2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMEPENGARUHI INVESTASI DI KOTA TARAKAN TAHUN 2010-2019 Andi Cornelya Banne Pabisa Dr. Pither Palungan,S.E.,M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tingkat suku bunga, inflasi, dan kesempatan kerja di Kota Tarakan tahun 2010-2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bulan dari tahun 2010-2015. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial suku bunga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap investasi di Kota Tarakan dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (-0,497 2,446), Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap investasi dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (-0,501 2,446), kesempatan kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap investasi dengan nilai t-hitung lebih kecil dari nilai t-tabel (1,557 2,446). Adapun secara simultan, variabel suku bunga, inflasi dan kersempatan kerja tidak berprngaruh signifikan terhadap investasi di Kota Tarakan dengan f-hitung lebih kecil dari f-tabel dengan nilai (1,737 4,76). Dan diperoleh hasil koefisien determinasi (R²) dengan nilai 0,46 atau sebesar 0,46%.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kestabilan dan keandalan sistem jaringan distribusi sangatlah penting demi mensuplai daya pada mesin pendingin di PT. Mustika Minanusa Aurora. Transformator merupakan bagian penting dari sistem jaringan distribusi yang berfungsi untuk menaikkan/menurunkan level tegangan. Analisa umur transformator sangat penting agar stabilitas dan keandalan sistem distribusi dapat optimal. Penuaan isolasi transformator atau penurunan kualitas isolator merupakan masalah yang paling sering terjadi. Penuaan isolator disebabkan oleh beberapa faktor seperti kelebihan beban, beban tidak seimbang, suhu lingkungan, maupun faktor getaran. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui sisa umur pakai transformator 3 phasa di PT. Mustika Minanusa Aurora Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika prosentase pada pembebanan trafo semakin besar maka suhu lilitan pada trafo juga akan meningkat. Susut umur 24 jam pada transformator MMA 1A di dapatkan sebesar 76,70% dengan sisa umur trafo 19,55 tahun dan susut umur 24 jam pada transformator MMA 1B sebesar 144,83% dengan sisa umur trafo 10,35 tahun, beban yang di layani transformator MMA 1A lebih sedikit di bandingkan beban yang di layani transformator MMA 1B yang lebih banyak. Hal ini memengaruhi susut umur 24 jam dan memengaruhi lama pengoprasian transformator juga.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mangrove memiliki bagian seperti daun, ranting, buah serta bunga yang gugur dan berperan penting sebagai pemasok bahan organik di suatu perairan. Salah satu ekosistem mangrove yang ada di Kota Tarakan yaitu Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting, tepatnya terletak di Kelurahan Pamusian. Tujuan penelitian ini untuk menghitung jumlah produksi serasah mangrove jenis api-api (Avicennia alba) di Kawasan Konservasi Mangrove, Kelurahan Pamusian, Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020-Januari 2021. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu deksriptif kuantitatif. Penentuan titik lokasi penelitian ini yaitu menggunakan teknik purposive sampling dengan memilih 3 stasiun berdasarkan tegakan mangrove yang dominan. Pengambilan sampel menggunakan jaring penampung serasah yang berukuran 2x2 m dengan waktu pengambilan 1 minggu sekali. Hasil produksi serasah mangrove api-api (Avicennia alba) berkisar 1,07-1,77 g/m2/hari dan dikonversikan selama setahun dapat mencapai nilai sebesar 5,30 ton/ha/tahun. Komponen produksi serasah paling banyak berasal dari ranting dan paling sedikit dari daun, buah dan bunga. Produksi serasah paling tinggi berasal dari stasiun 2 karena lokasi ini memiliki jumlah kerapatan yang tinggi di antara titik stasiun lainnya.
2021 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk membuat pengembangan ensiklopedia berbasis riset tanaman obat suku dayak kenyah di desa punan gong solok kabupaten malinau. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini melibatkan 3 validator ahli dan 12 subjek uji coba. Hasil dari penelitian ini validasi yang diperoleh dari ahli media dengan persentase 81%, ahli materi rata-rata persentase 85%, ahli praktisi rata-rata persentase 88% sedangkan hasil dari respon siswa memperoleh rata-rata persentase 87%. Dengan demikian rata-rata yang diperoleh dari keempat kriteria diatas sebesar 82,4% sehigga dapat dinyatakan bahwa buku ensiklopedia layak untuk digunakan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Umumnya metode yang digunakan dalam proses molting pada kepiting bakau adalah mutilasi. Mutilasi adalah pemotongan organ kepiting. Selain mutilasi, formula oil crab dapat mempercepat proses moulting kepiting. Menggunakan formula oil crab sebagai stimulan moulting adalah sebuah penelitian baru-baru ini. Formula oil crab adalah formula yang terdiri dari campuran hormon tiroksin dan NaCl fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kepiting bakau terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup kepiting bakau pada saat moulting. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan Rancangan Acak Lengkap (RAL), empat perlakuan dan lima ulangan. Hewan uji yang digunakan adalah 20 ekor kepiting jantan dengan berat 90 – 110 g/ekor. Perlakuan terdiri dari kontrol, mutilasi, pemberian formula oil crab dengan dosis 0,1 dan 0,5 ml/ekor. Parameter yang diamati adalah kecepatan molting, persentase molting, pertumbuhan bobot mutlak dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis 0,5 ml memberikan kecepatan molting tercepat dibandingkan perlakuan lainnya dengan rentang waktu 9-14 hari, tapi kelangsungan hidupnya rendah di bandingkan dengan perlakuan lainnya hal ini diduga karena perlakuan dosis 0,5 memberikan pengaruh stress pada kepiting sehingga menyebabkan kematian. Perlakuan kontrol, perlakuan dosis formulaoil crab 0,1 per ekor dan mutilasi memberikan kelangsungan hidup 100%. Semakin tinggi persentase moulting yang diperoleh pada perlakuan pemberian formula oil crab dengan dosis 0,1 ml/ekor, mutilasi dan kontrol dengan kadar 100%, pemberian formula oil crab dengan dosis 0,1 ml berpengaruh terhadap persentase moulting, pertumbuhan dan kelangsungan hidup tertentu. Sebaliknya, pemberian formula oil crab dengan dosis 0,5 ml memberikan porsi moulting, pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup yang lebih rendah.
2021 · Book ·
This research aimed to analyse the descriptive text writing skills of class XI SMK Negeri 2 Tarakan students. The objective of this research was to describe the problems students face in writing descriptive texts at SMK Negeri 2 Tarakan. This research was used the descriptive qualitative research method. The researcher used students of SMK Negeri 2 Tarakan as research subjects. In carrying out the research, the researcher used purposive sampling. There are two methods in collecting data, namely observation and documentation. The research data was processed and analysed using the theory of Mile and Huberman. The results showed: 1) observation, it can be concluded that there is a need for more explanation and more intense learning exposure, especially in students' writing style. 2) Interview, the result of the interviews to the students showed that almost students have difficulties in learning English. The most students’ difficulty in learning English was the students lack of vocabulary so the students don’t understand the meaning when the students listened what teacher said, when the students spoke, when the students read the text, and when the students wrote their task. 3) documents, showing the ability to write descriptive texts in 11th graders at SMK Negeri 2 Tarakan in terms of content, the organization, vocabulary, language, and mechanism. In addition, the researcher found various forms of writing errors in the descriptive text by 11th-grade students at SMK Negeri 2 Tarakan. The writing errors include error punctuation, typographical problems, capital letters, misplacement of words or incorrect word choice in the sentences, the usage of the incorrect term in the sentence, the problems in spelling words, the mistake of placing conjunctions in the phrases.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tanaman perkebunan kakao dan kelapa sawit merupakan komoditas unggulan dari subsektor perkebunan yang ada di Indonesia. Terjadinya penurunan luas ladi Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan, menganalisis perbedaan pendapatan antara usahatani kakao dan kelapa sawit serta perbedaan pendapatan antara usahatani kakao sebelum beralih fungsi dan setelah beralih fungsi ke kelapa sawit diKecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap alih fungsi lahan kakao menjadi kelapa sawit diKecamatan Sebatik timur, Kabupaten Nunukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu metode pengambilan sampel menggunakan kombinasi Puprposive Sampling dan Convenience Sampling. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, pendapatan dan regresi logistik biner. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pendapatan petani kakao lebih rendah dari pada rata-rata pendapatan petani kelapa sawit. Terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan sebelum dan sesudah beralih fungsi dari kakao menjadi kelapa sawit, yaitu dari rata-rata Rp.18.176.995 menjadi Rp. 40.695.240. Terdapat dua faktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap keputusan petani dalam melakukan alih fungsi lahan yaitu, luas lahan dan serangan hama dan penyakit. Sedangkan, faktor yang secara signifikan tidak berpengaruh terhadap keputusan petani dalam melakukan alih fungsi lahan adalah usia, tingkat Pendidikan dan pendapatan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pada tahun 2018 produksi padi di Indonesia mencapai 11.377. 934, 44 ton dan mengalami penurunan mencapai 10.677.877,15 ton pada tahun 2019. Sedangkan pada Provinsi Kalimantan Utara, data produksi padi yang dihasilkan pada tahun 2018 di kabupaten Malinau sebesar 8.230,39 ton sedangkan pada tahun 2019 sebesar 6. 564,07 ton. Penyebab menurunya produksi hasil panen padi yaitu kurang optimalnya pemberian pupuk. Pemupukan yang baik sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi, hal ini karena pupuk berperan dalam memberikan nutrisi pada tanah yang di gunakan sebagai media tanam. Mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK Phoska dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan tiga kultivar padi sawah (Oryza sativa L) Malinau. Jenis kultivar padi yang digunakan yaitu Unggul Lokal Malinau, Mente Susu dan Unggul Muncul dengan beberapa dosis pupuk NPK yaitu 34,7 g, 69,4 g dan 104,1 g. Pengaplikasian pupuk dilakukan secara bertahap dimana setiap pengaplikasian pupuk di berikan P0=sebagai kontrol (tanpa pembrian pupuk), P1=34,7. P2=69,4 dan P3=104,1 gram pada 2 MST ,4 MST dan 6 MST. Dengan cara memberikan langsung ke media tanam sesuai dengan dosis yang telah ditentukan. Hasil uji DMRT interaksi antara 3 Kultivar dan dosis pupuk diketahui bahwa dari ketiga kultivar (Unggul Lokal Malinau, Mente Susu dan Unggul Muncul) yang digunakan memiliki angka yang lebih baik dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3) terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan. Sedangkan pada panjang daun hasil yang baik yaitu K1dan K3 (Unggul Lokal Malinau dan Unggul Muncul) dengan penggunaan dosis pupuk 69,4 gram (P2), kemudian pada K2 (Mente Susu) nilai kontrol (P0) lebih tinggi. Pada jumlah daun dikeathui bahwa K1 (Unggul Lokal Malinau) memiliki jumlah daun yang lebih banyak dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3), kemudian K2 dan K3 (Mente Susu dan Unggul Muncul) lebih banyak menghasilkan daun dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3). Kata Kunci : Pada tahun 2018 produksi padi di Indonesia mencapai 11.377. 934, 44 ton dan mengalami penurunan mencapai 10.677.877,15 ton pada tahun 2019. Sedangkan pada Provinsi Kalimantan Utara, data produksi padi yang dihasilkan pada tahun 2018 di kabupaten Malinau sebesar 8.230,39 ton sedangkan pada tahun 2019 sebesar 6. 564,07 ton. Penyebab menurunya produksi hasil panen padi yaitu kurang optimalnya pemberian pupuk. Pemupukan yang baik sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi, hal ini karena pupuk berperan dalam memberikan nutrisi pada tanah yang di gunakan sebagai media tanam. Mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK Phoska dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan tiga kultivar padi sawah (Oryza sativa L) Malinau. Jenis kultivar padi yang digunakan yaitu Unggul Lokal Malinau, Mente Susu dan Unggul Muncul dengan beberapa dosis pupuk NPK yaitu 34,7 g, 69,4 g dan 104,1 g. Pengaplikasian pupuk dilakukan secara bertahap dimana setiap pengaplikasian pupuk di berikan P0=sebagai kontrol (tanpa pembrian pupuk), P1=34,7. P2=69,4 dan P3=104,1 gram pada 2 MST ,4 MST dan 6 MST. Dengan cara memberikan langsung ke media tanam sesuai dengan dosis yang telah ditentukan. Hasil uji DMRT interaksi antara 3 Kultivar dan dosis pupuk diketahui bahwa dari ketiga kultivar (Unggul Lokal Malinau, Mente Susu dan Unggul Muncul) yang digunakan memiliki angka yang lebih baik dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3) terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan. Sedangkan pada panjang daun hasil yang baik yaitu K1dan K3 (Unggul Lokal Malinau dan Unggul Muncul) dengan penggunaan dosis pupuk 69,4 gram (P2), kemudian pada K2 (Mente Susu) nilai kontrol (P0) lebih tinggi. Pada jumlah daun dikeathui bahwa K1 (Unggul Lokal Malinau) memiliki jumlah daun yang lebih banyak dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3), kemudian K2 dan K3 (Mente Susu dan Unggul Muncul) lebih banyak menghasilkan daun dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3). Rice production in Indonesia reached 11,377. 934.44 tons in 2018 and decreased to 10,677,877.15 tons in 2019. While in North Kalimantan Province, data on rice production produced in 2018 at Malinau Regency was 8,230.39 tons, and in 2019, it was 6,564.07 tons. The main cause of the production decline was the lack of optimal fertilizer application. Good fertilization affects the growth of rice plants, this is because fertilizer plays an important role in providing nutrients to the soil. By knowing the effect of applying NPK Phoska with different doses on the growth of three malinau rice cultivars (oryza sativa 1.). The types of rice cultivars used were Unggul Local Malinau, Cashew Milk and Unggul Muncul with several doses of NPK fertilizer, namely 34.7 g, 69.4 g and 104.1 g. Fertilizer application was carried out in stages where each application of fertilizer was given PO as a control (without fertilizer application), P1 34.7. P2 -69.4 and P3 = 104.1 grams at 2 MST ,4 MST and 6 MST. By giving directly to the planting medium based on predetermined doses The results of the DMRT interaction test between three rice cultivars and the doses of fertilizer showed that the three cultivars (Unggul Lokal Malinau, Mente Susu and Unggul Muncul) have better numbers with a fertilizer doses of 104.1 grams (P3) based on plant height and number of tillers. While on leaf length was KI and K3 (Local Superior Malinau and Unggul Muncul) with the use of a fertilizer dose of 69.4 grams (P2), then at K2 (Cashew Milk) the control value (PO) was higher. In the number of leaves, it was found that K1 (Local Superior Malinau) has more leaves with a dose of 104.1 grams of fertilizer (P3), then K2 and K3 (Mente Susu and Unggul Muncul) produced more leaves with a dose of 104 fertilizer, 1 gram (P3)
2021 · Thesis ·
Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi exsperiment design dengan desain penelitian Posttest-Only Control Group design. Variabel bebas penelitian ini adalah model pembelajaran treffinger dan variabel terikat penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMPIT Ulul Albab Tarakan. Teknik pengambilan sampel yaitu kelas Nusaybah sebagai kelas eksperimen dan kelas Maryam sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui tes tertulis dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan inferensial untuk menganalisis data awal dan data akhir dengan menggunakan bantuan software SPSS 22.0 for windows. Hasil dari analisis deksriptif diperoleh bahwa rata-rata nilai posstest pada kelas eksperimen sebesar 76,53 sedangkan kelas kontrol sebesar 67,13 dan menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Adapun dari hasil uji indepenent samples t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,002 dan t_hitung sebesar 2,962. Dengan demikian H_0 di tolak dan H_1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran treffinger berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematis siswa.Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi exsperiment design dengan desain penelitian Posttest-Only Control Group design. Variabel bebas penelitian ini adalah model pembelajaran treffinger dan variabel terikat penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMPIT Ulul Albab Tarakan. Teknik pengambilan sampel yaitu kelas Nusaybah sebagai kelas eksperimen dan kelas Maryam sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui tes tertulis dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan inferensial untuk menganalisis data awal dan data akhir dengan menggunakan bantuan software SPSS 22.0 for windows. Hasil dari analisis deksriptif diperoleh bahwa rata-rata nilai posstest pada kelas eksperimen sebesar 76,53 sedangkan kelas kontrol sebesar 67,13 dan menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Adapun dari hasil uji indepenent samples t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,002 dan t_hitung sebesar 2,962. Dengan demikian H_0 di tolak dan H_1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran treffinger berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematis siswa. This present research aimed at determining the effect of Treffinger learning model on students’ ability of understanding mathematical concepts at class VIII of SMPIT Ulul Albab Tarakan. A quasi-experimental design with a posstest-only control group design was employed. The independent variable of this research was the Treffinger learning model and the dependent variable was the students’ of SMPIT Ulul Albab Tarakan were participated in this research where the Nusaybah class as the experimental class and the Maryam class as the control class. The data which were gained from written test and documentation, were then analyzed using descriptive and inferential analysis through SPSS 22.0 software for windows. The result of the descriptive anaylisis showed that the mean score of posstest in the experimental class was 76.53, while in the control class was 67.13. This indicated that the mean score of the experimental class was greater than that of the control class. The result of the independent samples t-test at the significance level of 5% (α = 0.05) was obtained p-value of 0.002 and t-test of 2.962. This, H_0 was rejected and H_1 was accepted. It could be concluded that the Treffinger learning model had an effect on students’ understanding of mathematical concepts.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman perkebunan kakao dan kelapa sawit merupakan komoditas unggulan dari subsektor perkebunan yang ada di Indonesia. Terjadinya penurunan luas ladi Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan, menganalisis perbedaan pendapatan antara usahatani kakao dan kelapa sawit serta perbedaan pendapatan antara usahatani kakao sebelum beralih fungsi dan setelah beralih fungsi ke kelapa sawit diKecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap alih fungsi lahan kakao menjadi kelapa sawit diKecamatan Sebatik timur, Kabupaten Nunukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu metode pengambilan sampel menggunakan kombinasi Puprposive Sampling dan Convenience Sampling. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, pendapatan dan regresi logistik biner. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pendapatan petani kakao lebih rendah dari pada rata-rata pendapatan petani kelapa sawit. Terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan sebelum dan sesudah beralih fungsi dari kakao menjadi kelapa sawit, yaitu dari rata-rata Rp.18.176.995 menjadi Rp. 40.695.240. Terdapat dua faktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap keputusan petani dalam melakukan alih fungsi lahan yaitu, luas lahan dan serangan hama dan penyakit. Sedangkan, faktor yang secara signifikan tidak berpengaruh terhadap keputusan petani dalam melakukan alih fungsi lahan adalah usia, tingkat Pendidikan dan pendapatan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait kedudukan grasi sebagai upaya hukum istimewa. Pertama, apa ratio legis adanya Grasi sebagai upaya hukum istimewa terhadap kejahatan luar biasa (extra ordinary crime)? Kedua, eksistensi pemberian grasi terhadap terpidana terkait efek jera pemidanaan dalam hukum positif di Indonesia? Skripsi ini merupakan penelitian hukum normatif, dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan tentang grasi dan sejarah grasi. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer yang didapatkan dari dokumen hukum yang sifatnya otoritatif, dan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, website, dan kamus hukum. Hasil dari penelitian ini yaitu pertama, Grasi merupakan upaya hukum istimewa yang bisa diajukan terhadap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Grasi juga dikatakan sebagai alat pengoreksi terhadap putusan hakim yang memutus perkara pada saat proses persidangan agar meminimalisirkan resiko kekeliruan vonis yang dijatuhkan oleh hakim. Adanya grasi di Indonesia sendiri terdiri dari beberapa landasan, yaitu dari segi sejarah atau disebut dengan landasan historis, landasan filosofis, landasan yuridis dan landasan sosiologis. Kedua, eksistensi pemberian grasi terhadap terpidana terkait efek jera pemidanaan baik hukuman pidana yang menimbulkan efek jera ataupun pemberian grasi sama-sama didasari pada sanksi pidana terhadap tindak pidana, jadi seharusnya tidak ada pertentangan antara pemberian grasi dan efek jera dari suatu pemidanaan, tetapi kenyataannya pada pelaksanaan pemberian grasi ini justru membuat efek jera pemidanaan ini menjadi berkurang, justru terdapat terpidana yang telah mendapatkan Grasi oleh presiden ini tetap melakukan tindak pidana secara berulang.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research aimed to analyse the descriptive text writing skills of class XI SMK Negeri 2 Tarakan students. The objective of this research was to describe the problems students face in writing descriptive texts at SMK Negeri 2 Tarakan. This research was used the descriptive qualitative research method. The researcher used students of SMK Negeri 2 Tarakan as research subjects. In carrying out the research, the researcher used purposive sampling. There are two methods in collecting data, namely observation and documentation. The research data was processed and analysed using the theory of Mile and Huberman. The results showed: 1) observation, it can be concluded that there is a need for more explanation and more intense learning exposure, especially in students' writing style. 2) Interview, the result of the interviews to the students showed that almost students have difficulties in learning English. The most students’ difficulty in learning English was the students lack of vocabulary so the students don’t understand the meaning when the students listened what teacher said, when the students spoke, when the students read the text, and when the students wrote their task. 3) documents, showing the ability to write descriptive texts in 11th graders at SMK Negeri 2 Tarakan in terms of content, the organization, vocabulary, language, and mechanism. In addition, the researcher found various forms of writing errors in the descriptive text by 11th-grade students at SMK Negeri 2 Tarakan. The writing errors include error punctuation, typographical problems, capital letters, misplacement of words or incorrect word choice in the sentences, the usage of the incorrect term in the sentence, the problems in spelling words, the mistake of placing conjunctions in the phrases.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh disiplin kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada pada PT. Borneo Sarana Teknik Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan pengambilan sampel yaitu sampel jenuh dengan populasi dijadikan sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan pada perusahaan PT. Borneo Sarana Teknik Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menujukan bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada PT. Borneo Sarana Teknik Tarakan artinya karyawan telah mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi tanggung jawabnya dalam perusahaan tersebut, karyawam dengan sendirinya akan menaati semua peraturan yang telah diberlakukan oleh perusahaan dengan begitu secara tidak langsung akan meningkatkan kinerja karyawan didalam perusahaan, yaitu dengan adanya kesadaran dalam diri karyawan tentang apa yang telah menjadi tanggung jawabnya didalam perusahaan yang tercermin pada sikap disiplinnya. Variabel motivasi juga berpengaruh positif pada kinerja karyawan artinya dengan adanya keinginan yang tinggi yang dimiliki oleh seorang individu dalam hal melakukan pekerjaannya dalam bertindak sesuai dengan kepuassan yang diberikan perusahaan kepada individu tersebut dalam hal untuk meningkatkan motivasi yang dimilikinya, dengan begitu akan mudah untuk individu dalam meningkatkan kinerjanya ketika melakukan pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi indonesia, dari penyebab langsung hingga tidak langsungnya. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan pelayanan sesuai standar kebidanan, dan bidan memberikan asuhan pelayanan kebidanan yang komprehensif. Tujuannya adalah untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif sejak masa kehamilan hingga bayi baru lahir. Mulai dari mengidentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan dan pemeriksaan sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Metode yang digunakan adalah melakukan asuhan komprehensif dari masa kehamilan selama 4 kali kunjungan meliputi, 1 kali kunjungan pada trimester I, 1 kali kunjungan di trimester II, dan 2 kali kunjungan di trimester III dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan dengan menggunakan 60 langkah, nifas dilakukan 4 kali kunjungan yang meliputi, 6-8 jam, 6 hari, 2 minggu dan 6 minggu post partum hingga bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan pada 6-48 jam, 3-7 hari dan 8-28 hari. Asuhan komprehensif mampu berlangsung dengan baik jika ada kerjasama bidan dengan klien, bidan dengan tenaga kesehatan yang lain serta bidan dengan Dinas Kesehatan/Pemerintah. Diharapkan dengan dilakukannya asuhan kebidanan komprehensif masalah sejak masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir mampu segera diidentifikasi, didiagnosa dan dilakukan penanganan sehingga masalah yang terjadi segera diatasi. Sehingga mampu mengurangi resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Asuhan yang diberikan berlangsung dengan baik, diharapkan bidan dengan tenaga kesehatan meningkatkan fasilitas pelayanan untuk meningkatkan pengetahuan pasien pentingnya pemeriksaan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir dan institusi peningkatan kualitas pendidikan sehingga dapat menghasilkan bidan yang berkualitas.
2021 · Thesis ·
Pada tahun 2018 produksi padi di Indonesia mencapai 11.377. 934, 44 ton dan mengalami penurunan mencapai 10.677.877,15 ton pada tahun 2019. Sedangkan pada Provinsi Kalimantan Utara, data produksi padi yang dihasilkan pada tahun 2018 di kabupaten Malinau sebesar 8.230,39 ton sedangkan pada tahun 2019 sebesar 6. 564,07 ton. Penyebab menurunya produksi hasil panen padi yaitu kurang optimalnya pemberian pupuk. Pemupukan yang baik sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi, hal ini karena pupuk berperan dalam memberikan nutrisi pada tanah yang di gunakan sebagai media tanam. Mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK Phoska dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan tiga kultivar padi sawah (Oryza sativa L) Malinau. Jenis kultivar padi yang digunakan yaitu Unggul Lokal Malinau, Mente Susu dan Unggul Muncul dengan beberapa dosis pupuk NPK yaitu 34,7 g, 69,4 g dan 104,1 g. Pengaplikasian pupuk dilakukan secara bertahap dimana setiap pengaplikasian pupuk di berikan P0=sebagai kontrol (tanpa pembrian pupuk), P1=34,7. P2=69,4 dan P3=104,1 gram pada 2 MST ,4 MST dan 6 MST. Dengan cara memberikan langsung ke media tanam sesuai dengan dosis yang telah ditentukan. Hasil uji DMRT interaksi antara 3 Kultivar dan dosis pupuk diketahui bahwa dari ketiga kultivar (Unggul Lokal Malinau, Mente Susu dan Unggul Muncul) yang digunakan memiliki angka yang lebih baik dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3) terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan. Sedangkan pada panjang daun hasil yang baik yaitu K1dan K3 (Unggul Lokal Malinau dan Unggul Muncul) dengan penggunaan dosis pupuk 69,4 gram (P2), kemudian pada K2 (Mente Susu) nilai kontrol (P0) lebih tinggi. Pada jumlah daun dikeathui bahwa K1 (Unggul Lokal Malinau) memiliki jumlah daun yang lebih banyak dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3), kemudian K2 dan K3 (Mente Susu dan Unggul Muncul) lebih banyak menghasilkan daun dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3). Kata Kunci : Pada tahun 2018 produksi padi di Indonesia mencapai 11.377. 934, 44 ton dan mengalami penurunan mencapai 10.677.877,15 ton pada tahun 2019. Sedangkan pada Provinsi Kalimantan Utara, data produksi padi yang dihasilkan pada tahun 2018 di kabupaten Malinau sebesar 8.230,39 ton sedangkan pada tahun 2019 sebesar 6. 564,07 ton. Penyebab menurunya produksi hasil panen padi yaitu kurang optimalnya pemberian pupuk. Pemupukan yang baik sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi, hal ini karena pupuk berperan dalam memberikan nutrisi pada tanah yang di gunakan sebagai media tanam. Mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK Phoska dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan tiga kultivar padi sawah (Oryza sativa L) Malinau. Jenis kultivar padi yang digunakan yaitu Unggul Lokal Malinau, Mente Susu dan Unggul Muncul dengan beberapa dosis pupuk NPK yaitu 34,7 g, 69,4 g dan 104,1 g. Pengaplikasian pupuk dilakukan secara bertahap dimana setiap pengaplikasian pupuk di berikan P0=sebagai kontrol (tanpa pembrian pupuk), P1=34,7. P2=69,4 dan P3=104,1 gram pada 2 MST ,4 MST dan 6 MST. Dengan cara memberikan langsung ke media tanam sesuai dengan dosis yang telah ditentukan. Hasil uji DMRT interaksi antara 3 Kultivar dan dosis pupuk diketahui bahwa dari ketiga kultivar (Unggul Lokal Malinau, Mente Susu dan Unggul Muncul) yang digunakan memiliki angka yang lebih baik dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3) terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan. Sedangkan pada panjang daun hasil yang baik yaitu K1dan K3 (Unggul Lokal Malinau dan Unggul Muncul) dengan penggunaan dosis pupuk 69,4 gram (P2), kemudian pada K2 (Mente Susu) nilai kontrol (P0) lebih tinggi. Pada jumlah daun dikeathui bahwa K1 (Unggul Lokal Malinau) memiliki jumlah daun yang lebih banyak dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3), kemudian K2 dan K3 (Mente Susu dan Unggul Muncul) lebih banyak menghasilkan daun dengan pemberian dosis pupuk 104,1 gram (P3). Rice production in Indonesia reached 11,377. 934.44 tons in 2018 and decreased to 10,677,877.15 tons in 2019. While in North Kalimantan Province, data on rice production produced in 2018 at Malinau Regency was 8,230.39 tons, and in 2019, it was 6,564.07 tons. The main cause of the production decline was the lack of optimal fertilizer application. Good fertilization affects the growth of rice plants, this is because fertilizer plays an important role in providing nutrients to the soil. By knowing the effect of applying NPK Phoska with different doses on the growth of three malinau rice cultivars (oryza sativa 1.). The types of rice cultivars used were Unggul Local Malinau, Cashew Milk and Unggul Muncul with several doses of NPK fertilizer, namely 34.7 g, 69.4 g and 104.1 g. Fertilizer application was carried out in stages where each application of fertilizer was given PO as a control (without fertilizer application), P1 34.7. P2 -69.4 and P3 = 104.1 grams at 2 MST ,4 MST and 6 MST. By giving directly to the planting medium based on predetermined doses The results of the DMRT interaction test between three rice cultivars and the doses of fertilizer showed that the three cultivars (Unggul Lokal Malinau, Mente Susu and Unggul Muncul) have better numbers with a fertilizer doses of 104.1 grams (P3) based on plant height and number of tillers. While on leaf length was KI and K3 (Local Superior Malinau and Unggul Muncul) with the use of a fertilizer dose of 69.4 grams (P2), then at K2 (Cashew Milk) the control value (PO) was higher. In the number of leaves, it was found that K1 (Local Superior Malinau) has more leaves with a dose of 104.1 grams of fertilizer (P3), then K2 and K3 (Mente Susu and Unggul Muncul) produced more leaves with a dose of 104 fertilizer, 1 gram (P3)
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstrak Pasal 1 Ayat 2 Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan kedaulatan berada di tangan rakyat sehingga dalam penyelenggaraan pemilihan umum rakyat mempunyai hak konstisional yang harus di lindungi dan di penuhi oleh negara melalui pemilihan umum. Dalam konteks penyelenggaraan pemilu tentu terjadi berbagai bentuk pelanggaran maupun tindak pidana pemilu baik yang di lakukan oleh pelaksana, Peserta pimilu hingga masyarakat secara umum. Peran saksi dan pelapor dalam hal terjadinya pelanggaran pemilu maupun tindak pidana pemilu sangatlah penting untuk mewujudkan penegakan hukum dari pemerintah. Dalam Undang-Undang ini No 31 Tahun 2014 tentang Badan Pengawas Pemilihan Umum tidak di cantumkan secara spesifik tentang perlindungan saksi dan pelapor pelanggaran pemilu sehingga Bawaslu tidak memberikan perlindungan secara langsung kesaksianya bawaslu bersifat fleksibel tergantung kemauan dari saksi pelapor apakah identitasnya di sembunyikan atau tidak, jika di sembunyikan maka laporanya akan di sembunyikan beserta identitas pelapor jika itu sifatnya membahayakan pelapor. Bawaslu bekerja sama dengan instansi lain terkait mengenai untuk melindungi saksi atau pelapor dalam penegakkan hukum. Masyarakat berperan penting dalam upaya penegakan pelanggaran pemilu yang demokratis. Bawaslu selaku Badan Pengawas Pemilihan Umum tetap melakukan perlindungan saksi dan pelapor apabila di minta dengan melibatkan Lembaga Perlindungan Saksi Korban. Bawaslu bertugas menyampaikannya kepada DKPP untuk dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu dan berkoordinasi dengan sentra Gakkumdu untuk menyatakan apakah pelanggaran tersebut masuk dalam kategori tindak pidana pemilu. Dalam melakukan pengawasan dan penindakan pelanggaran pemilu, Bawaslu berwenang untuk memeriksa, mengkaji dan memutus pelanggaran administrasi pemilu dan pelanggaran politik uang. Kewenangan ini bersifat rekomendasi. Berdasarkan uraian di atas penulis meneliti tentang perlindungan saksi pelapor pelanggaran pemilu berdasarkan Undang-Undang (statute approach), pendekatan konseptual (conseptual Approach) dan pendekatan kasus (Case Approach). Kata kunci:Perlindungan, Kewenangan, Penegakan Hukum
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi return saham dengan umur perusahaan sebagai pemoderasi pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di BEI periode 2016-2019. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sampel yang digunakan sebanyak 12 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan analisis regresi moderasi dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 16 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Return On Assets (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, sedangkan Net Profit Margin (NPM) dan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap return saham. Umur perusahaan tidak memoderasi pengaruh dari Return On Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM) dan Current Ratio (CR) terhadap return saham.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait kedudukan grasi sebagai upaya hukum istimewa. Pertama, apa ratio legis adanya Grasi sebagai upaya hukum istimewa terhadap kejahatan luar biasa (extra ordinary crime)? Kedua, eksistensi pemberian grasi terhadap terpidana terkait efek jera pemidanaan dalam hukum positif di Indonesia? Skripsi ini merupakan penelitian hukum normatif, dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan tentang grasi dan sejarah grasi. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer yang didapatkan dari dokumen hukum yang sifatnya otoritatif, dan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, website, dan kamus hukum. Hasil dari penelitian ini yaitu pertama, Grasi merupakan upaya hukum istimewa yang bisa diajukan terhadap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Grasi juga dikatakan sebagai alat pengoreksi terhadap putusan hakim yang memutus perkara pada saat proses persidangan agar meminimalisirkan resiko kekeliruan vonis yang dijatuhkan oleh hakim. Adanya grasi di Indonesia sendiri terdiri dari beberapa landasan, yaitu dari segi sejarah atau disebut dengan landasan historis, landasan filosofis, landasan yuridis dan landasan sosiologis. Kedua, eksistensi pemberian grasi terhadap terpidana terkait efek jera pemidanaan baik hukuman pidana yang menimbulkan efek jera ataupun pemberian grasi sama-sama didasari pada sanksi pidana terhadap tindak pidana, jadi seharusnya tidak ada pertentangan antara pemberian grasi dan efek jera dari suatu pemidanaan, tetapi kenyataannya pada pelaksanaan pemberian grasi ini justru membuat efek jera pemidanaan ini menjadi berkurang, justru terdapat terpidana yang telah mendapatkan Grasi oleh presiden ini tetap melakukan tindak pidana secara berulang.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh disiplin kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada pada PT. Borneo Sarana Teknik Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan pengambilan sampel yaitu sampel jenuh dengan populasi dijadikan sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan pada perusahaan PT. Borneo Sarana Teknik Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menujukan bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada PT. Borneo Sarana Teknik Tarakan artinya karyawan telah mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi tanggung jawabnya dalam perusahaan tersebut, karyawam dengan sendirinya akan menaati semua peraturan yang telah diberlakukan oleh perusahaan dengan begitu secara tidak langsung akan meningkatkan kinerja karyawan didalam perusahaan, yaitu dengan adanya kesadaran dalam diri karyawan tentang apa yang telah menjadi tanggung jawabnya didalam perusahaan yang tercermin pada sikap disiplinnya. Variabel motivasi juga berpengaruh positif pada kinerja karyawan artinya dengan adanya keinginan yang tinggi yang dimiliki oleh seorang individu dalam hal melakukan pekerjaannya dalam bertindak sesuai dengan kepuassan yang diberikan perusahaan kepada individu tersebut dalam hal untuk meningkatkan motivasi yang dimilikinya, dengan begitu akan mudah untuk individu dalam meningkatkan kinerjanya ketika melakukan pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Pasal 1 Ayat 2 Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan kedaulatan berada di tangan rakyat sehingga dalam penyelenggaraan pemilihan umum rakyat mempunyai hak konstisional yang harus di lindungi dan di penuhi oleh negara melalui pemilihan umum. Dalam konteks penyelenggaraan pemilu tentu terjadi berbagai bentuk pelanggaran maupun tindak pidana pemilu baik yang di lakukan oleh pelaksana, Peserta pimilu hingga masyarakat secara umum. Peran saksi dan pelapor dalam hal terjadinya pelanggaran pemilu maupun tindak pidana pemilu sangatlah penting untuk mewujudkan penegakan hukum dari pemerintah. Dalam Undang-Undang ini No 31 Tahun 2014 tentang Badan Pengawas Pemilihan Umum tidak di cantumkan secara spesifik tentang perlindungan saksi dan pelapor pelanggaran pemilu sehingga Bawaslu tidak memberikan perlindungan secara langsung kesaksianya bawaslu bersifat fleksibel tergantung kemauan dari saksi pelapor apakah identitasnya di sembunyikan atau tidak, jika di sembunyikan maka laporanya akan di sembunyikan beserta identitas pelapor jika itu sifatnya membahayakan pelapor. Bawaslu bekerja sama dengan instansi lain terkait mengenai untuk melindungi saksi atau pelapor dalam penegakkan hukum. Masyarakat berperan penting dalam upaya penegakan pelanggaran pemilu yang demokratis. Bawaslu selaku Badan Pengawas Pemilihan Umum tetap melakukan perlindungan saksi dan pelapor apabila di minta dengan melibatkan Lembaga Perlindungan Saksi Korban. Bawaslu bertugas menyampaikannya kepada DKPP untuk dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu dan berkoordinasi dengan sentra Gakkumdu untuk menyatakan apakah pelanggaran tersebut masuk dalam kategori tindak pidana pemilu. Dalam melakukan pengawasan dan penindakan pelanggaran pemilu, Bawaslu berwenang untuk memeriksa, mengkaji dan memutus pelanggaran administrasi pemilu dan pelanggaran politik uang. Kewenangan ini bersifat rekomendasi. Berdasarkan uraian di atas penulis meneliti tentang perlindungan saksi pelapor pelanggaran pemilu berdasarkan Undang-Undang (statute approach), pendekatan konseptual (conseptual Approach) dan pendekatan kasus (Case Approach). Kata kunci:Perlindungan, Kewenangan, Penegakan Hukum