Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Penulis: ARIANSYAH
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Instalasi Listrik Gedung SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School Kota Tarakan Berdasarkan Standar PUIL 2011

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gedung SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang berlokasi di Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, mulai beroperasi sejak Juli 2019. Ditemukan permasalahan berupa intensitas pencahayaan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi instalasi listrik gedung tersebut berdasarkan standar PUIL 2011 menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan pengukuran langsung pada 42 ruangan di tiga lantai. Parameter yang dievaluasi meliputi indeks ruang (k), jumlah titik beban, intensitas penerangan, kapasitas MCB, dan kemampuan hantar arus (KHA) kabel. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar ruangan belum memenuhi standar intensitas penerangan PUIL 2011 sehingga memerlukan penambahan atau penggantian titik lampu. Luas penampang kabel 2,5 mm² yang terpasang telah memenuhi standar minimum. Namun, MCB utama 50 A tidak memadai untuk total beban 46.944 W dan perlu ditingkatkan menjadi minimal 100 A. Penelitian ini merekomendasikan penambahan titik cahaya, peningkatan kapasitas MCB utama, penyeimbangan beban antar fasa, serta inspeksi instalasi listrik secara berkala.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Studi Konsentrasi Nitrat (NO3) Dan Fosfat (PO4) Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kecamatan Tarakan Timur Untuk Budidaya Rumput Laut

2024•

Keberadaan distribusi nitrat dan fosfat di perairan dipengaruhi oleh arus dan pasang surut. Studi konsentrasi nitrat dan fosfat dapat memberikan informasi variabilitas konsentrasi nitrat dan fosfat dalam mensuplai nutrien pada budidaya rumput laut. Penelitian ini dimulai dengan penentuan stasiun pengamatan melalui pendekatan teknik purposive sampling dan observasi lapangan pada daerah aliran sungai (DAS) yang bermuara pada pesisir perairan budidaya rumput laut Kota Tarakan. Pengamatan langsung (insitu) yaitu kondisi kualitas nitrat, fosfat. Kondisi kualitas air pendukung pH, suhu dan salinitas perairan. Pengambilan sampel pada saat air pasang dan surut. Analisis data secara deskriptif menggambarkan parameter utama distribusi konsentrasi nitrat dan fosfat Konsentrasi nitrat (NO3) pada kondisi perairan pasang berkisar antara 0,24 - 0,46 mg/L, dan surut 0,48-0,6 mg/L, dan konsentrasi fosfat (PO4) pada kondisi perairan pasang berkisar antara 0,24 - 0,46 mg/L, dan surut 0,48-0,6 mg/L. Nilai konsentrasi nitrat dan fosfat ini masih berada dalam kisaran yang baik. Parameter kualitas air lainnya seperti suhu, salinitas dan pH masih berada dalam kisaran yang optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Konsentrasi Nitrat (NO3) Dan Fosfat (PO4) Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kecamatan Tarakan Timur Untuk Budidaya Rumput Laut

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keberadaan distribusi nitrat dan fosfat di perairan dipengaruhi oleh arus dan pasang surut. Studi konsentrasi nitrat dan fosfat dapat memberikan informasi variabilitas konsentrasi nitrat dan fosfat dalam mensuplai nutrien pada budidaya rumput laut. Penelitian ini dimulai dengan penentuan stasiun pengamatan melalui pendekatan teknik purposive sampling dan observasi lapangan pada daerah aliran sungai (DAS) yang bermuara pada pesisir perairan budidaya rumput laut Kota Tarakan. Pengamatan langsung (insitu) yaitu kondisi kualitas nitrat, fosfat. Kondisi kualitas air pendukung pH, suhu dan salinitas perairan. Pengambilan sampel pada saat air pasang dan surut. Analisis data secara deskriptif menggambarkan parameter utama distribusi konsentrasi nitrat dan fosfat Konsentrasi nitrat (NO3) pada kondisi perairan pasang berkisar antara 0,24 - 0,46 mg/L, dan surut 0,48-0,6 mg/L, dan konsentrasi fosfat (PO4) pada kondisi perairan pasang berkisar antara 0,24 - 0,46 mg/L, dan surut 0,48-0,6 mg/L. Nilai konsentrasi nitrat dan fosfat ini masih berada dalam kisaran yang baik. Parameter kualitas air lainnya seperti suhu, salinitas dan pH masih berada dalam kisaran yang optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KINERJA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TARAKAN.

2022•

Menurut JAMSOSTEK pada tahun 2021 di Indonesia tercatat 65.474 kecelakaan yang mengakibatkan 1.451 orang meninggal, 5.326 orang cacat tetap dan 58.697 orang cedera. Dengan demikian angka kecelakaan mencapai 930 kejadian untuk setiap 100.000 pekerja setiap tahun. Oleh karena itu jumlah kecelakaan keseluruhannya diperkirakan jauh lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kinerja penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, dan mengidentifikasi tingkat fasilitas pendukung keselamatan dan kesehatan kerja di Proyek pembangunan gedung Labolatorium Sentral Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan. metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey dan pendekatan kuantitatif, dimana peneliti melakukan penyebaran kuisioner untuk menggumpulkan data. Pada penelitian tingkat kinerja SMK3 di terdapat lima aspek yaitu kebijakan K3 dengan presentase 78%, perencanaan K3 75%, penerapan dan operasi kegiatan 79%, evaluasi K3 83% dan tinjauan manajemen 66%. Semuanya termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan kelengkapan fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi proyek mencapai nilai persentase sebesar 70% yang termasuk ke dalam kategori sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Lingkungan proyek Pembangunan Laboratorium Central Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan sebesar 76% dengan kategori sedang. Ketersediaan dan kelengkapan fasilitas-fasilitas pendukung yang telah disediakan oleh Perusahaan di Proyek Pembangunan Laboratorium Central Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan sebesar 70% dengan kategori sedang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis perilaku konsumen dalam membeli ikan bandeng tanpa duri di kota tarakan( studi kasus rumah makan jawa indah)

2022•Koleksi Perpustakaan

Perilaku konsumen yang merupakan tindakan individu yang langsung terlibat dalam memperoleh sebagai proses ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan. Produk ikan bandeng tanpa duri merupakan produk kuliner yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen yang membeli ikan bandeng tanpa duri dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli ikan bandeng tanpa duri di Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan dengan (studi kasus rumah makan Jawa Indah), penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling), dengan sampel 56 responden menggunakan metode kuota sampling dan menyebarkan kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif untuk mengetahui karakteristik konsumen, uji T untuk mengetahui pengaruh variabel harga, produk, tempat dan promosi terhadap keputusan konsumen dalam membeli ikan bandeng tanpa duri di Kota Tarakan, uji F untuk mengetahui secara simultan variabel independen yang mempengaruhi variabel dependen dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik konsumen ikan bandeng tanpa duri di rumah makan Jawa Indah di dominasi oleh karyawan, yaitu 18 responden dengan persentase 32,1%. Berdasarkan usia di dominasi oleh usia dewasa yaitu 31 – 40 tahun sebanyak 23 responden dengan persentase 41,1%. Berdasarkan tingkat pendidikan di dominasi SMA/SMK yaitu sebanyak 22 responden dengan persentase 39.3%. Berdasarkan jenis kelamin di dominasi oleh laki-laki yaitu 39 responden dengan persentase 69,6%. Hasil persamaan regresi menunjukkan bahwa faktor harga, produk, tempat dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli ikan bandeng tanpa duri di Kota tarakan. Model Persamaan regresi Y =12,133 + (-0,463) X1 + 0,310 X2 + 0,307 X3 + (-0,234) X4 + e. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Karakteristik Konsumen, Harga, Produk, Tempat dan Promosi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perilaku Konsumen Dalam Membeli Ikan Bandeng Tanpa Duri di Kota Tarakan ( studi kasus rumah makan jawa indah)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku konsumen yang merupakan tindakan individu yang langsung terlibat dalam memperoleh sebagai proses ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan. Produk ikan bandeng tanpa duri merupakan produk kuliner yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen yang membeli ikan bandeng tanpa duri dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli ikan bandeng tanpa duri di Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan dengan (studi kasus rumah makan Jawa Indah), penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling), dengan sampel 56 responden menggunakan metode kuota sampling dan menyebarkan kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif untuk mengetahui karakteristik konsumen, uji T untuk mengetahui pengaruh variabel harga, produk, tempat dan promosi terhadap keputusan konsumen dalam membeli ikan bandeng tanpa duri di Kota Tarakan, uji F untuk mengetahui secara simultan variabel independen yang mempengaruhi variabel dependen dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik konsumen ikan bandeng tanpa duri di rumah makan Jawa Indah di dominasi oleh karyawan, yaitu 18 responden dengan persentase 32,1%. Berdasarkan usia di dominasi oleh usia dewasa yaitu 31 – 40 tahun sebanyak 23 responden dengan persentase 41,1%. Berdasarkan tingkat pendidikan di dominasi SMA/SMK yaitu sebanyak 22 responden dengan persentase 39.3%. Berdasarkan jenis kelamin di dominasi oleh laki-laki yaitu 39 responden dengan persentase 69,6%. Hasil persamaan regresi menunjukkan bahwa faktor harga, produk, tempat dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli ikan bandeng tanpa duri di Kota tarakan. Model Persamaan regresi Y =12,133 + (-0,463) X1 + 0,310 X2 + 0,307 X3 + (-0,234) X4 + e. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Karakteristik Konsumen, Harga, Produk, Tempat dan Promosi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Kebutuhan Kapasitor Bank pada PT. Mustika Minanusa Aurora Tarakan Menggunakan Software Simulink

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Mustika Minanusa Aurora, Tarakan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di Industri pembekuan udang. Pengoperasian PT. Mustika Minanusa Aurora Tarakan memiliki peralatan-peralatan dengan beban induktif yang cukup besar seperti pada motor listrik sebagai alat untuk proses pembekuan udang. Beban induktif yang besar dapat menyebabkan rendahnya faktor daya sehingga mengakibatkan rugi-rugi daya, sebagai pencegahan dan penanganan untuk menghindari kejadian tersebut maka akan dilakukan kompensasi daya reaktif dengan pemasangan Kapasitor Bank. Kapasitor bank adalah susunan komponen kapasitor yang dapat disusun seri maupun paralel yang paling umum digunakan dalam kompensator VAr karena kapasitor memiliki sifat kapasitif untuk mengimbangi sifat induktif pada beban dan berfungsi untuk perbaikan faktor daya. Dalam penelitian ini akan menghitung kebutuhan kapasitor bank, mengetahui kebutuhan daya reaktif dan hasil pemasangan kapasitor bank terhadap faktor daya dengan melakukan simulasi pemasangan kapasitor bank secara global compensation dan group compensation pada PT. Mustika Minanusa Aurora Tarakan menggunakan software Mathlab Simulink pada beban MMA 1A, MMA 1B, MMA 1C, MMA 1D, dan MMA 1E. dari hasil simulasi pemasangan Global Compensation Cos φ yang di didapatkan adalah MMA 1A bernilai 0.94, MMA 1B bernilai 0,96, MMA 1C bernilai 0.96, dan MMA 1D bernilai 0.95, serta MMA 1E bernilai 0,92 dan hasil simulasi pemasangan kapasitor bank ketika dipasang secara Group Compensation adalah MMA 1A bernilai 0.99, MMA 1B bernilai 0.99, MMA 1C bernilai 0.97, dan MMA 1D bernilai 0.99, serta MMA 1E bernilai 0,93. Berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan kapasitor bank yang di pasang secara Group Compensation akan lebih efisien dimana hasil faktor daya yang didapatkan pada masing masing MMA bernilai baik sehingga kemunculan akan daya reaktif berkurang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Penegakan hukum terhadap orang yang melakukan pembelaan diri dengan melakukan penganiyaan yang mengakibatkan kematian

2021•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini bermasud untuk menjawab dua pertanyaan terkait pembelaan terpaksa dalam hukum pidana, Pertama bagaimana Pembelaan diri yang dapat dikatakan sebagai tindak pidana penganiayaan? Kedua Bagaimana Tindakan hukum terhadap pembelaan diri dengan melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Skripsi ini menggunakan metode penelitian normatif, dimana penulis menggunakan beberapa pendekatan seperti pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data yang digunakan bersumber dari data premier yang disumber-sumber hukum, dan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, ariket, data internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa : Pertama tindakan pembelaan terpaksa yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka melindungi dirinya meskipun tindakan tersebut melanggar hukum namun oleh KUHP tindakan tersebut dibenarkan, namun KUHP tidak memberikan batasan yang tegas terkait tindakan apa saja yang masih dikategorikan dapat dibenarkan oleh hukum. Kedua Pada perkara 372/Pid.B/2020/PN.Pdg dan 373/Pid.B/2020/PN.Pdg dimana perkara ini merupakan suatu kejadian yang sama dengan dua orang terdakwa, para terdakwa dijatuhi putusan penjara oleh hakim, hakim menilai bahwa tindakan pembelaan yang dilakukan oleh para terdakwa tidak dapat dikategorikan sebagai suatu pembelaan terpaksa sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 49 KUHP karena hakim menilai tindakan yang dilakukan oleh para terdakwa seharusnya dapat dihindari dan tidak dilakukan maka oleh hakim tindakan tersebut dikategorikan sebagai suatu penganiayaan karena mengakibatkan korban meninggal dunia pada kejadian tersebut hal ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Andi Hamzah dimana pembelaan terpaksa harus merupakan tindakan seketika, dan tidak dapat dihindari, serta tindakan pembelaan harus seimbang dengan serangan yang dihadapi. Kata Kunci : Pembelaan Terpaksa, Penganiayaan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penegakan hukum terhadap orang yang melakukan pembelaan diri dengan melakukan penganiyaan yang mengakibatkan kematian

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bermasud untuk menjawab dua pertanyaan terkait pembelaan terpaksa dalam hukum pidana, Pertama bagaimana Pembelaan diri yang dapat dikatakan sebagai tindak pidana penganiayaan? Kedua Bagaimana Tindakan hukum terhadap pembelaan diri dengan melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Skripsi ini menggunakan metode penelitian normatif, dimana penulis menggunakan beberapa pendekatan seperti pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data yang digunakan bersumber dari data premier yang disumber-sumber hukum, dan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, ariket, data internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa : Pertama tindakan pembelaan terpaksa yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka melindungi dirinya meskipun tindakan tersebut melanggar hukum namun oleh KUHP tindakan tersebut dibenarkan, namun KUHP tidak memberikan batasan yang tegas terkait tindakan apa saja yang masih dikategorikan dapat dibenarkan oleh hukum. Kedua Pada perkara 372/Pid.B/2020/PN.Pdg dan 373/Pid.B/2020/PN.Pdg dimana perkara ini merupakan suatu kejadian yang sama dengan dua orang terdakwa, para terdakwa dijatuhi putusan penjara oleh hakim, hakim menilai bahwa tindakan pembelaan yang dilakukan oleh para terdakwa tidak dapat dikategorikan sebagai suatu pembelaan terpaksa sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 49 KUHP karena hakim menilai tindakan yang dilakukan oleh para terdakwa seharusnya dapat dihindari dan tidak dilakukan maka oleh hakim tindakan tersebut dikategorikan sebagai suatu penganiayaan karena mengakibatkan korban meninggal dunia pada kejadian tersebut hal ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Andi Hamzah dimana pembelaan terpaksa harus merupakan tindakan seketika, dan tidak dapat dihindari, serta tindakan pembelaan harus seimbang dengan serangan yang dihadapi. Kata Kunci : Pembelaan Terpaksa, Penganiayaan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) MELALUI METODE KERAMBA JARING APUNG

2020•Koleksi Perpustakaan

Analisis pertumbuhan dan perkembangan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) melalui metode keramba jaring apung di perairan Pantai Amal. Penelitian ini dilakukan mengatasi konflik horizontal antara pembudidaya dan pemukat rumput laut untuk megatasi permasalah tersebut perlu dilakukan penelitian menggunakan keramba jaring apung (KJA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan rumput laut yang dibudidayakan dengan sistem keramba jaring apung. Penelitan ini dilaksanakan dari bulan Februari sampai April 2019. Metode penelitan menggunakan padat tebar yang berbeda pada setiap perlakuan A 5 kg, B 10 kg, C 15 kg dan D 20 kg menggunakan rencangan acak lengkap (RAL), analisis data yang digunakan yaitu pengukuran pertumbuhan dan perkembangan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) diperairan pantai amal. Optimalisasi padat tebar rumput laut (Kappaphycus alvarezii) memberikan pengaruh pada pertumbuhan rumput laut Pertumbuhan mutlak berturut-turut optimalisasi terbaik pada perlakuan A 5 kg yaitu 63.52% dan pertumbuhan spesifik beturut-turut optimalisasi terbaik pada perlakuan A 5 kg yaitu 189.31%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) MELALUI METODE KERAMBA JARING APUNG

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis pertumbuhan dan perkembangan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) melalui metode keramba jaring apung di perairan Pantai Amal. Penelitian ini dilakukan mengatasi konflik horizontal antara pembudidaya dan pemukat rumput laut untuk megatasi permasalah tersebut perlu dilakukan penelitian menggunakan keramba jaring apung (KJA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan rumput laut yang dibudidayakan dengan sistem keramba jaring apung. Penelitan ini dilaksanakan dari bulan Februari sampai April 2019. Metode penelitan menggunakan padat tebar yang berbeda pada setiap perlakuan A 5 kg, B 10 kg, C 15 kg dan D 20 kg menggunakan rencangan acak lengkap (RAL), analisis data yang digunakan yaitu pengukuran pertumbuhan dan perkembangan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) diperairan pantai amal. Optimalisasi padat tebar rumput laut (Kappaphycus alvarezii) memberikan pengaruh pada pertumbuhan rumput laut Pertumbuhan mutlak berturut-turut optimalisasi terbaik pada perlakuan A 5 kg yaitu 63.52% dan pertumbuhan spesifik beturut-turut optimalisasi terbaik pada perlakuan A 5 kg yaitu 189.31%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail