Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: daya.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Status Keberlanjutan Usahatani Kakao (Theobroma cacao L.) di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS STATUS KEBERLANJUTAN USAHATANI KAKAO (Theobroma cacao L.) DI DESA METUN SAJAU TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengembangan usahatani kakao di Desa Metun Sajau dengan dukungan program kemitraan, namun keberlanjutan usahatani kakao masih menghadapi berbagai permasalahan seperti masalah hama dan penyakit, budidaya tidak ramah lingkungan dan fluktuasi harga. Peningkatan produktivitas dan pendapatan petani diperlukan untuk kesejahteraan ekonomi, sementara hubungan kemitraan petani dengan perusahaan perlu dipertahankan untuk keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini dilakukan di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis status keberlanjutan usahatani kakao dari dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dan dimensi sosial budaya 2) Mengidentifikasi atribut-atribut sensitif yang berpengaruh pada keberlanjutan usahatani kakao. Data yang digunakan yaitu, data primer dan data sekunder. Responden penelitian ini adalah petani mitra di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur. Metode penentuan responden menggunakan metode sensus dengan melibatkan seluruh petani mitra tersebut untuk memperoleh informasi melalui observasi, wawancara, serta kuesioner terhadap 42 petani. Analisis data adalah analisis MDS (Multidimensional Scalling), analisis leverage, dan monte carlo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status keberlanjutan usahatani kakao secara multidimensi menunjukkan nilai sebesar 38,08 dalam status kurang berkelanjutan. Status keberlanjutan usahatani kakao dari masing-masing dimensi adalah dimensi ekologi 40,39 (kurang berkelanjutan), dimensi ekonomi 37,41 (kurang berkelanjutan), dimensi sosial budaya 36,45 (kurang berkelanjutan). Terdapat 7 atribut sensitif yang paling memengaruhi keberlanjutan usahatani kakao yaitu (1) serangan hama dan penyakit, (2) tingkat penggunaan pupuk kimia, (3) akses ke pasar, (4) alternatif pendapatan di luar usahatani kakao, (5) tingkat kepercayaan petani dengan perusahaan, (6) komunikasi petani dengan perusahaan, dan (7) tingkat pendidikan petani.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PECAHAN KONTEKS BUDAYA DI JURUSAN PGSD UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal pecahan, khususnya soal cerita yang bersifat kontekstual dan memerlukan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan soal pecahan konteks budaya di Jurusan PGSD Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah tes yang diberikan kepada 20 calon subjek dan kemudian dikategorikan dalam kemampuan berpikir kritis baik, sedang, dan rendah. Peneliti selanjutnya melakukan wawancara untuk mengonfirmasi hasil jawaban dengan perwakilan masing-masing kategori kemampuan sebagai bentuk triangulasi. Berdasarkan hasil tes dan wawancara, dapat disimpulkan bahwa subjek baik mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir kritis, subjek sedang masih belum konsisten dalam memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir kritis karena masih mengalami miskonsepsi dalam memahami soal. Subjek tidak memahami makna “bagian dari bagian” dan mengalami kesulitan pada soal dengan tipe penyelesaian masalah yang lebih kompleks. Sedangkan subjek rendah hanya mampu memenuhi indikator interpretasi, penjelasan, dan regulasi diri secara terbatas. Hal ini disebabkan oleh kesulitan dalam memahami maksud soal terutama pada soal dengan tipe penyelesaian masalah yang lebih kompleks. Subjek juga tidak menuliskan informasi secara lengkap dalam langkah penyelesaian, sehingga model matematika yang digunakan menjadi tidak tepat. Selain itu, subjek juga mengalami kesulitan dalam mengerjakan pembagian yang melibatkan bilangan asli, sehingga tidak mampu melanjutkan langkah penyelesaian hingga tahap akhir.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Menggali Eksistensi Sastra Lisan Suku Dayak Kenyah Lepo Tepu Sebagai Upaya Pelestarian Bahasa dan Budaya

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan adanya dan terus berlangsungnya sastra lisan yang dimiliki oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu, serta perannya dalam melestarikan bahasa daerah dan identitas budaya setempat. Sastra lisan yang diteliti mencakup cerita rakyat Jalung Ngan Bungan Malan dan Uyau’ I’ut, serta nyanyian adat yang masih digunakan oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu di Desa Teras Baru, Kecamatan Tanjung Palas, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografis. Data yang dikumpulkan berupa tuturan lisan yang mengandung nilai budaya, nilai bahasa, dan kearifan lokal. Data tersebut diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat, serta melalui observasi langsung dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengklasifikasikan, menginterpretasikan, dan menyimpulkan hasil penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra lisan Dayak Kenyah Lepo’ Tepu masih ada, meskipun penggunaannya mulai menurun karena perubahan sosial dan budaya. Sastra lisan ini mengandung nilai moral dan etika, nilai sosial serta kebersamaan, serta nilai spiritual dan kepercayaan yang mencerminkan pola hidup masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu. Selain itu, sastra lisan ini juga berperan penting dalam melestarikan bahasa daerah serta memperkuat identitas budaya lokal. Upaya pelestariannya dilakukan melalui cara pewarisan antar generasi, peran tokoh adat, dokumentasi, integrasi dalam pendidikan budaya lokal, serta kegiatan adat seperti perlombaan nyanyian adat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Pengaruh Kapasitor Bank Terhadap Faktor Daya di PT. Intracawood Manufacturing

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Penggunaan daya listrik pada perusahaan ataupun industri banyak menggunakan peralatan dan mesin-mesin listrik yang bersifat Induktif yang mengkonsumsi daya reaktif (kVAR) yang besar. Peningkatan beban induktif ini mengakibatkan besarnya penggunaan daya reaktif yang mempengaruhi kualitas daya listrik terutama faktor daya. Dalam perbaikan nilai cos⁡φ, kapasitor bank diperlukan sebagai pembangkit daya reaktif untuk memperbaiki nilai cos⁡φ yang ada dengan target mendekati nilai 1. Penelitian yang dilakukan ini berada di PT. Intracawood Manufacturing dengan daya 8.000 kVA, kapasitor bank terpasang 2.520 kVAR dengan menggunakan 3 modul 42 step dimana setiap modul berisi 14 step. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh kapasitor bank terpasang terhadap faktor daya saat ini, dan membandingkannya dengan faktor daya yang ingin dicapai yaitu sebesar 0,99. Penelitian ini menggunakan metode segitiga daya, dengan metode ini nilai daya reaktif awal sebelum kompensasi dihitung dengan cos⁡φ1 dan daya reaktif akhir dihitung dengan cos⁡φ2. Dari hasil perhitungan didapatkan kompensasi daya reaktif sebesar 488,523415 kVAR, dengan nilai faktor daya awal 0,9 nilai arus (I1) didapatkan sebesar 2,47916667 kA dan daya semu (S1) sebesar 1.596,48175 kVA. Sedangkan dengan faktor daya yang ingin dicapai 0,99 terjadi efisiensi berupa menurunnya arus (I2) menjadi 2,25109913 kA dan menurunnya daya semu (S2) menjadi 1.451,34705 kVA dengan nilai kapasitor sebesar 19,12 µF.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Bayangan Terhadap Daya Keluaran Modul Surya

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Seiring dengan peningkatan kemajuan peradaban manusia, maka kebutuhan energi listrik juga semakin meningkat, yang mengakibatkan semakin berkurangnya batu bara, bahan bakar minyak, dan gas alam kendala tersebut mengakibatkan munculnya polusi yang membahayakan lingkungan dan kehidupan. Pengembangan sumber energi alternatif terbarukan dan bebas polusi menjadi tujuan utama bagi manusia. Sumber energi alternatif yang dimaksud seperti tenaga surya, tenaga angin, tenaga air, tenaga gelombang laut dan lain-lain. Penerapan energi terbarukan baik dilakukan dalam bentuk riset pada laboratorium maupun terapannya dalam bentuk teknologi tepat guna yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Pada permasalahan ini harus ditemukannya energi baru sebagai antisipasi krisis energi fosil pada saat ini. Energi surya merupakan energi alternatif yang memanfaatkan energi dari cahaya matahari. Indonesia secara astronomis terletak pada 6° LU – 11° LS dan 95° BT – 141° BT, ini membuat Indonesia berada di kawasan tropis dan dilewati garis khatulistiwa yang meyebabkan tingkat radiasi matahari di Indonesia rata-rata cukup tinggi yaitu 4,8 kWh/m² setiap harinya dan hal ini dapat menjadi potensi yang besar untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) penggunaan energi matahari untuk sumber terbarukan dan dikonversi dari energi matahari menjadi energi listrik. Pada perancangan sistem dibutuhkan sudut kemiringan panel yang tepat agar dapat menerima radiasi matahari yang paling tinggi untuk memaksimalkan intensitas matahari yang di terima oleh modul surya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, untuk pelaksanaannya dilakukan dengan pengambilan data secara langsung dilapangan. Data yang dikumpulkan seperti intensitas matahari, suhu modul, tegangan, arus, daya, suhu lingkungan, serta kelembaban.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Jaringan Kabel Bawah Laut Tarakan-Pulau Sadau

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pulau Sadau merupakan pulau yang jaraknya cukup dekat dengan kota Tarakan, Kalimantan Utara, Indonesia. Mengingat jarak yang cukup dekat antara kota Tarakan dan pulau Sadau, serta untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat pulau tersebut yang selama ini belum merasakan listrik dari PLN, maka dalam skripsi ini diusulkan mengenai Perencanaan Jaringan Kabel Bawah Laut antara kota Tarakan dan pulau Sadau. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana menentukan spesifikasi dan tegangan kabel bawah laut serta bagaimana melakukan analisa aliran daya pada sistem distribusi 20 kV PT. PLN Tarakan dengan mempertimbangkan masuknya beban pulau Sadau melalui kabel bawah laut. Untuk menentukan parameter pada sistem tenaga listrik, maka dalam penelitian ini menggunakan studi aliran daya dengan metode Newton-Raphson. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data sistem distribusi 20 kV yang didapatkan dari hasil observasi pada PT. PLN Tarakan serta data beban pulau Sadau yang didapatkan dari hasil survei kebutuhan beban di pulau Sadau. Penelitian ini menghasilkan spesifikasi saluran yang menghubungkan antara kota Tarakan dan pulau Sadau dengan rincian saluran udara dari bus existing ke landing point Tarakan dengan spesifikasi jenis penghantar AAAC, diameter 35 mm2 dan panjang saluran 2,32 km dan saluran bawah laut dari landing point Tarakan ke landing point Sadau dengan spesifikasi jenis penghantar XLPE, diameter 70 mm2 dan panjang saluran 0,88 km. Sedangkan untuk tegangan yang digunakan adalah tegangan menengah 20 kV. Selanjutnya, berdasarkan hasil simulasi aliran daya pada sistem PT. PLN Tarakan yang sudah terhubung dengan pulau Sadau didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 1392 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 3269 kVAr. Sedangkan untuk tegangan paling rendah terdapat pada bus339 dengan nilai sebesar 18,841 kV. Hasil tersebut masih memenuhi standar PLN (SPLN) tentang tegangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGATURAN KECEPATAN TERHADAP KUALITAS DAYA LISTRIK MOTOR INDUKSI TIGA FASA.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan didalam dunia industri dibidang pengerak peralatan. Motor induksi bergerak dengan kecepatan relatif konstan, salah satu kelemehan dari motor induksi, sulit diatur kecepatannya, untuk mengatur kecepatan motor induksi tiga fasa dengan baik, maka digunakan Variable Speed Driver (VSD) sebagai kontrol kecepatan, dengan mengubah frekuensi input. Sehingga dapat meningkatkan kecepatan motor induksi tiga fasa. Dapat dilihat dari hasil pengujian disaat frekuensi 25 Hz -49 Hz kecepatan motor induksi mengalamin peningkatan dari 750.6 Rpm-1477.8 Rpm tetapi faktor daya yang terukur pada motor induksi mengalamin penurunan dengan faktor daya 0.215-0.188 cosphi. Seiring dengan naiknya frekuensi sumber 25 Hz – 80 Hz pada motor, terlihat terjadi penurunan arus dari 0.795 A – 0.497 A pada kumparan motor sehingga mempengaruhi daya pada motor induksi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail