Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: personal hygiene
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

hubungan pengetahuan tenang personal hygiene organ genitalia dengan kejadian flour albus patologis pada remaja putri di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan

2024•

.Keputihan (fluor albus) adalah keluarnya cairan dari alat kelamin wanita yang dapat bersifat fisiologis atau patologis. Kondisi ini sangat penting untuk diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan reproduksi remaja putri secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan patologis pada remaja putri di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling kemudian data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan mengenai personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan yang dialami. Setelah data terkumpul, analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengidentifikasi adanya hubungan antara variabel. Hasil analisis menunjukkan p-Value sebesar 0,001 (P 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan personal hygiene dan kejadian keputihan patologis. Dari total 54 responden, sebagian besar yang memiliki pengetahuan baik mengalami keputihan fisiologis, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang cenderung mengalami keputihan patologis. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik tentang personal hygiene organ genitalia secara signifikan dapat mengurangi risiko terjadinya keputihan patologis. Oleh karena itu, remaja putri diharapkan mampu memiliki pengetahuan mengenai pentingnya melakukan personal hygiene organ genitalia yang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesehatan reproduksi remaja merupakan suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem reproduksi (fungsi, komponen dan, proses) yang dimiliki remaja baik secara fisik, mental, emosional, dan spiritual. masalah organ reproduksi pada remaja perlu mendapatkan perhatian yang serius, karena masalah tersebut paling sering muncul di negara berkembang termasuk indonesia. Kebersihan diri merupakan hal penting dalam menentukan kesehatan organ reproduksi remaja putri, terutama menghindari infeksi organ reproduksi. Tujuan penelitian ingin mengetahui Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Personal Hygiene di SMAN 2 Tarakan. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang. hasil penelitian diperoleh mayoritas usia remaja pada, mayoritas pengetahuan remaja putri memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 3 orang (8,4%). diharapkan bagi peneliti lain agar dapat melakukan penelitian lebih lanjut dengan mencari faktor-faktor yang mempengaruhi personal hygiene pada remaja putri.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSONAL HYGIENE PADA ANAK-ANAK NELAYAN DI WILAYAH PESISIR PANTAI AMAL

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah-masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia sekolah dasar adalah penyakit yang berhubungan dengan kebersihan diri anak dan lingkungan. Apabila anak-anak tidak melakukan personal hygiene dengan tepat maka mereka akan berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan. Daya tahan tubuh anak-anak yang belum cukup kuat dapat membuat anak-anak lebih rentan terhadap serangan dan infeksi kuman dari luar tubuh. Kerentanan gangguan kesehatan ini akan lebih berdampak pada anak-anak terutama yang tinggal di wilayah pesisir. Wilayah pesisir adalah wilayah yang memiliki kompleksitas permasalahan, isu, tantangan dan peluang tersendiri yang menjadikan wilayah pesisir berbeda dengan wilayah lainnya. Permukiman wilayah pesisir yang menonjol di Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara adalah warga nelayan yang bermukim disepanjang Pantai Amal. Warga yang bermukim pada daerah ini memiliki anak-anak usia 6-12 tahun dan juga tergolong miskin serta kawasannya terlihat kumuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan personal hygiene pada anak-anak nelayan di wilayah pesisir Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif untuk melihat gambaran fenomena yang terjadi pada personal hygiene anak-anak nelayan di wilayah pesisir Pantai Amal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Purposive Sampling dengan jumlah populasi sebanyak 64 anak nelayan usia 6-12 tahun dan jumlah sampelnya sebanyak 55 anak nelayan usia 6-12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata status personal hygiene pada anak-anak nelayan adalah personal hygiene tidak memenuhi syarat. Ini terlihat pada persentase tertinggi (56.4%) dari total responden/pihak anak nelayan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail