Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kata kunci: produksi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Sawit Di Desa Belayan Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan nasional yang memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara melalui ekspor minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil / CPO) dan minyak inti sawit (Palm Kernel Oil / PKO) Di Kabupaten Malinau, khususnya Kecamatan Malinau Utara, kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan utama yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani serta pengaruh tenaga kerja, pupuk, bibit, dan luas lahan terhadap produksi kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan metode kuantitatif.Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 petani kelapa sawit yang aktif mengelola kebunnya. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tenaga kerja (0,945), pupuk (0,520) bibit (0,000) dan luas lahan (0,958) berpengaruh terhadap produksi kelapa sawit. Secara parsial, variabel bibit berpengaruh signifikan terhadap produksi, sedangkan tenaga kerja dan pupuk, luas lahan tidak berpengaruh signifikan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi produksi dalam model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan produksi kelapa sawit di Desa Belayan lebih dipengaruhi oleh penggunan yang tepat pemilihan bibit unggul dibandingkan faktor tenaga kerja dan pupuk dan luas lahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Lada Di Desa Mangkupadi Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan

2022•

Fungsi produksi adalah hubungan antara output fisik input fisik atau hubungan antar output yang dihasilkan dan faktor produksi yang digunakan yang sering dinyatakan dalam fungsi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani lada di Desa Mangkupadi Kabupaten Bulungan dan pengaruh faktor produksi (luas lahan, jumlah tanaman, pupuk, herbisida dan tenaga kerja) Penelitian ini dilakukan di Desa Mangkupadi Kabupaten Bulungan dengan menggunakan metode deskriptif. metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan jumlah 40 petani. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-T, uji-F, dan analisis regresi linier berganda. Hasil persamaan regresi linier berganda diperoleh error Y-27.511-0.011X1 + 0.937X2-0084X3+0.081X4+0.123 X5+ Sedangkan hasil uji-T menunjukkan luas lahan berpengaruh negatif dan tidak nyata terhadap produksi lada, pupuk tidak berpengaruh nyata. berpengaruh nyata terhadap produksi lada, jumlah tanaman berpengaruh nyata terhadap produksi lada, herbisida dan tenaga kerja secara positif namun tidak berpengaruh nyata terhadap produksi lada. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel bebas secara simultan mempengaruhi produksi lada. Nilai R-square sebesar 0,892 berarti 89,2 persen variasi produksi lada dapat dijelaskan oleh variabel luas lahan, jumlah tanaman, pupuk, herbisida dan tenaga kerja. Sedangkan 10,8 persen sisanya akan dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang dikecualikan dari model

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Produksi Kue pada Ukm Kue Lapis Tarakan Menggunakan Metode Pemrograman Linier

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keberlangsungan suatu usaha sangat dipengaruhi oleh tingkat keuntungan yang diperoleh. Salah satu yang mempengaruhi tingkat keuntungan adalah jumlah produksi. UKM Kue Lapis Tarakan adalah UKM di Kota Tarakan yang memproduksi 4 jenis kue yaitu kue lapis terap Tarakan, brownies, bolu gulung dan bolu marmer. Tujuan penelitian ini untuk menghitung jumlah produksi optimal masing-masing kue yang diproduksi agar UKM Kue Lapis Tarakan memperoleh keuntungan yang maksimal.. Analisis data menggunakan pemrograman linier dibantu dengan software POM-QM. Pada saat ini, perusahaan memproduksi 12 box lapis terap Tarakan, brownies sebanyak 10 box, bolu gulung sebanyak 9 box dan 7 box untuk bolu marmer. Keuntungan yang diperoleh dari produksi aktual sebesar Rp.798.575 per satu kali produksi. Solusi dengan pemrograman linier menunjukkan bahwa keuntungan maksimal sebesar Rp.1.118.428 per satu kali produksi dapat diperoleh dengan memproduksi kue lapis terap Tarakan sebanyak 13 box, brownies sebanyak 17 box, bolu gulung sebanyak 13 box, dan bolu marmer sebanyak 10 box. Selisih keuntungan antara produksi aktual dengan produksi optimal adalah sebesar Rp. 319.853 per satu kali produksi. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan produksi di UKM Kue Lapis Tarakan agar mampu mendapatkan keuntungan maksimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail