Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

LIANA

149 karya publik ditemukan.

2026: 252025: 212024: 312023: 302022: 312021: 92020: 2

PENGARUH CEO FEMALE (CF),CEO TENURE (CT), PROFITABILITAS, DAN FIRM RISK TERHADAP LEVERAGE PADA PERUSAHAAN SEKTOR CONSUMER NON-CYCLICAL PERIODE 2020-2024

2026 · Thesis ·

Struktur modal merupakan keputusan keuangan strategis yang berperan penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan perusahaan, yang tercermin melalui tingkat leverage. Meskipun perusahaan sektor consumer non-cyclical memiliki karakteristik permintaan yang relatif stabil, kebijakan leverage tetap menunjukkan variasi antarperusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa keputusan struktur modal tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik sektor, tetapi juga berpotensi dipengaruhi oleh karakteristik manajerial dan kondisi keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh CEO female, CEO tenure, profitabilitas, dan firm risk terhadap leverage pada perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel ditentukan melalui metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Stata 17, dengan firm size dan firm age sebagai variabel control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CEO female, CEO tenure,profitabilitas, dan firm risk tidak berpengaruh signifikan terhadap leverage. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan penggunaan utang pada sektor consumer non-cyclical lebih dipengaruhi oleh karakteristik industri yang bersifat stabil dan defensif dibandingkan faktor manajerial maupun keuangan perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas periode, sektor, dan variabel penelitian.

Penegakan Hukum Oleh Kepolisian Terhadap Praktik Juru Parkir Liar Di Kota Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penegakan hukum oleh kepolisian terhadap praktik juru parkir liar di Kota Tarakan serta untuk mengetahui tanggung jawab kepolisian sebagai hukum dalam menangani praktik tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh terdiri atas data primer dan data sekunder yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara menguraikan, menggambarkan, dan menjelaskan permasalahan yang berkaitan dengan praktik juru parkir liar di Kota Tarakan. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum oleh kepolisian telah dilakukan melalui upaya preventif berupa patroli rutin, sosialisasi, dan koordinasi lintas instansi, serta upaya represif berupa penertiban dan penindakan terhadap juru parkir liar. Namun, efektivitas penegakan hukum tersebut belum optimal karena masih ditemukannya praktik parkir liar di sejumlah lokasi strategis, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta keterbatasan personel dan sarana pendukung. Selain penegakan hukum, tanggung jawab kepolisian sebagai penegakan hukum diwujudkan dalam upaya menjaga ketertiban lalu lintas, melindungi masyarakat dari pungutan liar, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perparkiran. Kurangnya kesadaran hukum masyarakat terhadap aturan perparkiran, masih lemahnya pengawasan dan penindakan yang berkelanjutan oleh aparat kepolisian, serta terbatasnya koordinasi antarinstansi terkait menjadi faktor utama yang menyebabkan praktik juru parkir liar masih terus berlangsung di Kota Tarakan.

Penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Faktor Penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan mengenai Faktor Penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan. Perkawinan anak (child marriage) merupakan perkawinan yang dilakukan di bawah usia 18 tahun. Faktor penyebab terjadinya perkawinan anak antara lain: faktor ekonomi, orang tua, kecelakaan (married by accident), melanggengkan hubungan, karena tradisi keluarga (kebiasaan nikah usia dini), karena kebiasaan dan adat istiadat setempat kemudian dengan adanya Penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Faktor Penyebab Perkawinan Anak merupakan solusi dan merupakan sistem pendukung yang sangat baik membantu mengembangkan keterampilan pribadi, mencegah dan menyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one grup pretest – posttest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 30 peserta didik. Teknik analisis hasil uji hipotesis Paired sample T Test yang diperoleh Ha di terima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikansi 0.000 0,05 dan nilai t hitung adalah sebesar 3,981 > t tabel 2,045. Sehingga ada Peningkatan Pengetahuan peserta didik mengenai faktor penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi-Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh sampel pada penelitian ini 62 siswa yaitu 31 siswa kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa kelas V1II-2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan pretest-posttest yang masing-masing terdiri dari 5 soal uraian dengan soal yang berbeda. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan, hal ini sesuai dengan hasil perhitungan uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 pada hasil posttest yaitu sebesar 4,625 dan nilai 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu sebesar 1,671 (dengan 𝑑𝑓 = 62 − 2 = 60). Dapat dilihat bahwa 4,625 > 1,671 sehingga keputusan yang diambil adalah 𝐻0 ditolak dan 𝐻1diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara posttest hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan posttest hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Sedangkan pada hasil pretest siswa yaitu sebesar 1,317 dan nilai 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu sebesar 1,671 dengan (dengan 𝑑𝑓 = 62 − 2 = 60). Dapat dilihat bahwa 1,3171,671 sehingga keputusan yang diambil adalah 𝐻0 diterima dan 𝐻1 ditolak yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada pretest hasil belajar siswa kelas eksperimen dan pretest hasil belajar siswa kelas kontrol. Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata tes hasil belajar siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tes hasil belajar siswa yang menggunakan model konvensional. Dengan demikian disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan.

Penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Faktor Penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan mengenai Faktor Penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan. Perkawinan anak (child marriage) merupakan perkawinan yang dilakukan di bawah usia 18 tahun. Faktor penyebab terjadinya perkawinan anak antara lain: faktor ekonomi, orang tua, kecelakaan (married by accident), melanggengkan hubungan, karena tradisi keluarga (kebiasaan nikah usia dini), karena kebiasaan dan adat istiadat setempat kemudian dengan adanya Penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Faktor Penyebab Perkawinan Anak merupakan solusi dan merupakan sistem pendukung yang sangat baik membantu mengembangkan keterampilan pribadi, mencegah dan menyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one grup pretest – posttest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 30 peserta didik. Teknik analisis hasil uji hipotesis Paired sample T Test yang diperoleh Ha di terima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikansi 0.000 0,05 dan nilai t hitung adalah sebesar 3,981 > t tabel 2,045. Sehingga ada Peningkatan Pengetahuan peserta didik mengenai faktor penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan

DESKRIPSI FAKTOR KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VC SDN 013 TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VC SDN 013 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 6 orang siswa kelas VC. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi sikap, minat, motivasi, dan kemampuan penginderaan. Pada kategori tinggi, siswa mampu fokus, bersemangat, antusias, dan aktif berpartisipasi. Pada kategori sedang, siswa cukup konsisten mengikuti pembelajaran tetapi masih pasif dan kurang percaya diri. Sedangkan pada kategori rendah, siswa sulit fokus, motivasi rendah, minat kurang, dan terhambat kemampuan penginderaan terutama penglihatan. Faktor eksternal mencakup strategi pembelajaran, peralatan belajar, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Pada kategori tinggi, guru menggunakan metode bervariasi (diskusi, demonstrasi, media visual), siswa memanfaatkan peralatan belajar dengan baik, orang tua mendampingi secara aktif, serta siswa mampu menolak pengaruh negatif dari lingkungan. Pada kategori sedang, guru sesekali menggunakan media tambahan, siswa memanfaatkan buku paket namun dengan pemahaman terbatas, orang tua hanya mendampingi sesekali, dan siswa terkadang terpengaruh teman kelas. Sedangkan pada kategori rendah, pembelajaran guru monoton dengan dominasi ceramah, peralatan belajar kurang bervariasi, orang tua jarang mendampingi karena kesibukan, dan siswa mudah terpengaruh lingkungan negatif hingga menganggap perilaku tidak sopan sebagai hal biasa.

Aktivitas Antibakteri Kitosan Dari Kulit Udang Mantis ( Stomatopoda) terhadap Bakteri Vibrio parahaemolyticus

2025 · Book ·

Kulit udang mantis merupakan limbah hasil perikanan yang dapat dijadikan sebagai bahan baku kitosan. Kitosan merupakan biopolimer hasil deasetilasi kitin yang bersifat biokompatibel, dapat terurai secara alami, tidak beracun dan memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi terbaik kitosan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif untuk analisis mutu kitosan dan aktivitas antibakteri pada faktor yaitu penambahan kitosan pada taraf 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Dalam penelitian ini digunakan asam asetat sebagai kontrol negatif dan ampisilin sebagai kontrol positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat deasetilasi kitosan mencapai 76%, sesuai dengan ketentuan SNI No. 7949 Tahun 2013 serta standar dari Protan Laboratory. Morfologi kitosan memperlihatkan bentuk tidak teratur, bergelombang, dan berpori serta mengandung beberapa unsur yaitu C, O, Ca, dan AI. Uji aktivitas antibakteri kitosan terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus pada variasi konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1% menghasilkan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 0,5 mm, 1 mm, 1 mm, 4 mm, 9,6 mm, dan 2,2 mm. Konsentrasi 1% terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolitycus. Aktivitas kitosan pada penelitian ini termasuk dalam kategori lemah.

Aktivitas Antibakteri Kitosan Dari Kulit Udang Mantis ( Stomatopoda) terhadap Bakteri Vibrio parahaemolyticus

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kulit udang mantis merupakan limbah hasil perikanan yang dapat dijadikan sebagai bahan baku kitosan. Kitosan merupakan biopolimer hasil deasetilasi kitin yang bersifat biokompatibel, dapat terurai secara alami, tidak beracun dan memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi terbaik kitosan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif untuk analisis mutu kitosan dan aktivitas antibakteri pada faktor yaitu penambahan kitosan pada taraf 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Dalam penelitian ini digunakan asam asetat sebagai kontrol negatif dan ampisilin sebagai kontrol positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat deasetilasi kitosan mencapai 76%, sesuai dengan ketentuan SNI No. 7949 Tahun 2013 serta standar dari Protan Laboratory. Morfologi kitosan memperlihatkan bentuk tidak teratur, bergelombang, dan berpori serta mengandung beberapa unsur yaitu C, O, Ca, dan AI. Uji aktivitas antibakteri kitosan terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus pada variasi konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1% menghasilkan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 0,5 mm, 1 mm, 1 mm, 4 mm, 9,6 mm, dan 2,2 mm. Konsentrasi 1% terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolitycus. Aktivitas kitosan pada penelitian ini termasuk dalam kategori lemah.

DESKRIPSI SIKAP SOSIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV-A DI SDN 050 TARAKAN

2025 · Book ·

Sikap sosial merupakan kesadaran individu yang memengaruhi tindakan nyata dalam aktivitas sosial terhadap objek sosial, yang melibatkan aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Sikap ini mencerminkan kesiapan seseorang untuk merespons secara konsisten terhadap lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV-A SDN 050 Tarakan. Fokus penelitian ini mencakup tiga indikator sikap sosial, yaitu disiplin, toleransi, dan sopan santun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitat if dengan metode deskript if. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam indikator sikap disiplin, 64,29% siswa menunjukkan perilaku disiplin, sementara 35,71% masih kurang disiplin. Pada indikator toleransi, sebanyak 71,43% siswa telah menunjukkan sikap toleran, dan 28,57% menunjukkan kurang toleransi. Sedangkan pada indikator sopan santun, hanya 21,43% siswa yang menunjukkan sikap sopan, sementara 78,57% lainnya masih perlu pembinaan dalam aspek tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan sikap sosial siswa, namun masih diperlukan penguatan strategi pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan, khususnya pada aspek sopan santun.

DESKRIPSI FAKTOR KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VC SDN 013 TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VC SDN 013 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 6 orang siswa kelas VC. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi sikap, minat, motivasi, dan kemampuan penginderaan. Pada kategori tinggi, siswa mampu fokus, bersemangat, antusias, dan aktif berpartisipasi. Pada kategori sedang, siswa cukup konsisten mengikuti pembelajaran tetapi masih pasif dan kurang percaya diri. Sedangkan pada kategori rendah, siswa sulit fokus, motivasi rendah, minat kurang, dan terhambat kemampuan penginderaan terutama penglihatan. Faktor eksternal mencakup strategi pembelajaran, peralatan belajar, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Pada kategori tinggi, guru menggunakan metode bervariasi (diskusi, demonstrasi, media visual), siswa memanfaatkan peralatan belajar dengan baik, orang tua mendampingi secara aktif, serta siswa mampu menolak pengaruh negatif dari lingkungan. Pada kategori sedang, guru sesekali menggunakan media tambahan, siswa memanfaatkan buku paket namun dengan pemahaman terbatas, orang tua hanya mendampingi sesekali, dan siswa terkadang terpengaruh teman kelas. Sedangkan pada kategori rendah, pembelajaran guru monoton dengan dominasi ceramah, peralatan belajar kurang bervariasi, orang tua jarang mendampingi karena kesibukan, dan siswa mudah terpengaruh lingkungan negatif hingga menganggap perilaku tidak sopan sebagai hal biasa.

DESKRIPSI SIKAP SOSIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV-A DI SDN 050 TARAKAN

2025 · Thesis ·

Sikap sosial merupakan kesadaran individu yang memengaruhi tindakan nyata dalam aktivitas sosial terhadap objek sosial, yang melibatkan aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Sikap ini mencerminkan kesiapan seseorang untuk merespons secara konsisten terhadap lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV-A SDN 050 Tarakan. Fokus penelitian ini mencakup tiga indikator sikap sosial, yaitu disiplin, toleransi, dan sopan santun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitat if dengan metode deskript if. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam indikator sikap disiplin, 64,29% siswa menunjukkan perilaku disiplin, sementara 35,71% masih kurang disiplin. Pada indikator toleransi, sebanyak 71,43% siswa telah menunjukkan sikap toleran, dan 28,57% menunjukkan kurang toleransi. Sedangkan pada indikator sopan santun, hanya 21,43% siswa yang menunjukkan sikap sopan, sementara 78,57% lainnya masih perlu pembinaan dalam aspek tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan sikap sosial siswa, namun masih diperlukan penguatan strategi pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan, khususnya pada aspek sopan santun.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN, CREATE (RADEC) TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) terhadap literasi sains siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat literasi sains siswa yang disebabkan oleh kurangnya pengalaman dalam mengerjakan soal-soal yang menuntut penalaran mendalam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design dengan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI-A dan XI-C yang berjumlah 63 orang. Pengumpulan data literasi sains menggunakan instrumen tes berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji prasyarat, uji N-Gain, dan uji hipotesis. Uji prasyarat penelitian ini terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil uji Independent Sampel T-Test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap literasi sains siswa, dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 taraf signifikasi α= 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) berpengaruh terhadap literasi sains siswa.

PENGGUNAAN CARD BASED PAYMENTS DAN E-MONEY TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR (M1) DI INDONESIA

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan instrumen pembayaran non-tunai, yaitu Kartu Debit/ATM, Kartu Kredit, dan E-Money, terhadap jumlah uang beredar di Indonesia yang terdiri atas dua komponen utama, yaitu uang kartal dan uang giral (M1). Latar belakang penelitian ini didasari oleh transformasi sistem pembayaran yang semakin digital akibat kemajuan teknologi dan kebijakan nasional non-tunai yang dicanangkan oleh Bank Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data time series tahunan selama periode 2014–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kartu Debit/ATM berpengaruh positif dan signifikan terhadap uang kartal dan uang giral secara parsial dan simultan. Kartu Kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap uang kartal, namun memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap uang giral, baik secara parsial maupun simultan. Sementara itu, E-Money tidak berpengaruh signifikan terhadap uang kartal secara parsial, tetapi menunjukkan pengaruh signifikan secara simultan. E Money juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap uang giral baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini memperlihatkan bahwa masing-masing instrumen pembayaran memiliki karakteristik berbeda dalam memengaruhi struktur uang beredar. Secara keseluruhan, transformasi sistem pembayaran non-tunai memberikan dampak yang berarti terhadap dinamika moneter di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi otoritas moneter untuk terus mendorong adopsi sistem pembayaran digital sebagai upaya memperkuat efektivitas kebijakan moneter dan meningkatkan efisiensi sistem keuangan nasional.

Penegakan Hukum Terhadap Korban Penganiayan Mahasiswa Baru Selama Masa Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap mahasiswa baru terhadap korban penganiayaan mahasiswa baru selama masa pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru. Serta untuk mengetahui jenis-jenis perlindungan hukum terhadap korban penganiayaan mahasiswa baru selama penerimaan mahasiswa baru dan bagaimana mekanisme perlindungan dan penegakan hukum terhadap tindak pidana penganiayaan mahasiswa baru selama penerimaan mahasiswa baru. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis secara analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, mengambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas, dan memberikan selengkap mungkin tentang objek yang diteliti dalam hal ini menggambarkan bagaimana penegakan hukum terhadap korban penganiayaan mahasiswa baru selama masa pengenalan kehidupan mahasiswa baru. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum terhadap mahasiswa baru terhadap korban penganiayaan mahasiswa baru selama masa pengenalan kehidupan mahasiswa baru ialah penegasan perlindungan preventif dan perlindungan represif serta bagaimana mekanisme perlindungan dan penegakan hukum tersebut sebagai upaya pecegahan dan penanganan agar tidak terjadi lagi tindak pidana penganiyaan mahasiswa baru selama masa pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru.

Penerapan Pidana Bagi Warga Negara Asing Yang Melakukan Illegal Fishing Di Wilayah Yurisdiksi Indonesia

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitiaan ini bertujuan Untuk menganalisis penegakan hukum terhadap warga negara asing yang melakukan Tindak Pidana Ilegal Fhising Di Wilayah Yurisdiksi Indonesia serta untuk menganalisis Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku Tindak Pidana Ilegal Fhising oleh warga negara asing di wilayah yurisdiksi Indonesia. Seluruh sumber bahan hukum yang di peroleh Dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi keputusan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer dan sekunder. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis berkesimpulan bahwa, Penegakan hukum terhadap WNA pelaku illegal fishing di wilayah yurisdiksi termasuk penangkapan sampai pemberian sanksi, penegakan hukum masih kurang efektif di lapangan, Hal ini terlihat dari putusan Nomor: 285/Pid.Sus/2023/PN Tarakan, yang menunjukkan adanya kendala dalam proses penegakan hukum tersebut. Perlu meningkatkan kemampuan aparat penegak hukum dan memperbaiki aturan agar lebih tegas, agar penegakan illegal fishing di perairan Indonesia bisa lebih efektif. Pada Pertimbangan Hukum Hakim Putusan Nomor 285/pid.sus/2023/PN Tar tidak boleg di jatuhi pidana kurungan karena menjatuhkan hukuman kurungan pada warga negara asing atas illegal fishing di ZEEI, melanggar Pasal 73 ayat (3) UNCLOS 1982 dan Pasal 102 Undang-undnag No. 31 Tahun 2004 sebagaimana di rubah dalam Undang-udang Nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan.

PENGGUNAAN CARD BASED PAYMENTS DAN E-MONEY TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR (M1) DI INDONESIA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan instrumen pembayaran non-tunai, yaitu Kartu Debit/ATM, Kartu Kredit, dan E-Money, terhadap jumlah uang beredar di Indonesia yang terdiri atas dua komponen utama, yaitu uang kartal dan uang giral (M1). Latar belakang penelitian ini didasari oleh transformasi sistem pembayaran yang semakin digital akibat kemajuan teknologi dan kebijakan nasional non-tunai yang dicanangkan oleh Bank Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data time series tahunan selama periode 2014–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kartu Debit/ATM berpengaruh positif dan signifikan terhadap uang kartal dan uang giral secara parsial dan simultan. Kartu Kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap uang kartal, namun memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap uang giral, baik secara parsial maupun simultan. Sementara itu, E-Money tidak berpengaruh signifikan terhadap uang kartal secara parsial, tetapi menunjukkan pengaruh signifikan secara simultan. E Money juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap uang giral baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini memperlihatkan bahwa masing-masing instrumen pembayaran memiliki karakteristik berbeda dalam memengaruhi struktur uang beredar. Secara keseluruhan, transformasi sistem pembayaran non-tunai memberikan dampak yang berarti terhadap dinamika moneter di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi otoritas moneter untuk terus mendorong adopsi sistem pembayaran digital sebagai upaya memperkuat efektivitas kebijakan moneter dan meningkatkan efisiensi sistem keuangan nasional.

Hubungan Antara Self Esteem dengan Nomophobia pada Perawat Generasi z di Rumah Sakit Wilayah Pesisir Kalimantan

2025 · Book ·

Perawat generasi Z di rumah sakit memiliki self esteem yang tinggi, yang ditandai dengan kemampuan mereka dalam menghargai diri dan memiliki kepercayaan diri dalam melakukan tugas keperawatan. Generasi Z lahir dan tumbuh di era teknologi yang semakin berkembang. Sehingga dengan penggunaan smartphone yang berlebihan dapat memberikan efek kecanduan, nomophobia, memperburuk self esteem, memperburuk kinerja individu, dan mempengaruhi hubungan sosial ditempat kerja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti terkait hubungan antara self esteem dengan nomophobia pada perawat generasi Z di rumah sakit wilayah pesisir Kalimantan. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang memiliki rentang tahun kelahiran 1997-2012 dengan jumlah sampel yaitu 51 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan uji Gamma. Adapun dalam penelitian ini ditemukan tingkat self esteem tinggi dan nomophobia sedang, serta penggunaan smartphone untuk bermain game online baik di rumah maupun di rumah sakit memiliki frekuensi selalu dengan persentase yang tinggi. Hasil studi menunjukkan bahwa nilai p = 0,415 yang menunjukkan bahwa hubungan antara self esteem dengan nomophobia tidak signifikan. Hasil lain, penggunaan smartphone untuk bermain game online baik di rumah maupun di rumah sakit memiliki frekuensi penggunaan selalu dengan persentase tertinggi. Perawat generasi Z dalam penelitian ini memiliki self esteem yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dalam pemberian layanan kesehatan.