Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran RODE (Read, Outline, Discussion, Evaluation) terhadap keterampilan komunikasi matematika siswa SMP pada materi penyajian data. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri Tarakan tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling sehingga diperoleh sampel pada penlitian ini 60 siswa yaitu 30 siswa kelas VII-B sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas VII-E sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data keterampilan komunikasi matematika siswa menggunakan tes yaitu pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 4 soal uraian dengan soal yang berbedabeda. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan uji independent sample t test (Uji t). Berdasarkan hasil analisis data akhir posttest diperoleh nilai t hitung 4,503 dengan t tabel sebesar 1,671 karena t hitung ≥ t tabel dengan nilai signifikansi 5%. Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata hasil tes keterampilan komunikasi matematika siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran RODE (Read, Outline Discussion, Evaluation) lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil tes keterampilan komunikasi matematika siswa di kelas yang menggunakan model konvensional. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran RODE (Read, Outline, Discussion, Evaluation) terhadap keterampilan komunikasi matematika siswa SMP pada materi penyajian data.