STUDI KERUSAKAN PADA PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA PADA RUAS JALAN P.AJI ISKANDAR KOTA TARAKAN
.
Profil penulis
192 karya publik ditemukan.
.
Penelitian ini bertujuan: 1). Menentukan formulasi atau kadar ekstrak bunga tapak dara dalam mendeteksi kandungan formalin pada ikan asin, 2). Mengidentifikasi kandungan formalin pada pangan ikan asin yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3). Mengidentifikasi potensi penerapannya pada pembelajaran Biologi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan memberikan 3 perlakuan indikator alami kadar konsentrasi ekstrak bunga tapak dara. Analisis data yang digunakan yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Adapun potensi pembelajaran dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kadar konsentrasi ekstrak bunga tapak dara yang efektif yaitu pada ekstrak L1 (10g bunga tapak dara + 5 ml air) untuk deteksi formalin pada kadar 7%, 14% dan 21% yang diperoleh berdasarkan grafik rekapitulasi. Selanjutnya, Hasil uji pangan ikan asin yang dijual di pasar Kota Tarakan yaitu pada Pasar Pagun, Pasar Beringin, pasar Gusher dan Pasar Rakyat adalah negatif formalin. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas XI SMA dengan materi pembelajaran Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan.
Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara menyeluruh dengan adanya pemeriksaan sederhana dan konseling asuhan kebidanan yang mencakup pemeriksaan berkesinambungan diantaranya asuhan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan kepada Ny. M secara lengkap dengan pemeriksaan sesuai standar dan konseling asuhan kebidanan yang mencakup asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. M pada masa kehamilan, bersalin, nifas dan bayi baru lahir bertujuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah kematian ibu dan anak. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara dan pengkajian langsung kepada pasien, serta metode konseling dalam memberikan komunikasi, informasi dan edukasi. Kunjungan antenatal care sebanyak 1 kali pada usia kehamilan 38 minggu dengan menggunakan asuhan pemeriksaan 10T. Asuhan persalinan pada tanggal 13 Januari 2024 pukul 07.24 WITA, dengan asuhan persalinan normal 60 langkah dimana kala I berlangsung selama 4 jam, kala II berlangsung 14 menit, kala III berlangsung selama 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam Masa nifas Ny. M.berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam postpartum (KF) pada masa nifas berjalan secara fisiologis dan tidak ada ditemukan masalah. Observasi pada bayi baru lahir dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir (KN1). Bayi lahir dengan berat badan 2900 gram, panjang badan 49 cm, tidak ditemukan komplikasi dan tidak ada kelainan kongenital. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. Mkesimpulan dari laporan tugas akhir ini yaitu asuhan kebidanan telah dilaksanakan secara komprehensif pada Ny. M dan berlangsung normal tanpa adanya masalah atau komplikasi. Saran bagi seluruh ibu hamil agar meningkatkan kesadaran untuk selalu memeriksakan keadaannya secara teratur di pelayanan Kesehatan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis unsur intrinsik novel yang terdiri atas tema, latar, tokoh/penokohan, sudut pandang, dan amanat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu: membaca keseluruhan novel, pengidentifikasian data, pengklasifikasian data, pengolahan data, pemaparan data dan penyimpulan. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa kutipan dari kalimat, dialog yang berkaitan dengan unsur intrinsik dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik novel 172 Days karya Nadzira Shafa pertama, tema: Religius. Kedua, latar: Latar tempat, waktu, dan latar sosial. Ketiga, tokoh/penokohan: tokoh Zira, Amer, bang Benzo, KH. Arifin Ilham, Syakir, Umi, kak Bela, Dodi, mamah Yuni, bang Alvin, a Sihab, bang Markis, Bibi, kak Tata, kak Oki, Attaulkarim, Habib Abdullah, Habib Hassan, Intan.. Keempat, sudut pandang: persona pertama “aku” tokoh utama dan persona ketiga (dia). Kelima, amanat yang disampaikan penulis dalam novel 172 Days adalah pada dasarnya setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan. Dan setiap ujian dan cobaan yang datang silih berganti, itu merupakan bentuk cinta Allah kepada kita. Kehilangan seseorang yang kita cintai dalam hidup menjadikan kita peribadi yang lebih kuat dan ikhlas dalam menerima garis takdir Allah SWT. Sesungguhnya tak ada yang benar-benar milik kita. Dapat disimpulkan bahwa dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa terstruktur unsur-unsur intrinsiknya.
Penelitian ini bertujuan sebagai (1) inventarisasi jenis tumbuhan yang digunkan sebagai obat tradisional pada suku Dayak Putuk di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat. (2) mengetahui bagian organ tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradsional dan cara pengolahannya dalam menjadi obat. (3) mengetahui potensinya sebagai sumber belajar biologi pada kurikulum merdeka. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, obervasi, serta dokumentasi. Untuk cara menentukan subjek pada penelitian menggunakan teknik Snowball Sampling, yang dimana subjek penelitain ialah tetua (orang paling tua di suku Dayak Putuk), dukun kampung dan peracik obat, serta masyarakat. Teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa ada 14 jenis tumbuhan yang digunkan oleh suku Dayak Putuk di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat yang terdiri dari 13 famili. Untuk organ digunakan oleh masyarakat suku Dayaka Putuk sebagai obat trasisional ada dari akar, batang, daum, bunga, serta buah. Dengan pengolahan tumbuhan di konsumsi langsung, ditumbuk/dihancurkan. direbus, dikukus, dikunyah, dioleskan, ditempelkan, diminum, dan dimakan. Penelitian ini berpotensi sebagai sumber belajar biologi berdasarkan pada kurikulum merdeka dengan materi keanekaragaman hayati yang didalamnya berkaitan dengan kearifan lokal lingkungannya.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengembangkan asesmen berbasis game dengan menggunakan wordwall, 2) Menganalisis kualitas butir tes ditinjau dari validitas, reliabilitas, dan karakteristik butir tes, dan 3) Mendeskripsikan respon peserta didik terhadap asesmen berbasis game dengan menggunakan wordwall. Model permainan yang digunakan sebagai instrumen asesmen adalah model permainan maze chase atau pengejaran dalam labirin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian design and development (DND) dengan model pengembangan Oriondo dan Antonio yang terdiri dari 6 tahap, yaitu 1) Perancangan instrumen tes, 2) Uji keterbacaan, 3) Pembuktian validitas isi, 4) Uji lapangan, 5) Estimasi koefisien reliabilitas, dan 6) Interprestasi skor hasil pengukuran. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan sebanyak 54 orang. Analisis validasi dilakukan dengan menggunakan indeks V Aiken sedangkan analisis estimasi reliabilitas dan karakteristik tes dilakukan dengan menggunakan software ITEMAN 4.3. Berdasarkan hasil validasi soal dari 20 butir soal yang dikembangkan terdapat 11 soal valid dan 9 soal tidak valid. Berdasarkan hasil estimasi koefisien reliabilitas diperoleh nilai sebesar 0,797 yang artinya instrumen memiliki konsistensi yang tinggi. 19 butir soal memiliki tingkat kesukaran sedang atau kategori soal baik, 8 butir soal yang mampu membedakan peserta didik dengan kemampuan tinggi dan kemampuan rendah, serta 14 butir soal dengan pengecoh yang berfungsi. Asesmen berbasis game maze chase memperoleh 95,9% respon bernilai positif dan 4,1% respon bernilai negatif. Pengembangan asesmen berbasis game dengan menggunakan wordwall dapat digunakan sebagai salah satu alternatif asesmen formatif, karena hasil penilaian dapat langsung dilihat ketika peserta didik selesai memainkan game maze chase.
Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara menyeluruh dengan adanya pemeriksaan sederhana dan konseling asuhan kebidanan yang mencakup pemeriksaan berkesinambungan diantaranya asuhan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan kepada Ny. M secara lengkap dengan pemeriksaan sesuai standar dan konseling asuhan kebidanan yang mencakup asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. M pada masa kehamilan, bersalin, nifas dan bayi baru lahir bertujuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah kematian ibu dan anak. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara dan pengkajian langsung kepada pasien, serta metode konseling dalam memberikan komunikasi, informasi dan edukasi. Kunjungan antenatal care sebanyak 1 kali pada usia kehamilan 38 minggu dengan menggunakan asuhan pemeriksaan 10T. Asuhan persalinan pada tanggal 13 Januari 2024 pukul 07.24 WITA, dengan asuhan persalinan normal 60 langkah dimana kala I berlangsung selama 4 jam, kala II berlangsung 14 menit, kala III berlangsung selama 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam Masa nifas Ny. M.berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam postpartum (KF) pada masa nifas berjalan secara fisiologis dan tidak ada ditemukan masalah. Observasi pada bayi baru lahir dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir (KN1). Bayi lahir dengan berat badan 2900 gram, panjang badan 49 cm, tidak ditemukan komplikasi dan tidak ada kelainan kongenital. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. Mkesimpulan dari laporan tugas akhir ini yaitu asuhan kebidanan telah dilaksanakan secara komprehensif pada Ny. M dan berlangsung normal tanpa adanya masalah atau komplikasi. Saran bagi seluruh ibu hamil agar meningkatkan kesadaran untuk selalu memeriksakan keadaannya secara teratur di pelayanan Kesehatan
Buah Pepaya (Carica papaya) adalah salah satu tanaman yang memiliki kandungan kimia seperti polisakarida, vitamin, mineral, enzim,protein, alkaloid, gliskosida, lemak, minyak, lektin, saponin, flavonoid, sterol, vitamin A, B dan C, enzim proteolitik seperti papain dan chymopapain sebagai antivirus, antijamur dan antibakteri. Vibrio parahaemolyticus adalah salah satu spesies bakteri dari family Vibrionaceae yang merupakan bakteri gram negatif, bakteri Vibrio parahaemolyticus dapat membunuh setengah dari populasi udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji pepaya (Carica papaya) dalam menghambat pertumbuhan bakteri vibrio Parahaemolyticus. Peneltian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali pengulangan, perlakuan yang diberikan yaitu : P0: Kontrol negatif alkohol, P1: Kontrol positif ekstrak bioenrichment dengan 25%, P2: Perlakuan ekstrak bioenrichment 15% ntibiotik. P3: Perlakuan ekstrak bioenrichment 25%, P4: perlakuan ekstrak bioenrichment 35%. Hasil dari penelitian ini yaitu ekstrak biji pepaya (Carica papaya) memiliki kandungan senyawa (metabolit sekunder) yaitu alkaloid, flavonoid, fenol hidrokuinon, tanin dan steroid yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Pada uji antibakteri ekstrak biji pepaya terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus diperoleh hasil zona hambat terbesar pada perlakuan 35% dengan nilai rata – rata diameter sebesar 7 mm, yang lebih besar dibandingkan dengan antibiotik 25% sebagai kontrol positif (3,5 mm). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak buah pepaya mampu menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus.
Cyberbullying against women is a criminal act of bullying carried out through social media where the act can damage the victim’s mental and psychological well-being. The law that contains Cyberbullying is Law Number 1 of 2024 concerning the Second Amendment to Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. This study intended to answer two questions related to legal protection for women from Criminal acts of bullying on social media (Cyberbullying). The first was forms of legal protection for women who were victims of Cyberbullying, and the second was an analysis of criminal liability for perpetrators of bullying on social media (Cyberbullying). This thesis was a normative research conducted by examining the sources of primary, secondary and tertiary legal materials and analyzed it using qualitative descriptive methods. The results of this study were expected to provide a deeper understanding of the forms of legal protection for women who were victims of Cyberbullying and describe the criminal liability imposed on Cyberbullying perpetrators. Therefore, this research can contribute to the development of legal thought and legal practice in Indonesia. Forms of Legal Protection, Women, Cyberbullying and Criminal Liability.
Cyberbullying terhadap perempuan merupakan suatu tindak pidana perundungan yang dilakukan melalui media sosial dimana tindakan tersebut dapat merusak mental dan psikis korban. Undang-undang yang memuat mengenai cyberbullying adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait perlindungan hukum terhadap perempuan dari tindak pidana perundungan dimedia sosial (cyberbullying). Pertama bentuk-bentuk perlindungan hukum terhadap perempuan yang menjadi korban tindak pidana perundungan dimedia sosial (cyberbullying), dan yang kedua analisis pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku perundungan dimedia sosial (cyberbullying). Skripsi ini merupakan penelitian secara normatif yang dilakukan dengan mengkaji sumber bahan hukum primer, sekunder dan tersier serta dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bentuk-bentuk perlindungan hukum terhadap perempuan yang menjadi korban tindak pidana cyberbullying dan menggambarkan pertanggungjawaban pidana yang dikenakan kepada pelaku cyberbullying. Sehingga dengan adanya penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pemikiran hukum dan praktik hukum Indonesia.
Dalam upaya pengembangan tanaman hortikultura, akan muncul berbagai permasalahan dan hambatan yang perlu dihadapi. Beberapa permasalahan dan hambatan yang sering muncul dalam pengembangan hortikultura adalah seperti modal, lahan dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan maksimal serta untuk mengetahui kombinasi yang optimal yang diperoleh dari hasil produksi usahatani sayuran milik ibu Maria. Penelitian dilaksanakKelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat milik ibu Maria, metode penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi, alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Linier Programming dengan metode simpleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan metode simpleks menghasilkan keuntungan sebesar Rp 15.787.104/tiga kali produksi dengan hasil analisis sayur sawi sebesar 0 kilogram, sayur kangkung sebesar 617,7703 kilogram, dan 103,3268 kilogram untuk bawang daun. Apabila dibandingkan dengan penjualan usahatani sayur sawi, kangkung dan bawang daun yang aktual milik ibu Maria yaitu sebesar 304 kilogram untuk sayur sawi, 315 kilogram untuk sayur kangkung dan 97 kilogram untuk bawang daun dengan keuntungan sebesar Rp 15.529.076, maka selisih dari keuntungan antara penjualan usahatani dari hasil analisis dengan penjualan aktual petani sayur sawi, kangkung dan bawang daun sebesar Rp 258.599.
Dalam upaya pengembangan tanaman hortikultura, akan muncul berbagai permasalahan dan hambatan yang perlu dihadapi. Beberapa permasalahan dan hambatan yang sering muncul dalam pengembangan hortikultura adalah seperti modal, lahan dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan maksimal serta untuk mengetahui kombinasi yang optimal yang diperoleh dari hasil produksi usahatani sayuran milik ibu Maria. Penelitian dilaksanakKelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat milik ibu Maria, metode penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi, alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Linier Programming dengan metode simpleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan metode simpleks menghasilkan keuntungan sebesar Rp 15.787.104/tiga kali produksi dengan hasil analisis sayur sawi sebesar 0 kilogram, sayur kangkung sebesar 617,7703 kilogram, dan 103,3268 kilogram untuk bawang daun. Apabila dibandingkan dengan penjualan usahatani sayur sawi, kangkung dan bawang daun yang aktual milik ibu Maria yaitu sebesar 304 kilogram untuk sayur sawi, 315 kilogram untuk sayur kangkung dan 97 kilogram untuk bawang daun dengan keuntungan sebesar Rp 15.529.076, maka selisih dari keuntungan antara penjualan usahatani dari hasil analisis dengan penjualan aktual petani sayur sawi, kangkung dan bawang daun sebesar Rp 258.599.
Buah Pepaya (Carica papaya) adalah salah satu tanaman yang memiliki kandungan kimia seperti polisakarida, vitamin, mineral, enzim,protein, alkaloid, gliskosida, lemak, minyak, lektin, saponin, flavonoid, sterol, vitamin A, B dan C, enzim proteolitik seperti papain dan chymopapain sebagai antivirus, antijamur dan antibakteri. Vibrio parahaemolyticus adalah salah satu spesies bakteri dari family Vibrionaceae yang merupakan bakteri gram negatif, bakteri Vibrio parahaemolyticus dapat membunuh setengah dari populasi udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji pepaya (Carica papaya) dalam menghambat pertumbuhan bakteri vibrio Parahaemolyticus. Peneltian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali pengulangan, perlakuan yang diberikan yaitu : P0: Kontrol negatif alkohol, P1: Kontrol positif ekstrak bioenrichment dengan 25%, P2: Perlakuan ekstrak bioenrichment 15% ntibiotik. P3: Perlakuan ekstrak bioenrichment 25%, P4: perlakuan ekstrak bioenrichment 35%. Hasil dari penelitian ini yaitu ekstrak biji pepaya (Carica papaya) memiliki kandungan senyawa (metabolit sekunder) yaitu alkaloid, flavonoid, fenol hidrokuinon, tanin dan steroid yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Pada uji antibakteri ekstrak biji pepaya terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus diperoleh hasil zona hambat terbesar pada perlakuan 35% dengan nilai rata – rata diameter sebesar 7 mm, yang lebih besar dibandingkan dengan antibiotik 25% sebagai kontrol positif (3,5 mm). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak buah pepaya mampu menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara. Rancangan yang digunakan dalam pienielitian ini adalah dengan mienggunakan mietodie pienielitian kuantitatif yaitu diengan piendiekatan surviei. Ukuran sampiel yang diambil menggunakan rumus hair, yaitu dengan jumlah indikator sebanyak 22 item dikali 10. Sehingga, melalui perhitungan berdasarkan rumus tersebut, diperoleh jumlah sampel dari penelitian Ini adalah sebanyak 220. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program komputer SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap tingkat kepuasan kerja pegawai di RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara; 2) Budaya Organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap tingkat kepuasan kerja pegawai di RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara; 3) Lingkungan Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap tingkat kepuasan kerja pegawai di RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara; 4) Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, dan Lingkungan Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap tingkat kepuasan kerja pegawai di RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengembangkan asesmen berbasis game dengan menggunakan wordwall, 2) Menganalisis kualitas butir tes ditinjau dari validitas, reliabilitas, dan karakteristik butir tes, dan 3) Mendeskripsikan respon peserta didik terhadap asesmen berbasis game dengan menggunakan wordwall. Model permainan yang digunakan sebagai instrumen asesmen adalah model permainan maze chase atau pengejaran dalam labirin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian design and development (DND) dengan model pengembangan Oriondo dan Antonio yang terdiri dari 6 tahap, yaitu 1) Perancangan instrumen tes, 2) Uji keterbacaan, 3) Pembuktian validitas isi, 4) Uji lapangan, 5) Estimasi koefisien reliabilitas, dan 6) Interprestasi skor hasil pengukuran. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan sebanyak 54 orang. Analisis validasi dilakukan dengan menggunakan indeks V Aiken sedangkan analisis estimasi reliabilitas dan karakteristik tes dilakukan dengan menggunakan software ITEMAN 4.3. Berdasarkan hasil validasi soal dari 20 butir soal yang dikembangkan terdapat 11 soal valid dan 9 soal tidak valid. Berdasarkan hasil estimasi koefisien reliabilitas diperoleh nilai sebesar 0,797 yang artinya instrumen memiliki konsistensi yang tinggi. 19 butir soal memiliki tingkat kesukaran sedang atau kategori soal baik, 8 butir soal yang mampu membedakan peserta didik dengan kemampuan tinggi dan kemampuan rendah, serta 14 butir soal dengan pengecoh yang berfungsi. Asesmen berbasis game maze chase memperoleh 95,9% respon bernilai positif dan 4,1% respon bernilai negatif. Pengembangan asesmen berbasis game dengan menggunakan wordwall dapat digunakan sebagai salah satu alternatif asesmen formatif, karena hasil penilaian dapat langsung dilihat ketika peserta didik selesai memainkan game maze chase.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara. Rancangan yang digunakan dalam pienielitian ini adalah dengan mienggunakan mietodie pienielitian kuantitatif yaitu diengan piendiekatan surviei. Ukuran sampiel yang diambil menggunakan rumus hair, yaitu dengan jumlah indikator sebanyak 22 item dikali 10. Sehingga, melalui perhitungan berdasarkan rumus tersebut, diperoleh jumlah sampel dari penelitian Ini adalah sebanyak 220. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program komputer SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap tingkat kepuasan kerja pegawai di RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara; 2) Budaya Organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap tingkat kepuasan kerja pegawai di RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara; 3) Lingkungan Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap tingkat kepuasan kerja pegawai di RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara; 4) Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, dan Lingkungan Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap tingkat kepuasan kerja pegawai di RSUD Dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis unsur intrinsik novel yang terdiri atas tema, latar, tokoh/penokohan, sudut pandang, dan amanat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu: membaca keseluruhan novel, pengidentifikasian data, pengklasifikasian data, pengolahan data, pemaparan data dan penyimpulan. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa kutipan dari kalimat, dialog yang berkaitan dengan unsur intrinsik dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik novel 172 Days karya Nadzira Shafa pertama, tema: Religius. Kedua, latar: Latar tempat, waktu, dan latar sosial. Ketiga, tokoh/penokohan: tokoh Zira, Amer, bang Benzo, KH. Arifin Ilham, Syakir, Umi, kak Bela, Dodi, mamah Yuni, bang Alvin, a Sihab, bang Markis, Bibi, kak Tata, kak Oki, Attaulkarim, Habib Abdullah, Habib Hassan, Intan.. Keempat, sudut pandang: persona pertama “aku” tokoh utama dan persona ketiga (dia). Kelima, amanat yang disampaikan penulis dalam novel 172 Days adalah pada dasarnya setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan. Dan setiap ujian dan cobaan yang datang silih berganti, itu merupakan bentuk cinta Allah kepada kita. Kehilangan seseorang yang kita cintai dalam hidup menjadikan kita peribadi yang lebih kuat dan ikhlas dalam menerima garis takdir Allah SWT. Sesungguhnya tak ada yang benar-benar milik kita. Dapat disimpulkan bahwa dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa terstruktur unsur-unsur intrinsiknya.
Penelitian ini bertujuan sebagai (1) inventarisasi jenis tumbuhan yang digunkan sebagai obat tradisional pada suku Dayak Putuk di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat. (2) mengetahui bagian organ tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradsional dan cara pengolahannya dalam menjadi obat. (3) mengetahui potensinya sebagai sumber belajar biologi pada kurikulum merdeka. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, obervasi, serta dokumentasi. Untuk cara menentukan subjek pada penelitian menggunakan teknik Snowball Sampling, yang dimana subjek penelitain ialah tetua (orang paling tua di suku Dayak Putuk), dukun kampung dan peracik obat, serta masyarakat. Teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa ada 14 jenis tumbuhan yang digunkan oleh suku Dayak Putuk di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat yang terdiri dari 13 famili. Untuk organ digunakan oleh masyarakat suku Dayaka Putuk sebagai obat trasisional ada dari akar, batang, daum, bunga, serta buah. Dengan pengolahan tumbuhan di konsumsi langsung, ditumbuk/dihancurkan. direbus, dikukus, dikunyah, dioleskan, ditempelkan, diminum, dan dimakan. Penelitian ini berpotensi sebagai sumber belajar biologi berdasarkan pada kurikulum merdeka dengan materi keanekaragaman hayati yang didalamnya berkaitan dengan kearifan lokal lingkungannya.
Ikan nila (O. niloticus) merupakan jenis ikan bernilai ekonomis dengan kandungan protein yang tinggi, rasa daging yang enak dan khas, sehingga permintaan benih ikan nila menjadi tinggi. Permasalahan utama dalam pemeliharaan benih ikan nila adalah kematian benih akibat kondisi lingkungan yang berubah-ubah serta membuat kualitas air menurun dan menyebabkan benih ikan nila stress, mudah terserang penyakit bahkan mati sehingga diperlukan penggunaan teknologi sistem resirkulasi. Komponen penting dalam sistem resirkulasi adalah filter contohnya bioball sebagai media pertumbuhan bakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji kepadatan dan morfologi bakteri pada sistem resirkulasi budidaya ikan nila (O. niloticus) dan mengkaji korelasi hubungan keberadaan bakteri terhadap kualitas air. Metode penelitian ini menggunakan metode observasi dengan titik sampling pada wadah filter dan kolam pemeliharaan selama 28 hari. Kualitas air yang diukur suhu, oksigen terlarut, pH, amonia, nitrat. Perhitungan kepadatan bakteri dengan metode TPC, pengamatan morfologi koloni bakteri dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian diperoleh bahwa selama penelitian menunjukkan kenaikan jumlah kepadatan bakteri, yaitu wadah filter cenderung lebih tinggi dibanding kolam pemeliharaan. Hasil pengamatan morfologi koloni bakteri makroskopis memiliki bentuk Round (bulat), tepi koloni Entire (rata) dan warna koloni putih. Pengamatan morfologi koloni bakteri mikroskopi semua isolat termasuk gram positif serta bentuk isolat coccus dan bacill. Kepadatan bakteri menunjukkan korelasi kuat searah terhadap pH, oksigen terlarut pada kolam pemeliharaan, amonia dan nitrat pada kolam pemeliharaan. Kepadatan bakteri berkorelasi kuat terbalik terhadap suhu. Kepadatan bakteri tidak berkorelasi terhadap oksigen terlarut dan nitrat pada wadah filter.
Ikan nila (O. niloticus) merupakan jenis ikan bernilai ekonomis dengan kandungan protein yang tinggi, rasa daging yang enak dan khas, sehingga permintaan benih ikan nila menjadi tinggi. Permasalahan utama dalam pemeliharaan benih ikan nila adalah kematian benih akibat kondisi lingkungan yang berubah-ubah serta membuat kualitas air menurun dan menyebabkan benih ikan nila stress, mudah terserang penyakit bahkan mati sehingga diperlukan penggunaan teknologi sistem resirkulasi. Komponen penting dalam sistem resirkulasi adalah filter contohnya bioball sebagai media pertumbuhan bakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji kepadatan dan morfologi bakteri pada sistem resirkulasi budidaya ikan nila (O. niloticus) dan mengkaji korelasi hubungan keberadaan bakteri terhadap kualitas air. Metode penelitian ini menggunakan metode observasi dengan titik sampling pada wadah filter dan kolam pemeliharaan selama 28 hari. Kualitas air yang diukur suhu, oksigen terlarut, pH, amonia, nitrat. Perhitungan kepadatan bakteri dengan metode TPC, pengamatan morfologi koloni bakteri dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian diperoleh bahwa selama penelitian menunjukkan kenaikan jumlah kepadatan bakteri, yaitu wadah filter cenderung lebih tinggi dibanding kolam pemeliharaan. Hasil pengamatan morfologi koloni bakteri makroskopis memiliki bentuk Round (bulat), tepi koloni Entire (rata) dan warna koloni putih. Pengamatan morfologi koloni bakteri mikroskopi semua isolat termasuk gram positif serta bentuk isolat coccus dan bacill. Kepadatan bakteri menunjukkan korelasi kuat searah terhadap pH, oksigen terlarut pada kolam pemeliharaan, amonia dan nitrat pada kolam pemeliharaan. Kepadatan bakteri berkorelasi kuat terbalik terhadap suhu. Kepadatan bakteri tidak berkorelasi terhadap oksigen terlarut dan nitrat pada wadah filter.