Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MUHAMMAD ICHSAN

4 karya publik ditemukan.

2025: 22024: 2

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA UPT. BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh motivasi dalam memediasi hubungann budaya organisasi dengan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan model analisis SEMPLS. Metode pengambilan sampel yaitu seluruh karyawan yang bekerja pada 5(liima) UPT Bapenda Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan program komputer SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi berpengaruh positif terhadap motivasi. Motivasi berpengaruih positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang dimediasi oleh motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi berpengaruh positif terhadap organisasi. Impikasi praktis bagi pengelola organisasi untuk memprioritaskan pembentukan budaya organissi yang mendukung dan program peningkatan motivasi kerja juga membuka peluang untuk eksplorasi guna meningkatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan kausal antar variabel.

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA UPT. BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh motivasi dalam memediasi hubungann budaya organisasi dengan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan model analisis SEMPLS. Metode pengambilan sampel yaitu seluruh karyawan yang bekerja pada 5(liima) UPT Bapenda Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan program komputer SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi berpengaruh positif terhadap motivasi. Motivasi berpengaruih positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang dimediasi oleh motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi berpengaruh positif terhadap organisasi. Impikasi praktis bagi pengelola organisasi untuk memprioritaskan pembentukan budaya organissi yang mendukung dan program peningkatan motivasi kerja juga membuka peluang untuk eksplorasi guna meningkatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan kausal antar variabel.

Analisa Pengaruh Kapasitor Bank Terhadap Faktor Daya di PT. Intracawood Manufacturing

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Penggunaan daya listrik pada perusahaan ataupun industri banyak menggunakan peralatan dan mesin-mesin listrik yang bersifat Induktif yang mengkonsumsi daya reaktif (kVAR) yang besar. Peningkatan beban induktif ini mengakibatkan besarnya penggunaan daya reaktif yang mempengaruhi kualitas daya listrik terutama faktor daya. Dalam perbaikan nilai cos⁡φ, kapasitor bank diperlukan sebagai pembangkit daya reaktif untuk memperbaiki nilai cos⁡φ yang ada dengan target mendekati nilai 1. Penelitian yang dilakukan ini berada di PT. Intracawood Manufacturing dengan daya 8.000 kVA, kapasitor bank terpasang 2.520 kVAR dengan menggunakan 3 modul 42 step dimana setiap modul berisi 14 step. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh kapasitor bank terpasang terhadap faktor daya saat ini, dan membandingkannya dengan faktor daya yang ingin dicapai yaitu sebesar 0,99. Penelitian ini menggunakan metode segitiga daya, dengan metode ini nilai daya reaktif awal sebelum kompensasi dihitung dengan cos⁡φ1 dan daya reaktif akhir dihitung dengan cos⁡φ2. Dari hasil perhitungan didapatkan kompensasi daya reaktif sebesar 488,523415 kVAR, dengan nilai faktor daya awal 0,9 nilai arus (I1) didapatkan sebesar 2,47916667 kA dan daya semu (S1) sebesar 1.596,48175 kVA. Sedangkan dengan faktor daya yang ingin dicapai 0,99 terjadi efisiensi berupa menurunnya arus (I2) menjadi 2,25109913 kA dan menurunnya daya semu (S2) menjadi 1.451,34705 kVA dengan nilai kapasitor sebesar 19,12 µF.