2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS YURIDIS PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN MALINAU RINA FEBRIANA SIHITE Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pelayanan publik di Indonesia serta mengkaji bentuk implementasinya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau. Permasalahan utama dalam penelitian ini difokuskan pada dua hal, yakni: pertama, bagaimana ketentuan hukum yang mengatur peningkatan kompetensi ASN dalam mendukung pelayanan publik di Indonesia; dan kedua, bagaimana bentuk implementasi peningkatan kompetensi ASN yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum primer terdiri dari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan manajemen ASN dan pelayanan publik, sedangkan bahan hukum sekunder meliputi doktrin hukum, literatur ilmiah, serta pendapat para ahli di bidang hukum administrasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi ASN memiliki landasan konstitusional dan yuridis yang kuat, antara lain dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Regulasi tersebut menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan hak sekaligus kewajiban ASN yang harus dilaksanakan secara terencana, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan jabatan. Di Kabupaten Malinau, implementasi peningkatan kompetensi ASN telah dilakukan melalui pelatihan teknis, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, bimbingan teknis, serta program izin dan tugas belajar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, hambatan geografis sebagai daerah perbatasan, kesenjangan akses pengembangan kompetensi antara PNS dan PPPK, serta persoalan administratif kepegawaian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kerangka hukum pengembangan kompetensi ASN telah memadai secara normatif, efektivitas implementasinya di daerah masih memerlukan penguatan kebijakan afirmatif, peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan agar berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research aims to analyze the role of the Civil Registry Office (Dukcapil) of Malinau Regency in preventing child marriage (from the perspective of Law Number 16 of 2019 concerning Marriage).Based on the background, two issues are raised in this study: whether the evaluation conducted by Dukcapil has been effective in reducing the rate of underage marriage and the challenges faced by Dukcapil in addressing underage marriage.This research employs a normative legal research type, using a statutory approach (Statute Approach). Underage marriage is governed by Law Number 1 of 1974 in conjunction with Law Number 16 of 2019 concerning the marriage age limit of 19 years and Law Number 24 of 2013 concerning Population Administration. The Civil Registration Agency (Dukcapil) only registers marriages that meet legal requirements, including court dispensations. Through evaluation of marriage certificate registration and data updates in accordance with Minister of Home Affairs Regulation Number 108 of 2019, it monitors marriage age and supports policies to prevent underage marriage. The Malinau Regency Dukcapil evaluation is effective in providing accurate population data for age verification and preventing age manipulation in marriage registration, but it has not been optimal in directly reducing the number of underage marriages. This is because Dukcapil plays only an administrative role and does not have the authority to reject child marriages that have received marriage dispensations. Its evaluation focuses on service output rather than the impact of reducing child marriage rates. Therefore, its effectiveness depends heavily on cross-sectoral collaboration.
2026 · Thesis ·
TINJAUAN KRIMINOLOGI PELAKU RESIDIVIS NARKOTIKA Penelitian yang berjudul “Tinjauan Kriminologi Pelaku Residivis Narkotika” ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kriminologi yang memengaruhi seseorang hingga kembali melakukan tindak pidana narkotika (residivis), serta mengkaji pelaksanaan penegakan hukum terhadap pelaku residivis narkotika di Kota Tarakan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi kepada narasumber yang berkaitan dengan masalah atau isu hukum dalam penelitian. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh di lapangan dan data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan berupa bahan-bahan tertulis yang berkaitan dengan masalah (isu hukum) yang akan dibahas dalam penelitian. Jenis penelitian yang dugunakan adalah tipe penelitian hukum empris yakni metode penelitian yang hukum yang melihat keberlakukan hukum dari segi nonhukum. Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian di Kantor Kepolisian Resor Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor kriminologi yang mendorong terjadinya residivis dalam tindak pidana narkotika meliputi faktor ekonomi, lingkungan sosial, lemahnya kontrol sosial, pengaruh pergaulan, serta stigma negatif yang diterima mantan narapidana setelah menjalani masa pidana. Dari aspek penegakan hukum, aparat kepolisian telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika melalui upaya penal dan non-penal. Namun demikian, masih terdapat kendala dalam pelaksanaan rehabilitasi dan proses reintegrasi sosial, yang pada akhirnya meningkatkan risiko terjadinya pengulangan tindak pidana narkotika.
2026 · Thesis ·
Pembelajaran PJOK tidak hanya berorientasi pada kebugaran fisik, tetapi juga berfungsi sebagai alat yang efektif dalam mengenalkan nilai-nilai karakter seperti religius, disiplin, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter religius, disiplin, dan tanggung jawab siswa melalui pembelajaran PJOK di kelas IA SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa kelas IA yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Nilai karakter religius tercermin melalui kegiatan berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran PJOK meskipun masih terdapat beberapa siswa yang belum melaksanakan doa dengan tertib, serta sikap hidup rukun dengan sesama teman selama kegiatan berlangsung seperti berbicara dengan nada yang sopan sesama teman. 2). Nilai karakter disiplin terlihat dari siswa datang tepat waktu ke lapangan dan segera berbaris sesuai arahan guru, namun sebagian siswa masih menunjukkan perilaku kurang tertib dalam mematuhi aturan. 3). Nilai karakter tanggung jawab ditunjukkan melalui kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas gerak pemanasan serta menjaga dan merapikan alat pembelajaran PJOK setelah digunakan, walaupun masih ditemukan siswa yang belum melaksanakannya secara optimal. Secara keseluruhan, pembelajaran PJOK berperan dalam menumbuhkan nilai karakter siswa, namun masih diperlukan pembiasaan dan pendampingan yang berkelanjutan agar nilai karakter tersebut dapat berkembang secara maksimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji nilai karakter secara lebih luas lagi.
2026 · Thesis ·
Pemahaman konsep matematika (PKM) merupakan kemampuan kognitif fundamental yang mendukung siswa dalam memahami, menghubungkan, dan menerapkan konsep matematika secara bermakna. Realistic Mathematics Education (RME) dipandang relevan untuk mengembangkan PKM karena mengaitkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata, namun kajian mengenai efektivitas RME dengan pendekatan mixed-methods masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas RME terhadap PKM siswa melalui perbandingan hasil pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta menelaah pengalaman belajar siswa melalui data kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain embedded-experimental. Data kuantitatif diperoleh melalui tes PKM, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara pada kelas eksperimen. Analisis kuantitatif meliputi statistik deskriptif, analisis n-gain, dan uji independent sample t-test, sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor PKM kedua kelompok relatif serupa, dengan perbedaan yang tidak signifikan secara statistik inferensial. Akan tetapi, di sisi lain, nilai rata-rata n-gain kelompok eksperimen sebesar 0,43 dan kelompok kontrol sebesar 0,42 berada pada kategori sedang. Secara deskriptif, kelompok eksperimen menunjukkan capaian yang sedikit lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil penelitian kualitatif juga mendukung hasil analisis statistik deskriptif tersebut bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran RME memiliki persepsi positif terhadap pendekatan tersebut dan merasakan manfaat dalam memahami konsep matematika. Dengan demikian, RME memberikan kontribusi positif terhadap proses PKM siswa, meskipun efektivitasnya secara kuantitatif belum menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional.
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pertimbangan hakim terhadap penjatuhan hukuman mati pada putusan Nomor 89/Pid.B/2023/PN Tar serta untuk mengkaji terkait indikator penentu penjatuhan hukuman mati pada tindak pidana pembunuhan berencana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus dan perundang-undangan, literatur hukum, serta putusan pengadilan yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim terhadap penjatuhan hukuman mati pada putusan Nomor 89/Pid.B/2023/PN Tar yaitu penilaian menyeluruh hakim terhadap unsur-unsur dari pasal pembunuhan berencana, fakta hukum, serta teori pemidanaan yang digunakan oleh majelis hakim dan juga pertimbangan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Terhadap indikator penjatuhan hukuman mati, dalam Putusan Nomor 89/Pid.B/2023/PN Tar terdiri dari, keadaan atau kejadian yang memberatkan, pengulangan tindak pidana (recidive), unsur perencaan dan fakta hukum terkait perencanaan, peran (role), motif dan tujuan dilakukannya tindak pidana, pelaksanaan tindak pidana, dan sikap terdakwa selama proses peradilan. Oleh karena itu, hakim dalam menjatuhkan pidana khususnya pada perkara pembunuhan berencana tetap mengedepankan pertimbangan yang objektif, menyeluruh, dan transparan terhadap fakta hukum. Selain itu, perlu pengaturan lebih jelas mengenai indikator penjatuhan hukuman mati agar dapat menjadi pedoman dalam praktik peradilan kedepannya.
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penegakan hukum oleh kepolisian terhadap praktik juru parkir liar di Kota Tarakan serta untuk mengetahui tanggung jawab kepolisian sebagai hukum dalam menangani praktik tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh terdiri atas data primer dan data sekunder yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara menguraikan, menggambarkan, dan menjelaskan permasalahan yang berkaitan dengan praktik juru parkir liar di Kota Tarakan. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum oleh kepolisian telah dilakukan melalui upaya preventif berupa patroli rutin, sosialisasi, dan koordinasi lintas instansi, serta upaya represif berupa penertiban dan penindakan terhadap juru parkir liar. Namun, efektivitas penegakan hukum tersebut belum optimal karena masih ditemukannya praktik parkir liar di sejumlah lokasi strategis, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta keterbatasan personel dan sarana pendukung. Selain penegakan hukum, tanggung jawab kepolisian sebagai penegakan hukum diwujudkan dalam upaya menjaga ketertiban lalu lintas, melindungi masyarakat dari pungutan liar, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perparkiran. Kurangnya kesadaran hukum masyarakat terhadap aturan perparkiran, masih lemahnya pengawasan dan penindakan yang berkelanjutan oleh aparat kepolisian, serta terbatasnya koordinasi antarinstansi terkait menjadi faktor utama yang menyebabkan praktik juru parkir liar masih terus berlangsung di Kota Tarakan.
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak anak sebagai korban penelantaran di Kota Tarakan dalam perspektif viktimologi serta mengkaji kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menangani kasus tersebut. Latar belakang penelitian didasari oleh masih maraknya kasus penelantaran anak, yang mencerminkan pengabaian peran perlindungan dari berbagai pihak, padahal hak anak telah dijamin oleh hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Dinas Sosial dan DP3AP2KB Kota Tarakan, observasi, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak anak korban penelantaran di Kota Tarakan dilaksanakan melalui pendekatan komprehensif yang berorientasi pada pemulihan korban dan restorasi keluarga, sesuai dengan prinsip viktimologi. Unsur-unsur pemenuhan hak meliputi jaminan keselamatan darurat, akses terhadap layanan dasar, dan pendampingan psikososial. Faktor penyebab utama penelantaran adalah kemiskinan struktural, pola migrasi orang tua, serta rendahnya pengetahuan tentang pengasuhan anak. Secara kelembagaan, penelitian menemukan bahwa kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah telah dijalankan berdasarkan mandat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dinas Sosial berperan sebagai leading sector dengan fokus pada rehabilitasi, sementara DP3AP2KB menekankan fungsi pencegahan melalui KIE dan pendampingan korban. Tantangan utama yang dihadapi adalah mengatasi akar masalah struktural seperti kemiskinan dan mengubah persepsi masyarakat.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai ekonomi karbon pada lahan agroforestri kopi robusta di Desa Sembuak Warod, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Metode yang diterapkan adalah metode non-destruktif dengan pengambilan data lapangan yang dilakukan dari Juli hingga Agustus 2025. Data yang dikumpulkan mencakup biomassa pohon, serasah, dan kondisi tanah, serta analisis stok karbon menggunakan rumus alometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total rata-rata stok karbon pada lahan agroforestri kopi robusta mencapai 2,33 ton CO₂-e/ha untuk biomassa di atas permukaan tanah (AGB) dan 0,58 ton CO₂-e/ha untuk biomassa di bawah permukaan tanah (BGB). Sebagai tambahan, biomassa akar dan serasah menghasilkan nilai C litter sebesar 0,66 kg, dengan total biomassa basah 1,4 kg dan C litter 6,58 ton CO₂-e/ha. Ini menunjukkan potensi signifikan lahan agroforestri dalam menyimpan karbon. Nilai ekonomi karbon yang diperoleh bervariasi antara Rp30.000 hingga Rp451.050 per ton, tergantung pada mekanisme pasar dan penggunaan karbon. Analisis ini menggarisbawahi peran penting sistem agroforestri kopi robusta dalam mitigasi perubahan iklim dan penyimpanan karbon yang stabil. Sistem agroforestri ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi petani tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, disarankan agar petani mempertahankan variasi tanaman di lahan agroforestri dan pemerintah menyelenggarakan program pelatihan untuk praktik agroforestri berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi konservasi karbon yang lebih efektif di wilayah tersebut.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji lebih rinci bagaimana ukuran perusahaan berfungsi sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara profitabilitas dan leverage terhadap cash holding pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai tahun 2020 - 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan 34 perusahaan yang memenuhi kriteria dipilih sebagai subjek penelitian. Analisis data menggunakan metode regresi panel data dengan Fixed Effect Model (FEM), dan perangkat lunak EViews 12 dalam pengolahan data. Berdasarkan hasil penelitian, cash holding dipengaruhi secara negatif oleh profitabilitas dan leverage. Selain itu, telah terbukti bahwa ukuran perusahaan mampu memoderasi leverage terhadap cash holding dan profitabilitas terhadap cash holding. Dengan demikian, perbedaan skala perusahaan menjadi faktor penting dalam menjelaskan variasi kebijakan penahanan kas perusahaan.
2026 · Thesis ·
Struktur modal merupakan keputusan keuangan strategis yang berperan penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan perusahaan, yang tercermin melalui tingkat leverage. Meskipun perusahaan sektor consumer non-cyclical memiliki karakteristik permintaan yang relatif stabil, kebijakan leverage tetap menunjukkan variasi antarperusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa keputusan struktur modal tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik sektor, tetapi juga berpotensi dipengaruhi oleh karakteristik manajerial dan kondisi keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh CEO female, CEO tenure, profitabilitas, dan firm risk terhadap leverage pada perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel ditentukan melalui metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Stata 17, dengan firm size dan firm age sebagai variabel control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CEO female, CEO tenure,profitabilitas, dan firm risk tidak berpengaruh signifikan terhadap leverage. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan penggunaan utang pada sektor consumer non-cyclical lebih dipengaruhi oleh karakteristik industri yang bersifat stabil dan defensif dibandingkan faktor manajerial maupun keuangan perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas periode, sektor, dan variabel penelitian.
2026 · Book ·
2026 · Book ·
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji lebih rinci bagaimana ukuran perusahaan berfungsi sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara profitabilitas dan leverage terhadap cash holding pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai tahun 2020 - 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan 34 perusahaan yang memenuhi kriteria dipilih sebagai subjek penelitian. Analisis data menggunakan metode regresi panel data dengan Fixed Effect Model (FEM), dan perangkat lunak EViews 12 dalam pengolahan data. Berdasarkan hasil penelitian, cash holding dipengaruhi secara negatif oleh profitabilitas dan leverage. Selain itu, telah terbukti bahwa ukuran perusahaan mampu memoderasi leverage terhadap cash holding dan profitabilitas terhadap cash holding. Dengan demikian, perbedaan skala perusahaan menjadi faktor penting dalam menjelaskan variasi kebijakan penahanan kas perusahaan.
2026 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pertimbangan hakim terhadap penjatuhan hukuman mati pada putusan Nomor 89/Pid.B/2023/PN Tar serta untuk mengkaji terkait indikator penentu penjatuhan hukuman mati pada tindak pidana pembunuhan berencana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus dan perundang-undangan, literatur hukum, serta putusan pengadilan yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim terhadap penjatuhan hukuman mati pada putusan Nomor 89/Pid.B/2023/PN Tar yaitu penilaian menyeluruh hakim terhadap unsur-unsur dari pasal pembunuhan berencana, fakta hukum, serta teori pemidanaan yang digunakan oleh majelis hakim dan juga pertimbangan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Terhadap indikator penjatuhan hukuman mati, dalam Putusan Nomor 89/Pid.B/2023/PN Tar terdiri dari, keadaan atau kejadian yang memberatkan, pengulangan tindak pidana (recidive), unsur perencaan dan fakta hukum terkait perencanaan, peran (role), motif dan tujuan dilakukannya tindak pidana, pelaksanaan tindak pidana, dan sikap terdakwa selama proses peradilan. Oleh karena itu, hakim dalam menjatuhkan pidana khususnya pada perkara pembunuhan berencana tetap mengedepankan pertimbangan yang objektif, menyeluruh, dan transparan terhadap fakta hukum. Selain itu, perlu pengaturan lebih jelas mengenai indikator penjatuhan hukuman mati agar dapat menjadi pedoman dalam praktik peradilan kedepannya.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penegakan hukum oleh kepolisian terhadap praktik juru parkir liar di Kota Tarakan serta untuk mengetahui tanggung jawab kepolisian sebagai hukum dalam menangani praktik tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh terdiri atas data primer dan data sekunder yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara menguraikan, menggambarkan, dan menjelaskan permasalahan yang berkaitan dengan praktik juru parkir liar di Kota Tarakan. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum oleh kepolisian telah dilakukan melalui upaya preventif berupa patroli rutin, sosialisasi, dan koordinasi lintas instansi, serta upaya represif berupa penertiban dan penindakan terhadap juru parkir liar. Namun, efektivitas penegakan hukum tersebut belum optimal karena masih ditemukannya praktik parkir liar di sejumlah lokasi strategis, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta keterbatasan personel dan sarana pendukung. Selain penegakan hukum, tanggung jawab kepolisian sebagai penegakan hukum diwujudkan dalam upaya menjaga ketertiban lalu lintas, melindungi masyarakat dari pungutan liar, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perparkiran. Kurangnya kesadaran hukum masyarakat terhadap aturan perparkiran, masih lemahnya pengawasan dan penindakan yang berkelanjutan oleh aparat kepolisian, serta terbatasnya koordinasi antarinstansi terkait menjadi faktor utama yang menyebabkan praktik juru parkir liar masih terus berlangsung di Kota Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak anak sebagai korban penelantaran di Kota Tarakan dalam perspektif viktimologi serta mengkaji kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menangani kasus tersebut. Latar belakang penelitian didasari oleh masih maraknya kasus penelantaran anak, yang mencerminkan pengabaian peran perlindungan dari berbagai pihak, padahal hak anak telah dijamin oleh hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Dinas Sosial dan DP3AP2KB Kota Tarakan, observasi, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak anak korban penelantaran di Kota Tarakan dilaksanakan melalui pendekatan komprehensif yang berorientasi pada pemulihan korban dan restorasi keluarga, sesuai dengan prinsip viktimologi. Unsur-unsur pemenuhan hak meliputi jaminan keselamatan darurat, akses terhadap layanan dasar, dan pendampingan psikososial. Faktor penyebab utama penelantaran adalah kemiskinan struktural, pola migrasi orang tua, serta rendahnya pengetahuan tentang pengasuhan anak. Secara kelembagaan, penelitian menemukan bahwa kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah telah dijalankan berdasarkan mandat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dinas Sosial berperan sebagai leading sector dengan fokus pada rehabilitasi, sementara DP3AP2KB menekankan fungsi pencegahan melalui KIE dan pendampingan korban. Tantangan utama yang dihadapi adalah mengatasi akar masalah struktural seperti kemiskinan dan mengubah persepsi masyarakat.
2026 · Thesis ·
Mie kwetiau merupakan produk pangan berbasis tepung beras yang berbentuk lembaran tipis dengan tekstur kenyal. Penambahan tepung rumput laut (Kappaphycus alvarezii) yang kaya akan serat diyakini dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pangan fungsional, sehingga menjadi alternatif untuk meningkatan kualitas gizi pada Mie Kwetiau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisikokimia mie kwetiau melalui analisis proksimat (kadar air, kadar abu, dan kadar protein), serat kasar, serta uji hedonik. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu preparasi sampel rumput laut, pembuatan tepung rumput laut, dan pembuatan mie kwetiau. Data yang diperoleh dari hasil pengujian, diolah menggunakan Microsoft Excell 2013 sehingga didapatkan nilai rata-rata dan standar deviasi dari hasil pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mie kwetiau mengandung kadar air 59,93%, kadar abu 9,87%, dan kadar protein 21,13%. Kandungan serat kasar produk mie kwetiau yang diberi penambahan tepung rumput laut sebesar 1,36%. Uji hedonik yang dilakukan oleh 30 panelis menunjukkan tingkat kesukaan pada skala hedonik suka, dengan kenampakan 3,67%, aroma 3,50%, tekstur 4,20%, dan rasa 3,57%. Secara keseluruhan, rumput laut Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai bahan tambahan dalam pengembangan mie kwetiau fungsional bernilai gizi tinggi dan dapat diterima secara sensori.
