar yaitu SD (43%), variabel umur nelayan yaitu 40-50 (40%) dan variabel lama bekerja terbesar yaitu 10-20 tahun (33%). Analisis regersi variabel-variabel produktivitas dengan hasil tangkapan (produksi) baik secara parsial (regresi sederhana) dan simultan (regresi berganda) menghasilkan nilai signifikansi > 0,05 yang bermakna tidak terdapat pengaruh. Nilai produktivitas dengan biaya operasional penangkapan Rp225.667 per trip menghasilkan nilai sebesar 0,026 kg per trip. 2 kg per nelayan dan nilai produktivitas perkapal sebesar 57,3 kg.Keuntungan rata-rata nilai yang didapatkan dalam usaha perikanan pancing ulur (handline) selar tetengkek di perairan Bunyu perharinya adalah Rp. 1.336.119 dan perbulannya sebesar Rp 7.483.569.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) (Studi Kasus Nomor 287/Pid.B/2021/PN Tar) Abstrak Penelitian ini bertujuan menjawab dua permasalahan terkait pelaku tindak pidana pemalsuan surat polymerase chain reaction (PCR). Pertama pemberlakuan pidana materiil terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat polymerase chain reaction (PCR) dalam Putusan Nomor 287/Pid.B/2021/PN Tar. Kedua, pertimbangan hakim dalam putusan Nomor 287/Pid.B/2021/PN Tar terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat. Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap kaidah-kaidah hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum, yakni: Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat, Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2021 tentang Perubahan Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3, level 3, dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari bahan hukum sekunder dan bahan hukum primer. Bahan Hukum primer yaitu bahan hukum yang terdiri dari norma dasar, peraturan dasar, peraturan perundang-undangan, dan catatan-catatan resmi. Sumber Hukum sekunder yang diperoleh dari buku-buku, jurnal-jurnal hukum, hasil penelitian, dan karya ilmiah. Hasil dari penelitian ini, pertama, pemberlakuan pidana materiil terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat dalam putusan nomor 287/Pid.B/2021/PN Tar yaitu Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat yang didakwa kan oleh Jaksa Penuntut Umum berdasarkan keterangan-keterangan dan barang bukti yang diperoleh. Kedua, Hakim dalam memberikan putusan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat berdasarkan dakwaan yang didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum dengan mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) (Studi Kasus Nomor 287/Pid.B/2021/PN Tar) Abstrak Penelitian ini bertujuan menjawab dua permasalahan terkait pelaku tindak pidana pemalsuan surat polymerase chain reaction (PCR). Pertama pemberlakuan pidana materiil terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat polymerase chain reaction (PCR) dalam Putusan Nomor 287/Pid.B/2021/PN Tar. Kedua, pertimbangan hakim dalam putusan Nomor 287/Pid.B/2021/PN Tar terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat. Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap kaidah-kaidah hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum, yakni: Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat, Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2021 tentang Perubahan Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3, level 3, dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari bahan hukum sekunder dan bahan hukum primer. Bahan Hukum primer yaitu bahan hukum yang terdiri dari norma dasar, peraturan dasar, peraturan perundang-undangan, dan catatan-catatan resmi. Sumber Hukum sekunder yang diperoleh dari buku-buku, jurnal-jurnal hukum, hasil penelitian, dan karya ilmiah. Hasil dari penelitian ini, pertama, pemberlakuan pidana materiil terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat dalam putusan nomor 287/Pid.B/2021/PN Tar yaitu Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat yang didakwa kan oleh Jaksa Penuntut Umum berdasarkan keterangan-keterangan dan barang bukti yang diperoleh. Kedua, Hakim dalam memberikan putusan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat berdasarkan dakwaan yang didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum dengan mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa.