Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: evaluation
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Instalasi Listrik Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Borneo Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EVALUATION OF THE ELECTRICAL INSTALLATION OF THE FACULTY OF MEDICAL BUILDING, UNIVERSITY OF BORNEO TARAKAN Abstract Evaluation of electrical installations in new buildings is necessary to ensure compliance with PUIL 2011 standards, especially in protection, lighting and conduction systems. This research aims to assess the condition of the electrical installations of the Faculty of Medicine, University of Borneo, Tarakan Building and provide recommendations for improvement. This research uses a quantitative descriptive method carried out through field observations, measurements and analysis based on PUIL 2011. The results show that the electrical load on Floor 1 is 72.90 kW with a current of 138.45 A and MCB 160 A. Floor 2 is 7.91 kW with a current of 15.03 A and MCB 16 A, while Floor 3 is 257.53 kW with a current of 489.09 A and MCB 630 A. All currents are still below the safety capacity. The use of 4mm cables on Floor 1 and 2.5mm on Floors 2 and 3 still meets the current carrying capacity. However, there is a load imbalance between phases. Electrical installations are not yet fully up to standard and require repairs to increase safety and efficiency

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Manajemen Proyek dengan Metode CPM (Critical Path Method) dan PERT (Project Evaluation and Review Technique) pada Pembangunan Perumahan Subsidi Putra Residence Kota Tarakan

2026•

Pembangunan Perumahan Subsidi Putra Residence di Kota Tarakan membutuhkan manajemen waktu yang baik agar proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Tantangan utama yang dihadapi adalah perencanaan jadwal yang masih dilakukan secara manual serta faktor eksternal seperti cuaca yang sering mempengaruhi kelancaran konstruksi. Untuk memastikan proyek berjalan lebih efisien, digunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT) dalam penjadwalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jaringan kerja CPM dan PERT untuk mengevaluasi durasi serta hubungan ketergantungan antar aktivitas proyek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi proyek serta wawancara dengan pihak-pihak terkait, seperti pelaksana lapangan dan manajer proyek, guna memperoleh informasi mengenai urutan pekerjaan, durasi aktivitas, dan kendala yang dihadapi selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami jalur kritis dalam proyek, mengidentifikasi aktivitas yang paling berpengaruh terhadap waktu penyelesaian, serta membandingkan durasi proyek berdasarkan metode CPM dan PERT. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada penggunaan data durasi aktual proyek di lapangan yang dikombinasikan dengan analisis komparatif antara metode deterministik (CPM) dan probabilistik (PERT), serta mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi cuaca dan keterbatasan penjadwalan manual yang belum banyak diintegrasikan dalam penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis dalam proyek mencakup beberapa aktivitas utama, yaitu A, B, C, D, E, F, G, H, dan K, dengan estimasi waktu penyelesaian selama 49 hari menggunakan metode CPM dan 50 hari menggunakan metode PERT. Perbedaan durasi tersebut terjadi karena CPM menggunakan estimasi waktu yang bersifat deterministik, sedangkan PERT mempertimbangkan variasi durasi melalui pendekatan probabilistik. Dengan penerapan metode CPM dan PERT, proyek Perumahan Subsidi Putra Residence dapat dikelola secara lebih sistematis, mengurangi risiko keterlambatan, serta memastikan bahwa pembangunan hunian subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat yang optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran RODE (Read, Outline, Discussion, Evaluation) Terhadap Keterampilan Komunikasi Matematika Siswa SMP Pada Materi Penyajian Data

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran RODE (Read, Outline, Discussion, Evaluation) terhadap keterampilan komunikasi matematika siswa SMP pada materi penyajian data. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri Tarakan tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling sehingga diperoleh sampel pada penlitian ini 60 siswa yaitu 30 siswa kelas VII-B sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas VII-E sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data keterampilan komunikasi matematika siswa menggunakan tes yaitu pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 4 soal uraian dengan soal yang berbedabeda. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan uji independent sample t test (Uji t). Berdasarkan hasil analisis data akhir posttest diperoleh nilai t hitung 4,503 dengan t tabel sebesar 1,671 karena t hitung ≥ t tabel dengan nilai signifikansi 5%. Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata hasil tes keterampilan komunikasi matematika siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran RODE (Read, Outline Discussion, Evaluation) lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil tes keterampilan komunikasi matematika siswa di kelas yang menggunakan model konvensional. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran RODE (Read, Outline, Discussion, Evaluation) terhadap keterampilan komunikasi matematika siswa SMP pada materi penyajian data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penilaian autentik dalam pembelaran biologi, kesesuaian dalam penerapan penilaian autentik guru biologi terhadap standar proses penilaian kurikulum 2013, dan kendala yang dialami guru biologi di SMA Negeri 1 Tarakan dalam pelaksanaan penilaian autentik sesuai dengan kurikulum 2013. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian 3 guru mata pelajaran biologi, wakil kurikulum dan 24 peserta didik dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi, dokumentasi, angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penilaian autentik pada pembelajaran biologi sudah berjalan dengan baik. Pada tahap perencanaan diperoleh hasil sebesar 86,6%, pada tahap pelaksanaan diperoleh hasil sebesar 85,1%, dan pada tahap pelaporan diperoleh hasil 83,3%. Kesesuaian pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan sudah sesuai dengan Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang standar penilaian pendidikan, dan kendala guru dalam pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi adalah kendala waktu yang terbatas karena pandemik covid, biaya yang lebih banyak, banyaknya komponen/kriteria dalam penilaian autentik, kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran yang inovatif dengan penilaian autentik serta prasarana yang tidak berfungsi dengan baik. ABSTRACT The purpose of this study was to identify the authentic assessment process in biology learning, the suitability of applying authentic assessment of biology teachers to the standard 2013 curriculum assessment process, and the challenges faced by biology teachers at SMA Negeri 1 Tarakan in implementing authentic assessment in line with the 2013 curriculum. Three biology professors, curriculum representatives, and 24 students were the research subjects. The sample was chosen via purposive sampling. The data were obtained based on the results of observations, documentation, questionnaires, and interviews. The results showed that biology learning’s authentic assessment process was operating successfully. Results of the planning stage were 86.6 percent, those for implementation stage were 85.1 percent, and those for the reporting stage were 83.3 percent. In terms of attitudes, knowledge aspects, and skill aspects, the implementation of the authentic assessment of biology learning complied with Permendikbud No. 23 of 2016 about educational assessment standards. Limited time due to the covid pandemic, higher costs, numerous components and criteria in authentic assessment, a lack of student motivation to engage in innovative learning with authentic assessments, and inadequate infrastructure were some of the challenges faced by teachers when implementing authentic assessments in biology learning.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis Of Higher Order Thinking Skills In Reading Skill At English Department 2018

2021•

AN ANALYSIS OF HIGHER ORDER THINKING SKILLS IN READING SKILL AT ENGLISH DEPARTMENT 2018 Abstract This study aimed at finding empirical evidences of higher order thinking skills (HOTS) distribution based on revised Bloom Taxonomy on the multiple-choice items in reading exercises of reading practices used in the English Dept. especially those provided for the students of 2018 intake. This employed a content analysis method to identify specific features of the questions items. The data were collected from the documents of reading exercises, table of check lists, table analysis and interview. The findings show that the HOTS (Higher order thinking skills) were only found in 44% of the question items (11 of 25 questions), meanwhile the rest was included in the lower order category. Among those of HOTS items, the most was analysis skills (24%), followed by evaluating skills (16%), and another skill of making/creating was only (4%). Thus, it can concluded that HOTS item was still very low and needed to be improved. Keywords: questions items of reading, reading skills, HOTS, analyzing, evaluation, creating.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS STRATEGI GURU ILMU PENGETAHUAN ALAM DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru Ilmu Pengetahuan Alam dalam pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang guru IPA, Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melaksanakan perencanaan dengan menyiapkan silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa, media pembelajaran, dan materi atau bahan ajar. Namun dalam kelangsungannya guru tidak bisa sepenuhnya melakukan apa yang tercantum pada rencana pelaksanaan pembelajaran dikarenakan guru memperhatikan situasi dan kondisi serta keadaan siswa saat proses pembelajaran berlangsung tetapi tetap mengarah pada tujuan pembelajaran. Dalam proses pembelajaran guru menggunakan platform seperti WhatsApp grup, Google classroom, Google form, Youtube dan lainnya. Sedangkan pada tahap evaluasi pembelajaran guru melakukan evaluasi penilaian pada ranah psikomotorik, kognitif dan afektif menggunakan Google classroom dan penilaian produk. This research aimed to analyze the strategies used by natural science teachers in online learning during the Covid-19 pandemic at SMP N 11 Tarakan. This research subjects were 3 science teachers. The results show that the teachers performed their plans by preparing syllabus, lesson plans, worksheets, learing media, and learning materials. However, the teachers could not completely perform what were stated in their lesson plans since the teachers paid more attention to the students’ situations and conditions during the learning processes leading to the learning objectives. In the learning processes, the teachers used various platforms, such as WhatsApp groups, Google classroom, Google Forms, youtube, and others. Meanwhile, in the learning evaluation stage, the teachers evaluated the students’ learning achievements based on psychomotor, cognitive, and affective domains using google classroom and product assessments.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail