Profil penulis
RAHMAWATI
47 karya publik ditemukan.
Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, dan Pendidikan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia Tahun 2019-2023
Salah satu penyebab munculnya masalah ketenagakerjaan dikarenakan jumlah penduduk yang terlalu banyak dan tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia mengakibatkan penduduk yang saat ini berada di usia kerja tidak mendapatkan pekerjaan. Penyerapan tenaga kerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum, dan Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusi, Upah Minimum, dan Pendidikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi data panel (pooled) dengan menggunakan software Stata 18 dan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia tahun 2019 hingga 2023 dari 34 Provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik yang terpilih pada penelitian ini adalah Fixed Effect Model (FEM) yang menyatakan bahwa Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, dan Pendidikan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Sedangkan Upah minimum secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Secara simultan Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, dan Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, dan Pendidikan mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel penyerapan tenaga kerja sebesar 97.80%, sedangkan sisanya 2.20% dijelaskan dan disebabkan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI BENUA KELAS VI-A DI SDN 015 TARAKAN
Pengembangan Media Video Pembelajaran Pada Materi Benua Kelas VI-A Di SDN 015 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap media video pembelajaran. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap (Analysis, design, development, implementation, evaluation). Instrument pengumpulan data yakni lembar wawancara, lembar validasi, lembar angket respon siswa, lembar angket respon guru dan dokumentasi. Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu pada uji coba terbatas siswa kelas VI-B sebanyak 6 siswa dan pada uji coba lapangan siswa kelas VI-A sebanyak 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media video pembelajaran pada materi benua sangat layak di tinjau dari hasil yang di peroleh dari ahli media 82% dan ahli materi 94% dengan penilaian rata-rata ahli media dan materi sebesar 88%. Hasil uji coba terbatas respon siswa terhadap media video pembelajaran memperoleh persentase sebesar 95,16% dan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase 94,34%. Disimpulkan bahwa hasil validasi ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa media video pembelajaran pada materi Benua kelas VI-A pada kategori sangat layak dan hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa respon siswa sangat setuju dengan adanya media video pembelajaran pada saat proses pembelajaran dan efektif untuk digunakan.
Analisis Kesiapan Fisik Calon Pengantin Perempuan dengan Perencanaan Kehamilan
Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Lalu LIntas Oleh Pengguna Sepeda Listrik Di Jalan Raya Kabupaten Malinau
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan mengenai Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pengguna Sepeda Listrik Di Jalan Raya Kabupaten Malinau. Pertama, bagaimana pengaturan hukum terhadap pelanggaran pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau? Kedua, bagaimana penegakan hukum terhadap pelanggaran pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau. Skripsi ini merupakan penelitian empiris dengan objek kajian pada Polisi Satuan Lalu Lintas Kabupaten Malinau dan masyarakat yang menggunakan sepeda listrik di jalan raya. Penelitian ini menggunakan ketentuan hukum yakni undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, Peraturan Menteri Perhubungan No.45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan melalui wawancara, observasi, dan pengamatan lapangan. Data sekunder didapatkan melalui buku, jurnal, artikel, dan data-data pada internet. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas oleh pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau ini belum dapat ditegakan karena tidak adanya aturan yang tegas dan efektiv terkait penegakan hukum bagi pelanggaran lalu lintas oleh pengguna sepeda listrik di jalan raya. Pengaturan hukum terkait pengguaan sepeda listrik dapat dilihat dari aturan PM Perhubungan No.45 Tahun 2020 pasal 5 sepeda listrik dapat digunakan di lajur khusus atau di kawasan tertentu.
Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Lalu LIntas Oleh Pengguna Sepeda Listrik Di Jalan Raya Kabupaten Malinau
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan mengenai Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pengguna Sepeda Listrik Di Jalan Raya Kabupaten Malinau. Pertama, bagaimana pengaturan hukum terhadap pelanggaran pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau? Kedua, bagaimana penegakan hukum terhadap pelanggaran pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau. Skripsi ini merupakan penelitian empiris dengan objek kajian pada Polisi Satuan Lalu Lintas Kabupaten Malinau dan masyarakat yang menggunakan sepeda listrik di jalan raya. Penelitian ini menggunakan ketentuan hukum yakni undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, Peraturan Menteri Perhubungan No.45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan melalui wawancara, observasi, dan pengamatan lapangan. Data sekunder didapatkan melalui buku, jurnal, artikel, dan data-data pada internet. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas oleh pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau ini belum dapat ditegakan karena tidak adanya aturan yang tegas dan efektiv terkait penegakan hukum bagi pelanggaran lalu lintas oleh pengguna sepeda listrik di jalan raya. Pengaturan hukum terkait pengguaan sepeda listrik dapat dilihat dari aturan PM Perhubungan No.45 Tahun 2020 pasal 5 sepeda listrik dapat digunakan di lajur khusus atau di kawasan tertentu.
Pengaruh Hypnobreastfeeding Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di Puskemas Karang Rejo
Pemberian air susu ibu pada bayi merupakan metode pemberian makanan yang terbaik, Target Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030, ialah mengakhiri kematian bayi yang dapat dicegah oleh seluruh negara agar menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dengan pemberian ASI secara eksklusif, namun cakupan ASI Ekslusif di Kalimantan utara mengalami penurunan hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui, adapun cara untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan terapi tambahan yaitu Hypnobreastfeeding. Hypnobreastfeeding merupakan teknik relaksasi yang membantu kelancaran proses menyusui secara holistik yang memperhatikan Mind, Body and Soul ibu menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh hypnobreastfeeding terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. dengan desain eksperimen sederhana Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas karang Rejo, jumlah sampel yaitu 24 ibu menyusui yang sudah sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, analisis data yang dilakukan menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil uji Independent t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan produksi ASI antara ibu menyusui yang diberikan intervensi hypnobreastfeeding dengan ibu menyusui yang diberikan KIE manajemen laktasi, hal ini ditunjukkan dari perbedaan rata-rata produksi ASI pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada ibu menyusui yang diberikan hypnobreastfeeding menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 119.1667, sedangkan pada kelompok kontrol yang diberikan KIE manajemen laktasi menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 82.5000. selain itu hasil dari p value 0,000 (p 0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di puskesmas Karang Rejo.
Pengaruh Hypnobreastfeeding Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di wilayah Puskemas Karang Rejo
Pemberian air susu ibu pada bayi merupakan metode pemberian makanan yang terbaik, Target Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030, ialah mengakhiri kematian bayi yang dapat dicegah oleh seluruh negara agar menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dengan pemberian ASI secara eksklusif, namun cakupan ASI Ekslusif di Kalimantan utara mengalami penurunan hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui, adapun cara untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan terapi tambahan yaitu Hypnobreastfeeding. Hypnobreastfeeding merupakan teknik relaksasi yang membantu kelancaran proses menyusui secara holistik yang memperhatikan Mind, Body and Soul ibu menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh hypnobreastfeeding terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. dengan desain eksperimen sederhana Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas karang Rejo, jumlah sampel yaitu 24 ibu menyusui yang sudah sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, analisis data yang dilakukan menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil uji Independent t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan produksi ASI antara ibu menyusui yang diberikan intervensi hypnobreastfeeding dengan ibu menyusui yang diberikan KIE manajemen laktasi, hal ini ditunjukkan dari perbedaan rata-rata produksi ASI pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada ibu menyusui yang diberikan hypnobreastfeeding menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 119.1667, sedangkan pada kelompok kontrol yang diberikan KIE manajemen laktasi menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 82.5000. selain itu hasil dari p value 0,000 (p 0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di puskesmas Karang Rejo.
PERAN GURU DALAM KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS V-C SDN 013 TARAKAN
Peran guru sangat penting dalam kedisiplinan belajar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam kedisiplinan belajar siswa kelas V-C di SDN 013 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan model Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh peran guru dalam kedisiplinan belajar siswa telah melaksanakan perannya melalui peran guru sebagai: (1) peran guru sebagai pendidik dalam kedisiplinan belajar siswa melakukan dengan menggunakan metode yang bervariasi namun lebih terfokus pada metode penugasan untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa yaitu mengerjakan tugas dengan baik dan benar serta mengumpulkan tugas dengan tepat waktu. (2) peran guru sebagai motivator dalam kedisiplinan belajar siswa memberikan motivasi dan semangat kepada siswa sebelum pembelajaran di mulai serta guru juga membuat kompetisi atau persaingan kepada siswa agar siswa dapat lebih meningkatkan kedisiplinan dan minat belajar. (3) peran guru sebagai model dan teladan dalam kedisiplinan belajar siswa dengan disiplin masuk ke sekolah tepat waktu dan disiplin berpakaian sesuai dengan jadwal dan ketentuan sekolah.
Valuasi Ekonomi Obyek Wisata Kawasan Konservasi Hutan Mangrove di Kota Tarakan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ekonomi Obyek Wisata Kawasan Konservasi Hutan Mangrove di Kota Tarakan dengan menggunakan metode analisis Willingness To Pay (WTP) dan Nilai Total Ekonomi. Pendekatan ini menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan data diambil dengan cara menyebarkan kuesioner lalu pengolahan data menggunakan Excel. Pengambilan sempel pada penelitian ini menggunakan metode Qouted Accidential Sampling dan menggunakan sampel sebanyak 60 responden. Berdasarkan hasil perhitungan keseluruhan WTP yaitu sebesar Rp.740.000 dalam waktu pertahun. Kemudian hasil dari perhitungan Nilai Total Ekonomi wilayah Kawasan Konservasi Hutan Mangrove di Kota Tarakan menunjukkan bahwa hasil total nilai guna langsung yaitu sebesar Rp. 458.974.360 , kemudian total nilai pilihan sebesar Rp. 5.375.700, total nilai keberadaan sebesar Rp. 8.016.666.667 , dan total nilai warisan sebesar Rp. 45.897.436. Berikutnya untuk perhitungan Nilai Total Ekonomi keseluruhan sebesar Rp. 8.526.914.16.
Valuasi Ekonomi Obyek Wisata Kawasan Konservasi Hutan Mangrove di Kota Tarakan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ekonomi Obyek Wisata Kawasan Konservasi Hutan Mangrove di Kota Tarakan dengan menggunakan metode analisis Willingness To Pay (WTP) dan Nilai Total Ekonomi. Pendekatan ini menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan data diambil dengan cara menyebarkan kuesioner lalu pengolahan data menggunakan Excel. Pengambilan sempel pada penelitian ini menggunakan metode Qouted Accidential Sampling dan menggunakan sampel sebanyak 60 responden. Berdasarkan hasil perhitungan keseluruhan WTP yaitu sebesar Rp.740.000 dalam waktu pertahun. Kemudian hasil dari perhitungan Nilai Total Ekonomi wilayah Kawasan Konservasi Hutan Mangrove di Kota Tarakan menunjukkan bahwa hasil total nilai guna langsung yaitu sebesar Rp. 458.974.360 , kemudian total nilai pilihan sebesar Rp. 5.375.700, total nilai keberadaan sebesar Rp. 8.016.666.667 , dan total nilai warisan sebesar Rp. 45.897.436. Berikutnya untuk perhitungan Nilai Total Ekonomi keseluruhan sebesar Rp. 8.526.914.16.
PERAN GURU DALAM KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS V-C SDN 013 TARAKAN
Peran guru sangat penting dalam kedisiplinan belajar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam kedisiplinan belajar siswa kelas V-C di SDN 013 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan model Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh peran guru dalam kedisiplinan belajar siswa telah melaksanakan perannya melalui peran guru sebagai: (1) peran guru sebagai pendidik dalam kedisiplinan belajar siswa melakukan dengan menggunakan metode yang bervariasi namun lebih terfokus pada metode penugasan untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa yaitu mengerjakan tugas dengan baik dan benar serta mengumpulkan tugas dengan tepat waktu. (2) peran guru sebagai motivator dalam kedisiplinan belajar siswa memberikan motivasi dan semangat kepada siswa sebelum pembelajaran di mulai serta guru juga membuat kompetisi atau persaingan kepada siswa agar siswa dapat lebih meningkatkan kedisiplinan dan minat belajar. (3) peran guru sebagai model dan teladan dalam kedisiplinan belajar siswa dengan disiplin masuk ke sekolah tepat waktu dan disiplin berpakaian sesuai dengan jadwal dan ketentuan sekolah.
DESKRIPSI KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS V B PASCA PANDEMI COVID-19 DI SDN 016 TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas V B SDN 016 Tarakan. Jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen soal tes kemampuan numerasi berjumlah 3 soal dengan 3 indikator. Subjek penelitian 6 siswa dengan masing masing 2 kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan subjek kategori tinggi mengungkap ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika dari diagram gambar dengan melakukan perhitungan penjumlahan dengan tepat, mampu merancang strategi penyelesaian, dapat menyelesaikan soal dengan tepat dalam berbagai macam konteks terkait kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan menuliskan tiga informasi, dan mampu menafsirkan hasil analisis tersebut dengan tepat, tetapi tidak menuliskan kesimpulan. Subjek kategori sedang mengungkap ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika dari diagram gambar dengan melakukan perhitungan penjumlahan dengan tepat yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis sebagian informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel, dan mampu menafsirkan hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil kesimpulan. Selain itu, ada subjek yang lambat dalam membaca. Subjek kategori rendah mengungkap satu indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan menuliskan tiga informasi yang didapatkan, subjek menggunakan berbagai macam angka atau simbol yang berkaitan dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam konteks kehidupan sehari-hari yang berbeda, tetapi tidak dapat melakukan perhitungan dengan tepat yang disajikan dalam bentuk diagram gambar, dan tidak dapat memperoleh hasil menafsirkan analisis untuk memprediksi dan membuat kesimpulan.
DESKRIPSI KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS V B PASCA PANDEMI COVID-19 DI SDN 016 TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas V B SDN 016 Tarakan. Jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen soal tes kemampuan numerasi berjumlah 3 soal dengan 3 indikator. Subjek penelitian 6 siswa dengan masing masing 2 kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan subjek kategori tinggi mengungkap ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika dari diagram gambar dengan melakukan perhitungan penjumlahan dengan tepat, mampu merancang strategi penyelesaian, dapat menyelesaikan soal dengan tepat dalam berbagai macam konteks terkait kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan menuliskan tiga informasi, dan mampu menafsirkan hasil analisis tersebut dengan tepat, tetapi tidak menuliskan kesimpulan. Subjek kategori sedang mengungkap ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika dari diagram gambar dengan melakukan perhitungan penjumlahan dengan tepat yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis sebagian informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel, dan mampu menafsirkan hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil kesimpulan. Selain itu, ada subjek yang lambat dalam membaca. Subjek kategori rendah mengungkap satu indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan menuliskan tiga informasi yang didapatkan, subjek menggunakan berbagai macam angka atau simbol yang berkaitan dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam konteks kehidupan sehari-hari yang berbeda, tetapi tidak dapat melakukan perhitungan dengan tepat yang disajikan dalam bentuk diagram gambar, dan tidak dapat memperoleh hasil menafsirkan analisis untuk memprediksi dan membuat kesimpulan.
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN SENSOR SIDIK JARI DAN GPS BERBASIS LORA
.
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN SENSOR SIDIK JARI DAN GPS BERBASIS LORA
.
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Pencurian Data Pribadi Melalui Website Tiruan (Phishing)
Kejahatan dunia maya tidak mengacu pada satu macam kegiatan ilegal, tetapi lebih beragam. Phishing merupakan salah satu kejahatan elektronik dalam bentuk penipuan yang mempunyai maksud untuk memberikan profitable pada diri sendiri dan secara bersamaan menyulitkan pihak lain. Kegiatan phishing ini memperoleh informasi yang sangat sensitif seperti nama, kata sandi, bahkan nomor kartu kredit melalui komunikasi elektronik yang meniru suatu organisasi terpercaya yang berkaitan dengan korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur pidana pada pelaku pencurian data pribadi melalui website tiruan (phishing) dan menganalisis sanksi yang diberikan terhadap pelaku yang telah melakukan pencurian data melalui website tiruan (phishing). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik masih memiliki kelemahan dalam tindak pidana phishing serta sanksi yang dapat dikenakan berupa pidana penjara dan pidana denda serta dapat dikenai ganti kerugiaan melalui penggabungan perkara ganti kerugian.
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Pencurian Data Pribadi Melalui Website Tiruan (Phishing) (Studi Kasus Putusan Nomor : 1194/Pid.Sus/2019/PN.Sby)
Kejahatan dunia maya tidak mengacu pada satu macam kegiatan ilegal, tetapi lebih beragam. Phishing merupakan salah satu kejahatan elektronik dalam bentuk penipuan yang mempunyai maksud untuk memberikan profitable pada diri sendiri dan secara bersamaan menyulitkan pihak lain. Kegiatan phishing ini memperoleh informasi yang sangat sensitif seperti nama, kata sandi, bahkan nomor kartu kredit melalui komunikasi elektronik yang meniru suatu organisasi terpercaya yang berkaitan dengan korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur pidana pada pelaku pencurian data pribadi melalui website tiruan (phishing) dan menganalisis sanksi yang diberikan terhadap pelaku yang telah melakukan pencurian data melalui website tiruan (phishing). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik masih memiliki kelemahan dalam tindak pidana phishing serta sanksi yang dapat dikenakan berupa pidana penjara dan pidana denda serta dapat dikenai ganti kerugiaan melalui penggabungan perkara ganti kerugian.
ASUHAN KEPERAWATAN ANAK PADA An. N DENGAN DIAGNOSIS MEDIS DEMAM TYPOID DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr.H.JUSUF SK TARAKAN
Demam typoid adalah penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi, yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuh atau panas yang panjang, penyakit ini dapat menyebar pada orang lain dengan media makanan atau air liur yang telah terkontaminasi oleh bakteri. Tujuan umum yang ingin dicapai pada penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah memperoleh gambaran secara nyata tentang pelaksanaan dan pendokumentasian Asuhan Keperawatan Pada An “N” Dengan Demam Typoid. Metode penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah menggunakan metode deskriptif tipe studi kasus dan studi literatur yaitu metode ilmiah yang bersifat mengumpulkan data, menganalisa data, dan menarik kesimpulan. Adapun penulisan laporan tugas akhir ini didapat dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Dalam seluruh proses keperawatan dapat dijalankan secara berkesinambungan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa An. N hanya mengalami gangguan buang air besar, sedangkan gejala lain tidak ditemukan. Didapatkan tiga diagnosis keperawatan pada An. N yaitu konstipasi berhubungan dengan ketidakcukupan asupan serat, risiko defisit nutrisi dibuktikan dengan faktor psikologis keengganan untuk makan, dan defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Penyusunan rencana asuhan keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien. Seluruh intervensi dapat diimplementasikan dengan baik. Evaluasi hasil menunjukkan sebagian masalah keperawatan dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa penulis bisa melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan secara nyata berupa pengkajian, menentukan diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi kepada An.N. Kata kunci: Demam Typoid, Asuhan Keperawatan
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN HERNIA NUKLEUS PULPOSUS DI RUANG ANGGREK A RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK TARAKAN
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN HERNIA NUKLEUS PULPOSUS DI RUANG ANGGREK A RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK TARAKAN Abstrak Hernia Nukleus Pulposus atau biasa dikenal masyarakat sebagai saraf terjepit adalah suatu keadaan dimana terjadi pergeseran cakram tulang rawan penyekat antar badan ruas tulang belakang bergeser keluar dan langsung menekan saraf tulang belakang, sehingga penderita sering mengalami rasa sakit pada ruas-ruas tulang belakang. Hernia Nukleus Pulposus di Indonesia belum ada namun diperkirakan 40% penduduk Jawa Tengah berusia kurang dari 65 tahun pernah menderita Hernia Nukleus Pulposus dengan pravalensi pada laki-laki 18% dan pada perempuan 13%. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. S. Metode penulisan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil pengkajian Tn. S terdapat 5 diagnosis keperawatan yaitu, nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, risiko jatuh, risiko cedera dan gangguan pola tidur. Kesimpulan penulis menemukan kesenjangan yang ada pada teori tetapi tidak terdapat pada kasus mulai pengkajian, diagnosis keperawatan dan intervensi. Evaluasi hasil yang didapatkan lima diagnosis keperawatan teratasi. Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Hernia Nukleus Pulposus, Studi Kasus