Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Penulis: SATRIANA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Self Management Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas XI Jurusan Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Tarakan

2026•Koleksi Perpustakaan

Kemandirian Belajar ialah tindakan individu yang dapat berinisiatif, dapat menyelesaikan permasalahan, memiliki rasa percaya diri untuk melaksanakan aktivitas pembelajaran. Namun saat ini masih terdapat murid yang mempunyai rendahnya kemandirian belajar, yang ditandai dengan kurangnya inisiatif, kurangnya rasa bertanggung jawab dan selalu bergantung terhadap orang lain. Analisis ini memiliki tujuan untuk memahami pengaruh teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa. Analisis ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design eksperimen one grup pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 10 murid di kelas XI yang di ambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan skala likert dan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif serta inferensial dengan uji paired sample T-test menggunakan SPSS statistic 26. Hasil analisis menyatakan bahwasannya nilai signifikan (sig 2-Tailed) sebesar 0,002

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Big Book Kisah Putri Tandampalik Sebagai Penguatan Dimensi Berkebinekaan Global Pada Siswa SMPN 7 Tarakan

2026•

Satriana, 2025. Pengembangan Media Big Book Kisah Putri Tadampalik Sebagai Penguatan Dimensi Berkebhinekaan Global pada Siswa SMPN 7 Tarakan, Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd., dan Pembimbing Kedua Emmy Ardiwinata, M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa SMPN 7 Tarakan mengenai keberagaman budaya yang memicu ejekan hingga konflik antar teman. Upaya untuk menanamkan sikap toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan nilai kebersamaan dapat dilakukan melalui layanan informasi berbasis media yang menarik. Media yang dipilih dalam penelitian ini adalah Big Book berjudul Kisah Putri Tandampalik, sebuah cerita rakyat Bugis yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan, kesabaran, serta penghormatan terhadap budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari validator ahli media, ahli materi, serta uji coba terbatas kepada siswa SMPN 7 Tarakan. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi ahli dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book memperoleh persentase kelayakan sebesar 89,7 kategori sangat layak, dan persentase kepraktisan sebesar 94,35 kategori sangat praktis. Secara keseluruhan, media Big Book kisah Putri Tandampalik dinyatakan sangat layak dan praktis digunakan dalam layanan informasi multikultural untuk memperkuat dimensi Berkebhinekaan Global pada siswa SMPN 7 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Self Management Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas XI Jurusan Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Tarakan

2025•

Kemandirian Belajar ialah tindakan individu yang dapat berinisiatif, dapat menyelesaikan permasalahan, memiliki rasa percaya diri untuk melaksanakan aktivitas pembelajaran. Namun saat ini masih terdapat murid yang mempunyai rendahnya kemandirian belajar, yang ditandai dengan kurangnya inisiatif, kurangnya rasa bertanggung jawab dan selalu bergantung terhadap orang lain. Analisis ini memiliki tujuan untuk memahami pengaruh teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa. Analisis ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design eksperimen one grup pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 10 murid di kelas XI yang di ambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan skala likert dan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif serta inferensial dengan uji paired sample T-test menggunakan SPSS statistic 26. Hasil analisis menyatakan bahwasannya nilai signifikan (sig 2-Tailed) sebesar 0,002

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Big Book Kisah Putri Tandampalik Sebagai Penguatan Dimensi Berkebinekaan Global Pada Siswa SMPN 7 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Satriana, 2025. Pengembangan Media Big Book Kisah Putri Tadampalik Sebagai Penguatan Dimensi Berkebhinekaan Global pada Siswa SMPN 7 Tarakan, Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd., dan Pembimbing Kedua Emmy Ardiwinata, M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa SMPN 7 Tarakan mengenai keberagaman budaya yang memicu ejekan hingga konflik antar teman. Upaya untuk menanamkan sikap toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan nilai kebersamaan dapat dilakukan melalui layanan informasi berbasis media yang menarik. Media yang dipilih dalam penelitian ini adalah Big Book berjudul Kisah Putri Tandampalik, sebuah cerita rakyat Bugis yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan, kesabaran, serta penghormatan terhadap budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari validator ahli media, ahli materi, serta uji coba terbatas kepada siswa SMPN 7 Tarakan. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi ahli dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book memperoleh persentase kelayakan sebesar 89,7 kategori sangat layak, dan persentase kepraktisan sebesar 94,35 kategori sangat praktis. Secara keseluruhan, media Big Book kisah Putri Tandampalik dinyatakan sangat layak dan praktis digunakan dalam layanan informasi multikultural untuk memperkuat dimensi Berkebhinekaan Global pada siswa SMPN 7 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PIJAT BAYI DENGAN BABY OI ALOE VERA TERHADAP IRITASI KULIT BAYI 2 BULAN

2025•

Iritasi kulit yang disebabkan oleh penggunaan popok merupakan permasalahan umum pada bayi, yang ditandai dengan kemerahan, pengelupasan kulit (deskuamasi), dan ketidaknyamanan yang dapat memengaruhi kualitas hidup bayi maupun orang tua. Pendekatan non farmakologis adalah penggunaan baby oil berbahan dasar Aloe vera, yang dikenal memiliki sifat menenangkan, melembabkan, serta mempercepat penyembuhan iritasi ringan pada kulit sensitif bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efek pemijatan bayi dengan menggunakan baby oil yang mengandung Aloe vera terhadap perbaikan gejala iritasi kulit pada bayi, serta mengaitkannya dengan bukti-bukti ilmiah yang telah ada. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada seorang bayi berusia dua bulan yang mengalami kemerahan dan deskuamasi di area bokong. Intervensi dilakukan dengan mengoleskan baby oil Aloe vera dua kali sehari selama lima hari berturut-turut disertai dengan pemijatan bayi, kemudian observasi klinis yang dicatat menggunakan daftar tilik pijat bayi. Hasil observasi menunjukkan adanya perbaikan signifikan setelah lima hari penggunaan. Kemerahan berkurang, kulit yang mengelupas pulih, dan bayi tampak lebih tenang selama perawatan. Ibu bayi juga menyatakan kepuasan yang tinggi terhadap penggunaan baby oil aloe vera tersebut dan berniat untuk melanjutkan penggunaannya. Temuan ini sejalan dengan penelitian oleh Haryono et al. (2024) dan Yanti et al. (2024), yang menunjukkan bahwa kombinasi minyak nabati dan Aloe vera secara signifikan mampu menurunkan tingkat keparahan ruam popok. Selain itu, hasil ini diperkuat oleh studi Lia et al. (2024) yang menemukan bahwa VCO Aloe vera efektif dalam mempercepat proses penyembuhan iritasi kulit. Keberhasilan intervensi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi iritasi yang masih tergolong ringan, kepatuhan ibu terhadap edukasi kebersihan kulit bayi, serta kesesuaian produk yang digunakan dengan karakteristik kulit sensitif bayi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan baby oil Aloe vera dua kali sehari efektif dalam meredakan gejala iritasi kulit ringan pada bayi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PIJAT BAYI DENGAN BABY OI ALOE VERA TERHADAP IRITASI KULIT BAYI 2 BULAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Iritasi kulit yang disebabkan oleh penggunaan popok merupakan permasalahan umum pada bayi, yang ditandai dengan kemerahan, pengelupasan kulit (deskuamasi), dan ketidaknyamanan yang dapat memengaruhi kualitas hidup bayi maupun orang tua. Pendekatan non farmakologis adalah penggunaan baby oil berbahan dasar Aloe vera, yang dikenal memiliki sifat menenangkan, melembabkan, serta mempercepat penyembuhan iritasi ringan pada kulit sensitif bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efek pemijatan bayi dengan menggunakan baby oil yang mengandung Aloe vera terhadap perbaikan gejala iritasi kulit pada bayi, serta mengaitkannya dengan bukti-bukti ilmiah yang telah ada. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada seorang bayi berusia dua bulan yang mengalami kemerahan dan deskuamasi di area bokong. Intervensi dilakukan dengan mengoleskan baby oil Aloe vera dua kali sehari selama lima hari berturut-turut disertai dengan pemijatan bayi, kemudian observasi klinis yang dicatat menggunakan daftar tilik pijat bayi. Hasil observasi menunjukkan adanya perbaikan signifikan setelah lima hari penggunaan. Kemerahan berkurang, kulit yang mengelupas pulih, dan bayi tampak lebih tenang selama perawatan. Ibu bayi juga menyatakan kepuasan yang tinggi terhadap penggunaan baby oil aloe vera tersebut dan berniat untuk melanjutkan penggunaannya. Temuan ini sejalan dengan penelitian oleh Haryono et al. (2024) dan Yanti et al. (2024), yang menunjukkan bahwa kombinasi minyak nabati dan Aloe vera secara signifikan mampu menurunkan tingkat keparahan ruam popok. Selain itu, hasil ini diperkuat oleh studi Lia et al. (2024) yang menemukan bahwa VCO Aloe vera efektif dalam mempercepat proses penyembuhan iritasi kulit. Keberhasilan intervensi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi iritasi yang masih tergolong ringan, kepatuhan ibu terhadap edukasi kebersihan kulit bayi, serta kesesuaian produk yang digunakan dengan karakteristik kulit sensitif bayi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan baby oil Aloe vera dua kali sehari efektif dalam meredakan gejala iritasi kulit ringan pada bayi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN FAKTOR BUDAYA DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI DI WILAYAH PUSKESMAS LONG PUJUNGAN KALIMANTAN UTARA

2024•

Pendahuluan: Rendahnya pemilihan alat kontrasepsi di beberapa daerah di Kalimantan utara dapat disebabkan karena beberapa faktor seperti budaya atau nilai yang timbul dari adanya sikap yang didasarkan kepercayaan dan norma-norma di Masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis apakah terdapat hubungan faktor budaya dengan pemilihan kontrasepsi di wilayah Puskesmas Long Pujungan- Kalimantan Utara. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif non intervensi dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-JUni di wilayah Puskesmas Long Pujungan. Smapel penelitian ini berjumlah 72 responden. Variabel bebas pada penelitian ini adalah Budaya. Variabel terikat adalah keputusan untuk menggunakan alat kontrasepsi. Instrument penelitian adlaah kuesioner. Analisis statistic menggunakan analisis bivariat Chi square. Hasil: Mayoritas ibu yang memakai kontrasepsi adalah ibu dengan pengaruh budaya yang mendukung kontrasepsi yaitu 25 orang (34.7%). Namun demikian hampir seluruh ibu yang tidak menggunakan kontrasepsi juga memiliki pengaruh budaya yang mendukung kontrasepsi yaitu 23 orang (31.9%) dari 48 orang. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan regresi logistik diperoleh P-value = 0,280 >0.05 artinya secara statistik tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya dengan pemakaian kontrasepsi pada ibu di wilayah Puskesmas Long Pujungan. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara budaya dengan pemakaian kontrasepsi pada ibu di wilayah Puskesmas Long Pujungan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN FAKTOR BUDAYA DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI DI WILAYAH PUSKESMAS LONG PUJUNGAN KALIMANTAN UTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendahuluan: Rendahnya pemilihan alat kontrasepsi di beberapa daerah di Kalimantan utara dapat disebabkan karena beberapa faktor seperti budaya atau nilai yang timbul dari adanya sikap yang didasarkan kepercayaan dan norma-norma di Masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis apakah terdapat hubungan faktor budaya dengan pemilihan kontrasepsi di wilayah Puskesmas Long Pujungan- Kalimantan Utara. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif non intervensi dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-JUni di wilayah Puskesmas Long Pujungan. Smapel penelitian ini berjumlah 72 responden. Variabel bebas pada penelitian ini adalah Budaya. Variabel terikat adalah keputusan untuk menggunakan alat kontrasepsi. Instrument penelitian adlaah kuesioner. Analisis statistic menggunakan analisis bivariat Chi square. Hasil: Mayoritas ibu yang memakai kontrasepsi adalah ibu dengan pengaruh budaya yang mendukung kontrasepsi yaitu 25 orang (34.7%). Namun demikian hampir seluruh ibu yang tidak menggunakan kontrasepsi juga memiliki pengaruh budaya yang mendukung kontrasepsi yaitu 23 orang (31.9%) dari 48 orang. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan regresi logistik diperoleh P-value = 0,280 >0.05 artinya secara statistik tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya dengan pemakaian kontrasepsi pada ibu di wilayah Puskesmas Long Pujungan. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara budaya dengan pemakaian kontrasepsi pada ibu di wilayah Puskesmas Long Pujungan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail