Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

LIO NARDIUS

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Sawit Di Desa Belayan Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau.

2026 · Book ·

Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan nasional yang memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara melalui ekspor minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil / CPO) dan minyak inti sawit (Palm Kernel Oil / PKO) Di Kabupaten Malinau, khususnya Kecamatan Malinau Utara, kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan utama yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani serta pengaruh tenaga kerja, pupuk, bibit, dan luas lahan terhadap produksi kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan metode kuantitatif.Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 petani kelapa sawit yang aktif mengelola kebunnya. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tenaga kerja (0,945), pupuk (0,520) bibit (0,000) dan luas lahan (0,958) berpengaruh terhadap produksi kelapa sawit. Secara parsial, variabel bibit berpengaruh signifikan terhadap produksi, sedangkan tenaga kerja dan pupuk, luas lahan tidak berpengaruh signifikan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi produksi dalam model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan produksi kelapa sawit di Desa Belayan lebih dipengaruhi oleh penggunan yang tepat pemilihan bibit unggul dibandingkan faktor tenaga kerja dan pupuk dan luas lahan.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Sawit Di Desa Belayan Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau.

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan nasional yang memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara melalui ekspor minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil / CPO) dan minyak inti sawit (Palm Kernel Oil / PKO) Di Kabupaten Malinau, khususnya Kecamatan Malinau Utara, kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan utama yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani serta pengaruh tenaga kerja, pupuk, bibit, dan luas lahan terhadap produksi kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan metode kuantitatif.Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 petani kelapa sawit yang aktif mengelola kebunnya. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tenaga kerja (0,945), pupuk (0,520) bibit (0,000) dan luas lahan (0,958) berpengaruh terhadap produksi kelapa sawit. Secara parsial, variabel bibit berpengaruh signifikan terhadap produksi, sedangkan tenaga kerja dan pupuk, luas lahan tidak berpengaruh signifikan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi produksi dalam model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan produksi kelapa sawit di Desa Belayan lebih dipengaruhi oleh penggunan yang tepat pemilihan bibit unggul dibandingkan faktor tenaga kerja dan pupuk dan luas lahan.