Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Battery
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Kecepatan dan Beban Terhadap Panas Yang Dihasilkan Oleh Komponen Elektrik Sepeda Motor Listrik Konversi

2023•

Kendaraan listrik merupakan kendaraan yang berpenggerak motor listrik sehingga menjadi ramah lingkungan dan dapat mengatasi masalah kelangkaan bahan bakar minyak. Pada kendaran listrik terdapat tiga komponen utama yakni baterai, kontroler dan motor listrik, dimana ketiga komponen ini memiliki rentang temperatur kerja pada saat beroperasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kecepatan dan beban terhadap panas yang dihasilkan baterai, kontroler, dan motor listrik pada proses pengkonversian sepeda motor bakar menjadi kendaraan listrik. Baterai yang digunakan jenis Lithium-Ion 72V, kontroler jenis Juken 10 EV dan motor listrik jenis BLDC 2 kW. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pengujian dengan memvariasikan kecepatan dan beban. Hasilnya menunjukkan bahwa kecepatan dan beban mempengaruhi kenaikan temperatur sehingga masing-masing komponen terjadi perubahan nilai kalor. Kalor tertinggi yang dihasilkan oleh komponen baterai dan motor listrik terjadi pada beban 113 kg dan kecepatan 40 km/jam, dimana nilai kalor baterai adalah 14.128 Joule dan motor listrik 34.437 Joule. sedangkan untuk kontroler tidak mengalami perubahan nilai kalor karena adanya sistem pendingin pada kontroler. Electric vehicles become environmentally friendly and can overcome the problem of scarcity of fuel oil. In electric vehicles, there are three main components, namely batteries, controllers and electric motors, where these three components have a working temperature range when operating. The research aimed to determine the effect of speed and load on the heat generated by the battery, controller, and electric motor in the process of converting a combustion motorbike into an electric vehicle The battery used a 72V Lithium-lon type, Juken 10 EV type controller and 2 kW BLDC type electric motor. This research was conducted using a test method by varying the speed and load. The results showed that the speed and load affect the temperature rise, so each component changes the calorific value. The highest heat generated by the battery and electric motor components occurs at a load of 113 kg. and a speed of 40 km/h, where the calorific value of the battery is 14,128 joules and the electric motor was 34,437 joules. The controller did not change in calorific value due to the cooling system in the controller.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perancangan Buck Converter Sebagai Charger Battery Controller Berbasis PWM Dengan Sumber Photovoltaik.

2022•

Pengisian muatan batteray adalah dengan cara mengaliri arus listrik secara terus menerus. Pengisian dihentikan ketika tegangan battery telah sampai pada tegangan maksimumnya. Ketika battery telah mencapai tegangan maksimumnya tetapi pengisian tetap dilakukan maka akan terjadi overcharger, sehingga hal ini dapat memperpendek umur battery. Dari beberapa jenis converter arus searah, converter jenis buck menarik untuk ditelaah lebih lanjut, karena menghasilkan tegangan keluaran yang memiliki nilai maksimal sama dengan tegangan masukan. Pada penelitian ini dibahas mengenai perancangan menggunakan buck converter dengan pemutus tegangan otomatis untuk menghindari overcharger. Buck converter merupakan salah satu converter yang berfungsi untuk menurunkan tegangan DC dari yang lebih tinggi ke rendah. Penelitian ini merancang charger battery dengan rangkaian buck converter output tegangan DC diperoleh dengan cara mengatur lebar Pulse Width Modulation (PWM). Hasil penelitian diharapkan dapat mencharger battery 12 volt dengan menguunakan rangakain buck converter sebagai charger battery menggunakan controller. Penelitian ini menggunakan frekuensi 20 kHz, dengan sumber tegangan fotovoltaik yang bervariasi dengan menguji pengisian battrery 12 volt. Hasil penelitian ini menunjukkan charger battery dengan rangkaian buck converter dengan tegangan pengisian kisaran 13.7V hingga 13.9 V, arus 0.22 A hingga 1.64 A sesuai dengan perubahan intensitas cahaya dan suhu pada photovoltaik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI INVERTER PURE SINE WAVE UNTUK PEMANFAATAN ENERGI SURYA SKALA RUMAH TANGGA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber listrik arus bolak-balik bertegangan 220 V sangat banyak dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk menghidupakan peralatan listrik rumah tangga yang dimana membantu kehidupan sehari-hari dalam melakukan pekerjaan, sumber aliran listrik tersebut berasal dari pasokan jaringan listrik melalui Negara (PLN). Ketika aliran listrik tersebut terjadi pemadaman mendadak, maka seluruh peralatan listrik rumah tangga pun tidak dapat difungsikan sebagai mana mestinya, untuk mengatasi hal tersebut diatas perlu adanya sumber listrik alternative sebagai pengganti penyediaan aliran listriknya. Salah satunya pembangkit Listrik Tenaga Surya, namun keluaran dari PLTS masih berupa tegangan DC, perlu adanya pengubah tegangan DC menjadi AC salah satunya inverter dengan menggunakan sumber arus DC berasal dari battery 12 V yang diubah tegangannya menjadi AC sebesar 220 V dengan frekuensi 50 Hz. Inverter menggunakan teknik SPWM (sinusoidal pulse widt modulation) sebagai proses switching. Dalam hasil pengujian inverter di dapat tengangan output sebesar 220 VAC frekuensi 50 Hz dengan gelombang keluaran sinus dan dapat menjalankan beban-beban rumah tangga seperti lampu, kipas. Pemasangan filter pasif berhasil meredam ripple pada keluaran inverter sehingga mengghasilkan gelombang sinusoidal, dan Gelombang output yang di hasilkan inverter sinusoidal sama dengan gelombang output dari PLN.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail