Abstrak
.Kota Tarakan merupakan kota yang sedang berkembang dengan kepadatan penduduk mencapai 968,05 jiwa/๐๐2, meningkatnya kepadatan penduduk maka kebutuhan akan air bersih semakin meningkat dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya untuk Kecamatan Tarakan Barat dan Tarakan Tengah dimana sumber air bakunya tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat kota yang ada, Pemerintah Kota Tarakan memiliki kewajiban penting untuk meningkatkan kapasitas penyediaan air bersih yang merata dan tepat sasaran kepada masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih IPA Kampung Bugis PDAM Kota Tarakan terhadap jumlah penduduk Kecamatan Tarakan Barat dan Tarakan Tengah serta ketersediaan air dengan menggunakan metode NRECA meliputi data dari instansi terkait antara lain data penguapan, kelembaban udara, kecepatan angin, suhu udara dan penyinaran matahari. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan jumlah kebutuhan air tahun 2035 sebesar 326.1532 ltr/dtk di Tarakan Barat dan 292,6669 lt/dtk Tarakan Tengah dengan jumlah penduduk 152168 jiwa di Tarakan Barat dan 136.215 Tarakan Tengah. Debit air sungai Kampung Bugis sebesar 593 ltr/dtk, dengan kapasitas ketersediaan air sebesar 100.79 ltr/dtk.