Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Penulis: RACHMAD
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DITINJAU DARI MODEL CONTEXT INPUT PROCESS PRODUCT (CIPP) DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Andikha Rachmadhan Pratama, 2024, Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan kejelasan tentang pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang guru BK. Teknik yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung, sedangkan alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data kualitatif dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan sesuai dengan sumber data yang di dapatkan. Triangulasi sumber dilakukan meliputi konteks, input, proses dan produk dalam layanan bimbingan klasikal. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa layanan bimbingan klasikal di SMA Negeri 1 Tarakan memiliki tujuan atau context seperti, meningkatkan kompetensi siswa berdasarkan 4 bidang BK. Adapun input atau persiapan yang dilakukan guru BK yaitu perencanaan layanan meliputi AKPD, RPL Media, Metode/Teknik. Pada tahap pelaksaan atau process meliputi tahap awal, kegiatan inti, dan penutup. Pada tahap hasil atau product guru BK akan melakukan evaluasi atau follow up terhadap layanan yang telah dilakukan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DITINJAU DARI MODEL CONTEXT INPUT PROCESS PRODUCT (CIPP) DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2024•

Andikha Rachmadhan Pratama, 2024, Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan kejelasan tentang pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang guru BK. Teknik yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung, sedangkan alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data kualitatif dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan sesuai dengan sumber data yang di dapatkan. Triangulasi sumber dilakukan meliputi konteks, input, proses dan produk dalam layanan bimbingan klasikal. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa layanan bimbingan klasikal di SMA Negeri 1 Tarakan memiliki tujuan atau context seperti, meningkatkan kompetensi siswa berdasarkan 4 bidang BK. Adapun input atau persiapan yang dilakukan guru BK yaitu perencanaan layanan meliputi AKPD, RPL Media, Metode/Teknik. Pada tahap pelaksaan atau process meliputi tahap awal, kegiatan inti, dan penutup. Pada tahap hasil atau product guru BK akan melakukan evaluasi atau follow up terhadap layanan yang telah dilakukan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN HUKUM TERHADAP KELALAIAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN HILANGNYA NYAWA ORANG LAIN

2023•Koleksi Perpustakaan

Indonesia adalah negara hukum dimana negara menurut Logeman adalah suatu organisasi sosial yang dengan kekuasaannya bertujuan untuk mengatur dan menertibkan masyarakat. Sedangkan menurut Achmad Ali, hukum adalah "seperangkat peraturan atau tindakan yang terorganisir dalam suatu sistem untuk menentukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh manusia sebagai warga negara dalam kehidupan bermasyarakat".

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN HUKUM TERHADAP KELALAIAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN HILANGNYA NYAWA ORANG LAIN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia adalah negara hukum dimana negara menurut Logeman adalah suatu organisasi sosial yang dengan kekuasaannya bertujuan untuk mengatur dan menertibkan masyarakat. Sedangkan menurut Achmad Ali, hukum adalah "seperangkat peraturan atau tindakan yang terorganisir dalam suatu sistem untuk menentukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh manusia sebagai warga negara dalam kehidupan bermasyarakat".

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Penerapan Pidana Penjara Terhadap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan – golongan. Dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menjelaskan bahwa narkotika disatu sisi merupakan obat atau bahan yang bermanfaat dibidang pengobatan atau pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan disisi lain dapat pula menimbulkan ketergantungan yang sangat merugikan apabila disalahgunakan atau digunakan tanpa pengendalian dan pengawasan yang ketat dan seksama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah yuridis empiris dengan sumber data hukum adalah Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan, Kantor Polres Tarakan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kota Tarakan. Metode pengumpulan data penelitian yang digunakan yaitu dengan melakukan interview/wawancara langsung, observasi/pengamatan dan studi kepustakaan, Penelitian ini merupakan sebuah permasalahan pengguna atau penyalahguna dalam penyalahhgunaan narkotika yang diberikan hukuman pidana penjara karena terbukti menyalahgunakan narkotika. Berdasarkan ketentuan perundang -undangan bahwa pengguna atau penyalahguna dalam penyalahgunan narkotika seharusnya mendapatkan rehabilitasi dikarenakan orang yang ketergantungan terhadap obat-obatan terlarang lebih efektif diberikan kepada pengguna dan dibandingkan hukuman pidana penjara. Diuraikan dalam dua rumusan masalah yaitu : 1. Efektifitas pemberian hukuman pidana penjara terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika, 2. Cara mencegah pelaku penyalahgunaan narkotika yang telah menjalani pidana penjara agar tidak kembali menggunakan narkotika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektifitas Penerapan Pidana Penjara Terhadap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

2023•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan – golongan. Dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menjelaskan bahwa narkotika disatu sisi merupakan obat atau bahan yang bermanfaat dibidang pengobatan atau pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan disisi lain dapat pula menimbulkan ketergantungan yang sangat merugikan apabila disalahgunakan atau digunakan tanpa pengendalian dan pengawasan yang ketat dan seksama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah yuridis empiris dengan sumber data hukum adalah Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan, Kantor Polres Tarakan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kota Tarakan. Metode pengumpulan data penelitian yang digunakan yaitu dengan melakukan interview/wawancara langsung, observasi/pengamatan dan studi kepustakaan, Penelitian ini merupakan sebuah permasalahan pengguna atau penyalahguna dalam penyalahhgunaan narkotika yang diberikan hukuman pidana penjara karena terbukti menyalahgunakan narkotika. Berdasarkan ketentuan perundang -undangan bahwa pengguna atau penyalahguna dalam penyalahgunan narkotika seharusnya mendapatkan rehabilitasi dikarenakan orang yang ketergantungan terhadap obat-obatan terlarang lebih efektif diberikan kepada pengguna dan dibandingkan hukuman pidana penjara. Diuraikan dalam dua rumusan masalah yaitu : 1. Efektifitas pemberian hukuman pidana penjara terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika, 2. Cara mencegah pelaku penyalahgunaan narkotika yang telah menjalani pidana penjara agar tidak kembali menggunakan narkotika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIFITAS KONSENTRASI EKSTRAK DAUN MIMBA DAN DAUN SIRIH UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN KACANG PANJANG

2022•Koleksi Perpustakaan

The long bean plant is a type of legume vegetable that widely cultivated in Indonesia. The problems occurred in the cultivation of long beans are caused by disease attacks. One of the diseases that commonly attack long bean plants is Fusarium oxysporum wilt. The control method used in this research, is the use of botanical pesticides. Neem leaves contain secondary metabolites include azadirachtin, nimbin, flavonoids, and terpenoids, while betel leaf contains volatile oil compounds, phenols, eugenol, saponins, alkaloids, flavonoids, steroids, tannins, and terpenoids. This research conducted to determine the effect of neem and betel leaf extracts in controlling Fusarium wilt disease in long bean plants. This research conducted in the experimental field of the Faculty of Agriculture, University of Borneo Tarakan. The treatment by giving neem and betel leaf extract seen in 5 treatments as the follows: P0 = control, P1 = 100 ml of neem leaf extract per plant with a concentration of 5%, P2 = 100 ml of neem leaf extract per plant with a concentration of 10%, P3 = 100 ml of betel leaf extract per plant with a concentration of 5%, and P4 = 100 ml of betel leaf extract per plant with a concentration of 10%. Each treatment repeated 5 times with 3 replicate sample plants. The data obtained were analyzed for variance and further tested with the small significant difference test (BNT) at a 5% level. The results showed that the treatment of neem and betel leaf extract had significant effects, related with parameters of observing disease intensity, the total number of pods, and the total weight pf pods in long bean plants. The gift of betel leaf extract with a concentration of 10% was able to inhibit Fusarium wilt disease reached 40.71% (P4). So, the plant produces 7.4 long beans with a total weight of 19.39 grams.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIFITAS KONSENTRASI EKSTRAK DAUN MIMBA DAN DAUN SIRIH UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN KACANG PANJANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The long bean plant is a type of legume vegetable that widely cultivated in Indonesia. The problems occurred in the cultivation of long beans are caused by disease attacks. One of the diseases that commonly attack long bean plants is Fusarium oxysporum wilt. The control method used in this research, is the use of botanical pesticides. Neem leaves contain secondary metabolites include azadirachtin, nimbin, flavonoids, and terpenoids, while betel leaf contains volatile oil compounds, phenols, eugenol, saponins, alkaloids, flavonoids, steroids, tannins, and terpenoids. This research conducted to determine the effect of neem and betel leaf extracts in controlling Fusarium wilt disease in long bean plants. This research conducted in the experimental field of the Faculty of Agriculture, University of Borneo Tarakan. The treatment by giving neem and betel leaf extract seen in 5 treatments as the follows: P0 = control, P1 = 100 ml of neem leaf extract per plant with a concentration of 5%, P2 = 100 ml of neem leaf extract per plant with a concentration of 10%, P3 = 100 ml of betel leaf extract per plant with a concentration of 5%, and P4 = 100 ml of betel leaf extract per plant with a concentration of 10%. Each treatment repeated 5 times with 3 replicate sample plants. The data obtained were analyzed for variance and further tested with the small significant difference test (BNT) at a 5% level. The results showed that the treatment of neem and betel leaf extract had significant effects, related with parameters of observing disease intensity, the total number of pods, and the total weight pf pods in long bean plants. The gift of betel leaf extract with a concentration of 10% was able to inhibit Fusarium wilt disease reached 40.71% (P4). So, the plant produces 7.4 long beans with a total weight of 19.39 grams.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON SAAT AIR PASANG DI PERAIRAN PANTAI AMAL BARU KELURAHAN PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

2022•Koleksi Perpustakaan

This study aims to determine the structure of the plankton community as a water bioindicator. The location of the research was carried out at two points, namely station I in the estuary area and at station II close to settlements. Sampling was carried out 15 times for 2 months. The structure of the plankton community at high tide in Amal Baru coastal waters as the object of research includes abundance, diversity index, uniformity index, and dominance index. The types of phytoplankton found at the research site consisted of 3 classes, namely Bacillariophyceae, Coscinodiscophyceae and Dinophycea classes and zooplankton from Crustacea classes. The most common type of phytoplankton found at the research site is the Bacillariophyceae class because this class has good adaptability to its environment. Phytoplankton abundance index values obtained ranged from 14-94 cells/l and zooplankton abundance values obtained ranged from 4-16, including in the low category. The diversity index value is in the medium category with the uniformity index in the high uniformity category and low dominance. The chemical and physical factors of the Amal Baru coastal waters of the city of Tarakan at the research location are still good for the life of aquatic organisms.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON SAAT AIR PASANG DI PERAIRAN PANTAI AMAL BARU KELURAHAN PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine the structure of the plankton community as a water bioindicator. The location of the research was carried out at two points, namely station I in the estuary area and at station II close to settlements. Sampling was carried out 15 times for 2 months. The structure of the plankton community at high tide in Amal Baru coastal waters as the object of research includes abundance, diversity index, uniformity index, and dominance index. The types of phytoplankton found at the research site consisted of 3 classes, namely Bacillariophyceae, Coscinodiscophyceae and Dinophycea classes and zooplankton from Crustacea classes. The most common type of phytoplankton found at the research site is the Bacillariophyceae class because this class has good adaptability to its environment. Phytoplankton abundance index values obtained ranged from 14-94 cells/l and zooplankton abundance values obtained ranged from 4-16, including in the low category. The diversity index value is in the medium category with the uniformity index in the high uniformity category and low dominance. The chemical and physical factors of the Amal Baru coastal waters of the city of Tarakan at the research location are still good for the life of aquatic organisms.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan

2021•

Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran (Student Facilitator And Explaining dan model konvensional) terhadap hasil belajar matematika siswa pada kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 di SMP Negeri 7 Tarakan. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX-6 dan IX-7. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis dekriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarata dan uji hipotesis. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen adalah 79,73 dan rata- rata nilai kelas kontrol 66,46. Hasil analisis uji independent sample t-test pihak kanan dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value ¬sebesar 0,000 sehingga dapat dilihat bahwa 0,000 ˂ 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Student Facilitator And Explaining berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan Tahun Pembelajaran 2020/2021.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN TUGU (STOW NET) DI PERAIRAN SUNGAI SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG

2021•Koleksi Perpustakaan

Perikanan tugu merupakan perikanan tangkap yang memiliki nilai penting bagi produktifitas perikanan tangkap di Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan komposisi dan kelimpahan jenis ikan hasil tangkapan pada perikanan tugu Kabupaten Tana Tidung pengumpulan data sebanyak 4 kali dalam 2 bulan, dimana tiap sebulannya dilakukan sebanyak 2 kali sampling berlokasi di perairan Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap komposisi dan kelimpahan jenis ikan hasil tangkapan tugu didapatkan 16 jenis biota yang tertangkap. Kelimpahan tertinggi dari Macrobrachium lanchesteri., dengan nilai 62,84 %, spesies dengan kelimpahan terendah yaitu Toxotes microlepis dengan nilai rata-rata 1,37 %. Biota tersebut mendiami perairan Sungai Sesayap secara temporal dan permanen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN TUGU (STOW NET) DI PERAIRAN SUNGAI SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG

2021•

Perikanan tugu merupakan perikanan tangkap yang memiliki nilai penting bagi produktifitas perikanan tangkap di Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan komposisi dan kelimpahan jenis ikan hasil tangkapan pada perikanan tugu Kabupaten Tana Tidung pengumpulan data sebanyak 4 kali dalam 2 bulan, dimana tiap sebulannya dilakukan sebanyak 2 kali sampling berlokasi di perairan Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap komposisi dan kelimpahan jenis ikan hasil tangkapan tugu didapatkan 16 jenis biota yang tertangkap. Kelimpahan tertinggi dari Macrobrachium lanchesteri., dengan nilai 62,84 %, spesies dengan kelimpahan terendah yaitu Toxotes microlepis dengan nilai rata-rata 1,37 %. Biota tersebut mendiami perairan Sungai Sesayap secara temporal dan permanen.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA TANAMAN SAWI (BRASSICA JUNCEAE L) DI KOTA TARAKAN

2020•

KEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L) DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Rachmad Akbar 15201010056 2020. “Keanekaragaman Jenis Serangga Pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L) di Kota Tarakan”. Dibimbing oleh Bapak Ammarullah. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Tanaman sawi (Brassica juncea L.) Merupakan tanaman sayuran dengan iklim sub-tropis, namun mampu beradaptasi dengan baik pada iklim tropis. Tanaman sawi tergolong tanaman yang toleran terhadap suhu tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis keanekaragaman serangga yang terdapat pada tanaman sawi (Brassica juncea L) dan untuk mengetahui peranan berbagai jenis serangga pada tanman sawi (Brassica juncea L). Data keanekaragaman jenis serangga dari penangkap serangga secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan perangkap yang terdiri dari yellow trap fitffall trap dan swepp net dilahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan selanjutnya di idenfikasi di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian UBT, data yang diperoleh dianalisis dengan mengunakan indeks keanekaragaman, pada lahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan 1,29 (H’) dari Shannon-Winner dan indeks dominansi pada lahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan 0,40 (C) dari Simpson. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keanekaragman jenis serangga sedang pada lahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDEKATAN KONSELING REALITAS TERHADAP PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TARAKAN

2020•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini memiliki maksud untuk mengetahui pendekatan konseling realitas terhadap penyesuaian diri siswa. Apakah konseling realitas berpengaruh dalam mengatasi penyesuaian diri siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan?. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain penelitian nonequevalent control group design. Populasi berjumlah 316 siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah siswa yang memiliki penyesuaian diri negatif dan rekomendasi dari guru bk, guru kelas, teman sekelas dan kesiswaan. Pengumpulan data menggunakan skala penyesuaian diri. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis data statistik perhitungan uji independen sample t-test menggunakan SPSS versi 23.00 for windows diperoleh nilai sig.2 tailed sebesar 0,000 dengan taraf signifikan α sebesar 0,05 maka 𝐻0 ditolak. Hal ini menunjukkan ada pengaruh pendekatan konseling realitas terhadap penyesuaian diri siswa kelas VII SMP Negeri 5 tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail