Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Pencurian Data Pribadi Melalui Website Tiruan (Phishing) (Studi Kasus Putusan Nomor : 1194/Pid.Sus/2019/PN.Sby)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•HUKUM•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Kejahatan dunia maya tidak mengacu pada satu macam kegiatan ilegal, tetapi lebih beragam. Phishing merupakan salah satu kejahatan elektronik dalam bentuk penipuan yang mempunyai maksud untuk memberikan profitable pada diri sendiri dan secara bersamaan menyulitkan pihak lain. Kegiatan phishing ini memperoleh informasi yang sangat sensitif seperti nama, kata sandi, bahkan nomor kartu kredit melalui komunikasi elektronik yang meniru suatu organisasi terpercaya yang berkaitan dengan korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur pidana pada pelaku pencurian data pribadi melalui website tiruan (phishing) dan menganalisis sanksi yang diberikan terhadap pelaku yang telah melakukan pencurian data melalui website tiruan (phishing). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik masih memiliki kelemahan dalam tindak pidana phishing serta sanksi yang dapat dikenakan berupa pidana penjara dan pidana denda serta dapat dikenai ganti kerugiaan melalui penggabungan perkara ganti kerugian.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Pencurian Data Pribadi Melalui Website Tiruan (Phishing) (Studi Kasus Putusan Nomor : 1194/Pid.Sus/2019/PN.Sby)2022 · oai:ais:skripsi:2737