ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kesulitan dan faktor penyebab kesulitan belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah tiga orang siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan nilai matematika yang berada di bawah KKM, hasil pekerjaan siswa, serta rekomendasi guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes soal hasil pekerjaan siswa, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa pada materi bentuk aljabar terdiri atas kesulitan konsep dan kesulitan prinsip. Kesulitan konsep meliputi ketidakmampuan siswa dalam menentukan koefisien serta mengelompokkan suku sejenis dan suku tidak sejenis. Kesulitan prinsip meliputi kesulitan dalam menyelesaikan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bentuk aljabar. Faktor penyebab kesulitan belajar siswa berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisik, minat belajar, motivasi belajar, dan sikap siswa terhadap pembelajaran matematika. Faktor eksternal meliputi faktor keluarga, faktor sekolah, dan faktor lingkungan masyarakat atau pergaulan teman sebaya. Dengan demikian, kesulitan belajar siswa pada materi bentuk aljabar dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman konsep dan prinsip aljabar serta berbagai faktor yang berasal dari dalam dan luar diri siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Mikroplastik adalah plastik berukuran sangat kecil ≤ 5 mm, dan merupakan limbah yang dapat mencemari lingkungan perairan dan menimbulkan efek toksik. Ketika mikroplastik masuk ke dalam sedimen, hal ini dapat mengganggu rantai makanan bagi organisme. Penelitian bertujuan mengidentifikasi keberadaan mikroplastik pada sedimen di Perairan Pesisir Sungai Kayan, Kalimantan Utara. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2023 dengan melakukan pengambilan sampel sebanyak tiga kali. Terdapat 6 stasiun pengambilan sampel di wilayah perairan pesisir Sungai Kayan, Kalimantan Utara. Pengambilan sampel sedimen dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling di keennam stasiun pengamatan dengan tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan ada empat bentuk mikroplastik yang teridentifikasi, yaitu fragmen, film, fiber, dan pellet. Bentuk mikroplastik yang dominan adalah fragmen 69%. Ukuran yang paling dominan sekitar 100-500 μm, dengan persentase sebesar 60%. Ditemukan warna mikroplastik yaitu warna hitam, biru, merah, transparan, coklat dan warna kuning dimana warna coklat mendominasi (53%). Keberadaan mikroplastik berasal dari kegiatan pemukiman, fragmnetasi kantong plastik dan sampah makro yang terpapar sinar ultraviolet dan terpengaruh oleh arus. Variabilitas warna dikaitkan dari berbagai sumber dan berubah warna seiring dengan terjadinya pelapukan di alam. Rentang ukuran disebabkan oleh fisik dan kimia yang berpengaruh terhadap degradasi mikroplastik sehingga memiliki ukuran yang beragam.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IDENTIFIKASI MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN PATIN (Pangasius rheopilus) DI PERAIRAN SUNGAI KAYAN KALIMANTAN UTARA Abstrak Indonesia adalah negara dengan pemasok sampah plastik terbesar ke-2 di dunia yaitu sebesar 187,2 ton/tahun. Sampah plastik yang berada dilingkungan perairan akan mengalami fragmentasi menjadi partikel-partikel plastik berukuran 5 mm yanng disebut sebagai mikroplastik. Keberadaan mikroplastik dalam lingkungan perairan menyebabkan terjadinya pencermaran sehingga biota yang mengkonsumsinya beresiko mendapatkan dampak negatif dari adanya mikroplastik tersebut terutama pada biota yaitu dapat merusak saluran pencernaan, mengurangi tingkat pertumbuhan, menghambat produksi enzim, menurunkan kadar hormon steroid, dan mempengaruhi reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan dan kelimpahan serta mengidentifikasi bentuk, warna, dan ukuran mikroplastik pada saluran pencernaan ikan patin di Perairan Sungai Kayan Kalimantan Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai juli 2023. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan mengambil ikan patin sebanyak 15 ekor kemudian dilakukan pengujian untuk mengidentifikasi mikroplastik di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 ekor ikan patin di Perairan Sungai Kayan Kalimantan Utara telah teridentifikasi mikroplastik dengan rata-rata jumlah mencapai 22 partikel/sampel. Kelimpahan total mikroplastik yang ditemukan pada saluran pencernaan ikan patin sebanyak 330 partikel. Bentuk mikroplastik yang teridentifikasi pada saluran pencernaan ikan patin di Perairan Sungai Kayan berdasarkan bentuk ditemukan 4 bentuk mikroplastik yaitu fiber, film, fragmen dan pelet. Mikroplastik yang dominan adalah fiber sebanyak 143 partikel. Berdasarkan warna ditemukan 7 warna yaitu hitam, biru, merah, coklat, hijau, putih dan transparan. Warna yang paling dominan yaitu hitam sebanyak 143 partikel. Berdasarkan ukuran mikroplastik yang paling dominan ditemukan yaitu berukuran 100-500 µm.