Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Angkatan kerja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara secara persial dan simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder meliputi data Tingkat Kemiskinan, Pengangguran, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sedangkan metode analisis menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan aplikasi E-Views 10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara, Indeks Pembangunan Manusia tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara, serta terdapat hubungan secara simultan antara variabel Pengangguran, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja dan Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh signifikan terhadapa Tingkat Kemiskinan di Provinsi kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LAYANAN PENDIDIKAN, ANGKATAN KERJA, DAN KOMPONEN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KALIMANTAN UTARA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan pendidikan, angkatan kerja, dan komponen pengeluaran pemerintah terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara secara parsial dan simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel menggunakan perangkat lunak eviews 12 dengan model terbaik yang terpilih yaitu fixed effect model, diperoleh hasil bahwa secara parsial tenaga pendidik dan pengeluaran pemerintah bidang kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara. Sebaliknya, angkatan kerja dan pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel layanan pendidikan, angkatan kerja, dan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, dan bidang kesehatan berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara. Kontribusi masing-masing daerah di Kalimantan Utara terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia menunjukkan bahwa Kabupaten Tana Tidung dan Kota Tarakan memberikan dampak positif dengan kenaikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara. Sebaliknya, Kabupaten Bulungan, Malinau, dan Nunukan berdampak negatif, dengan penurunan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SEKTOR INDUSTRI, ANGKATAN KERJA, INVESTASI TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KALIMANTAN TIMUR 2017-2023

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sektor industri, angkatan kerja, dan investasi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalimantan Timur selama periode 2017-2023. Menggunakan data panel dengan metode regresi, hasil penelitian menunjukkan. Bahwa sektor industri dan investasi tidak memiliki pangaruh signifikan terhadap PAD ( sektor industri, koefisiennya 0,041322; p-value 0,4867 dan investasi koefisiennya 0,026860; p-value 0,2838 ). semaentara itu, variabel angkatan kerja berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (koefisien 1,035256; p-value 0,0000), menegaskan pentingnya kualitas angkatan kerja dalam mendorong ekonomi daerah. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa model yang digunakan memiliki kesesuaian yang baik dalam menjelaskan variasi PAD dengan (Fstatistic 28,544987; Prob (F-statistic) 0,000000), dimana α = 0,05 (0,000000 0,05), maka H₀ ditolak dan Ha diterima. Temuan ini menunjukkan pentingnya angkatan kerja dalam mendukung peningkatan pendapatan asli daerah, serta Kebijakan ekonomi daerah lebih difokuskan pada peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan pendidikan serta optimalisasi sektor industri dan investasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan ekonomi yang lebih efektif di Kalimantan Timur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh pendidikan dan upah terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di provinsi kalimantan utara

2024•

Pengaruh pendidikan dan upah terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di provinsi kalimantan utara. Abstrak: Pendidikan dan upah merupakan dua variabel penting yang seringkali memengaruhi partisipasi angkatan kerja. Pendidikan berperan dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pekerja sementara upah menjadi insentif ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan dan upah dapat mempengaruhi tingkat partisipasi angkatan kerja secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2023. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pendidikan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Utara. 2) Upah secara parsial berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Utara. 3) Secara simultan pendidikan dan upah berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Utara. Pendidikan dan upah mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 53.33%. Sedangkan 46.67% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk model dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi antara pendidikan yang baik dan upah minimum yang sesuai dapat berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan partisipasi angkatan kerja, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KIMISKINAN TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2015-2022

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan Kemiskinan Terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2015-2022. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan utara. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan Program E-Views 10 maka hasil yang di peroleh secara parsial variabel pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja Provinsi Kalimantan Utara dilihat dengan nilai thitung lebih kecil dibandingkan dengan ttabel (1,078156 1,68709), Jumlah kemiskinan berpengaruh terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja Provinsi Kalimantan Utara dengan melihat nilai dari thitung lebih kecil dari nilai ttabel (0,929168 1,68709). Adapun secara simultan dari variabel pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan memiliki pengaruh terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja Provinsi Kalimantan Utara dengan melihat dari nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel (1,539497 3,25). Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,768%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI KABUPATEN NUNUKAN TAHUN 2012-2021

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh jumlah angkatan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan upah minimum Kabupaten terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Nunukan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan data time series tahun 2012 sampai tahun 2021. Dalam penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda menggunakan SPSS 25.0. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel jumlah angkatan kerja dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka, variabel upah minimum Kabupaten berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka, serta variabel jumlah angkatan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan upah minimum Kabupaten berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Nunukan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Jumlah Angkatan Kerja dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah angkatan kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jenis data dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang merupakan data time series dalam rentang tahun 2012 sampai 2021 yang dikumpulkan dengan metode studi kepustakaan. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS 26. Hasil pengujian secara parsial (Uji t) dalam penelitian ini yaitu jumlah angkatan kerja dan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Dan hasil penelitian secara simultan (Uji F) jumlah angkatan kerja dan pengeluaran pemerintah) secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Tingkat Upah, Angkatan Kerja, Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2014-2019

2021•

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui pengaruh tingkat upah, angkatan kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif yang menggunakan data berupa angka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan riset kepustakaan dengan cara mentabulasikan data-data yang di unggah dari laman resmi instansi/lembaga terkait. Dalam penelitian ini berbentuk data panel (Cross- Section & Time Series) dengan jumlah 30 observasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial tingkat upah berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan melihat nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel (-2,259) > (-2,056), angkatan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan melihat nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (3,701) > (2,056) dan pengeluaran pemerintah berpengaruh positif tidak signifikan dengan melihat nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (0,638) (2,056). Jika melihat secara simultan hasil penelitian ini variabel tingkat upah, angkatan kerja, pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan melihat nilai f-hitung lebih besar dari f- tabel (4,808) > (2,98). Kemudian hasil koefisien determinasi R2 dengan nilai 0,605 atau sebesar 60,50%. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect of wages levels, labor force and government spending on economic growth in district/cities in North Kalimantan Province. This study used a quantitative approach (numeric data). The data were collected using library research by tabulating the data uploaded from the official website oh the related agencies/institutions. The data were in the from of panel data (Cross-Section & Time Series) with a total of 30 observations. The collected data was analyzed using multiple linier regression. The results of this study indicated that partially the level of wages had a significant negative effect on economic growth as indicated by the t-count value that was greater then the t-tabel value, (-2,259) > (-2,056). The labor force had a significant positive effect on economic growth is indicated by the value of t-count that was greater than t-tabel, (3,701) > (2,056). The government spending had a positive and insignificant effect as indicated by the t-count value that was smaller than t-tabel, (0,638) (2,056). Simultaneously, the variables of wage levels, labor force, and government spending had a significant effect on economic growth as indicated ny the f-count value that was greater than f-tabel, (4,808) > (2,98). Then, the results of the coefficient of determination R2 was 0,605 or 60,50%

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail