Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

INDAH

182 karya publik ditemukan.

2026: 212025: 302024: 352023: 412022: 262021: 182020: 92019: 2

Analisis Break Event Point (BEP) dan Bauran Pemasaran Usaha Kopi Sangrai (Studi Kasus pada Meranti Roastery Kota Tarakan)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Usaha kopi sangrai saat ini banyak dijumpai, namun pemilik usaha seringkali tidak mengetahui jumlah penjualan minimum yang harus dipertahankan dan jumlah penjualan yang harus dicapai agar tidak mengalami kerugian. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait analisis break event point (BEP) dan bauran pemasaran kopi sangrai (studi kasus pada Meranti Roastery Kota Tarakan). Pertama, untuk menganalisis break event point (BEP) pada usaha kopi Meranti Roastery. Kedua, Mengetahui bauran pemasaran yang dilakukan oleh Meranti Roastery ditinjau dari segi produk, harga, tempat, promosi, orang, tampilan fisik, dan proses. Penentuan sampel dalam penelitian ini Sampling Jenuh dengan jumlah sampel yang diambil adalah 9 responden. Analisis datanya, yaitu analisis BEP dan Bauran pemasaran. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, Pertama, BEP harga kopi robusta Rp.66.196, kopi arabika gayo Rp.37.971, kopi arabika toraja sapan Rp.40.684, kopi arabika bali kintamani Rp.34.434, dan arabika solok Rp.37.871. BEP produksi kopi robusta 3 bungkus, kopi arabika gayo 6, kopi arabika toraja sapan 6, kopi bali kintamani 5, dan kopi arabika solok 6. BEP penerimaan kopi robusta Rp.429.027, kopi arabika gayo Rp.459.135, kopi arabika toraja sapan Rp.484.642, kopi arabika bali kintamani Rp.429.027, dan kopi arabika solok Rp.459.135, sehingga Meranti Roastery telah melampaui BEP. Kedua, bauran pemasaran yang dilakukan Meranti roastery dari kemasan terdapat logo dan warna yang menarik. Harga produk lebih murah dari produk serupa. Distribusi yang telah dijalankan menjangkau Se-Kaltara dan Berau. Lokasi Meranti Roastery terjangkau. Promosi yang dilakukan hanya 2 minggu sekali melalui media sosial dan mendatangi langsung ke usaha kedai. Media Sosial yang aktif digunakan adalah Instagram dan Whattsapp. Kebersihan karyawan sangat terjaga dari rambut hingga pakaian, sikap dan pelayanan karyawan selalu sigap dalam melayani pembeli. Kebersihan ruangan terbebas dari bau dan sampah, Proses produksi kopi menggunakan SOP, proses pembayarannya melalui cash atau transfer.

Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih IPA Kampung Bugis PDAM Kota Tarakan Dengan Metode NRECA (Studi Kasus Kecamatan Tarakan Tengah dan Kecamatan Tarakan Barat)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Kota Tarakan merupakan kota yang sedang berkembang dengan kepadatan penduduk mencapai 968,05 jiwa/𝑘𝑚2, meningkatnya kepadatan penduduk maka kebutuhan akan air bersih semakin meningkat dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya untuk Kecamatan Tarakan Barat dan Tarakan Tengah dimana sumber air bakunya tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat kota yang ada, Pemerintah Kota Tarakan memiliki kewajiban penting untuk meningkatkan kapasitas penyediaan air bersih yang merata dan tepat sasaran kepada masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih IPA Kampung Bugis PDAM Kota Tarakan terhadap jumlah penduduk Kecamatan Tarakan Barat dan Tarakan Tengah serta ketersediaan air dengan menggunakan metode NRECA meliputi data dari instansi terkait antara lain data penguapan, kelembaban udara, kecepatan angin, suhu udara dan penyinaran matahari. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan jumlah kebutuhan air tahun 2035 sebesar 326.1532 ltr/dtk di Tarakan Barat dan 292,6669 lt/dtk Tarakan Tengah dengan jumlah penduduk 152168 jiwa di Tarakan Barat dan 136.215 Tarakan Tengah. Debit air sungai Kampung Bugis sebesar 593 ltr/dtk, dengan kapasitas ketersediaan air sebesar 100.79 ltr/dtk.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.A DENGAN DIAGNOSIS MEDIS NON HEMORAGIK STROKE DIRUANG ANGGREK A RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Stroke merupakan keadaan ditemukannya tanda-tanda klinis yang berkembang cepat yaitu defisit neurologik fokal dan global, stroke diakibatkan karena pembuluh darah otak mengalami penyumbatan yang menyebabkan otak tidak mendapatkan pasokan darah yang membawa oksigen yang diperlukan sehingga mengalami kematian sel/jaringan. Berdasarkan beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa Stroke merupakan kerusakan yang progresif dan irreversible dimana tubuh tidak mampu melakukan aktivitas secara mandiri. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah Penulis dapat memahami konsep dan teori yang berkaitan dengan stroke serta memperoleh gambaran yang nyata terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien Ny. A dengan diagnosa medis Stroke di Ruang Anggrek A RSUD Tarakan melalui proses pendekatan asuhan keperawatan secara holistik dan komprehensif. Penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan yang sedang terjadi dan semua kegiatan hanya tertuju pada satu kasus secara intensif, dimulai dari pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, merumuskan diagnosis keparawatan, intervensi dan implementasi yang telah dilakukan. Hasil pengkajian pada Ny. A didapatkan lima diagnosa yaitu Risiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot, gangguan pola tidur berhubungan dengan hambatan lingkungan (pencahayaa, kebisingan), keletihan berhubungan dengan kondisi fisiologis (penyakit kronis), defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan. Kesimpulan penulis mendapatkan pengalaman dalam merawat pasien dengan masalah utama non hemoragik stroke sesuai dengan tindakan yang berdasarkan kewenangan dan tanggung jawab perawat secara profesional.

Analisis Penggunaan Kelas Kata Verba Pada Surat Kabar Harian (Koran) Radar Tarakan Kolom Politik Edisi Maret 2020 (Kajian Morfologi)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENGGUNAAN KELAS KATA VERBA PADA SURAT KABAR HARIAN (KORAN) RADAR TARAKAN KOLOM POLITIK EDISI MARET 2020 (KAJIAN MORFOLOGI) ABSTRAK INDAH TRISDAYANTI, 2021. Skripsi analisis penggunaan kelas kata verba pada surat kabar harian (koran) radar tarakan kolom politik edisi maret 2020 (kajian morfologi). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Pertama Siti Fathonah, M.Pd., dan anggota Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S., M.A. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penulisan kelas kata verba yang mengalami proses morfologis pada surat kabar harian (koran) Radar Tarakan kolom politik edisi Maret 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berwujud pada kata terkhususkan pada kelas kata verba sedangkan sumber data tersebut adalah surat kabar harian (koran) Radar Tarakan. Sumber data dalam penelitian ini adalah kata yang berasal dari kalimat surat kabar harian (koran) radar tarakan kolom politik edisi maret 2020. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, terdapat dua jenis bentuk verba yaitu verba dasar dan verba turunan dan afiksasi yaitu prefiks dan sufiks.

Masalah yang dihadapi Mahasiswa dalam Menyusun Teks Ekspositori dalam Menulis Esai (Studi pada Mahasiswa Semester Keempat Departemen Bahasa Inggris di Universitas Borneo Tarakan Tahun Akademik 2018/2019)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The objective of this research was to identify the problems in writing an expository text in the fourth semester of the English department in Universitas Borneo in the academic year of 2018/2019. The subjects include all 14 students in the class. This applied a qualitative descriptive approach. It was conducted in April-May 2020. The data collection was done by documentation and interview. The first was done by analyzing the students' expository writing to identify the mistakes there. This was to identify the various problems they have and the most dominant among them. The results indicate that they have problems in the aspects of content, organization, vocabulary, grammar, and writing mechanics. The most dominant in the content is at the topic development. The one in the organization is lacking logical sequencing; and that in the vocabulary is the word accuracy, without reducing the meaning clearer. There are some dominant problems in grammar, those are verb pattern, pronouns, subject-verb agreement, and unclear meaning. Meanwhile, punctuation is the dominant issue in the mechanics. In sum, the problems have resulted from their low understanding of those five writing aspects. They are confused to start writing and to write correct and meaningful sentences.

Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Teks Pada Siswa Kelas Delapan di SMPN 3 Tarakan

2021 · Thesis ·

Abstract This study is to determine the students’ difficulties in understanding a text and to find out the underlying factors. It applied a quantitative descriptive approach. This was done in SMPN 3 Tarakan. The subjects were all 92 students in eighth grade. The instruments to collect the data were a test of reading comprehension, essay questions, and a questionnaire. The consisted of 10 questions including five aspects of comprehension, i.e. main idea, conclusion drawing, identifying the referent, the detail, and vocabulary. The scores were divided into three categories: high, medium, and low. The questionnaire contains 17 open inquiries to determine the factors of their difficulty. Based on the analysis, it is found out that the most difficult aspect for the students is inferring the meaning, as it proved in their lowest average score of 42.7. Meanwhile, the easiest one is the reference for which their average score has reached 58.9, meaning at medium level. Thus, the factors of inferring difficulties are explored further by distributing a questionnaire. Its result indicates that two factors play in them: the internal and external factors. The former includes their low interest, low vocabulary mastery, and their lack of understanding of the text. Meanwhile, the latter covers their family and the school environment.

Analisis Break Event Point (BEP) dan Bauran Pemasaran Usaha Kopi Sangrai (Studi Kasus pada Meranti Roastery Kota Tarakan)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usaha kopi sangrai saat ini banyak dijumpai, namun pemilik usaha seringkali tidak mengetahui jumlah penjualan minimum yang harus dipertahankan dan jumlah penjualan yang harus dicapai agar tidak mengalami kerugian. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait analisis break event point (BEP) dan bauran pemasaran kopi sangrai (studi kasus pada Meranti Roastery Kota Tarakan). Pertama, untuk menganalisis break event point (BEP) pada usaha kopi Meranti Roastery. Kedua, Mengetahui bauran pemasaran yang dilakukan oleh Meranti Roastery ditinjau dari segi produk, harga, tempat, promosi, orang, tampilan fisik, dan proses. Penentuan sampel dalam penelitian ini Sampling Jenuh dengan jumlah sampel yang diambil adalah 9 responden. Analisis datanya, yaitu analisis BEP dan Bauran pemasaran. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, Pertama, BEP harga kopi robusta Rp.66.196, kopi arabika gayo Rp.37.971, kopi arabika toraja sapan Rp.40.684, kopi arabika bali kintamani Rp.34.434, dan arabika solok Rp.37.871. BEP produksi kopi robusta 3 bungkus, kopi arabika gayo 6, kopi arabika toraja sapan 6, kopi bali kintamani 5, dan kopi arabika solok 6. BEP penerimaan kopi robusta Rp.429.027, kopi arabika gayo Rp.459.135, kopi arabika toraja sapan Rp.484.642, kopi arabika bali kintamani Rp.429.027, dan kopi arabika solok Rp.459.135, sehingga Meranti Roastery telah melampaui BEP. Kedua, bauran pemasaran yang dilakukan Meranti roastery dari kemasan terdapat logo dan warna yang menarik. Harga produk lebih murah dari produk serupa. Distribusi yang telah dijalankan menjangkau Se-Kaltara dan Berau. Lokasi Meranti Roastery terjangkau. Promosi yang dilakukan hanya 2 minggu sekali melalui media sosial dan mendatangi langsung ke usaha kedai. Media Sosial yang aktif digunakan adalah Instagram dan Whattsapp. Kebersihan karyawan sangat terjaga dari rambut hingga pakaian, sikap dan pelayanan karyawan selalu sigap dalam melayani pembeli. Kebersihan ruangan terbebas dari bau dan sampah, Proses produksi kopi menggunakan SOP, proses pembayarannya melalui cash atau transfer.

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK An. K DENGAN DIAGNOSIS MEDIK KEJANG DEMAM SEDERHANA RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Asuhan Keperawatan Anak An. K Dengan Diagnosis Medik Kejang Demam Sederhana Di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Indah Kumala Pati, Alfianur, Nurman Hidaya Kejang demam merupakan kejang yang disertai demam yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh >380C. Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang sering dijumpai pada anak-anak dan menyerang sekitar 4% anak. Kejang demam yang tidak teratasi dapat menyebabkan kerusakan sel otak. Asuhan keperawatan yang komprehensif diperlukan untuk mencegah serangan kejang dan meminimalkan risiko komplikasi. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada anak yang dirawat dengan kejang demam sederhana. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal An. K. Peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup lima langkah proses keperawatan. Hasil penelitian menemukan perbedaan tidak bermakna pada semua tahap proses keperawatan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan kesenjangan utama pada tahap pengkajian. Terdapat empat diagnosis keperawatan pada An. K yaitu hipertermi, defisit nutrisi, gangguan pola tidur, dan resiko cedera. Intervensi keperawatan dan implementasi disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil menunjakan tiga diagnosis keperawatan dapat teratasi dan saru diagnosis keperawatan yang teratasi sebagian. Dapat disimpulkan bahwa perawat mampu melakukan asuhan keperawatan secara baik.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.A DENGAN DIAGNOSIS MEDIS NON HEMORAGIK STROKE DIRUANG ANGGREK A RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

2021 · Thesis ·

Stroke merupakan keadaan ditemukannya tanda-tanda klinis yang berkembang cepat yaitu defisit neurologik fokal dan global, stroke diakibatkan karena pembuluh darah otak mengalami penyumbatan yang menyebabkan otak tidak mendapatkan pasokan darah yang membawa oksigen yang diperlukan sehingga mengalami kematian sel/jaringan. Berdasarkan beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa Stroke merupakan kerusakan yang progresif dan irreversible dimana tubuh tidak mampu melakukan aktivitas secara mandiri. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah Penulis dapat memahami konsep dan teori yang berkaitan dengan stroke serta memperoleh gambaran yang nyata terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien Ny. A dengan diagnosa medis Stroke di Ruang Anggrek A RSUD Tarakan melalui proses pendekatan asuhan keperawatan secara holistik dan komprehensif. Penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan yang sedang terjadi dan semua kegiatan hanya tertuju pada satu kasus secara intensif, dimulai dari pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, merumuskan diagnosis keparawatan, intervensi dan implementasi yang telah dilakukan. Hasil pengkajian pada Ny. A didapatkan lima diagnosa yaitu Risiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot, gangguan pola tidur berhubungan dengan hambatan lingkungan (pencahayaa, kebisingan), keletihan berhubungan dengan kondisi fisiologis (penyakit kronis), defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan. Kesimpulan penulis mendapatkan pengalaman dalam merawat pasien dengan masalah utama non hemoragik stroke sesuai dengan tindakan yang berdasarkan kewenangan dan tanggung jawab perawat secara profesional.

ANALISIS KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indah Setiya Utami. 2021.”Analisis Keterampilan Komunikasi Interpersonal Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh ibu Siti Rahmi, S.Sos I.,M.Pd selaku pembimbing utama dan bapak Riski Sovayunanto, S.Psi.,Msi selaku pembimbing anggota. Komunikasi interpersonal dapat dipandang sebagai komunikasi yang terjadi dalam suatu hubungan interpersonal. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal maupun nonverbal, yang menggunakan pesan-pesan untuk mencapai kesamaan makna paling tidak antara dua orang dalam sebuah situasi yang memungkinkan adanya kesempatan yang sama bagi pembicara dan pendengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penjabaran Keterampilan Komunikasi Interpersonal pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey deskriptif. Populasi sebanyak 241 siswa, penarikan sampel dengan menggunakan random sampling sebanyak 60 siswa kelas VIII. Instrument penelitian ini menggunakan skala keterampilan komunikasi interpersonal dengan skala likert, terdapat 25 item yang valid dari 50 item. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriftif. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian skala bahwa keterampilan komunikasi interpersonal pada siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan termasuk pada katagori tinggi terdapat 44 siswa dengan hasil persentase mencapai 73,4%. Sementara hasil penilaian perindikator, seluruhnya masuk kedalam kategori “Tinggi” dengan hasil persentase hampir mencapai 100%.

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PENYULUH PERTANIAN DI KELOMPOK TANI KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PENYULUH PERTANIAN DI KELOMPOK TANI KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab tiga pertanyaan terkait efektivitas komunikasi penyuluh pertanian. Pertama, bagaimana pola komunikasi yang dilakukan penyuluh pertanian di kelompok tani Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan? kedua, bagaimana tingkat efektivitas komunikasi penyuluh petani di kelompok tani Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan? ketiga, bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi penyuluh pertanian di kelompok tani Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan?. Skripsi ini menggunakan metode penentuan sampel menggunakan Metode Purposive Sampling dengan karakteristik: 1) Kelompok tani yang aktif. 2) Pengurus kelompok tani ( ketua, sekretaris, dan bendahara). Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer merupakan data yang didapatkan dari sumber informasi pertama yaitu individu atau perseorangan seperti hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti. Data sekunder dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, didalam proses komunikasi yang dilakukan penyuluh pertanian di kecamatan tarakan timur kota tarakan mereka menggunakan pola komunnikasi satu arah, dua arah dan multi arah untuk mencapai efektif. Kedua, dari keseluruhan data yang diolah adalah mencapai angka 66% adalah tinggi dan dapat di katakan efektif. Ketiga, Hasil yang diperoleh bahwa faktor yang berpengaruh terhadap Efektivitas Komunikasi Penyuluh Pertanian Di Kelompok Tani kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan adalah intensitas komunikasi dengan sig 0.039, ketepatan media dengan sig 0.012. kesimpulan berdasarkan hasil penelitian persamaan regresi berganda Y=0. 35.386 - 0. 406 - 0.559 + 0.413 + e. Sedangkan uji F menunjukkan bahwa Efektivitas Komunikasi Penyuluh Pertanian Di Kelompok Tani Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan signifikan 0.005 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa faktor intensitas komunikasi, ketepatan media, dan partisifasi petani berpengaruh terhadap efektivitas komunikasi penyuluh pertanian. Efektivitas Komunikasi Penyuluh Pertanian R2 sebesar 23.9%%, sedangkan sisanya 76.1% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: Efektivitas, Komunikasi, Penyuluh Pertanian  

UJI EFEKTIVITAS LIMA TUMBUHAN HUTAN PENELITIAN BORNEO SEBAGAI ANTIMIKROBIAL DAN ANTIOKSIDAN ALAMI

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya hayati yang melimpah, salah satunya adalah hutan penelitian Universitas Borneo Tarakan di Kota Tarakan Kalimantan Utara yang dapat digunakan untuk kegiatan praktek dan penelitian. Garcinia sp, Ampelocissus polystachya (Wall.ex M.A Lawson) Planch, Garcinia bancana Miq, Guioa pterorhachis Welzen dan Pterisanthes cissioides dari hutan penelitian Borneo memiliki kemampuan sebagai antioksidan dan antimikroba karena adanya senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada tumbuhan. Kelima tumbuhan tersebut diduga memiliki potensi sebagai antimikroba seperti menghambat Streptococcus sobrinus, Propionibacterium acnes, Streptococcus mutans, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, Candida albicans dan Ralstonia solanacearum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi paling efektif dari lima tumbuhan dalam mengambat aktivitas antimikroba dan antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode difusi agar sumuran dengan variasi konsentrasi 2500 ppm, 5000 ppm dan 10000 ppm. Kontrol positif pada penelitian ini yaitu chloramphenicol dengan konsentrasi 100 ppm dan kontrol negatifnya etanol 40%. Selain itu juga menggunakan metode DPPH penangkal radikal bebasnya pada uji antioksidan. Hasil penelitian menunjukan aktivitas penghambatan tertinggi >50% menunjukan bahwa ekstrak Garcinia bancana Miq memiliki daya hambat tertinggi terhadap bakteri Streptococcus sobrinus pada konsentrasi 10000 ppm dan 5000 ppm dengan nilai persentase hambat secara berturut-turut 77% dan 57%. Hasil pengujian aktivitas antioksidan tertinggi >70% pada ekstrak daun Garcinia sp pada konsentrasi 100 ppm, 50 ppm dan 25 ppm dengan nilai persentase hambat secara berturut-turut 90,81%, 80,58% dan 73,04%.

Improving Students' Vocabulary Mastery Through Learning Media at Tenth Grade of SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan

2020 · Book ·

ABSTRAK INDAH PURNAMA ASTUTI. 2020. Improving Students’ Vocabulary Mastery Through Learning Media at Tenth Grade of SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. (dibimbing oleh Nofvia De Vega, M.Pd.) Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa menggunakan learning media. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan Tarakan sebagai subjek penelitian. Subjek dari penelitian ini berjumlah 28 siswa dari kelas X-B di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas kolaboratif yaitu bekerjasama dengan guru Bahasa Inggris sebagai kolaborator di dalam kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari tahap (Planning) perencanaan, (Acting) tindakan, (Observing) observasi, dan (Reflecting) refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (observation checklist) daftar periksa observasi dan (vocabulary test) tes kosakata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perkembangan dalam penguasaan kosakata siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes kosakata siswa. Hasil dari tes kosakata siswa pada siklus pertama tidak mencapai kriteria kesuksesan karena hasil menunjukkan bahwa hanya 43% dari siswa yang mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) sedangkan hasil dari tes kosakata siswa pada siklus kedua menunjukkan 89% dari siswa mencapai KKM, dengan demikian kriteria kesuksesan telah tercapai. Hasil dari daftar periksa observasi untuk aktifitas guru dan siswa telah mencapai kriteria kesuksesan dalam setiap pertemuan. Setelah pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa penerapan learning media berhasil dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa pada kelas sepuluh di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan.

Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Hasil Belajar HOTS Biologi Siswa Kelas X SMAN 1 Tarakan dengan Model TAM

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget siswa kelas X SMAN 1 Tarakan terhadap hasil belajar HOTS Biologi dengan model TAM. Jenis penelitian ini adalah penelitian Ex Post Facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 161 siswa kelas X MIPA SMAN 1 Tarakan dan sampel penelitian berjumlah 72 siswa dengan penentuan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling jenis purposive sampling. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan skor dari angket penggunaan gadget dengan model TAM dan soal HOTS pilihan ganda, kemudian dianalisis dengan Uji Regresi Linear untuk mencari pengaruh variabel penggunaan gadget dengan model TAM (X) terhadap hasil belajar HOTS Biologi (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif manfaat penggunaan gadget, kemudahan penggunaan gadget dan sikap penggunaan gadget secara simultan terhadap hasil belajar HOTS Biologi dengan nilai signifikansi sebesar 0,021. Terdapat pengaruh sikap penggunaa gadget terhadap hasil belajar HOTS Biologi dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 dan tidak terdapat pengaruh manfaat penggunaan gadget terhadap hasil belajar HOTS Biologi dengan nilai signifikansi sebesar 0,066 serta tidak terdapat pengaruh kemudahan penggunaan gadget terhadap hasil belajar HOTS Biologi dengan nilai signifikansi sebesar 0,189. Abstract The research was to analyze the effect of gadget utilization on Biology HOTS learning outcomes of SMAN 1 Tarakan 10th grade students with TAM model. It was an Ex Post Facto research with quantitative approach. The research population were 161 tenth grade students in MIPA SMAN 1 Tarakan and research samples were 72 students which was determined by using non probability sampling type of purposive sampling techniques. Overall data were obteined from two scores, from gadgets utilization questionnaire in TAM model and HOTS multiple choices test. They were the analyzed by Linnear Regression Test to find the effect of the variable in utilizing gadgets with the TAM model (X) on Biology HOTS learning outcomes (Y). The results showed that there was a positive effect from the benefit in ultilizing gadgets, simplicity in utilizing gadgets and attitudes in utilizing gadgets simultaneously on Biology HOTS learning outcomes with a significance value of 0.021. There was an effect from the attitude in utilizing gadgets on Biology HOTS learning outcomes with a significance value of 0.003 and there is no effect from the benefits in utilizing gadgets on Biology HOTS learning outcomes with a significance value of 0.066 and there is no effect from the simplicity in utilizing gadgets on Biology HOTS learning outcomes with a significance value of 0.189.

Improving Students' Vocabulary Mastery Through Learning Media at Tenth Grade of SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK INDAH PURNAMA ASTUTI. 2020. Improving Students’ Vocabulary Mastery Through Learning Media at Tenth Grade of SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. (dibimbing oleh Nofvia De Vega, M.Pd.) Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa menggunakan learning media. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan Tarakan sebagai subjek penelitian. Subjek dari penelitian ini berjumlah 28 siswa dari kelas X-B di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas kolaboratif yaitu bekerjasama dengan guru Bahasa Inggris sebagai kolaborator di dalam kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari tahap (Planning) perencanaan, (Acting) tindakan, (Observing) observasi, dan (Reflecting) refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (observation checklist) daftar periksa observasi dan (vocabulary test) tes kosakata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perkembangan dalam penguasaan kosakata siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes kosakata siswa. Hasil dari tes kosakata siswa pada siklus pertama tidak mencapai kriteria kesuksesan karena hasil menunjukkan bahwa hanya 43% dari siswa yang mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) sedangkan hasil dari tes kosakata siswa pada siklus kedua menunjukkan 89% dari siswa mencapai KKM, dengan demikian kriteria kesuksesan telah tercapai. Hasil dari daftar periksa observasi untuk aktifitas guru dan siswa telah mencapai kriteria kesuksesan dalam setiap pertemuan. Setelah pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa penerapan learning media berhasil dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa pada kelas sepuluh di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan.

THE EFFECT OF DIALOGIC LEARNING APPROACH ON STUDENTS’ ENGLISH SPEAKING ACHIEVEMENT AT THE ELEVENTH GRADE OF SMAN 1 TARAKAN IN ACADEMIC YEAR 2019/2020

2020 · Book ·

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pendekatan Dialogic Learning dapat meningkatkan Prestasi Berbahasa Inggris siswa di kelas sebelas SMAN 1 TarakaN dengan metode penelitian Pre-experimen. Peneliti mencoba untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah diajarkan menggunakan pendekatan dialogic learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 yang terdiri dari 36 siswa di SMAN 1 Tarakan pada tahun akademik 2019/2020. Instrumen tersebut adalah tes berbicara dengan pertanyaan Socrates dalam pretest dan posttest dan checklist observasi siswa untuk mengukur motivasi siswa dalam proses pembelajaran selama treatments. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pretest dan postest. Itu dibuktikan dengan hasil skor rata-rata siswa. Nilai rata-rata dalam pretest adalah 60,41 dan skor rata-rata pada posttest adalah 63,33. Skor rata-rata di posttest lebih tinggi dari skor pretest. Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dari prestasi berbahasa Inggris siswa pada pretest dan posttest. Hasil uji dari paired sample test menunjukkan bahwa t-test (1,784) lebih tinggi dari t-tabel (1,690). Dalam penelitian ini, peneliti menemukan ada perbedaan yang signifikan setelah pendekatan dialogic learning diterapkan dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini tenang dapat meningkatkan prestasi berbahasa Inggris siswa dan pemikiran kritis siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan dialogic learning telah terbukti menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan prestasi berbahasa Inggris siswa di kelas sebelas SMAN 1 Tarakan.

KAJIAN PERTUMBUHAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR (Bottom Fish Pots) DI MUARA TEPIAN KECAMATAN SEMBAKUNG NUNUKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT The study aims to analyze and obtain the growth patterns with the Long-Weight Relationship approach, the condition factors of giant prawns (Macrobrachium Rosenbergii), analyze and obtain the growth models with the von Bertalanffy growth approach of giant prawn biota in the waters of Muara Tepian Sembakung village. The study was conducted for 3 months from November 2019 to January 2020. The research was designed by using a purposive random sampling method. The results of the study were obtained from the samples of 150 tails, the relationship of PT-BT was negative allometric b 3 with the values of 2.8933x, PAb-BT was negative allometric b 3 with the values of 2.5615x, and PK-BT was negative allometric b 3 with the values of 1.7102x. The condition factors of PT-PB small appearance was 0.67%, PAb-BT was 4.00% and PK-BT was 3.33%. PT-BT undersized appearance was 52.00%, PAb-BT was 44.00% and PK-BT was 46.00%. The proportional appearance of PT-BT was 1.33%, PAb-BT was 1.33%, and PK-BT was 1.33%. The large appearance of PT-BT was 43.33%, PAb-BT 45.33%, PK-BT 39.33%. The huge appearance of PT-BT was 2.67%, PAb-BT was 5.33% and PK-BT was 10.00%. The growth model of von Bertalanffy has obtained a maximum length growth of 22,299 cm for 75.5 days. The growth model von Bertalanffy is Lt = 22.299 (1-2.71828 -0.1469 (t-0.0522)).

THE EFFECT OF DIALOGIC LEARNING APPROACH ON STUDENTS’ ENGLISH SPEAKING ACHIEVEMENT AT THE ELEVENTH GRADE OF SMAN 1 TARAKAN IN ACADEMIC YEAR 2019/2020

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pendekatan Dialogic Learning dapat meningkatkan Prestasi Berbahasa Inggris siswa di kelas sebelas SMAN 1 TarakaN dengan metode penelitian Pre-experimen. Peneliti mencoba untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah diajarkan menggunakan pendekatan dialogic learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 yang terdiri dari 36 siswa di SMAN 1 Tarakan pada tahun akademik 2019/2020. Instrumen tersebut adalah tes berbicara dengan pertanyaan Socrates dalam pretest dan posttest dan checklist observasi siswa untuk mengukur motivasi siswa dalam proses pembelajaran selama treatments. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pretest dan postest. Itu dibuktikan dengan hasil skor rata-rata siswa. Nilai rata-rata dalam pretest adalah 60,41 dan skor rata-rata pada posttest adalah 63,33. Skor rata-rata di posttest lebih tinggi dari skor pretest. Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dari prestasi berbahasa Inggris siswa pada pretest dan posttest. Hasil uji dari paired sample test menunjukkan bahwa t-test (1,784) lebih tinggi dari t-tabel (1,690). Dalam penelitian ini, peneliti menemukan ada perbedaan yang signifikan setelah pendekatan dialogic learning diterapkan dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini tenang dapat meningkatkan prestasi berbahasa Inggris siswa dan pemikiran kritis siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan dialogic learning telah terbukti menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan prestasi berbahasa Inggris siswa di kelas sebelas SMAN 1 Tarakan.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA KELAS VIII E MTS NEGERI TARAKAN

2020 · Thesis ·

ADISTIKA INDAH FAUZA, 2019. “Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa pada Kelas VIII E MTs Negeri Tarakan”. (Dibimbing oleh Eka Widyawati). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran flipped classroom pada kelas VIII-E MTs Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 05 Oktober 2019 – 24 Oktober 2019 di MTs Negeri Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E MTs Negeri Tarakan, yaitu 22 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi keaktifan belajar siswa, dan instrument tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data aktivitas guru, keaktifan belajar siswa,dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajr siswa pada siklus I sebesar 67% siswa berada pada minimal kategori baik dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 81% siswa berada pada minimal kategori baik. Sedangkan hasil belajar matematika siswa pada siklus I sebesar 72% siswa berada pada minimal kategori tinggi dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 76% siswa berada pada minimal kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran flipped classroom dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa pada kelas VIII E MTs Negeri Tarakan. Kata kunci: Keaktifan Belajar, Hasil Belajar Matematika, Model Pembelajaran Flipped Classroom.