ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Seiring dengan perkembangan teknologi dan dinamika kurikulum dalam dunia pendidikan modern, tuntutan terhadap inovasi media pembelajaran yang interaktif dan responsif semakin meningkat. Penggunaan alat bantu pembelajaran dalam pendidikan dapat meningkatkan keterlibatan, menumbuhkan motivasi baru, dan memengaruhi aspek psikologis dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran smart box yang dinilai dari validasi ahli media dan ahli materi serta tingkat kemenarikan media yang dinilai dari respon peserta didik. Peneliti memilih judul Pengembangan Media Pembelajaran Smart Box Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Materi Norma dalam Kehidupanku Siswa Kelas V SDN 005 Tarakan dalam rangka pengembangan produk media pendidikan interaktif. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan media pendidikan smart box berdasarkan penilaian dari ahli media dan ahli materi, serta mengukur tingkat kemenarikan media tersebut melalui tanggapan siswa selama uji coba terbatas maupun uji coba lapangan. Penulisan ini menggunakan metode penelitian 4D, namun analisisnya dibatasi hingga pada tahap pengembangan (Develop). Media pembelajaran smart box telah melalui tujuh kali tahapan verifikasi media dan materi. Hasil penulisan memperlihatkan hasil validasi oleh ahli media memperoleh skor 100% dikategorikan Sangat Layak, sedangkan validasi oleh ahli materi mencapai skor 93,33% juga diklasifikasikan sebagai Sangat Layak. Selain itu, evaluasi pada tanggapan siswa mengenai kemenarikan media pembelajaran smart box menghasilkan penilaian sebesar 90% pada uji coba terbatas dan 82,2% pada uji coba lapangan; kedua hasil tersebut diklasifikasikan sebagai Sangat Menarik. Kesimpulanya, media pembelajaran smart box dapat dikatakan layak dan menarik untuk digunakan sebagai alternatif media pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan Pancasila materi norma dalam kehidupanku siswa kelas V SDN 005 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila untuk menanamkan kedisiplinan belajar siswa kelas III B SDIT Ar-Royyan Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Fokus dalam penelitian ini adalah peran guru dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila untuk menanamkan kedisiplinan belajar siswa kelas III B SDIT Ar-Royyan Tarakan. Sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas III B SDIT Ar-Royyan Tarakan telah melaksanakan perannya yaitu: (1) peran guru sebagai pembimbing dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa sudah berjalan dengan baik, guru memberikan bimbingan kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran, mengingatkan siswa untuk mempersiapkan perlengkapan belajar serta membimbing siswa agar tertib dan tepat waktu dalam mengikuti pembelajaran, (2) peran guru sebagai motivator dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa sudah berjalan dengan baik, guru memberikan dorongan melalui ice breaking, permainan interaktif, kata-kata motivasi, media pembelajaran visual, LKPD, nasihat, serta penguatan aturan kelas agar siswa tetap fokus dan disiplin dalam mengikuti pembelajaran, (3) peran guru sebagai teladan dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa sudah berjalan dengan baik, guru memberikan contoh melalui kesiapan mengajar, datang tepat waktu, menjaga ketertiban kelas, menaati kesepakatan kelas, serta menyelesaikan tanggung jawab dalam pembelajaran. Sehingga siswa dapat mencontoh perilaku disiplin guru dalam kegiatan belajar di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini untuk mengembangkan media PALIPAP (Papan Lipat Pancasila Pesisir) pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas II di SDN 023 Tarakan. Tujuannya untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian adalah siswa kelas II B SDN 023 Tarakan, dengan 6 siswa pada uji coba terbatas dan 19 siswa pada uji coba lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, validasi ahli media dan ahli materi, angket respons siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PALIPAP memperoleh persentase validasi ahli media sebesar 95% dengan kategori sangat layak, sedangkan validasi ahli materi sebesar 84% dengan kategori layak. Hasil respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase 97% dengan kategori sangat menarik, sedangkan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 95,5% dengan kategori sangat menarik. Dengan demikian, media PALIPAP dinyatakan layak dan menarik digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas II di SDN 023 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berawal dari kurangnya pemahaman siswa pada proses pembelajaran Pendidikan Pancasila materi makna Pancasila. Kondisi ini menunjukkan bahwa diperlukan penggunaan media pembelajaran yang menarik dan mampu melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan media permaian puzzle dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila di kelas III-C SDN 013 tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang mencakup empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini yaitu 27 siswa kelas III-C SDN 013 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman serta pengamatan aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media permainan puzzle mampu meningkatkan pemahaman siswa. Hasil penerapan media permainan puzzle pada siklus I yaitu 48% dan meningkat pada siklus II menjadi 85%. Hasil pengamatan aktivitas siswa pada siklus I yaitu 82,5% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 87,5%, sedangkan pada hasil pengamatan aktivitas guru pada siklus I yaitu 84,5% dan meningkat menjadi 92,3% pada siklus II dengan kategori saangat baik. Dengan demikian, penggunaan media permainan puzzle dapat meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi makna Pancasila di kelas III-C SDN 013 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan sudah berjalan cukup baik. Sarana dan prasarana yang tersedia seperti ruang kelas, perpustakaan, alat pelajaran, alat peraga, media pembelajaran, serta lingkungan sekolah dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran. Guru menggunakan sarana dan prasarana sesuai dengan materi pembelajaran dan kebutuhan siswa sehingga membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Selain itu, guru juga menggunakan lingkungan sekitar sebagai alternatif alat peraga dan media pembelajaran ketika fasilitas belum tersedia. Penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran disesuaikan dengan jadwal yang telah disusun oleh pihak sekolah untuk menghindari terjadinya benturan pemakaian seperti penyusunan jadwal atau roster pelajaran di setiap kelas. Secara keseluruhan, penggunaan sarana dan prasarana memberikan dampak positif terhadap kelancaran proses pembelajaran di SDN 024 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV-B SDN 032 Tarakan serta seberapa besar kontribusinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 24 siswa sebagai subjek penelitian. Data minat belajar dikumpulkan melalui angket yang terdiri dari 15 butir pernyataan valid dan reliabel (α = 0,823), sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai rapor semester ganjil. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena data hasil belajar tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (rs) sebesar 0,377 dengan signifikansi 0,035 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Artinya, terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar, meskipun tergolong kategori rendah. Kontribusi minat belajar terhadap hasil belajar sebesar 14,21%, sedangkan 85,79% dipengaruhi faktor lain.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata Pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran kooperatife tipe Team Games Tournament (TGT) pada siswa kelas IV A SDN 032 Tarakan. penelitian ini merupakan jenis penelitian Tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas IV A. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatife tipe Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa, baik dari aspek kognitif maupun aspek afektif. Pada aspek kognitif, persentase sebesar 63% kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 100%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sehingga mendorong siswa untuk lebih aktif dan termotivasi untuk mengikuti pembelajaran sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar. Dengan demikian, penelitian ini dinyatakan berhasl karena telah memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu 75% dari jumlah siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Guru memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa. Dalam prakteknya, implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri 003 Tarakan masih menghadapi berbagai kesulitan bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah tiga guru kelas pada fase B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam tiga tahap pembelajaran pendahuluan, inti, dan penutup yaitu (1) Guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan tes diagnostik, karena adanya perbedaan pengetahuan, dan gaya belajar siswa, serta keterbatasan waktu (2) Guru menghadapi kesulitan dalam meningkatkan keaktifan siswa, akibat rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas (3) Guru mengalami kesulitan dalam mengevaluasi pembelajaran, terutama pada aspek penilaian kognitif, karena perbedaan pengetahuan dan karakteristik masing-masing siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan dan pengembangan profesional guru agar mampu mengatasi kesulitan- kesulitan tersebut, serta meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila yang efektif dan sesuai kebutuhan siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri 016 Pantai Amal Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif survei, dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 72 siswa, dengan sampel 30 siswa. Sampel diambil dengan teknik Stratified Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Data hasil penelitian diolah dengan Software SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara minat membaca terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV di SD Negeri 016 Pantai Amal Tarakan. Dengan signifikansi pengaruh ditunjukan oleh t hitung 7.641 > t tabel 2,048. Koefesien korelasi sebesar 0,822 menunjukkan hubungan yang kuat dan searah. Koefisien determinasi menunjukan pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila sebesar 67,6% sedangkan 32,4% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain seperti kesehatan, bakat, dan motivasi sebagai faktor internal, serta keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai faktor eksternal.