2026 · Book ·
FORMULASI TEPUNG MAGGOT DAN PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Abstrak Pakan merupakan 70% penyumbang biaya terbesar dalam produksi budidaya ikan nila, oleh karena itu diperlukan bahan baku alternatif pembuatan pakan. Salah satu bahan pakan potensial adalah maggot. Maggot mengandung protein sebesar 42,55%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung maggot dan pakan komersial terhadap pertumbuhan ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Metode penelitian ini adalah eksperimen deskriptif kuantitatif dengan 4 perlakuan 3 ulangan, P0 (kontrol), P1 (pakan komersil 70% dan tepung maggot 30%), P2 (50% pakan komersil + 50%tepung maggot), dan P3 (70% pakan komersil dan 30%tepung maggot). Perlakuan P1 menghasilkan pertumbuhan bobot (0,45 g) dan panjang (1,13 cm) yang lebih tinggi, nilai laju pertumbuhan spesifik (SGR) yang paling optimal (2,87), serta rasio konversi pakan (FCR) terendah (1,88). Hasil tersebut menunjukkan bahwa keseimbangan nutrisi antara protein dan energi pada perlakuan P1 mampu mendukung pertumbuhan ikan nila merah secara optimal. Hasil analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan P1 berpengaruh nyata terhadap bobot mutlak, panjang mutlak, SGR dan FCR (P 0,05). Tingkat kelangsungan hidup (SR) ikan pada semua perlakuan mencapai 100%. FORMULASI TEPUNG MAGGOT DAN PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Abstract Feed accounts for 70% of the largest cost in tilapia cultivation production, therefore alternative raw materials are needed for feed production. One potential feed ingredient is maggot. Maggot contains 42.55% protein. This study aims to determine the effect of maggot flour formulation and commercial feed on the growth of red tilapia (Oreochromis niloticus). This research method is a quantitative descriptive experiment with 4 treatments and 3 replications, P0 (control), P1 (70% commercial feed and 30% maggot flour), P2 (50% commercial feed + 50% maggot flour), and P3 (70% commercial feed and 30% maggot flour). Treatment P1 resulted in higher weight (0.45 g) and length (1.13 cm) growth, the most optimal specific growth rate (SGR) value (2.87), and the lowest feed conversion ratio (FCR) (1.88). These results indicate that the nutritional balance between protein and energy in the P1 treatment is able to support optimal growth of red tilapia. Analysis of variance (ANOVA) results showed that the P1 treatment significantly affected absolute weight, absolute length, SGR, and FCR (P 0.05). The survival rate (SR) of fish in all treatments reached 100%.
2026 · Book ·
Pemanfaatan minyak jelantah yang belum optimal serta keterbatasan bahan bakar fosil mendorong perlunya pengembangan biodiesel sebagai energi terbarukan. Selain itu, limbah cangkang temberungun (Telescopium telescopium) yang melimpah di wilayah pesisir dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis biodiesel dari minyak jelantah menggunakan katalis berbasis cangkang temberungun serta mengevaluasi pengaruh variasi rasio minyak dan metanol terhadap karakteristik biodiesel yang dihasilkan. Metode penelitian meliputi preparasi katalis dari cangkang temberungun, proses transesterifikasi minyak jelantah dengan rasio minyak dan metanol 2:2, 2:3, dan 2:4, serta pengujian karakteristik biodiesel berupa rendemen, densitas dan uji nyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rasio metanol meningkatkan rendemen biodiesel, dengan nilai tertinggi pada rasio 2:4 sebesar 23,94 ± 3,63%. Nilai densitas biodiesel berada pada kisaran 0,83–0,88 g/cm³, dimana rasio 2:2 paling mendekati standar SNI. Namun, seluruh sampel memiliki nilai viskositas di bawah standar SNI biodiesel. Uji nyala menunjukkan bahwa rasio 2:3 memberikan pembakaran paling stabil dibandingkan rasio lainnya. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa cangkang temberungun berpotensi digunakan sebagai katalis dalam sintesis biodiesel dari minyak jelantah, namun diperlukan optimasi kondisi reaksi dan pemurnian agar biodiesel yang dihasilkan memenuhi standar mutu nasional.
2026 · Book ·