2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai konsentrasi minyak atsiri lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) terhadap kualitas kimia, fisik, dan organoleptik nugget sayur selama penyimpanan, serta menentukan konsentrasi yang paling efektif dalam mempertahankan mutu produk. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Mei 2026 di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan lima perlakuan, yaitu P0 (0%), P1 (0,05%), P2 (0,10%), P3 (0,15%), dan P4 (0,20%) minyak atsiri lengkuas merah, masing-masing diulang lima kali. Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 5, 10, dan 15 penyimpanan suhu dingin. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar 1,8 cineole, warna, tekstur, aroma, dan rasa. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak atsiri lengkuas merah tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air nugget sayur, tetapi berpengaruh nyata terhadap kadar 1,8 cineole, warna, tekstur, aroma, dan rasa selama penyimpanan. Perlakuan P4 menghasilkan kadar 1,8 cineole tertinggi pada seluruh waktu pengamatan, yaitu 17,61% pada hari ke-0 dan 13,82% pada hari ke-15. Namun, perlakuan P2 memberikan tingkat penerimaan panelis yang lebih baik terhadap rasa pada akhir penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian, konsentrasi minyak atsiri lengkuas merah 0,10% (P2) merupakan perlakuan yang paling efektif dalam mempertahankan kualitas nugget sayur selama penyimpanan 15 hari karena mampu menjaga keseimbangan antara kandungan senyawa aktif dan penerimaan organoleptik produk.
2026 · Book ·
Pendidikan bertujuan mengembangkan potensi siswa sekaligus membentuk kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab dalam proses pembelajaran di kelas V-B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini adalah siswa kelas V-B dan guru wali kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya Teknik analisis data yang di gunakan menggunakan model miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V-B telah mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab, khusus nya pada butir sila mengakui dan memperlakukan manusia sesuai harkat dan martabatnya dan mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa selira. Namun masih terdapat sebagian siswa yang masih kurang dalam mengimplementasikannya. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan peserta didik lebih meningkatkan kesadaran menghargai sesama dan guru, peneliti selanjutnya untuk mengkaji faktor penyebab masih adanya perilaku yang kurang sesuai, serta memperluas cakupan penelitian agar hasilnya lebih menyeluruh.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai konsentrasi minyak atsiri lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) terhadap kualitas kimia, fisik, dan organoleptik nugget sayur selama penyimpanan, serta menentukan konsentrasi yang paling efektif dalam mempertahankan mutu produk. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Mei 2026 di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan lima perlakuan, yaitu P0 (0%), P1 (0,05%), P2 (0,10%), P3 (0,15%), dan P4 (0,20%) minyak atsiri lengkuas merah, masing-masing diulang lima kali. Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 5, 10, dan 15 penyimpanan suhu dingin. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar 1,8 cineole, warna, tekstur, aroma, dan rasa. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak atsiri lengkuas merah tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air nugget sayur, tetapi berpengaruh nyata terhadap kadar 1,8 cineole, warna, tekstur, aroma, dan rasa selama penyimpanan. Perlakuan P4 menghasilkan kadar 1,8 cineole tertinggi pada seluruh waktu pengamatan, yaitu 17,61% pada hari ke-0 dan 13,82% pada hari ke-15. Namun, perlakuan P2 memberikan tingkat penerimaan panelis yang lebih baik terhadap rasa pada akhir penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian, konsentrasi minyak atsiri lengkuas merah 0,10% (P2) merupakan perlakuan yang paling efektif dalam mempertahankan kualitas nugget sayur selama penyimpanan 15 hari karena mampu menjaga keseimbangan antara kandungan senyawa aktif dan penerimaan organoleptik produk.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan bertujuan mengembangkan potensi siswa sekaligus membentuk kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab dalam proses pembelajaran di kelas V-B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini adalah siswa kelas V-B dan guru wali kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya Teknik analisis data yang di gunakan menggunakan model miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V-B telah mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab, khusus nya pada butir sila mengakui dan memperlakukan manusia sesuai harkat dan martabatnya dan mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa selira. Namun masih terdapat sebagian siswa yang masih kurang dalam mengimplementasikannya. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan peserta didik lebih meningkatkan kesadaran menghargai sesama dan guru, peneliti selanjutnya untuk mengkaji faktor penyebab masih adanya perilaku yang kurang sesuai, serta memperluas cakupan penelitian agar hasilnya lebih menyeluruh.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VC SDN 013 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 6 orang siswa kelas VC. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi sikap, minat, motivasi, dan kemampuan penginderaan. Pada kategori tinggi, siswa mampu fokus, bersemangat, antusias, dan aktif berpartisipasi. Pada kategori sedang, siswa cukup konsisten mengikuti pembelajaran tetapi masih pasif dan kurang percaya diri. Sedangkan pada kategori rendah, siswa sulit fokus, motivasi rendah, minat kurang, dan terhambat kemampuan penginderaan terutama penglihatan. Faktor eksternal mencakup strategi pembelajaran, peralatan belajar, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Pada kategori tinggi, guru menggunakan metode bervariasi (diskusi, demonstrasi, media visual), siswa memanfaatkan peralatan belajar dengan baik, orang tua mendampingi secara aktif, serta siswa mampu menolak pengaruh negatif dari lingkungan. Pada kategori sedang, guru sesekali menggunakan media tambahan, siswa memanfaatkan buku paket namun dengan pemahaman terbatas, orang tua hanya mendampingi sesekali, dan siswa terkadang terpengaruh teman kelas. Sedangkan pada kategori rendah, pembelajaran guru monoton dengan dominasi ceramah, peralatan belajar kurang bervariasi, orang tua jarang mendampingi karena kesibukan, dan siswa mudah terpengaruh lingkungan negatif hingga menganggap perilaku tidak sopan sebagai hal biasa.
2025 · Book ·
Kulit udang mantis merupakan limbah hasil perikanan yang dapat dijadikan sebagai bahan baku kitosan. Kitosan merupakan biopolimer hasil deasetilasi kitin yang bersifat biokompatibel, dapat terurai secara alami, tidak beracun dan memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi terbaik kitosan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif untuk analisis mutu kitosan dan aktivitas antibakteri pada faktor yaitu penambahan kitosan pada taraf 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Dalam penelitian ini digunakan asam asetat sebagai kontrol negatif dan ampisilin sebagai kontrol positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat deasetilasi kitosan mencapai 76%, sesuai dengan ketentuan SNI No. 7949 Tahun 2013 serta standar dari Protan Laboratory. Morfologi kitosan memperlihatkan bentuk tidak teratur, bergelombang, dan berpori serta mengandung beberapa unsur yaitu C, O, Ca, dan AI. Uji aktivitas antibakteri kitosan terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus pada variasi konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1% menghasilkan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 0,5 mm, 1 mm, 1 mm, 4 mm, 9,6 mm, dan 2,2 mm. Konsentrasi 1% terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolitycus. Aktivitas kitosan pada penelitian ini termasuk dalam kategori lemah.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kulit udang mantis merupakan limbah hasil perikanan yang dapat dijadikan sebagai bahan baku kitosan. Kitosan merupakan biopolimer hasil deasetilasi kitin yang bersifat biokompatibel, dapat terurai secara alami, tidak beracun dan memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi terbaik kitosan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif untuk analisis mutu kitosan dan aktivitas antibakteri pada faktor yaitu penambahan kitosan pada taraf 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Dalam penelitian ini digunakan asam asetat sebagai kontrol negatif dan ampisilin sebagai kontrol positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat deasetilasi kitosan mencapai 76%, sesuai dengan ketentuan SNI No. 7949 Tahun 2013 serta standar dari Protan Laboratory. Morfologi kitosan memperlihatkan bentuk tidak teratur, bergelombang, dan berpori serta mengandung beberapa unsur yaitu C, O, Ca, dan AI. Uji aktivitas antibakteri kitosan terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus pada variasi konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1% menghasilkan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 0,5 mm, 1 mm, 1 mm, 4 mm, 9,6 mm, dan 2,2 mm. Konsentrasi 1% terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolitycus. Aktivitas kitosan pada penelitian ini termasuk dalam kategori lemah.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VC SDN 013 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 6 orang siswa kelas VC. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi sikap, minat, motivasi, dan kemampuan penginderaan. Pada kategori tinggi, siswa mampu fokus, bersemangat, antusias, dan aktif berpartisipasi. Pada kategori sedang, siswa cukup konsisten mengikuti pembelajaran tetapi masih pasif dan kurang percaya diri. Sedangkan pada kategori rendah, siswa sulit fokus, motivasi rendah, minat kurang, dan terhambat kemampuan penginderaan terutama penglihatan. Faktor eksternal mencakup strategi pembelajaran, peralatan belajar, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Pada kategori tinggi, guru menggunakan metode bervariasi (diskusi, demonstrasi, media visual), siswa memanfaatkan peralatan belajar dengan baik, orang tua mendampingi secara aktif, serta siswa mampu menolak pengaruh negatif dari lingkungan. Pada kategori sedang, guru sesekali menggunakan media tambahan, siswa memanfaatkan buku paket namun dengan pemahaman terbatas, orang tua hanya mendampingi sesekali, dan siswa terkadang terpengaruh teman kelas. Sedangkan pada kategori rendah, pembelajaran guru monoton dengan dominasi ceramah, peralatan belajar kurang bervariasi, orang tua jarang mendampingi karena kesibukan, dan siswa mudah terpengaruh lingkungan negatif hingga menganggap perilaku tidak sopan sebagai hal biasa.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap mahasiswa baru terhadap korban penganiayaan mahasiswa baru selama masa pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru. Serta untuk mengetahui jenis-jenis perlindungan hukum terhadap korban penganiayaan mahasiswa baru selama penerimaan mahasiswa baru dan bagaimana mekanisme perlindungan dan penegakan hukum terhadap tindak pidana penganiayaan mahasiswa baru selama penerimaan mahasiswa baru. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis secara analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, mengambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas, dan memberikan selengkap mungkin tentang objek yang diteliti dalam hal ini menggambarkan bagaimana penegakan hukum terhadap korban penganiayaan mahasiswa baru selama masa pengenalan kehidupan mahasiswa baru. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum terhadap mahasiswa baru terhadap korban penganiayaan mahasiswa baru selama masa pengenalan kehidupan mahasiswa baru ialah penegasan perlindungan preventif dan perlindungan represif serta bagaimana mekanisme perlindungan dan penegakan hukum tersebut sebagai upaya pecegahan dan penanganan agar tidak terjadi lagi tindak pidana penganiyaan mahasiswa baru selama masa pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitiaan ini bertujuan Untuk menganalisis penegakan hukum terhadap warga negara asing yang melakukan Tindak Pidana Ilegal Fhising Di Wilayah Yurisdiksi Indonesia serta untuk menganalisis Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku Tindak Pidana Ilegal Fhising oleh warga negara asing di wilayah yurisdiksi Indonesia. Seluruh sumber bahan hukum yang di peroleh Dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi keputusan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer dan sekunder. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis berkesimpulan bahwa, Penegakan hukum terhadap WNA pelaku illegal fishing di wilayah yurisdiksi termasuk penangkapan sampai pemberian sanksi, penegakan hukum masih kurang efektif di lapangan, Hal ini terlihat dari putusan Nomor: 285/Pid.Sus/2023/PN Tarakan, yang menunjukkan adanya kendala dalam proses penegakan hukum tersebut. Perlu meningkatkan kemampuan aparat penegak hukum dan memperbaiki aturan agar lebih tegas, agar penegakan illegal fishing di perairan Indonesia bisa lebih efektif. Pada Pertimbangan Hukum Hakim Putusan Nomor 285/pid.sus/2023/PN Tar tidak boleg di jatuhi pidana kurungan karena menjatuhkan hukuman kurungan pada warga negara asing atas illegal fishing di ZEEI, melanggar Pasal 73 ayat (3) UNCLOS 1982 dan Pasal 102 Undang-undnag No. 31 Tahun 2004 sebagaimana di rubah dalam Undang-udang Nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitiaan ini bertujuan Untuk menganalisis penegakan hukum terhadap warga negara asing yang melakukan Tindak Pidana Ilegal Fhising Di Wilayah Yurisdiksi Indonesia serta untuk menganalisis Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku Tindak Pidana Ilegal Fhising oleh warga negara asing di wilayah yurisdiksi Indonesia. Seluruh sumber bahan hukum yang di peroleh Dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi keputusan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer dan sekunder. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis berkesimpulan bahwa, Penegakan hukum terhadap WNA pelaku illegal fishing di wilayah yurisdiksi termasuk penangkapan sampai pemberian sanksi, penegakan hukum masih kurang efektif di lapangan, Hal ini terlihat dari putusan Nomor: 285/Pid.Sus/2023/PN Tarakan, yang menunjukkan adanya kendala dalam proses penegakan hukum tersebut. Perlu meningkatkan kemampuan aparat penegak hukum dan memperbaiki aturan agar lebih tegas, agar penegakan illegal fishing di perairan Indonesia bisa lebih efektif. Pada Pertimbangan Hukum Hakim Putusan Nomor 285/pid.sus/2023/PN Tar tidak boleg di jatuhi pidana kurungan karena menjatuhkan hukuman kurungan pada warga negara asing atas illegal fishing di ZEEI, melanggar Pasal 73 ayat (3) UNCLOS 1982 dan Pasal 102 Undang-undnag No. 31 Tahun 2004 sebagaimana di rubah dalam Undang-udang Nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis google site pada materi sistem ekskresi manusia di SMP yang valid berdasarkan penilaian para ahli dan praktis berdasarkan respons siswa terhadap media yang dikembangkan. Jenis Penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. Validator ahli pada penelitian dan pengembangan ini adalah ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan praktisi. Hasil validasi ahli media memperoleh presentase sebesar 96,67% dengan kriteria sangat valid, ahli materi memperoleh presentase sebesar 92,85% dengan kriteria sangat valid, ahli bahasa memperoleh presentase sebesar 98,00% dengan kriteria sangat valid dan praktisi memperoleh presentase sebesar 87,69% dengan kriteria sangat valid. Tahap uji coba lapangan terdiri dari uji coba perorangan pada 1 orang siswa kelas X, uji coba kelompok kecil pada 6 orang siswa kelas X, dan uji coba kelompok besar pada 1 kelas VIII siswa yang berjumlah 24 orang. Uji coba perorangan memperoleh presentase skor sebesar 89,33% dengan kriteria sangat praktis, uji coba kelompok kecil memperoleh presentase sebesar 86,21% dengan kategori sangat praktis dan uji coba kelompok besar memperoleh presentase sebesar 90,88% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka media pembelajaran berbasis google site pada materi sistem ekskresi manusia dapat dikategorikan sangat valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran dikelas.
2024 · Book ·
Perkembangan zaman mempengaruhi perilaku seks remaja dalam berpacaran. Seks bebas atau seks pranikah saat ini menjadi tren di beberapa kalangan pelajar. Namun hal tersebut masih sulit diatasi dan solusi terbaik belum ditemukan. Jika dicermati maraknya perilaku asusila dan pergaulan bebas dikalangan sebagian kelompok pelajar disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini adalah kurangnya pengetahuan seksual yang terintegrasi baik melalui pendidikan formal (sekolah) maupun non formal (keluarga / orang tua). Tujuan : Menganalisis hubungan pengetahuan remaja tentang perubahan tubuh masa pubertas dengan perilaku seks pranikah di SMP N 10 Tarakan Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif. Desain penelitian ini dengan rancangan potong lintang (cross sectional) yaitu dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). populasi sebanyak 335 orang, sampel penelitian sebanyak 40 responden dengan menggunakan tehnik random sampling. penelitian ini dilaksanakan di SMP N 10 T arakan. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang berpengetahuan baik sebanyak 25 responden dan berpengetahuan cukup sebanyak 14 responden. Remaja yang berprilaku beresiko ringan sebanyak 35 responden dan berperilaku beresiko sedang sebanyak 5 responden.remaja dengan pengetahuan baik yang memiliki perilaku beresiko ringan sebanyak 25 responden dan 1 responden yang memiliki perilaku beresiko sedang, responden dengan pengetahuan cukup yang memiliki perilaku beresiko ringan sebanyak 10 responden dan 4 responden yang memiliki perilaku beresiko sedang. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-Square diperoleh hasil yang berpengaruh dengan nilai p value 0,024 yang artinya ada pengaruh pengetahuan remaja dengan perilaku seks pranikah di SMPN 10 Tarakan. Kesimpulan : variabel pengetahuan remaja terhadap perubahan tubuh pada masa pubertas berpengaruh dengan perilaku seks pranikah di SMP N 10 Tarakan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan zaman mempengaruhi perilaku seks remaja dalam berpacaran. Seks bebas atau seks pranikah saat ini menjadi tren di beberapa kalangan pelajar. Namun hal tersebut masih sulit diatasi dan solusi terbaik belum ditemukan. Jika dicermati maraknya perilaku asusila dan pergaulan bebas dikalangan sebagian kelompok pelajar disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini adalah kurangnya pengetahuan seksual yang terintegrasi baik melalui pendidikan formal (sekolah) maupun non formal (keluarga / orang tua). Tujuan : Menganalisis hubungan pengetahuan remaja tentang perubahan tubuh masa pubertas dengan perilaku seks pranikah di SMP N 10 Tarakan Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif. Desain penelitian ini dengan rancangan potong lintang (cross sectional) yaitu dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). populasi sebanyak 335 orang, sampel penelitian sebanyak 40 responden dengan menggunakan tehnik random sampling. penelitian ini dilaksanakan di SMP N 10 T arakan. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang berpengetahuan baik sebanyak 25 responden dan berpengetahuan cukup sebanyak 14 responden. Remaja yang berprilaku beresiko ringan sebanyak 35 responden dan berperilaku beresiko sedang sebanyak 5 responden.remaja dengan pengetahuan baik yang memiliki perilaku beresiko ringan sebanyak 25 responden dan 1 responden yang memiliki perilaku beresiko sedang, responden dengan pengetahuan cukup yang memiliki perilaku beresiko ringan sebanyak 10 responden dan 4 responden yang memiliki perilaku beresiko sedang. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-Square diperoleh hasil yang berpengaruh dengan nilai p value 0,024 yang artinya ada pengaruh pengetahuan remaja dengan perilaku seks pranikah di SMPN 10 Tarakan. Kesimpulan : variabel pengetahuan remaja terhadap perubahan tubuh pada masa pubertas berpengaruh dengan perilaku seks pranikah di SMP N 10 Tarakan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis google site pada materi sistem ekskresi manusia di SMP yang valid berdasarkan penilaian para ahli dan praktis berdasarkan respons siswa terhadap media yang dikembangkan. Jenis Penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. Validator ahli pada penelitian dan pengembangan ini adalah ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan praktisi. Hasil validasi ahli media memperoleh presentase sebesar 96,67% dengan kriteria sangat valid, ahli materi memperoleh presentase sebesar 92,85% dengan kriteria sangat valid, ahli bahasa memperoleh presentase sebesar 98,00% dengan kriteria sangat valid dan praktisi memperoleh presentase sebesar 87,69% dengan kriteria sangat valid. Tahap uji coba lapangan terdiri dari uji coba perorangan pada 1 orang siswa kelas X, uji coba kelompok kecil pada 6 orang siswa kelas X, dan uji coba kelompok besar pada 1 kelas VIII siswa yang berjumlah 24 orang. Uji coba perorangan memperoleh presentase skor sebesar 89,33% dengan kriteria sangat praktis, uji coba kelompok kecil memperoleh presentase sebesar 86,21% dengan kategori sangat praktis dan uji coba kelompok besar memperoleh presentase sebesar 90,88% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka media pembelajaran berbasis google site pada materi sistem ekskresi manusia dapat dikategorikan sangat valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran dikelas.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Kesulitan Belajar di SMA Negeri 1 Tarakan. Upaya guru bimbingan dan konseling adalah suatu usaha atau tindakan yang dilakukan guru bimbingan dan konseling untuk mencegah dan memecahkan suatu permasalahan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah Guru Bimbingan dan Konseling sebanyak 2 (dua) guru yang berada di SMA Negeri 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Tarakan adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok kepada peserta didik dan membawa perubahan baik dirinya, hingga tujuan dari penelitian ini tercapai, yaitu untuk membantu peserta didik dalam mengatasi kesulitan belajar yang dialaminya.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Kesulitan Belajar di SMA Negeri 1 Tarakan. Upaya guru bimbingan dan konseling adalah suatu usaha atau tindakan yang dilakukan guru bimbingan dan konseling untuk mencegah dan memecahkan suatu permasalahan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah Guru Bimbingan dan Konseling sebanyak 2 (dua) guru yang berada di SMA Negeri 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Tarakan adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok kepada peserta didik dan membawa perubahan baik dirinya, hingga tujuan dari penelitian ini tercapai, yaitu untuk membantu peserta didik dalam mengatasi kesulitan belajar yang dialaminya.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 7 Tarakan, terdapat siswa yang memiliki perilaku kurang sopan terhadap temannya, seperti melanggar aturan dan tata tertib, kurang memiliki etika bergaul yang berlaku di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik sosiodrama dalam meningkatkan etika pergaulan siswa di SMP Negeri 7 Tarakan. Populasi yang digunakan siswa kelas VIII berjumlah 215 siswa, penarikan sampel yang digunakan adalah Purposive sampling berjumlah 8 siswa, kriteria penarikan sampel berdasarkan hasil pre-test terendah. Metode penelitian menggunakan Pre-Experimental Design dengan model One Group Pre-test Post-test. Prosedur penelitian ini dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji hipotesis Wilxocon. Hasil analisis uji Wilxocon diperoleh nilai Sig (2-tailed) 028 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh penerapan teknik sosiodrama dalam meningkatkan etika pergaulan siswa di SMP Negeri 7 Tarakan. Berdasarkan skor Pre-test keseluruhan sampel berada pada kategori sedang, pada skor Post-test terdapat 6 siswa berada pada kategori tinggi dan 2 siswa berada pada kategori sedang, penyebab siswa tidak mengalami perubahan kategori yaitu pada saat penelitian berlangsung siswa tidak serius dalam mengikuti kegiatan, tidak berpartisipasi aktif dan cenderung meremehkan kegiatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan teknik sosiodrama dalam meningkatkan etika pergaulan siswa di SMP Negeri 7 Tarakan. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan layanan konseling individual bagi siswa yang tidak serius dalam mengikuti jalannya proses penelitian.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
KEMAMPUAN MENULIS SURAT DINAS PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 SEBATIK BARAT ABSTRAK Yuliana, 2023, Kemampuan Siswa Menulis Surat Dinas Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII Di SMP Negeri 1 Sebatik Barat. (dibimbing oleh Siti Sulistyani Pamuji dan Siti Fathonah). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik siswa kelas VIIA di SMP Negeri 1 Sebatik Barat dapat menulis surat dinas. Penelitian Kelas (PK) adalah nama untuk jenis penelitian ini. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, siswa diberikan tes instrumen berbasis esai sebagai metode pengumpulan data. Menulis surat dinas ditugaskan kepada siswa. Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif sebagai metode analisis data. Hasil serta pembahasan bahwa pencapaian kemampuan siswa dalam menulis surat dinas berdasarkan peristiwa yang pernah dialami pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Sebatik Barat dengan pencapaian nilai rata-rata 87 dengan predikat A (sangat baik) telah mencapai nilai ketuntasan minimal. Hal ini dibuktikan dengan penjelasan menulis surat dinas. Aspek yang dinilai berdasarkan isi, organisasi atau penyajian, dan bahasa. Aspek yang pertama yaitu kesesuaian bentuk surat dengan nilai 85 dengan persentase 85%. Aspek yang kedua kelengkapan bagian surat dengan nilai 96 dengan persentase 96%. Aspek yang ketiga penulisan bagian surat dengan nilai 86 dengan persentase 86%. Aspek yang ke empat kejelasan isi surat dengan nilai 93 dengan persentase 93%. Aspek kelima pilihan kata dengan nilai 86 dengan persentase 86%. Aspek ke enam tanda baca dan ejaan dengan nilai 76 dengan persentase 76%. Aspek terakhir yaitu aspek ketujuh penyusunan kalimat dengan nilai 84 dengan persentase 84%. Kata Kunci: Kemampuan Menulis, Surat Dinas.