Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Tanjung Pasir
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI IDENTIFIKASI PLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI PERAIRAN TANJUNG PASIR KOTA TARAKAN

2022•

Tanjung Pasir merupakan salah satu wilayah yang berada di Tarakan Timur yang menjadi tempat industri serta padat penduduk. Aktivitas industri dan domestik di wilayah tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran yang akan mempengaruhi kualitas perairan di wilayah tersebut. Penurunan kualitas perairan dapat diindikasikan dengan terjadinya ketidakseimbangan ekosistem plankton. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi plankton sebagai bioindikator kualitas air. Parameter yang di amati yaitu kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dominansi plankton, serta indeks saprobitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik penentuan lokasi sampling menggunakan metode purposive sampling dengan tiga titik sampling yaitu pemukiman penduduk, area industri, jauh dari kegiatan masyarakat. Data yang diperoleh berupa hasil identifikasi plankton dari tiga stasiun pengamatan yang dijadikan acuan untuk menentukan indeks saprobitas. Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh jenis fitoplankton pada ketiga stasiun terdiri dari 5 kelas yaitu Bacillariophyceae, Coscinodiscophyceae, Cyanophyceae, Medophyceae dan Dinophyceae, sedangkan zooplankton terdiri dari 4 kelas yaitu Crustacea, Caliata, Maxillopoda, dan Protozoa. Jenis fitoplankton yang paling banyak ditemukan pada ketiga stasiun adalah kelas Bacillariophyceae dan Dinophyceae. Kelimpahan fitoplankton yang didapatkan 14-21 sel/L sedangkan kelimpahan zooplankton yan didapatkan 7-16 ind/L. Kelimpahan plankton pada perairan ini termasuk dalam kategori kesuburan rendah. Indeks keanekaragaman fitoplankton 2,395-2,750 termasuk dalam kategori tinggi sedangkan zooplankton 1,310-1,923 termasuk dalam kategori kestabilan sedang. Indeks keseragaman fitoplankton 0,883-0,970 sedangkan zooplankton 0,673-0,979 termasuk ke dalam kategori antar jenis merata atau tidak ada jenis yang mendominasi. Indeks dominansi fitoplankton 0,013-0,023 sedangkan zooplankton 0,030-0,045 termasuk dalam kategori tidak ada individu atau spesies tertentu yang mendominasi. Berdasarkan pengukuran indeks saprobitas dari ketiga stasiun diperoleh nilai saprobitas 2,8 sehingga dapat dikategorikan ke dalam pencemaran sangat ringan dengan fase saprobitas oligosaprobik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DI PERAIRAN LAUT TANJUNG PASIR KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Tarakan adalah kota yang memiliki Sumber Daya Alam yang potensial untuk dikembangkan. Salah satu daerah yang ada di kota Tarakan yaitu Tanjung Pasir dimana para penduduknya tinggal di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan tanjung pasir dengan menggunakan struktur komunitas plankton sebagai bioindikator perairan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, lokasi penelitian dilakukan di dua titik tempat yaitu stasiun I di daerah kawasan mangrove dan di stasiun II dekat dengan pemukiman penduduk. Pengambilan sampel dilakukan 2 hari sekali selama 15 kali turun kelapangan. komunitas plankton di perairan Tanjung Pasir sebagai objek penelitian meliputi kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi. Jenis fitoplankton yang ditemukan pada stasiun I dan Stasiun II yaitu terdiri dari 5 kelas yaitu kelas Bacillariophyceae, Coscinodiscophyceae, Cyanophyceae, Mediophyceae dan Dinophycea dan zooplankton dari kelas Crustacea. Jenis fitoplankton yang paling banyak ditemukan pada stasiun I dan stasiun II adalah dari kelas Bacillariophyceae dan Dinophyceae karena kedua kelas ini mendominasi semua jenis fitoplankton di seluruh dunia. dengan nilai kelimpahan fitoplankton pada stasun I yaitu 354 sel/l dan stasiun II yaitu 202 sel/l. kelimpahan zooplankton pada stasiun I yaitu 40 ind/l, dan stasiun II 38 ind/l Indeks kanekaragaman pada kedua stasiun tergolong kategori sedang dengan indeks keseragaman tegolong kategori keseragaman tinggi dan dominansi yang rendah. Berdasarkan dari nilai struktur komunitas plankton perairan Tanjung Pasir tergolong kategori tercemar ringan. Faktor lingkungan perairan Tanjung Pasir kota Tarakan meliputi faktor fisika dan faktor kimia pada stasiun I dan stasiun II masih baik untuk kehidupan organisme perairan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail