Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan adanya dan terus berlangsungnya sastra lisan yang dimiliki oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu, serta perannya dalam melestarikan bahasa daerah dan identitas budaya setempat. Sastra lisan yang diteliti mencakup cerita rakyat Jalung Ngan Bungan Malan dan Uyau’ I’ut, serta nyanyian adat yang masih digunakan oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu di Desa Teras Baru, Kecamatan Tanjung Palas, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografis. Data yang dikumpulkan berupa tuturan lisan yang mengandung nilai budaya, nilai bahasa, dan kearifan lokal. Data tersebut diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat, serta melalui observasi langsung dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengklasifikasikan, menginterpretasikan, dan menyimpulkan hasil penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra lisan Dayak Kenyah Lepo’ Tepu masih ada, meskipun penggunaannya mulai menurun karena perubahan sosial dan budaya. Sastra lisan ini mengandung nilai moral dan etika, nilai sosial serta kebersamaan, serta nilai spiritual dan kepercayaan yang mencerminkan pola hidup masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu. Selain itu, sastra lisan ini juga berperan penting dalam melestarikan bahasa daerah serta memperkuat identitas budaya lokal. Upaya pelestariannya dilakukan melalui cara pewarisan antar generasi, peran tokoh adat, dokumentasi, integrasi dalam pendidikan budaya lokal, serta kegiatan adat seperti perlombaan nyanyian adat.