Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

WULANDARI

99 karya publik ditemukan.

2026: 312025: 152024: 172023: 132022: 142021: 82020: 1

Asuhan Kebidanan Remaja dengan Pemberian Jus Buah Naga Terhadap perubahan Kadar Hemoglobin Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Lingkas

2025 · Book ·

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang cukup tinggi, dengan gejala seperti pusing, mudah lelah, dan kurang konsentrasi. Salah satu alternatif non-farmakologis yang potensial untuk meningkatkan kadar hemoglobin adalah konsumsi jus buah naga, karena kandungan zat besi, vitamin C, dan antioksidannya.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga terhadap perubahan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas, Kota Tarakan. Metode: Studi kasus dilakukan terhadap seorang remaja putri usia 17 tahun dengan kadar hemoglobin awal 11,8 gr/dL. Intervensi berupa pemberian jus buah naga merah sebanyak 450 ml/hari selama 7 hari berturut-turut. Data kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan kadar hemoglobin menjadi 13,24 gr/dL. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 1,44 gr/dL, yang berarti pemberian jus buah naga efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Kesimpulan: Pemberian jus buah naga merah selama tujuh hari terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan. Buah naga dapat menjadi alternatif non-farmakologis dalam penatalaksanaan anemia ringan pada remaja.

Asuhan Kebidanan Remaja dengan Pemberian Jus Buah Naga Terhadap perubahan Kadar Hemoglobin Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Lingkas

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang cukup tinggi, dengan gejala seperti pusing, mudah lelah, dan kurang konsentrasi. Salah satu alternatif non-farmakologis yang potensial untuk meningkatkan kadar hemoglobin adalah konsumsi jus buah naga, karena kandungan zat besi, vitamin C, dan antioksidannya.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga terhadap perubahan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas, Kota Tarakan. Metode: Studi kasus dilakukan terhadap seorang remaja putri usia 17 tahun dengan kadar hemoglobin awal 11,8 gr/dL. Intervensi berupa pemberian jus buah naga merah sebanyak 450 ml/hari selama 7 hari berturut-turut. Data kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan kadar hemoglobin menjadi 13,24 gr/dL. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 1,44 gr/dL, yang berarti pemberian jus buah naga efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Kesimpulan: Pemberian jus buah naga merah selama tujuh hari terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan. Buah naga dapat menjadi alternatif non-farmakologis dalam penatalaksanaan anemia ringan pada remaja.

pengaruh fitur layanan, kualitas layanan dan kemudahan pengguna terhadap minat menggunakan mobile banking pada PT. Bank BNI Cabang Kab. Tana Tidung

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh fitur layanan, kualitas layanan dan kemudahan terhadap minat nasabah menggunakan mobile banking pada PT. Bank BNI Cabang Kab. Tana Tidung. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (Kuesioner dan Wawancara). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan non probability sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampel jenuh (semua anggota populasi di jadiakan sampel) dengan jumlah sampel 160 nasabah pengguna mobile banking PT. Bank BNI Cabang Kab. Tana Tidung. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi Linier berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan SPSS. Hasil yang didapatkan membuktikan bahwa fitur layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah, kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah dan kemudahan penggunaan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah dalam menggunakan mobile banking.

pengaruh fitur layanan, kualitas layanan dan kemudahan pengguna terhadap minat menggunakan mobile banking pada PT. Bank BNI Cabang Kab. Tana Tidung

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh fitur layanan, kualitas layanan dan kemudahan terhadap minat nasabah menggunakan mobile banking pada PT. Bank BNI Cabang Kab. Tana Tidung. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (Kuesioner dan Wawancara). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan non probability sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampel jenuh (semua anggota populasi di jadiakan sampel) dengan jumlah sampel 160 nasabah pengguna mobile banking PT. Bank BNI Cabang Kab. Tana Tidung. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi Linier berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan SPSS. Hasil yang didapatkan membuktikan bahwa fitur layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah, kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah dan kemudahan penggunaan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah dalam menggunakan mobile banking.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VA SDN UTAMA 1 TARAKAN DALAM MATA PELAJARAN IPA MATERI SUHU DAN KALOR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan dalam mata pelajaran IPA materi suhu dan kalor menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada kelas V-A di SDN Utama 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah Tes, Observasi dan Dokumentasi. Teknik analisa data pada penelitian ini yaitu hasil penilaian afektif, psikomotorik, dan kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan telah meningkat disetiap siklus dari segala jenis aspek. Penggunaan model pembelajaran dalam pelajaran IPA materi suhu dan kalor dapat meningktakan hasil belajar peserta didik aspek kognitif dari rata-rata nilai 70,89 menjadi 88,9. Rata-rata tersebut jika dipresentasekan menjadi 86% dan telah mencapai target dimana lebih dari 75% peserta didik yang memperoleh nilai lebih dari 70. Pada hasil belajar peserta didik aspek afektif dari rata-rata nilai 28% meningkat menjadi 79%. Pada hasil belajar peserta didik aspek psikomotorik juga meningkat, pada siklus I sebesar 46% dan meningkat disiklus II menjadi 79%. Hasil pengamatan sikap peserta didik, dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VA SDN UTAMA 1 TARAKAN DALAM MATA PELAJARAN IPA MATERI SUHU DAN KALOR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)

2024 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan dalam mata pelajaran IPA materi suhu dan kalor menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada kelas V-A di SDN Utama 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah Tes, Observasi dan Dokumentasi. Teknik analisa data pada penelitian ini yaitu hasil penilaian afektif, psikomotorik, dan kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan telah meningkat disetiap siklus dari segala jenis aspek. Penggunaan model pembelajaran dalam pelajaran IPA materi suhu dan kalor dapat meningktakan hasil belajar peserta didik aspek kognitif dari rata-rata nilai 70,89 menjadi 88,9. Rata-rata tersebut jika dipresentasekan menjadi 86% dan telah mencapai target dimana lebih dari 75% peserta didik yang memperoleh nilai lebih dari 70. Pada hasil belajar peserta didik aspek afektif dari rata-rata nilai 28% meningkat menjadi 79%. Pada hasil belajar peserta didik aspek psikomotorik juga meningkat, pada siklus I sebesar 46% dan meningkat disiklus II menjadi 79%. Hasil pengamatan sikap peserta didik, dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.

PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara yang dilakukan di SMP Negeri 11 Tarakan dengan melibatkan 1 guru bimbingan dan konseling dan 1 wali kelas VII, serta analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru bimbingan konseling dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 11 Tarakan adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal, konseling kelompok, konseling individu dan home visit kepada siswa dan membawa perubahan baik dirinya, hingga tujuan dari penelitian ini tercapai, yaitu untuk membantu siswa dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.

PENERAPAN PROJECT PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PSIKODRAMA UNTUK MENCEGAH PERNIKAHAN DINI PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 NUNUKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Arum Ramadhini Wulandari, 2024. Penerapan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Psikodrama Untuk Mencegah Pernikahan Dini Pada Siswa Si Sma Negeri 1 Nunukan. Pembimbing utama Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd. pembimbing kedua Zainal Abidin Muhja, , B.IS., M.IRKH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Psikodrama untuk mencegah Pernikahan dini peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Nunukan. Pernikahan dini (early mariage) merupakan suatu pernikahan formal atau tidak formal yang dilakukan dibawah usia 18 tahun. Faktor penyebab terjadinya pernikahan dini antara lain : faktor ekonomi, Orang tua, Kecelakaan (married by accident), melanggengkan hubungan, Karena tradisi dikeluarga ( kebiasaan nikah usia dini), karena kebiasaan dan adat istadat setempat kemudian dengan adanya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Psikodrama merupakan solusi dan merupakan sistem pendukung yang sangat baik membantu mengembangkan keterampilan pribasi, mencegah dan meyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretetst-postest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan Teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 30 peserya didik. Teknik analisis hasil uji hipotesis Paired sample T Test yang diperoleh Ha diterima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikasi 0,000 0,05 dan nilai hitung 27.176 > 2.045. sehingga ada pengaruh Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Psikodrama untuk mencegah Pernikahan dini peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Nunukan

PERAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA PADA SISWA KELAS II B SDN 016 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam suatu proses pembelajaran tentunya akan ditemui siswa yang mengalamikesulitan dalam belajar. adapun kesulitan belajar yang sering ditemukan pada kelasrendah yaitu kesulitan belajar membaca, oleh karena itu, diperlukannya peran gurudalam mengatasi kesulitan belajar membaca tersebut. berkaitan dengan hal tersebutpenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas II B-B di SDN 016 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan lokasi penelitian yaitu di SDN 01 Tarakan. Informan pada penelitian ini adalah guru kelasa dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 016 Tarakan telah menjalankan perannya (1) sebagai pembimbing dalam mengatasi kesulitan membaca siswa yang belum mampu menyambung kata dengan baik yaitu dengan membimbing siswa tersebut membaca di awal kegiatan pembelajaran dan pada saat jam pulang sekolah. Selainitu, guru juga berkomunikasi dengan orang tua siswa dalam mengatasi permasalahan tersebut seperti menyarankan orang tua untuk memberikan les membaca kepada anaknya. Sedangkan peran guru sebagai (2) evaluator adalah peran guru sebagai evaluator adalah melakukan evaluasi terhadap hasil belajar siswa yang mengalami kesulitan membaca dengan memberikan lebih banyak pertanyaan kepada siswa dan memberikan soal yang berbeda dengan siswa yang sudah bisa membaca. Kemudian guru juga memberikan tindak lanjut kepada siswa yang memiliki nilai rendah untukdibimbing dan diberikan bantuan belajar yang dilakukan pada saat jam pulang sekolah.

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PUNGUTAN LIAR JURU PARKIR LIAR DI KOTA TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research intends to answer questions regarding law enforcement regarding illegal fees from illegal parking attendants in Tarakn City. First, how to enforce the law against illegal fees from illegal parking attendants in Tarakan City. Second, what are the obstacles to law enforcement regarding illegal fees from illegal parking attendants in Tarakan City. This thesis is empirical research carried out directly at the Civil Service Police Unit and the Tarakan Regional Public Company Aneka Usaha and the data used is primary data and secondary data. Primary data is legal data obtained through interviews with the Civil Service Police Unit and the Tarakan Regional Public Company Aneka Usaha in order to obtain competent results. Secondary data is laws, official documents, books, journals, articles and other supporting data. As a result of this research, the author concludes that firstly, law enforcement against illegal fees by illegal parking attendants is carried out by means of socialization and education at all levels of society to prevent unwanted desires, as well as providing guidance to illegal parking attendants to register themselves to become parking attendants. official. Second, the obstacles to law enforcement regarding illegal fees carried out by illegal parking attendants are social problems such as low education, lack of community compliance in obeying the rules and the existence of a number of illegal parking attendants who are protected by certain agencies and the existence of a number of illegal parking attendants. which is under the auspices of mass organizations.

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PUNGUTAN LIAR JURU PARKIR LIAR DI KOTA TARAKAN

2024 · Book ·

This research intends to answer questions regarding law enforcement regarding illegal fees from illegal parking attendants in Tarakn City. First, how to enforce the law against illegal fees from illegal parking attendants in Tarakan City. Second, what are the obstacles to law enforcement regarding illegal fees from illegal parking attendants in Tarakan City. This thesis is empirical research carried out directly at the Civil Service Police Unit and the Tarakan Regional Public Company Aneka Usaha and the data used is primary data and secondary data. Primary data is legal data obtained through interviews with the Civil Service Police Unit and the Tarakan Regional Public Company Aneka Usaha in order to obtain competent results. Secondary data is laws, official documents, books, journals, articles and other supporting data. As a result of this research, the author concludes that firstly, law enforcement against illegal fees by illegal parking attendants is carried out by means of socialization and education at all levels of society to prevent unwanted desires, as well as providing guidance to illegal parking attendants to register themselves to become parking attendants. official. Second, the obstacles to law enforcement regarding illegal fees carried out by illegal parking attendants are social problems such as low education, lack of community compliance in obeying the rules and the existence of a number of illegal parking attendants who are protected by certain agencies and the existence of a number of illegal parking attendants. which is under the auspices of mass organizations.

PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2024 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara yang dilakukan di SMP Negeri 11 Tarakan dengan melibatkan 1 guru bimbingan dan konseling dan 1 wali kelas VII, serta analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru bimbingan konseling dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 11 Tarakan adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal, konseling kelompok, konseling individu dan home visit kepada siswa dan membawa perubahan baik dirinya, hingga tujuan dari penelitian ini tercapai, yaitu untuk membantu siswa dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.

PENERAPAN PROJECT PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PSIKODRAMA UNTUK MENCEGAH PERNIKAHAN DINI PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 NUNUKAN

2024 · Thesis ·

Arum Ramadhini Wulandari, 2024. Penerapan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Psikodrama Untuk Mencegah Pernikahan Dini Pada Siswa Si Sma Negeri 1 Nunukan. Pembimbing utama Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd. pembimbing kedua Zainal Abidin Muhja, , B.IS., M.IRKH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Psikodrama untuk mencegah Pernikahan dini peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Nunukan. Pernikahan dini (early mariage) merupakan suatu pernikahan formal atau tidak formal yang dilakukan dibawah usia 18 tahun. Faktor penyebab terjadinya pernikahan dini antara lain : faktor ekonomi, Orang tua, Kecelakaan (married by accident), melanggengkan hubungan, Karena tradisi dikeluarga ( kebiasaan nikah usia dini), karena kebiasaan dan adat istadat setempat kemudian dengan adanya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Psikodrama merupakan solusi dan merupakan sistem pendukung yang sangat baik membantu mengembangkan keterampilan pribasi, mencegah dan meyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretetst-postest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan Teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 30 peserya didik. Teknik analisis hasil uji hipotesis Paired sample T Test yang diperoleh Ha diterima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikasi 0,000 0,05 dan nilai hitung 27.176 > 2.045. sehingga ada pengaruh Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Psikodrama untuk mencegah Pernikahan dini peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Nunukan

PERAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA PADA SISWA KELAS II B SDN 016 TARAKAN

2024 · Thesis ·

Dalam suatu proses pembelajaran tentunya akan ditemui siswa yang mengalamikesulitan dalam belajar. adapun kesulitan belajar yang sering ditemukan pada kelasrendah yaitu kesulitan belajar membaca, oleh karena itu, diperlukannya peran gurudalam mengatasi kesulitan belajar membaca tersebut. berkaitan dengan hal tersebutpenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas II B-B di SDN 016 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan lokasi penelitian yaitu di SDN 01 Tarakan. Informan pada penelitian ini adalah guru kelasa dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 016 Tarakan telah menjalankan perannya (1) sebagai pembimbing dalam mengatasi kesulitan membaca siswa yang belum mampu menyambung kata dengan baik yaitu dengan membimbing siswa tersebut membaca di awal kegiatan pembelajaran dan pada saat jam pulang sekolah. Selainitu, guru juga berkomunikasi dengan orang tua siswa dalam mengatasi permasalahan tersebut seperti menyarankan orang tua untuk memberikan les membaca kepada anaknya. Sedangkan peran guru sebagai (2) evaluator adalah peran guru sebagai evaluator adalah melakukan evaluasi terhadap hasil belajar siswa yang mengalami kesulitan membaca dengan memberikan lebih banyak pertanyaan kepada siswa dan memberikan soal yang berbeda dengan siswa yang sudah bisa membaca. Kemudian guru juga memberikan tindak lanjut kepada siswa yang memiliki nilai rendah untukdibimbing dan diberikan bantuan belajar yang dilakukan pada saat jam pulang sekolah.

ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN SISWA KELAS II-A SD NEGERI 035 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam memahami materi operasi hitung campuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan dan faktor penyebab kesulitan siswa kelas II-A SD Negeri 035 Tarakan dalam memahami materi operasi hitung campuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 4 siswa mewakili subjek penelitian. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan jenis kesulitan yang dialami siswa dalam memahami materi operasi hitung campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelemahan dalam berhitung dialami oleh subjek S1,S2, S3, dan S4 dimana S1 keliru dalam menempatkan angka yang akan dikerjakan serta S1 kurang tepat dalam menggunakan bilangan yang akan digunakan selanjutnya, kemudian S2 kesulitan dalam menentukan hasil karena subjek S2 tidak menggunakan cara menurun, selanjutnya S3 sudah benar menggunakan cara menurun namun kurang tepat dalam menempatkan angka sehingga menemukan hasil akhir yang kurang tepat. S4 kurang tertarik pada pembelajaran matematika sehingga S4 tidak bisa berhitung. Kesulitan dalam mentransfer pengetahuan yang dialami oleh subjek S2 dan S4 yaitu subjek S2 beranggapan bahwa ia telah selesai mengerjakan soal yang diberikan. Sedangkan S4 ia kesulitan dalam mentukan operasi hitung yang akan digunakan karena S4 belum bisa membaca. Pemahaman bahasa matematika yang kurang yang dialami oleh subjek S1,S2, dan S4 terjadi karena subjek tersebut kurang tepat dalam memahami soal yang diberikan. S1 sesekali keliru dalam menentukan operasi hitung yang akan digunakan.

ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN SISWA KELAS II-A SD NEGERI 035 TARAKAN

2024 · Thesis ·

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam memahami materi operasi hitung campuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan dan faktor penyebab kesulitan siswa kelas II-A SD Negeri 035 Tarakan dalam memahami materi operasi hitung campuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 4 siswa mewakili subjek penelitian. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan jenis kesulitan yang dialami siswa dalam memahami materi operasi hitung campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelemahan dalam berhitung dialami oleh subjek S1,S2, S3, dan S4 dimana S1 keliru dalam menempatkan angka yang akan dikerjakan serta S1 kurang tepat dalam menggunakan bilangan yang akan digunakan selanjutnya, kemudian S2 kesulitan dalam menentukan hasil karena subjek S2 tidak menggunakan cara menurun, selanjutnya S3 sudah benar menggunakan cara menurun namun kurang tepat dalam menempatkan angka sehingga menemukan hasil akhir yang kurang tepat. S4 kurang tertarik pada pembelajaran matematika sehingga S4 tidak bisa berhitung. Kesulitan dalam mentransfer pengetahuan yang dialami oleh subjek S2 dan S4 yaitu subjek S2 beranggapan bahwa ia telah selesai mengerjakan soal yang diberikan. Sedangkan S4 ia kesulitan dalam mentukan operasi hitung yang akan digunakan karena S4 belum bisa membaca. Pemahaman bahasa matematika yang kurang yang dialami oleh subjek S1,S2, dan S4 terjadi karena subjek tersebut kurang tepat dalam memahami soal yang diberikan. S1 sesekali keliru dalam menentukan operasi hitung yang akan digunakan.