Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

WIDYA

48 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 82024: 112023: 72022: 162021: 22020: 3

ANALISIS PERMINTAAN KOMODITAS SAYURAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KOTA TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan, pertama, mengetahui pengaruh harga barang itu sendiri, harga barang lainnya, pendapatan, jumlah tanggungan dan pendidikan terhadap permintaan komoditas hortikultura sayuran di masa pandemi Covid 19 di Kota Tarakan. Kedua, mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap permintaan komoditas hortikultura sayuran sebelum pandemi dan saat pandemi Covid 19 di Kota Tarakan. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Pasar Ghuser, Pasar Dayak dan Pasar Tenguyun di Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis Uji beda Wilcoxon dan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, karakteristik konsumen yang berbelanja di Pasar Kota Tarakan ialah perempuan dengan usai rata-rata diatas 40 tahun pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga dengan status istri. Kedua, sebelum pandemi dan saat pandemi terdapat perbedaan yang signifikan terhadap permintaan hortikultura sayuran. Dimana permintaan hortikultura sayuran mengalami penurunan. Ketiga, faktor yang berpengaruh nyata terhadap permintaan bayam dan sawi yaitu harga sayur itu sendiri sedangkan harga tahu, pendapatan, jumlah tanggungan dan pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan bayam dan sawi. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap permintaan kangkung yaitu harga sayur itu sendiri dan jumlah tanggungan sedangkan harga tahu, pendapatan, jumlah tanggungan dan pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan kangkung.

ANALISIS PERMINTAAN KOMODITAS HORTIKULTURA SAYURAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KOTA TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan, pertama, mengetahui pengaruh harga barang itu sendiri, harga barang lainnya, pendapatan, jumlah tanggungan dan pendidikan terhadap permintaan komoditas hortikultura sayuran di masa pandemi Covid 19 di Kota Tarakan. Kedua, mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap permintaan komoditas hortikultura sayuran sebelum pandemi dan saat pandemi Covid 19 di Kota Tarakan. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Pasar Ghuser, Pasar Dayak dan Pasar Tenguyun di Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis Uji beda Wilcoxon dan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, karakteristik konsumen yang berbelanja di Pasar Kota Tarakan ialah perempuan dengan usai rata-rata diatas 40 tahun pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga dengan status istri. Kedua, sebelum pandemi dan saat pandemi terdapat perbedaan yang signifikan terhadap permintaan hortikultura sayuran. Dimana permintaan hortikultura sayuran mengalami penurunan. Ketiga, faktor yang berpengaruh nyata terhadap permintaan bayam dan sawi yaitu harga sayur itu sendiri sedangkan harga tahu, pendapatan, jumlah tanggungan dan pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan bayam dan sawi. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap permintaan kangkung yaitu harga sayur itu sendiri dan jumlah tanggungan sedangkan harga tahu, pendapatan, jumlah tanggungan dan pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan kangkung.

MAKNA RITUAL ADAT PEDIBAI SUKU BULUNGAN DI TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

MAKNA RITUAL ADAT PEDIBAI SUKU BULUNGAN DI TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK) Abstrak Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam setiap Simbol Budaya pada Prosesi Ritual Adat Pedibai Suku Bulungan di Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini adalah makna dari simbol dalam setiap prosesi Ritual Pedibai yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data adalah Ritual Pedibai Suku Bulungan di Tanjung Palas. Teknik pengumpulan data di antaranya yaitu observasi, teknik pengamatan, wawancara, teknik rekam, teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap analisis, yaitu koleksi data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Dengan 18 data yang ditemukan dan dianalisis. menggunakan teori Charles Sanders Peirce yaitu teori segitiga makna yang dimana didalam segitiga makna tersebut Sign (Tanda), Object (Acuan) dan Interpretant (Interpretasi/penggunaan). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat makna pada simbol budaya Ritual Pedibai suku bulungan dengan tujuan meminta kepada yang maha kuasa untuk menjaga keselamatan dan kesehatan serta terhindar segala bahaya dan bencana dan tetap sejahtera. Kata Kunci: Makna Simbol Budaya, Ritual Pedibai, Suku Bulungan, Semiotik

MAKNA RITUAL ADAT PEDIBAI SUKU BULUNGAN DI TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MAKNA RITUAL ADAT PEDIBAI SUKU BULUNGAN DI TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK) Abstrak Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam setiap Simbol Budaya pada Prosesi Ritual Adat Pedibai Suku Bulungan di Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini adalah makna dari simbol dalam setiap prosesi Ritual Pedibai yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data adalah Ritual Pedibai Suku Bulungan di Tanjung Palas. Teknik pengumpulan data di antaranya yaitu observasi, teknik pengamatan, wawancara, teknik rekam, teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap analisis, yaitu koleksi data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Dengan 18 data yang ditemukan dan dianalisis. menggunakan teori Charles Sanders Peirce yaitu teori segitiga makna yang dimana didalam segitiga makna tersebut Sign (Tanda), Object (Acuan) dan Interpretant (Interpretasi/penggunaan). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat makna pada simbol budaya Ritual Pedibai suku bulungan dengan tujuan meminta kepada yang maha kuasa untuk menjaga keselamatan dan kesehatan serta terhindar segala bahaya dan bencana dan tetap sejahtera. Kata Kunci: Makna Simbol Budaya, Ritual Pedibai, Suku Bulungan, Semiotik

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PAGUNTAKA CAHAYA NUSANTARA (PLNT) KOTA TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen organisasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Paguntaka Cahaya Nusantara (PLNT) Kota Tarakan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampling purposive. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah karyawan mitra PT. Paguntaka cahaya nusantara (PLNT) Kota Tarakan yang berjumlah 51 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26.0. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja sedangkan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja.

PENGARUH GREEN PRODUCT DAN GREEN ADVERTISING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN (STUDI KASUS PADA AIR MINUM MEREK CLEO DI KOTA TARAKAN)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh green product dan green advertising terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Masyarakat Kota Tarakan yang mengetahui Cleo dan pernah mengkonsumsinya minimal 2 kali dengan jumlah sampel 130 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi dengan bantuan program SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel green product berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian konsumen dan Variabel green advertising berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPEHENSIF PADA NY.E DI PUSKESMAS JUATA

2020 · Thesis ·

Asuhan kebidanan komprehensif adalah suatu pemeriksaan yang diberikan secara lengkap dengan adanya pemeriksaan sederhana dan konseling asuhan kebidanan yang mencakup pemeriksaan kesinambungan di antara Asuhan Kebidanan Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir. Tujuannyan untuk melakukan Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. E dan bayinya sejak masa kehamilan, persalinana, nifas adan bayi baru lahir. Mulai dari mengidentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan dan pemeriksaan sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Asuhan komprehensif dari masa kehamilan dilakukan 4 kali kunjungan yaitu I kali pada kunjungan trimester I, I kali kunjungan di trimester II dan 2 kali kunjungan di trimester III, dengan standar petolongan persalinan menggunakan 60 langkah APN, nifas dilakukan 3 kali kunjungan yaitu pada 6 hari, 14 hari dan 28 hari post partum, bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan bayi baru lahir 6 hari, 14 hari dan 28 hari. Asuhan komprehensif dapat dilakukan degan baik jika ada kerja sama bidan dengan klien, bidan dengan tenanga kesehatan lainnya serta diharapkan dengan dilakukan asuhan kebidanan komprehensif sejak kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir mampu segera diidentifikasi, diagnosa dan dilakukan penanganan sehingga masalah yang terjadi segera ditangani, sehingga mampu mengurangi resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Pada Ny.E Asuhan kebidanan masa kehamilan tidak teridentifikasi adanya masalah. Pada asuhan kebidanan persalinan berjalan lancar hanya saja terdapat kasus lilitan tali pusat saat kala II dan asfiksia ringan pada bayi dan telah di lakukan penanganan sesuai dengan teori yang benar. Pada masa nifas dilakukan 3 kali kunjungan dan tidak teridentifikai adanya masalah. Asuhan bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan dan tanpa adanya identifikasi masalah apapun.

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IX MTS DI TARAKAN

2020 · Thesis ·

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain Nonequivalend Control Group Desaign yang dilaksanakan di kelas IX MTs DDI Tarakan. Sampel penelitian ini adalah kelas IX-B dengan jumlah 19 siswa sebagai kelas eksperimen 1 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran discovery learning dan kelas IX-C dengan jumlah 21 siswa sebagai kelas ekaperimen 2 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran probing prompting yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji Mann-Whitney dengan bantuan software SPSS versi 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukan nilai pretest kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2 pada kategori yang sama yaitu kurang aktif sedangkan pada nilai posstest kelas eksperimen 1 lebih tinggi yaitu 53,3% dengan kategori aktif dan kelas eksperimen 2 sebesar 43,14 dengan kategori kurang aktif. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial pada data pretest dengan taraf signifikasi 0,05 diperoleh p=0,5 maka H0 diterima sehingga tidak terdapat perbedaan keaktifan kelas eksperimen 1 dan 2. Sedangkan pada data posttest diperoleh p=0,0025 maka H0 ditolak dimana model pembelajaran discovery learning lebih baik dibandingkan probing prompting terhadap keaktifan belajar siswa.