ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum pelaku usaha kuliner atas kerugian akibat reviu destruktif kreator konten kuliner di media sosial, serta menganalisis reviu destruktif kreator konten kuliner di media sosial sebagai perbuatan melawan hukum dan mengetahui bentuk pertanggungjawaban hukum kreator konten kuliner terhadap kerugian yang dialami pelaku usaha kuliner. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual yang didukung sumber bahan hukum yang terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reviu negatif tidak secara otomatis merupakan reviu destruktif yang menimbulkan akibat hukum karena pada dasarnya merupakan bentuk kebebasan berpendapat dan hak konsumen untuk menyampaikan pengalaman terhadap barang dan/atau jasa yang digunakan. Reviu dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum apabila memenuhi unsur adanya perbuatan, sifat melawan hukum, kesalahan, kerugian, serta hubungan kausal antara reviu yang disebarluaskan dengan kerugian pelaku usaha kuliner. Pertanggungjawaban hukum kreator konten kuliner dapat ditempuh melalui dua bentuk, yaitu pertanggungjawaban secara perdata dengan mekanisme penyelesaian litigasi maupun non litigasi (penyelesaian sengketa alternatif), dan pertanggungjawaban secara pidana jika unsur terpenuhi. Oleh karena itu penelitian ini memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi pelaku usaha yang dirugikan akibat reviu destruktif kreator konten kuliner di media sosial.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peningkatan jumlah UMKM tidak selalu diikuti oleh peningkatan pendapatan usaha, karena masih banyak pelaku usaha yang menghadapi keterbatasan modal, sumber daya manusia, serta belum optimal dalam memanfaatkan teknologi digital dan pemasaran berbasis e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, tenaga kerja, dan pemanfaatan e-commerce terhadap pendapatan pelaku UMKM sektor kuliner di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 5.554 unit usaha kuliner. Sampel penelitian berjumlah 98 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM, yang berarti peningkatan modal akan meningkatkan pendapatan usaha. Sementara itu, variabel tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM, meskipun memiliki arah hubungan yang positif. Demikian pula, variabel e-commerce tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM, namun tetap menunjukkan arah hubungan positif yang mengindikasikan adanya potensi peningkatan pendapatan melalui pemanfaatannya. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan UMKM. Berdasarkan temuan tersebut, penguatan modal kerja, pengelolaan tenaga kerja secara optimal, serta pemanfaatan platform e-commerce dapat dijadikan sebagai strategi yang efektif dalam meningkatkan pendapatan UMKM kuliner di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand awareness dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen UMKM kuliner di Kabupaten Malinau, dengan perceived value sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat loyalitas konsumen UMKM kuliner, yang ditandai dengan tingginya pembelian satu kali serta lemahnya keterikatan konsumen terhadap merek lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 384 responden yang merupakan konsumen UMKM kuliner di Kabupaten Malinau. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling, sementara analisis data menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Selain itu, perceived value juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Lebih lanjut, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa perceived value secara signifikan memediasi pengaruh brand awareness dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen, dengan tingkat mediasi parsial. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi nilai yang dirasakan konsumen merupakan mekanisme penting yang menjembatani pengaruh faktor kognitif dan fungsional terhadap pembentukan loyalitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas sistem akuntansi persediaan tradisional dan modern dalam meningkatkan pengendalian internal pada UMKM, dengan studi kasus pada UMKM Kenko yang bergerak di industri keripik pisang di Kota Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara tematik dan komparatif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sistem akuntansi persediaan tradisional (berbasis catatan manual) yang diterapkan UMKM Kenko tidak efektif dalam mendukung pengendalian internal. Kelemahan utama terletak pada rendahnya keakuratan data akibat ketergantungan pada ingatan, inefisiensi waktu pencatatan, serta lemahnya mekanisme pencegahan kehilangan barang dan kecurangan. Analisis dengan kerangka COSO menunjukkan ketidakterpenuhan hampir semua komponen pengendalian internal. Sebaliknya, sistem akuntansi modern (berbasis teknologi) dinilai memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal. Sistem ini menjanjikan peningkatan keandalan informasi, efisiensi operasional melalui otomatisasi, dan penguatan mekanisme pencegahan fraud. Namun, adopsinya terkendala oleh faktor biaya investasi dan kebutuhan akan pelatihan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem akuntansi persediaan modern lebih efektif dibandingkan sistem tradisional dalam meningkatkan pengendalian internal pada UMKM Kenko. Penelitian ini merekomendasikan implementasi sistem modern secara bertahap yang didukung oleh pelatihan, penyusunan SOP, serta program subsidi dan pendampingan dari pemerintah untuk memfasilitasi transisi digital UMKM. Implikasi penelitian memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan teori pengendalian internal (COSO Framework) dalam konteks UMKM dan menjadi rujukan bagi pelaku usaha sejenis untuk melakukan modernisasi sistem akuntansi. Kata Kunci: Akuntansi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tarakan merupakan salah satu kota yang sangat potensial untuk dikembangkan potensi industri kreatif, hal ini didukung dengan industri kreatif meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan mencapai 54,76% sehingga Dibutuhkan intervensi beberapa pihak untuk terus meningkatkan industri kreatif Kota Tarakan dengan mendorong munculnya pionir-pionir baru. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi strategi pengembangan industri kreatif sektor kuliner kafe untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kota tarakan dan mengetahui strategi prioritas dalam pengembangan industri kreatif sektor kuliner kafe di Kota Tarakan. Penelitian ini difokuskan kepada sektor kuliner kafe yang ada di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan alat analisis berupa analisis Strength, Weakness, Opportunities, and Threats dan analisis Analytical Hierarchy Process. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat diterapkan yaitu strategi agresif (Strength-Opportunity) dengan memanfaatkan sistem informasi dan teknologi digital dalam pemasaran produk dan karya kreatif, mendorong peningkatan kreativitas pelaku usaha untuk membuat keunikan produk sehingga menambah kuliner nusantara, peningkatan kerja sama antara industri kreatif dengan perguruan tinggi, mengikuti program pengembangan usaha baik oleh pemerintah atau swasta, dan menumbuhkan lebih banyak industri kreatif dengan inovasi baru sehingga dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi kemiskinan. Strategi prioritas yang dapat diterapkan dalam mengembangkan industri kreatif sektor kuliner kafe di Kota Tarakan yaitu pengembangan kualitas dan kuantitas kebutuhan infrastruktur dan menciptakan daya saing investasi, yang mana investasi merupakan instrumen utama dalam peningkatan lapangan pekerjaan dan perluasan kapasitas industri, yang mana investasi dapat dalam bentuk permodalan, teknologi, atau juga dalam lingkup kerja sama pembangunan infrastruktur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku wisatawan yang berwisata di pantai Amal Kota Tarakan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta menggunakan wisatawan, masyarakan sebagai responden. Dalam penelitian ini akan dilakukan untuk mencari informasi mengenai objek yang menjadi daya Tarik wisatawan untuk dating ke pantai amal dari segi atraksi, amenitas, aksebilitas, dan masyarakat di sekitar objek wisata pantai Amal. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukan bahwa pantai Amal di dominasi pengunjung pada saat akhir pekan dan aktifitas yang paling sering dilakukan adalah menikmati pemandangan, refrhesing di rest area serta sebagian besar datang untuk menikmati kuliner yang tersedia di pantai Amal. Pantai Amal merupakan objek wisata yang strategis dikunjungin oleh wisatawan terbukti dengan sejumlah pendapat wisatawan yang tetap akan memilih pantai Amal sebagai tujuan objek wisata.