Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Controller
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Sistem Kendali dan Moitoring Kecepatan Conveyor Menggunakan Programmable Logic Controller Berbasis Human Machine Interface

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem otomasi didunia industri telah menjadi aspek penting dalam meningkatkan efisiensi produksi dan mengoptimalkan proses manufaktur. Dalam konteks ini, pengendalian dan pemantauan kecepatan conveyor adalah salah satu aspek penting dalam menjaga operasi produksi yang lancar dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kendali dan pemantauan kecepatan conveyor yang menggunakan perangkat Programmable Logic Controller (PLC) berbasis Human Machine Interface (HMI). Human Machine Interface merupakan salah satu sarana penghubung dan media komunikasi yang digunakan antara mesin dengan manusia. Sebagai media penghubung, HMI memiliki kemampuan untuk mengumpulkan, mengolah data yang didapat dari mesin yang dikontrol menjadi sebuah informasi yang mudah dimengerti oleh manusia. HMI juga dapat menggambarkan proses yang sedang berlangsung pada mesin yang dikontrol. Untuk itu HMI haruslah dibuat semirip mungkin dengan mesin yang dikontrol agar memudahkan manusia dalam menjalankan dan mengontrol mesin (Johanssen., 2003). PLC digunakan sebagai otak sistem yang bertanggung jawab untuk mengendalikan kecepatan conveyor sesuai dengan parameter yang ditetapkan dan mengambil keputusan berdasarkan masukan dari sensor kecepatan dan sensor lainnya. HMI memberikan antarmuka yang intuitif kepada operator untuk memonitor dan mengontrol operasi conveyor dengan mudah. Sistem ini juga mampu memberikan notifikasi dan tindakan perbaikan secara otomatis ketika ada anomali dalam operasi conveyor. Dalam penelitian ini, peneliti akan melakukan perancangan, pengembangan, dan implementasi sistem secara menyeluruh. Peneliti mengintegrasikan berbagai komponen perangkat keras dan perangkat lunak, dan melakukan pengujian dan validasi pada sistem di lingkungan produksi sebenarnya. Diharapkan nantinya hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kendali dan Monitoring kecepatan conveyor ini efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi kesalahan operasi, dan memberikan respons yang cepat terhadap perubahan kondisi operasional. Sehingga hasil penelitian ini nantinya dapat menjadi landasan bagi industri untuk mengadopsi teknologi otomasi yang lebih canggih dalam pengendalian dan pemantauan proses produksi. Selain itu, sistem ini memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan operasi dan efisiensi sumber daya dalam industri manufaktur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Pengaruh Pengasutan Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander Dengan Hubung Seri Pararel Berbasis Programmable Logic Controller (PLC).

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor dahlander adalah jenis motor Alternating Current (AC) asinkron dengan 2 putaran atau lebih. Adanya dua macam belitan yang terpisah menyebabkan motor induksi 3 fasa mempunyai 2 ukuran kecepatan. Hal ini akan terlihat apabila dibandingkan dengan motor induksi 3 fasa yang hanya mempunyai 1 putaran dengan daya yang sama. Pada penelitian ini akan dilakukan pengasutan terhadap motor dahlander bertujuan untuk mengetahui konfigurasi pada rangkaian motor jenis dahlander menggunakan PLC sehingga dapat menetukan kecepataan yang di inginkan. Dari hasil pengujian motor induksi 3 fasa jenis dahlander berbasis PLC konfigurasi yang digunakan yaitu seri dan paralel. Pada konfigurasi didapat arus starting motor 3,19 A dan running motor 1,33 A sedangkan konfigurasi paralel arus starting motor 7,89 A dan running motor 1,89 A. Konfigurasi tersebut dibandingkan dengan hubung DOL hasil yang didapat arus starting motor 21,6 A dan arus running motor 11,6 A. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwasannya konfigurasi seri dan paralel lebih baik daripada konfigurasi DOL.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Kecepatan dan Beban Terhadap Panas Yang Dihasilkan Oleh Komponen Elektrik Sepeda Motor Listrik Konversi

2023•

Kendaraan listrik merupakan kendaraan yang berpenggerak motor listrik sehingga menjadi ramah lingkungan dan dapat mengatasi masalah kelangkaan bahan bakar minyak. Pada kendaran listrik terdapat tiga komponen utama yakni baterai, kontroler dan motor listrik, dimana ketiga komponen ini memiliki rentang temperatur kerja pada saat beroperasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kecepatan dan beban terhadap panas yang dihasilkan baterai, kontroler, dan motor listrik pada proses pengkonversian sepeda motor bakar menjadi kendaraan listrik. Baterai yang digunakan jenis Lithium-Ion 72V, kontroler jenis Juken 10 EV dan motor listrik jenis BLDC 2 kW. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pengujian dengan memvariasikan kecepatan dan beban. Hasilnya menunjukkan bahwa kecepatan dan beban mempengaruhi kenaikan temperatur sehingga masing-masing komponen terjadi perubahan nilai kalor. Kalor tertinggi yang dihasilkan oleh komponen baterai dan motor listrik terjadi pada beban 113 kg dan kecepatan 40 km/jam, dimana nilai kalor baterai adalah 14.128 Joule dan motor listrik 34.437 Joule. sedangkan untuk kontroler tidak mengalami perubahan nilai kalor karena adanya sistem pendingin pada kontroler. Electric vehicles become environmentally friendly and can overcome the problem of scarcity of fuel oil. In electric vehicles, there are three main components, namely batteries, controllers and electric motors, where these three components have a working temperature range when operating. The research aimed to determine the effect of speed and load on the heat generated by the battery, controller, and electric motor in the process of converting a combustion motorbike into an electric vehicle The battery used a 72V Lithium-lon type, Juken 10 EV type controller and 2 kW BLDC type electric motor. This research was conducted using a test method by varying the speed and load. The results showed that the speed and load affect the temperature rise, so each component changes the calorific value. The highest heat generated by the battery and electric motor components occurs at a load of 113 kg. and a speed of 40 km/h, where the calorific value of the battery is 14,128 joules and the electric motor was 34,437 joules. The controller did not change in calorific value due to the cooling system in the controller.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail