Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Penulis: SARMILA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

kontribusi penerimaan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah kabupaten nunukan

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat dan besarnya kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Baik Nama Kendaraan Bermotor terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nunukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder dari SAMSAT serta Badan Pusat statistik kabupaten Nunukan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi penelitian lapangan dan studi kepustakaan serta sumber-sumber yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan tingkat dan besarnya kontribusi penerimaan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah kabupaten Nunukan tahun 2016 sampai dengan 2024 secara rata-rata masih tergolong sangat kurang (10%). Rata-rata kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) selama periode penelitian hanya sebesar 3,35%, sedangkan rata-rata kontribusi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 4,81%. Rendahnya kontribusi tersebut terjadi karena peningkatan realisasi PAD yang cukup besar tidak diikuti secara seimbang oleh peningkatan penerimaan PKB dan BBNKB.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN NUNUKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat dan besarnya kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Baik Nama Kendaraan Bermotor terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nunukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder dari SAMSAT serta Badan Pusat statistik kabupaten Nunukan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi penelitian lapangan dan studi kepustakaan serta sumber-sumber yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan tingkat dan besarnya kontribusi penerimaan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah kabupaten Nunukan tahun 2016 sampai dengan 2024 secara rata-rata masih tergolong sangat kurang (10%). Rata-rata kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) selama periode penelitian hanya sebesar 3,35%, sedangkan rata-rata kontribusi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 4,81%. Rendahnya kontribusi tersebut terjadi karena peningkatan realisasi PAD yang cukup besar tidak diikuti secara seimbang oleh peningkatan penerimaan PKB dan BBNKB.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KERAKTERISTIK KOMBUCHA DARI TEH BUAH Rhizophora mucronata SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL KERAKTERISTIK KOMBUCHA DARI TEH BUAH Rhizophora mucronata SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL KERAKTERISTIK KOMBUCHA DARI TEH BUAH Rhizophora mucronata SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL

2025•

Kombucha adalah minuman berkarbonasi alami non-alkohol yang dibuat dengan cara memfermentasi larutan teh dan gula dengan kultur kombucha yang mengandung bakteri dan ragi yang dikenal sebagai SCOBY. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik kombucha berbahan dasar teh buah Rhizophora mucronata sebagai minuman fungsional, ditinjau dari analisis senyawa fitokimia, aktivitas antioksidan, pH, dan kadar alkohol. Rhizophora mucronata diketahui mengandung senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Proses fermentasi dilakukan selama 11 hari menggunakan kultur simbiotik antara bakteri dan ragi SCOBY. Identifikasi senyawa fitokimia dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH menggunakan lima variasi konsentrasi, nilai pH diukur dengan pH meter, dan kadar alkohol diuji menggunakan alcohol hydrometer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa teh kombucha dari buah R. mucronata mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid. Aktivitas antioksidan kuat tercatat sebesar 4,3446 ppm dan asam askorbat 0,0004 ppm. Nilai pH akhir berada di bawah 3, menandakan terbentuknya asam organik selama fermentasi. Kadar alkohol tidak terdeteksi, menunjukkan produk ini aman dikonsumsi dan memenuhi standar halal menurut Majelis Ulama Indonesia. Berdasarkan hasil tersebut, teh kombucha buah R. mucronata memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai minuman fungsional yang alami, sehat, dan bernilai komersial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISTIK KOMBUCHA DARI TEH BUAH Rhizophora mucronata SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kombucha adalah minuman berkarbonasi alami non-alkohol yang dibuat dengan cara memfermentasi larutan teh dan gula dengan kultur kombucha yang mengandung bakteri dan ragi yang dikenal sebagai SCOBY. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik kombucha berbahan dasar teh buah Rhizophora mucronata sebagai minuman fungsional, ditinjau dari analisis senyawa fitokimia, aktivitas antioksidan, pH, dan kadar alkohol. Rhizophora mucronata diketahui mengandung senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Proses fermentasi dilakukan selama 11 hari menggunakan kultur simbiotik antara bakteri dan ragi SCOBY. Identifikasi senyawa fitokimia dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH menggunakan lima variasi konsentrasi, nilai pH diukur dengan pH meter, dan kadar alkohol diuji menggunakan alcohol hydrometer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa teh kombucha dari buah R. mucronata mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid. Aktivitas antioksidan kuat tercatat sebesar 4,3446 ppm dan asam askorbat 0,0004 ppm. Nilai pH akhir berada di bawah 3, menandakan terbentuknya asam organik selama fermentasi. Kadar alkohol tidak terdeteksi, menunjukkan produk ini aman dikonsumsi dan memenuhi standar halal menurut Majelis Ulama Indonesia. Berdasarkan hasil tersebut, teh kombucha buah R. mucronata memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai minuman fungsional yang alami, sehat, dan bernilai komersial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERANCANGAN APLIKASI POINT OF SALE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE TOPSIS TERINTEGRASI SCAN BARCODE KAMERA

2025•

Kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam dunia bisnis, termasuk dalam sistem penjualan dan pengelolaan toko ritel, lemahnya dalam hal fasilitas pencatatan stok barang, sistem laporan data transaksi masih terbatas, tidak adanya fitur perengkingan stok barang yang menipis, Aplikasi Point of Sale (POS) berbasis Android diharap menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi POS berbasis Android yang terintegrasi dengan scan barcode kamera, serta mengimplementasikan metode Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam pemilihan item stok. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Hasil pengujian fungsional menunjukkan tingkat akurasi 100% pada seluruh fitur aplikasi, dengan kompatibilitas pada perangkat Android 13, performa optimal, dan antarmuka yang berfungsi dengan baik. Implementasi metode TOPSIS dengan tiga kriteria (jumlah stok, tingkat penjualan, dan margin keuntungan) terbukti efektif dalam perangkingan produk untuk optimalisasi inventaris, Hasilnya menunjukkan bahwa Indomie goreng berhasil menduduki peringkat pertama, diikuti oleh minyak goreng bimoli di peringkat kedua, dan tepung terigu segitiga biru menempati peringkat ketiga. Fitur pemindaian barcode menggunakan kamera smartphone mencapai tingkat akurasi 93,33% pada kondisi pencahayaan normal dengan waktu respons 0,7 detik. Secara keseluruhan, integrasi teknologi pemindaian barcode dan metode pengambilan keputusan TOPSIS dalam aplikasi POS berbasis Android terbukti memberikan solusi yang efektif dan efisien bagi usaha retail skala kecil menengah, meningkatkan operasional harian dan memberikan keunggulan kompetitif melalui pengambilan keputusan berbasis data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERANCANGAN APLIKASI POINT OF SALE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE TOPSIS TERINTEGRASI SCAN BARCODE KAMERA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam dunia bisnis, termasuk dalam sistem penjualan dan pengelolaan toko ritel, lemahnya dalam hal fasilitas pencatatan stok barang, sistem laporan data transaksi masih terbatas, tidak adanya fitur perengkingan stok barang yang menipis, Aplikasi Point of Sale (POS) berbasis Android diharap menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi POS berbasis Android yang terintegrasi dengan scan barcode kamera, serta mengimplementasikan metode Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam pemilihan item stok. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Hasil pengujian fungsional menunjukkan tingkat akurasi 100% pada seluruh fitur aplikasi, dengan kompatibilitas pada perangkat Android 13, performa optimal, dan antarmuka yang berfungsi dengan baik. Implementasi metode TOPSIS dengan tiga kriteria (jumlah stok, tingkat penjualan, dan margin keuntungan) terbukti efektif dalam perangkingan produk untuk optimalisasi inventaris, Hasilnya menunjukkan bahwa Indomie goreng berhasil menduduki peringkat pertama, diikuti oleh minyak goreng bimoli di peringkat kedua, dan tepung terigu segitiga biru menempati peringkat ketiga. Fitur pemindaian barcode menggunakan kamera smartphone mencapai tingkat akurasi 93,33% pada kondisi pencahayaan normal dengan waktu respons 0,7 detik. Secara keseluruhan, integrasi teknologi pemindaian barcode dan metode pengambilan keputusan TOPSIS dalam aplikasi POS berbasis Android terbukti memberikan solusi yang efektif dan efisien bagi usaha retail skala kecil menengah, meningkatkan operasional harian dan memberikan keunggulan kompetitif melalui pengambilan keputusan berbasis data.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2023

2025•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance. Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022-2023, dengan jumlah populasi sebanyak 83 perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, dan diperoleh 61 perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi linear berganda dan alat analisis SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: likuiditas (X1), profitabilitas (X2) berpengaruh negatif terhadap tax avoidance (Y), dan ukuran perusahaan (X3) berpengaruh positif terhadap tax avoidance (Y), tetapi tidak signifikan. variabel likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2023

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance. Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022-2023, dengan jumlah populasi sebanyak 83 perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, dan diperoleh 61 perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi linear berganda dan alat analisis SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: likuiditas (X1), profitabilitas (X2) berpengaruh negatif terhadap tax avoidance (Y), dan ukuran perusahaan (X3) berpengaruh positif terhadap tax avoidance (Y), tetapi tidak signifikan. variabel likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Rantai Pasok (Supply Chain) Sayur Sawi Di Kota Tarakan (Studi : Pada Kelompok Tani Sinar Harapan Kelurahan Kampung Enam)

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitin ini dilatar belakangi oleh permasalahan yaitu : bagaimana analisis rantai nilai dan efesiensi rantai pasok sayur sawi dan bagaimana proses kinerja rantai pasok sayur sawi pada kelompok tani Sinar Harapan Kelurahan Kampung Enam. Sedangkan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai dan efisiensi rantai pasok sayur sawi dan untuk menganalisis proses kinerja rantai pasok sayur sawi pada kelompok tani Sinar Harapan Kelurahan Kampung Enam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan analisis deskriptif meliputi rantai nilai dan efesiensi rantai pasok,proses kinerja rantai pasok. Berdasarkan hasil penelitian bahwa disimpulkan rantai nilai dan efisiensi didapat dalam satu kali produksi sebanyak 30 ikat, total biaya yang dikeluarkan sebanyak Rp 2.200/ikat sudah termasuk biaya produksi dan transportasi. Total keuntungan yang diperoleh yaitu Rp 1.800/ikat, total margin dari kedua pelaku rantai pasok (pedagang pengepul dan pedagang pengecer ) yaitu Rp 4.000 Nilai farmer’s share yang di peroleh sebesar 50%. Efisiensi pemasaran didapat sebesar 25,5% dikatakan efisien apabila hasil persentase 0 – 33 %. Jadi dari hasil farmer’s share dan efisiensi pemasarannya usaha sayur sawi di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan Efisen untuk dilakukan. Pengukuran Kinerja rantai pasok memiliki hasil yang berbeda beda yaitu pemenuhan pesanan 95,4%, kinerja pengiriman 100%, siklus pemenuhan pesanan 2 hari, fleksibilitas 0,42 hari atau setara dengan setengah hari, persediaan harian 0,14 hari atau setara dengan setengah hari, persentase cost 27,5%, siklus cash to cash 2 hari. Dengan hasil-hasil berikut usaha sayur sawi di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan memiliki kinerja yang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Rantai Pasok (Supply Chain) Sayur Sawi Di Kota Tarakan (Studi : Pada Kelompok Tani Sinar Harapan Kelurahan Kampung Enam)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitin ini dilatar belakangi oleh permasalahan yaitu : bagaimana analisis rantai nilai dan efesiensi rantai pasok sayur sawi dan bagaimana proses kinerja rantai pasok sayur sawi pada kelompok tani Sinar Harapan Kelurahan Kampung Enam. Sedangkan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai dan efisiensi rantai pasok sayur sawi dan untuk menganalisis proses kinerja rantai pasok sayur sawi pada kelompok tani Sinar Harapan Kelurahan Kampung Enam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan analisis deskriptif meliputi rantai nilai dan efesiensi rantai pasok,proses kinerja rantai pasok. Berdasarkan hasil penelitian bahwa disimpulkan rantai nilai dan efisiensi didapat dalam satu kali produksi sebanyak 30 ikat, total biaya yang dikeluarkan sebanyak Rp 2.200/ikat sudah termasuk biaya produksi dan transportasi. Total keuntungan yang diperoleh yaitu Rp 1.800/ikat, total margin dari kedua pelaku rantai pasok (pedagang pengepul dan pedagang pengecer ) yaitu Rp 4.000 Nilai farmer’s share yang di peroleh sebesar 50%. Efisiensi pemasaran didapat sebesar 25,5% dikatakan efisien apabila hasil persentase 0 – 33 %. Jadi dari hasil farmer’s share dan efisiensi pemasarannya usaha sayur sawi di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan Efisen untuk dilakukan. Pengukuran Kinerja rantai pasok memiliki hasil yang berbeda beda yaitu pemenuhan pesanan 95,4%, kinerja pengiriman 100%, siklus pemenuhan pesanan 2 hari, fleksibilitas 0,42 hari atau setara dengan setengah hari, persediaan harian 0,14 hari atau setara dengan setengah hari, persentase cost 27,5%, siklus cash to cash 2 hari. Dengan hasil-hasil berikut usaha sayur sawi di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan memiliki kinerja yang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

standar pelayanan minimum infrastruktur ekonomi dan sosial di perbatasan indonesia-malaysia

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji standar pelayanan minimum infrastruktur ekonomi dan sosial di perbatasan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif untuk mengevaluasi infrastruktur ekonomi dan sosial yang tersedia di perbatasan Kabupaten Nunukan dan Pulau Sebatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar pelayanan minimum infrastruktur ekonomi dan sosial di perbatasan terus mengalami perkembangan dan peningkatan. Nilai SPM rata-rata untuk infrastruktur ekonomi: jalan di Pulau Sebatik 56,3km/jiwa dan kabupaten Nunukan 61,4km/jiwa; listrik di Pulau Sebatik 68,8 % dan Kabupaten Nunukan 59%; air bersih di Pulau Sebatik 31,6% dan Kabupaten Nunukan 23%. Nilai (SPM) rata-rata untuk infrastruktur sosial: kesehatan di Pulau Sebatik untuk ibu hamil 89,7%, ibu bersalin 95,2%, bayi 88,6%, balita 66,1%, usia pendidikan dasar 49,6%, usia produktif 46,4%, usia lanjut 80,6%, hipertensi 68,9%, diabetes melitus 69,2%, orang dengan gangguan jiwa berat 97,2%, tuberkulosis 89,1%, orang dengan risiko hiv 75,4% dan Kabupaten Nunukan untuk ibu hamil 88,8%, ibu bersalin 95,2%, bayi 87,8%, balita 60,2%, usia pendidikan dasar 39,4%, usia produktif 30,4%, usia lanjut 69,2%, hipertensi 44,4%, diabetes melitus 56,2%, orang dengan gangguan jiwa berat 91,6%, tuberkolusis 85%, orang dengan risiko hiv 60,2%; pendidikan SD di pulau sebatik 75,2% dan kabupaten Nunukan 91,4%; pendidikan SMP di pulau sebatik 67,4% dan kabupaten Nunukan 50,8%; pendidikan SMA di pulau sebatik 79,6% dan kabupaten Nunukan 67,4%. Hal ini mempengaruhi potensi pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor kendala, termasuk kendala geografis, dan masalah pendanaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemerintah untuk meningkatkan standar pelayanan minimum infrastruktur ekonomi dan sosial di perbatasan Kabupaten Nunukan. Hal ini dapat dilakukan melalui investasi infrastruktur, dan harmonisasi regulasi guna mendukung pembangunan wilayah perbatasan yang lebih baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

standar pelayanan minimum infrastruktur ekonomi dan sosial di perbatasan indonesia-malaysia

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji standar pelayanan minimum infrastruktur ekonomi dan sosial di perbatasan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif untuk mengevaluasi infrastruktur ekonomi dan sosial yang tersedia di perbatasan Kabupaten Nunukan dan Pulau Sebatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar pelayanan minimum infrastruktur ekonomi dan sosial di perbatasan terus mengalami perkembangan dan peningkatan. Nilai SPM rata-rata untuk infrastruktur ekonomi: jalan di Pulau Sebatik 56,3km/jiwa dan kabupaten Nunukan 61,4km/jiwa; listrik di Pulau Sebatik 68,8 % dan Kabupaten Nunukan 59%; air bersih di Pulau Sebatik 31,6% dan Kabupaten Nunukan 23%. Nilai (SPM) rata-rata untuk infrastruktur sosial: kesehatan di Pulau Sebatik untuk ibu hamil 89,7%, ibu bersalin 95,2%, bayi 88,6%, balita 66,1%, usia pendidikan dasar 49,6%, usia produktif 46,4%, usia lanjut 80,6%, hipertensi 68,9%, diabetes melitus 69,2%, orang dengan gangguan jiwa berat 97,2%, tuberkulosis 89,1%, orang dengan risiko hiv 75,4% dan Kabupaten Nunukan untuk ibu hamil 88,8%, ibu bersalin 95,2%, bayi 87,8%, balita 60,2%, usia pendidikan dasar 39,4%, usia produktif 30,4%, usia lanjut 69,2%, hipertensi 44,4%, diabetes melitus 56,2%, orang dengan gangguan jiwa berat 91,6%, tuberkolusis 85%, orang dengan risiko hiv 60,2%; pendidikan SD di pulau sebatik 75,2% dan kabupaten Nunukan 91,4%; pendidikan SMP di pulau sebatik 67,4% dan kabupaten Nunukan 50,8%; pendidikan SMA di pulau sebatik 79,6% dan kabupaten Nunukan 67,4%. Hal ini mempengaruhi potensi pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor kendala, termasuk kendala geografis, dan masalah pendanaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemerintah untuk meningkatkan standar pelayanan minimum infrastruktur ekonomi dan sosial di perbatasan Kabupaten Nunukan. Hal ini dapat dilakukan melalui investasi infrastruktur, dan harmonisasi regulasi guna mendukung pembangunan wilayah perbatasan yang lebih baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail