2027 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dismenore merupakan nyeri kram pada perut bagian bawah yang terjadi sebelum atau selama menstruasi yang sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari dan produktivitas remaja putri. Penanganan nonfarmakologis yang aman dan efektif untuk mengurangi ketegangan otot serta meningkatkan hormon endorfin sebagai pereda nyeri alami adalah senam dismenore. Studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada remaja dengan penerapan senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid di Kelurahan Pantai Amal. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif pada seorang subjek remaja putri yang mengalami dismenore primer. Instrumen pengukuran nyeri yang digunakan adalah Numeric Rating Scale. Intervensi senam dismenore dilakukan sesuai standar prosedur operasional yang meliputi tahap pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan. Hasil pengkajian awal menunjukkan subjek mengalami nyeri haid dengan kategori sedang yang mengganggu konsentrasi dan kenyamanan. Setelah diberikan intervensi senam dismenore secara rutin beberapa hari sebelum dan saat menstruasi, terjadi penurunan intensitas nyeri secara bertahap. Pada hari pertama dan kedua menstruasi, tingkat nyeri menurun menjadi kategori ringan sehingga subjek dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Penerapan senam dismenore terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri di Kelurahan Pantai Amal.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini mengkaji peran guru sebagai pendidik dalam menanamkan sikap demokratis kepada siswa kelas VI di MIS Abnaul Amir. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas VI MIS Abnaul Amir. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan perannya sebagai pendidik dalam menanamkan sikap demokratis kepada siswa dengan baik. Hal tersebut tampak dari keteladanan yang diberikan guru melalui sikap sopan, penghargaan terhadap pendapat siswa, serta penyelesaian konflik secara damai. Guru juga memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk mengemukakan pendapat melalui kegiatan diskusi dan tanya jawab. Selain itu, guru membiasakan siswa bermusyawarah, bekerja sama, serta bersikap adil dan toleran dalam berinteraksi dengan teman. Penerapan nilai-nilai demokratis tersebut terlihat baik dalam proses pembelajaran maupun dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji peran guru sebagai pendidik dalam menanamkan sikap demokratis kepada siswa kelas VI di MIS Abnaul Amir. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas VI MIS Abnaul Amir. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan perannya sebagai pendidik dalam menanamkan sikap demokratis kepada siswa dengan baik. Hal tersebut tampak dari keteladanan yang diberikan guru melalui sikap sopan, penghargaan terhadap pendapat siswa, serta penyelesaian konflik secara damai. Guru juga memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk mengemukakan pendapat melalui kegiatan diskusi dan tanya jawab. Selain itu, guru membiasakan siswa bermusyawarah, bekerja sama, serta bersikap adil dan toleran dalam berinteraksi dengan teman. Penerapan nilai-nilai demokratis tersebut terlihat baik dalam proses pembelajaran maupun dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan sudah berjalan cukup baik. Sarana dan prasarana yang tersedia seperti ruang kelas, perpustakaan, alat pelajaran, alat peraga, media pembelajaran, serta lingkungan sekolah dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran. Guru menggunakan sarana dan prasarana sesuai dengan materi pembelajaran dan kebutuhan siswa sehingga membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Selain itu, guru juga menggunakan lingkungan sekitar sebagai alternatif alat peraga dan media pembelajaran ketika fasilitas belum tersedia. Penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran disesuaikan dengan jadwal yang telah disusun oleh pihak sekolah untuk menghindari terjadinya benturan pemakaian seperti penyusunan jadwal atau roster pelajaran di setiap kelas. Secara keseluruhan, penggunaan sarana dan prasarana memberikan dampak positif terhadap kelancaran proses pembelajaran di SDN 024 Tarakan.
2026 · Book ·
Dismenore merupakan nyeri kram pada perut bagian bawah yang terjadi sebelum atau selama menstruasi yang sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari dan produktivitas remaja putri. Penanganan nonfarmakologis yang aman dan efektif untuk mengurangi ketegangan otot serta meningkatkan hormon endorfin sebagai pereda nyeri alami adalah senam dismenore. Studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada remaja dengan penerapan senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid di Kelurahan Pantai Amal. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif pada seorang subjek remaja putri yang mengalami dismenore primer. Instrumen pengukuran nyeri yang digunakan adalah Numeric Rating Scale. Intervensi senam dismenore dilakukan sesuai standar prosedur operasional yang meliputi tahap pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan. Hasil pengkajian awal menunjukkan subjek mengalami nyeri haid dengan kategori sedang yang mengganggu konsentrasi dan kenyamanan. Setelah diberikan intervensi senam dismenore secara rutin beberapa hari sebelum dan saat menstruasi, terjadi penurunan intensitas nyeri secara bertahap. Pada hari pertama dan kedua menstruasi, tingkat nyeri menurun menjadi kategori ringan sehingga subjek dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Penerapan senam dismenore terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri di Kelurahan Pantai Amal.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan sudah berjalan cukup baik. Sarana dan prasarana yang tersedia seperti ruang kelas, perpustakaan, alat pelajaran, alat peraga, media pembelajaran, serta lingkungan sekolah dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran. Guru menggunakan sarana dan prasarana sesuai dengan materi pembelajaran dan kebutuhan siswa sehingga membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Selain itu, guru juga menggunakan lingkungan sekitar sebagai alternatif alat peraga dan media pembelajaran ketika fasilitas belum tersedia. Penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran disesuaikan dengan jadwal yang telah disusun oleh pihak sekolah untuk menghindari terjadinya benturan pemakaian seperti penyusunan jadwal atau roster pelajaran di setiap kelas. Secara keseluruhan, penggunaan sarana dan prasarana memberikan dampak positif terhadap kelancaran proses pembelajaran di SDN 024 Tarakan.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bentuk pemebelaan diri anggota Polri terhadap perlawanan pelaku pembunuhan. Serta untuk mengetahui Faktor yang Menyebabkan Dilakukan Diskresi Kepolisian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dan seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini, baik data primer, data sekunder dan data nonhukum. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah secara observasi dan wawancara . Analisis data yang digunakan adalah analisis secara kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan data, mengkualifikasikan, kemudian menghubungkan teori yang berhubungan dengan masalah penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa Tindakan pembelaan diri oleh aparat kepolisian kerap menjadi sorotan publik, terutama ketika melibatkan kekerasan terhadap pelaku kejahatan yang melakukan perlawanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum dan batasan tindakan pembelaan diri oleh anggota kepolisian dalam situasi tersebut, serta menelaah penerapan prinsip proporsionalitas dan legalitas dalam praktiknya. Metode yang digunakan adalah pendekatan empiris dengan studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa tindakan pembelaan diri oleh aparat kepolisian dibenarkan sepanjang memenuhi unsur-unsur pembelaan terpaksa sebagaimana diatur dalam Pasal 49 KUHP. Namun, dalam praktiknya, sering terjadi perdebatan mengenai ekses penggunaan kekuatan yang dianggap berlebihan. Oleh karena itu, perlu adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas serta pelatihan yang berkelanjutan bagi aparat penegak hukum guna mencegah penyalahgunaan wewenang dan memastikan perlindungan hak asasi manusia. Penegakan hukum yang berimbang antara kepentingan keamanan dan keadilan menjadi kunci dalam mewujudkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bentuk pemebelaan diri anggota Polri terhadap perlawanan pelaku pembunuhan. Serta untuk mengetahui Faktor yang Menyebabkan Dilakukan Diskresi Kepolisian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dan seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini, baik data primer, data sekunder dan data nonhukum. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah secara observasi dan wawancara . Analisis data yang digunakan adalah analisis secara kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan data, mengkualifikasikan, kemudian menghubungkan teori yang berhubungan dengan masalah penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa Tindakan pembelaan diri oleh aparat kepolisian kerap menjadi sorotan publik, terutama ketika melibatkan kekerasan terhadap pelaku kejahatan yang melakukan perlawanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum dan batasan tindakan pembelaan diri oleh anggota kepolisian dalam situasi tersebut, serta menelaah penerapan prinsip proporsionalitas dan legalitas dalam praktiknya. Metode yang digunakan adalah pendekatan empiris dengan studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa tindakan pembelaan diri oleh aparat kepolisian dibenarkan sepanjang memenuhi unsur-unsur pembelaan terpaksa sebagaimana diatur dalam Pasal 49 KUHP. Namun, dalam praktiknya, sering terjadi perdebatan mengenai ekses penggunaan kekuatan yang dianggap berlebihan. Oleh karena itu, perlu adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas serta pelatihan yang berkelanjutan bagi aparat penegak hukum guna mencegah penyalahgunaan wewenang dan memastikan perlindungan hak asasi manusia. Penegakan hukum yang berimbang antara kepentingan keamanan dan keadilan menjadi kunci dalam mewujudkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
2025 · Book ·
Kecemasan ditemukan pada trimester ketiga atau disebut periode menunggu dan waspada karena pada saat itu, ibu merasa tidak sabar menunggu kelahiran bayinya. Pada trimester ini, ibu hamil yang menunggu kelahiran dapat mengalami ketakutan apakah persalinannya akan berjalan dengan lancar ataukah tidak dan dapat menimbulkan tekanan yang dapat menyebabkan dirinya mengalami kecemasan. Pada kehamilan pertama ketakutan ini sering dirasakan terutama pada saat trimester III dalam menghadapi persalinan. Ibu hamil yang mengalami kecemasan sewaktu hamil akan lebih banyak mengalami persalinan abnormal bahkan dapat berkomplikasi pada kematian ibu dan janin. Salah satu cara non farmakologi adalah dengan melakukan prenatal yoga. Asuhan kebidanan ini bertujuan untuk mengetahui apakah prenatal yoga dapat menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di puskesmas Malinau Seberang. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, dengan satu responden mengisi kuesioner HARS sebelum dan sesudah yoga. Sebelum diberi yoga, responden mengalami kecemasan berat dengan total skor 32. Setelah pemberian yoga, responden menunjukkan kecemasan ringan yaitu total skor 10. Dari pernyataan diatas, prenatal yoga dapat bermanfaat untuk menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan.
2025 · Thesis ·
Kecemasan ditemukan pada trimester ketiga atau disebut periode menunggu dan waspada karena pada saat itu, ibu merasa tidak sabar menunggu kelahiran bayinya. Pada trimester ini, ibu hamil yang menunggu kelahiran dapat mengalami ketakutan apakah persalinannya akan berjalan dengan lancar ataukah tidak dan dapat menimbulkan tekanan yang dapat menyebabkan dirinya mengalami kecemasan. Pada kehamilan pertama ketakutan ini sering dirasakan terutama pada saat trimester III dalam menghadapi persalinan. Ibu hamil yang mengalami kecemasan sewaktu hamil akan lebih banyak mengalami persalinan abnormal bahkan dapat berkomplikasi pada kematian ibu dan janin. Salah satu cara non farmakologi adalah dengan melakukan prenatal yoga. Asuhan kebidanan ini bertujuan untuk mengetahui apakah prenatal yoga dapat menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di puskesmas Malinau Seberang. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, dengan satu responden mengisi kuesioner HARS sebelum dan sesudah yoga. Sebelum diberi yoga, responden mengalami kecemasan berat dengan total skor 32. Setelah pemberian yoga, responden menunjukkan kecemasan ringan yaitu total skor 10. Dari pernyataan diatas, prenatal yoga dapat bermanfaat untuk menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan.
2024 · Book ·
.Keputihan (fluor albus) adalah keluarnya cairan dari alat kelamin wanita yang dapat bersifat fisiologis atau patologis. Kondisi ini sangat penting untuk diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan reproduksi remaja putri secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan patologis pada remaja putri di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling kemudian data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan mengenai personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan yang dialami. Setelah data terkumpul, analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengidentifikasi adanya hubungan antara variabel. Hasil analisis menunjukkan p-Value sebesar 0,001 (P 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan personal hygiene dan kejadian keputihan patologis. Dari total 54 responden, sebagian besar yang memiliki pengetahuan baik mengalami keputihan fisiologis, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang cenderung mengalami keputihan patologis. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik tentang personal hygiene organ genitalia secara signifikan dapat mengurangi risiko terjadinya keputihan patologis. Oleh karena itu, remaja putri diharapkan mampu memiliki pengetahuan mengenai pentingnya melakukan personal hygiene organ genitalia yang baik.
2024 · Thesis ·
.Keputihan (fluor albus) adalah keluarnya cairan dari alat kelamin wanita yang dapat bersifat fisiologis atau patologis. Kondisi ini sangat penting untuk diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan reproduksi remaja putri secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan patologis pada remaja putri di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling kemudian data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan mengenai personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan yang dialami. Setelah data terkumpul, analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengidentifikasi adanya hubungan antara variabel. Hasil analisis menunjukkan p-Value sebesar 0,001 (P 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan personal hygiene dan kejadian keputihan patologis. Dari total 54 responden, sebagian besar yang memiliki pengetahuan baik mengalami keputihan fisiologis, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang cenderung mengalami keputihan patologis. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik tentang personal hygiene organ genitalia secara signifikan dapat mengurangi risiko terjadinya keputihan patologis. Oleh karena itu, remaja putri diharapkan mampu memiliki pengetahuan mengenai pentingnya melakukan personal hygiene organ genitalia yang baik.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
NURMALA TIANA 2024. Frasa Adjektiva dalam Bahasa Tidung Studi Kasus di Desa Salimbatu. (dibimbing oleh Dwi Cahyono Aji dan Muhmmad Ilham) Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam Frasa adjektiva dalam bahasa Tidung Studi Kasus di Desa Salimbatu dengan menggunakan kajian Sintaksis. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini di ambil dari beberapa informan, yang ada di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Data Penelitian ini berwujud Kalimat Bahasa Tidung yang menggandung frasa adjektiva dalam bahasa Tidung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penggunaan Frasa Adjektiva dalam bahasa Tidung di Desa Salimbatu dengan menggunakan jenis Frasa Adjektiva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa adjektiva dalam Bahasa Tidung terdapat variasi yang signifikan penggunaan dan strukturnya, yakni Frasa adjektiva modifikatif, Frasa Adjektiva koordinatif, dan Frasa Adjektiva apositif.
2024 · Book ·
Mual muntah saat hamil dapat terjadi setiap saat. Pada beberapa kasus dapat berlanjut sampai kehamilan trimester kedua dan ketiga, mual muntah yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi bahkan dapat menyebabkan kematian ibu hamil dan janin. Perpaduan jahe, lemon, dan madu menjadikan satu sajian minuman yang kaya akan vitamin, mineral, dan enzim yang bermanfaat bagi pengurangan mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian air rebusan jahe,lemon dan madu terhadap ibu hamil emesis gravidarum di Puskesmas Malinau Kota. Desain penelitian quasy eksperiment dilaksanakan pada bulan Mei – Juni tahun 2024 dan berlokasi di wilayah Puskesmas Malinau Kota, Kalimantan Utara. Sampel penelitian 30 orang yang terbagi menjadi 15 kelompok Edukasi dan 15 kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan Madu. Air rebusan jahe segar yang dicampur dengan 3 cc lemon dan 1 sendok Makan madu. Diminum 2 kali sehari selama 4 hari. Outcome adalah skor mual muntah menggunakan kuesioner INVR. Analisis statistic menggunakan Mann whitney. Terdapat perbedaan yang signifikan skor INVR sesudah penelitian pada kelompok Edukasi dan Rebusan Jahe, Lemon dan madu dengan nilai p value 0.001, skor rerata INVR kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan madu 2.53 poin lebih kecil (11.13 dibandingkan 8.60) dari kelompok Edukasi. Hasil ini menunjukan bahwa pemberian air rebusan jahe,lemon,dan madu efektif dalam menurunkan mual muntah pada ibu hamil.
2024 · Thesis ·
Mual muntah saat hamil dapat terjadi setiap saat. Pada beberapa kasus dapat berlanjut sampai kehamilan trimester kedua dan ketiga, mual muntah yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi bahkan dapat menyebabkan kematian ibu hamil dan janin. Perpaduan jahe, lemon, dan madu menjadikan satu sajian minuman yang kaya akan vitamin, mineral, dan enzim yang bermanfaat bagi pengurangan mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian air rebusan jahe,lemon dan madu terhadap ibu hamil emesis gravidarum di Puskesmas Malinau Kota. Desain penelitian quasy eksperiment dilaksanakan pada bulan Mei – Juni tahun 2024 dan berlokasi di wilayah Puskesmas Malinau Kota, Kalimantan Utara. Sampel penelitian 30 orang yang terbagi menjadi 15 kelompok Edukasi dan 15 kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan Madu. Air rebusan jahe segar yang dicampur dengan 3 cc lemon dan 1 sendok Makan madu. Diminum 2 kali sehari selama 4 hari. Outcome adalah skor mual muntah menggunakan kuesioner INVR. Analisis statistic menggunakan Mann whitney. Terdapat perbedaan yang signifikan skor INVR sesudah penelitian pada kelompok Edukasi dan Rebusan Jahe, Lemon dan madu dengan nilai p value 0.001, skor rerata INVR kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan madu 2.53 poin lebih kecil (11.13 dibandingkan 8.60) dari kelompok Edukasi. Hasil ini menunjukan bahwa pemberian air rebusan jahe,lemon,dan madu efektif dalam menurunkan mual muntah pada ibu hamil.
2024 · Thesis ·
NURMALA TIANA 2024. Frasa Adjektiva dalam Bahasa Tidung Studi Kasus di Desa Salimbatu. (dibimbing oleh Dwi Cahyono Aji dan Muhmmad Ilham) Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam Frasa adjektiva dalam bahasa Tidung Studi Kasus di Desa Salimbatu dengan menggunakan kajian Sintaksis. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini di ambil dari beberapa informan, yang ada di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Data Penelitian ini berwujud Kalimat Bahasa Tidung yang menggandung frasa adjektiva dalam bahasa Tidung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penggunaan Frasa Adjektiva dalam bahasa Tidung di Desa Salimbatu dengan menggunakan jenis Frasa Adjektiva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa adjektiva dalam Bahasa Tidung terdapat variasi yang signifikan penggunaan dan strukturnya, yakni Frasa adjektiva modifikatif, Frasa Adjektiva koordinatif, dan Frasa Adjektiva apositif.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kejaksaan adalah lembaga negara yang melaksanakan tugas kekuasaan negara dalam bidang penuntutan yang ketentuan hukumnya termuat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Tindak pidana yang dilakukan oleh anak tentu memiliki prosedur penanganan yang berbeda dengan tindak pidana yang dilakukan oleh orang dewasa dimana ada hak-hak anak yang harus dipenuhi. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menjelaskan proses peradilan pidana anak khususnya pada tahap penuntutan dan implementasi diversi yang dapat dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum terhadap anak yang melakukan tindak pidana narkotika. Metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan penelitian perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum primer dalam penelitian ini didapatkan melalui peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan dan dokumen resmi Negara. Sementara bahan hukum sekunder didapatkan melalui wawancara ahli, analisa dari berbagai bahan bacaan yang terkait dengan penelitian serta bahan hukum tersier melalui Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Kamus Hukum. Berdasarkan penelitian ini diperoleh peran jaksa penuntut umum dalam tahap penuntutan terhadap anak yang melakukan tindak pidana narkotika sangat penting untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak yang sedang berhadapan dengan hukum serta implementasi upaya diversi terhadap anak yang diancam pidana penjara 7 tahun atau lebih sangat dimungkinkan, namun dalam prosesnya diversi tidak selalu berhasil dilakukan. Disarankan agar terdapat produk hukum dan pembangunan fasilitas yang memberikan kepastian terjaminnya hak-hak anak dan agar upaya diversi terhadap anak yang melakukan tindak pidana narkotika mampu dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum dengan maksimal.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kejaksaan adalah lembaga negara yang melaksanakan tugas kekuasaan negara dalam bidang penuntutan yang ketentuan hukumnya termuat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Tindak pidana yang dilakukan oleh anak tentu memiliki prosedur penanganan yang berbeda dengan tindak pidana yang dilakukan oleh orang dewasa dimana ada hak-hak anak yang harus dipenuhi. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menjelaskan proses peradilan pidana anak khususnya pada tahap penuntutan dan implementasi diversi yang dapat dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum terhadap anak yang melakukan tindak pidana narkotika. Metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan penelitian perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum primer dalam penelitian ini didapatkan melalui peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan dan dokumen resmi Negara. Sementara bahan hukum sekunder didapatkan melalui wawancara ahli, analisa dari berbagai bahan bacaan yang terkait dengan penelitian serta bahan hukum tersier melalui Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Kamus Hukum. Berdasarkan penelitian ini diperoleh peran jaksa penuntut umum dalam tahap penuntutan terhadap anak yang melakukan tindak pidana narkotika sangat penting untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak yang sedang berhadapan dengan hukum serta implementasi upaya diversi terhadap anak yang diancam pidana penjara 7 tahun atau lebih sangat dimungkinkan, namun dalam prosesnya diversi tidak selalu berhasil dilakukan. Disarankan agar terdapat produk hukum dan pembangunan fasilitas yang memberikan kepastian terjaminnya hak-hak anak dan agar upaya diversi terhadap anak yang melakukan tindak pidana narkotika mampu dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum dengan maksimal.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan utama dari penelitian ini adalah berupaya ingin meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi dengan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) pada siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian yang digunakan ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, yang dimana tiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan dan dilaksanakan dengan tahapan 1) tahap perencanaan (planning), 2) tahap pelaksanaan (acting), 3) tahap pengamatan (observing), dan 4) refleksi (reflecting). Penelitian ini berlangsung pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu, observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian menulis cerita fantasi dan lembar pengamatan aktivitas guru dan aktivitas siswa. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan 56%. Kemudian pada siklus I aktivitas siswa memiliki skor 29 kategori Baik. Selanjutnya pada siklus II hasil penilaian belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan menjadi 81% dan aktivitas siswa memiliki skor 35 kategori Sangat Baik. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhamadiyah 1 Tarakan.
2023 · Thesis ·
Tujuan utama dari penelitian ini adalah berupaya ingin meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi dengan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) pada siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian yang digunakan ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, yang dimana tiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan dan dilaksanakan dengan tahapan 1) tahap perencanaan (planning), 2) tahap pelaksanaan (acting), 3) tahap pengamatan (observing), dan 4) refleksi (reflecting). Penelitian ini berlangsung pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu, observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian menulis cerita fantasi dan lembar pengamatan aktivitas guru dan aktivitas siswa. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan 56%. Kemudian pada siklus I aktivitas siswa memiliki skor 29 kategori Baik. Selanjutnya pada siklus II hasil penilaian belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan menjadi 81% dan aktivitas siswa memiliki skor 35 kategori Sangat Baik. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhamadiyah 1 Tarakan.