BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PEMBATALAN SEPIHAK KEPUTUSAN SIRKULER PEMEGANG SAHAM PERSEROAN TERBATAS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan parameter hukum apakah tindakan pembatalan sepihak terhadap keputusan sirkuler yang telah ditandatangani oleh seluruh pemegang saham dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum, serta mengkaji upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pemegang saham lain yang dirugikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual, yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan Nonhukum. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pembatalan sepihak terhadap keputusan sirkuler pemegang saham dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum apabila dilakukan tanpa dasar hukum yang sah, bertentangan dengan hak subjektif pemegang saham lain, serta tidak memperhatikan asas kepatutan dan itikad baik dalam hubungan perseroan. Dalam perkara a quo perbuatan tersebut terlihat dari tindakan menolak mengaktakan keputusan sirkuler, menarik kembali persetujuan secara sepihak, mengabaikan keberatan penggugat, menggunakan kekuasaan sebagai pemegang saham mayoritas, serta menyelenggarakan RUPS dengan mengesampingkan keputusan sirkuler yang telah disepakati. Majelis hakim mengabulkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum karena dinilai tindakan tersebut bertentangan dengan kekuatan mengikat keputusan sirkuler dan mengabaikan hak penggugat sebagai pemegang saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PEMBATALAN SEPIHAK KEPUTUSAN SIRKULER PEMEGANG SAHAM PERSEROAN TERBATAS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan parameter hukum apakah tindakan pembatalan sepihak terhadap keputusan sirkuler yang telah ditandatangani oleh seluruh pemegang saham dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum, serta mengkaji upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pemegang saham lain yang dirugikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual, yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan Nonhukum. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pembatalan sepihak terhadap keputusan sirkuler pemegang saham dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum apabila dilakukan tanpa dasar hukum yang sah, bertentangan dengan hak subjektif pemegang saham lain, serta tidak memperhatikan asas kepatutan dan itikad baik dalam hubungan perseroan. Dalam perkara a quo perbuatan tersebut terlihat dari tindakan menolak mengaktakan keputusan sirkuler, menarik kembali persetujuan secara sepihak, mengabaikan keberatan penggugat, menggunakan kekuasaan sebagai pemegang saham mayoritas, serta menyelenggarakan RUPS dengan mengesampingkan keputusan sirkuler yang telah disepakati. Majelis hakim mengabulkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum karena dinilai tindakan tersebut bertentangan dengan kekuatan mengikat keputusan sirkuler dan mengabaikan hak penggugat sebagai pemegang saham.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Upacara adat Mangrara Tongkonan merupakan salah satu upacara adat yang masih dilakukan oleh masyarakat suku Toraja hingga saat ini. Upacara adat ini dilakukan sebagai tanda penyucian rumah adat Tongkonan yang telah selesai dibangun. Upacara adat ini menggunakan beberapa jenis tumbuhan dan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan dan hewan yang digunakan dalam upacara adat tersebut yang berhubungan dengan pelestarian keanekaragaman hayati serta potensinya bagi pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sampling dalam penelitian ini menggunakan Snowball Sampling. Subjek penelitian adalah tokoh adat, ketua adat dan masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 jenis tumbuhan yaitu Aren (Arenga pinnata merr.), Bambu Betung (Denrocalamus asper schuf), Bambu Talang (Schizosatachyum brachycladum), Daun Miana (Coleus scutellarioides), Pisang (Musa paradisiaca), Andong Merah (Cordyline fruticosa), Kelapa (Cocos nucifera), Beras Ketan (Oryaza sativa var glutinosa), dan Puring (Codiaeum variegatum). Hewan yang dimanfaatkan dalam upacara adat Mangrara Tongkonan yaitu Babi (Sus scrofa domesticus), Ayam (Gallus gallus domesticus), Ikan Mas (Cyprinus carpio), dan Kerbau (Bubalus bubalis). Masyarakat memperoleh tumbuhan dengan cara menanam dipekarangan rumah maupun dikebun, sedangkan hewan yang digunakan diperoleh dengan cara diternak maupun dibeli. Hasil penelitian ini berpotensi untuk dijadikan sebagai materi ajar pada kelas X SMA khususnya pada materi keanekaragaman hayati.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Upacara adat Mangrara Tongkonan merupakan salah satu upacara adat yang masih dilakukan oleh masyarakat suku Toraja hingga saat ini. Upacara adat ini dilakukan sebagai tanda penyucian rumah adat Tongkonan yang telah selesai dibangun. Upacara adat ini menggunakan beberapa jenis tumbuhan dan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan dan hewan yang digunakan dalam upacara adat tersebut yang berhubungan dengan pelestarian keanekaragaman hayati serta potensinya bagi pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sampling dalam penelitian ini menggunakan Snowball Sampling. Subjek penelitian adalah tokoh adat, ketua adat dan masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 jenis tumbuhan yaitu Aren (Arenga pinnata merr.), Bambu Betung (Denrocalamus asper schuf), Bambu Talang (Schizosatachyum brachycladum), Daun Miana (Coleus scutellarioides), Pisang (Musa paradisiaca), Andong Merah (Cordyline fruticosa), Kelapa (Cocos nucifera), Beras Ketan (Oryaza sativa var glutinosa), dan Puring (Codiaeum variegatum). Hewan yang dimanfaatkan dalam upacara adat Mangrara Tongkonan yaitu Babi (Sus scrofa domesticus), Ayam (Gallus gallus domesticus), Ikan Mas (Cyprinus carpio), dan Kerbau (Bubalus bubalis). Masyarakat memperoleh tumbuhan dengan cara menanam dipekarangan rumah maupun dikebun, sedangkan hewan yang digunakan diperoleh dengan cara diternak maupun dibeli. Hasil penelitian ini berpotensi untuk dijadikan sebagai materi ajar pada kelas X SMA khususnya pada materi keanekaragaman hayati.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Pengaruh pendidikan dan upah terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di provinsi kalimantan utara. Abstrak: Pendidikan dan upah merupakan dua variabel penting yang seringkali memengaruhi partisipasi angkatan kerja. Pendidikan berperan dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pekerja sementara upah menjadi insentif ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan dan upah dapat mempengaruhi tingkat partisipasi angkatan kerja secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2023. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pendidikan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Utara. 2) Upah secara parsial berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Utara. 3) Secara simultan pendidikan dan upah berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Utara. Pendidikan dan upah mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 53.33%. Sedangkan 46.67% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk model dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi antara pendidikan yang baik dan upah minimum yang sesuai dapat berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan partisipasi angkatan kerja, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Pengaruh pendidikan dan upah terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di provinsi kalimantan utara. Abstrak: Pendidikan dan upah merupakan dua variabel penting yang seringkali memengaruhi partisipasi angkatan kerja. Pendidikan berperan dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pekerja sementara upah menjadi insentif ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan dan upah dapat mempengaruhi tingkat partisipasi angkatan kerja secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2023. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pendidikan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Utara. 2) Upah secara parsial berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Utara. 3) Secara simultan pendidikan dan upah berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan Utara. Pendidikan dan upah mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 53.33%. Sedangkan 46.67% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk model dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi antara pendidikan yang baik dan upah minimum yang sesuai dapat berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan partisipasi angkatan kerja, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU, EMPLOYEE ENGAGEMENT DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUMDA AIR MINUM APA’ MENING KABUPATEN MALINAU Mersiani Palallungan Email: [email protected] Kinerja yang optimal adalah kebutuhan esensial bagi suksesnya sebuah organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Karakterisitik Individu, Employee Engagement dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PERUMDA Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap PERUMDA Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau yang berjumlah 46 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode probality sampling dengan simple random sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner yang dibuat dengan skala Likert dan dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini penunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan karakteristik individu (X1) terhadap kinerja (Y) karyawan, employee engagement (X2) terhadap kinerja (Y) karyawan, dan disiplin kerja (X3) terhadap kinerja (Y) karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU, EMPLOYEE ENGAGEMENT DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUMDA AIR MINUM APA’ MENING KABUPATEN MALINAU Mersiani Palallungan Email: [email protected] Kinerja yang optimal adalah kebutuhan esensial bagi suksesnya sebuah organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Karakterisitik Individu, Employee Engagement dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PERUMDA Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap PERUMDA Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau yang berjumlah 46 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode probality sampling dengan simple random sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner yang dibuat dengan skala Likert dan dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini penunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan karakteristik individu (X1) terhadap kinerja (Y) karyawan, employee engagement (X2) terhadap kinerja (Y) karyawan, dan disiplin kerja (X3) terhadap kinerja (Y) karyawan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh parsial dan simultan biaya produksi dan pengalaman bertani terhadap terhadap pendapatan petani kangkung di Kecamatan Tarakan Utara. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Metode penelitian ini yaitu metode kualitatif. Adapun Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi yang digunakan untuk mengumpulkan data primer dan sekunder, dengan jumlah responden berjumlah 57 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji t dan uji f menunjukkan secara parsial (individu) dan simultan (bersama-sama) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengalaman petani (X1) dan biaya produksi (X2) terhadap pendapatan petani (Y). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengalaman bertani (X1) dan biaya produksi (X2) secara parsial terhadap pendapatan petani (Y), artinya semakin banyak pengalaman bertani dan biaya produksi yang dikeluarkan, maka akan semakin tinggi juga pendapatan yang diperoleh petani dan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengalaman bertani (X1) dan biaya produksi (X2) secara simultan atau secara bersama-sama terhadap pendapatan petani (Y).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh parsial dan simultan biaya produksi dan pengalaman bertani terhadap terhadap pendapatan petani kangkung di Kecamatan Tarakan Utara. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Metode penelitian ini yaitu metode kualitatif. Adapun Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi yang digunakan untuk mengumpulkan data primer dan sekunder, dengan jumlah responden berjumlah 57 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji t dan uji f menunjukkan secara parsial (individu) dan simultan (bersama-sama) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengalaman petani (X1) dan biaya produksi (X2) terhadap pendapatan petani (Y). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengalaman bertani (X1) dan biaya produksi (X2) secara parsial terhadap pendapatan petani (Y), artinya semakin banyak pengalaman bertani dan biaya produksi yang dikeluarkan, maka akan semakin tinggi juga pendapatan yang diperoleh petani dan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengalaman bertani (X1) dan biaya produksi (X2) secara simultan atau secara bersama-sama terhadap pendapatan petani (Y).
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Dalam penelitian ini yang perlu kita ketahui bahwa tanah mempunyai nilai penting dan peranan dalam kehidupan manusia. Dalam kehidupan manusia tanah dijadikan objek yang harus dijaga, dikelola dan dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai kebutuhan yang diperlukan manusia, seperti lokasi tempat tinggal untuk berteduh (perumahan), membuka lahan untuk berkebun atau menanam dan lain-lain agar menjadi kesejahteraan bagi pemilik tanah tersebut. Penelitian ini bermaksud menjawab permasalahan yaitu mekanisme pendaftaran tanah sistematis lengkap dalam penerbitan sertifikat tanah di Kabupaten Nunukan dan problematika pendaftaran tanah dalam penerbitan sertifikat tanah di Kabupaten Nunukan. Tipe penelitian ini empiris yaitu penelitian lapangan, data yang didapat dari narasumber dan responden di lapangan. Hasil penelitian: Pertama, mekanisme pendaftaran tanah sistematis lengkap dalam penerbitan sertifikat tanah yaitu penetapan lokasi, pembentukan dan penetapan ketua panitia dan jajaran anggota panitia ajudikasi PTSL, penyuluhan atau sosialisasi, memantau lokasi, memberi tanda bidang tanah dengan patok, pengukuran dan pemetaan, pengumpulan data yuridis. Kedua, problematika dalam pendaftaran tanah terjadi, karena masih banyak masyarakat tidak ingin tanahnya tersebut di daftarkan dan masih kurangnya sumber daya manusia (SDM) di Kantor Pertanahan Nunukan. Kata Kunci: PTSL, Pendaftaran Tanah, Sertifikat Tanah
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Dalam penelitian ini yang perlu kita ketahui bahwa tanah mempunyai nilai penting dan peranan dalam kehidupan manusia. Dalam kehidupan manusia tanah dijadikan objek yang harus dijaga, dikelola dan dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai kebutuhan yang diperlukan manusia, seperti lokasi tempat tinggal untuk berteduh (perumahan), membuka lahan untuk berkebun atau menanam dan lain-lain agar menjadi kesejahteraan bagi pemilik tanah tersebut. Penelitian ini bermaksud menjawab permasalahan yaitu mekanisme pendaftaran tanah sistematis lengkap dalam penerbitan sertifikat tanah di Kabupaten Nunukan dan problematika pendaftaran tanah dalam penerbitan sertifikat tanah di Kabupaten Nunukan. Tipe penelitian ini empiris yaitu penelitian lapangan, data yang didapat dari narasumber dan responden di lapangan. Hasil penelitian: Pertama, mekanisme pendaftaran tanah sistematis lengkap dalam penerbitan sertifikat tanah yaitu penetapan lokasi, pembentukan dan penetapan ketua panitia dan jajaran anggota panitia ajudikasi PTSL, penyuluhan atau sosialisasi, memantau lokasi, memberi tanda bidang tanah dengan patok, pengukuran dan pemetaan, pengumpulan data yuridis. Kedua, problematika dalam pendaftaran tanah terjadi, karena masih banyak masyarakat tidak ingin tanahnya tersebut di daftarkan dan masih kurangnya sumber daya manusia (SDM) di Kantor Pertanahan Nunukan. Kata Kunci: PTSL, Pendaftaran Tanah, Sertifikat Tanah