Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SANTI

83 karya publik ditemukan.

2026: 182025: 142024: 162023: 112022: 112021: 102020: 2

Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Metode Seven Tools (Studi Pada Petani Rumput Laut di Desa Liang Bunyu Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengendalian kualitas dengan menggunakan metode seven tools pada petani rumput laut didesa liang bunyu kecamatan sebatik barat kabupaten nunukan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif. Dalam penelitian ini sampel digunakan secara acak yang diambil selama 13 kali produksi dan diambil menggunakan metode stratified random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode seven tools yang terdiri dari lembar pengecekan, diagram alur, histogram, diagram pareto, peta kendali, diagram penyebar, dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian menemukan bahwa terdapat empat jenis kecacatan terdiri dari tiram, berlumut, rontok dan kurus dengan presentase kurus 0,2521%, berlumut 0,1932%, rontok 0,0756% dan tiram 0,0630%. Faktor yang mempengaruhi rumput laut cacat terdiri dari faktor manusia, metode pengeringan manual dan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor manusia. Berdasarkan diagram penyebar diketahui bahwa faktor manusia memiliki hubungan dengan jumlah cacat rumput laut dan peta kendali diketahui bahwa permasalahan cacat pada rumput laut masih dalam keadaan terkendali.

Pengaruh Sikap, Norma Subjektif dan Efikasi Diri terhadap Niat Berwirausaha Wanita (studi kasus mahasiswi Universitas Borneo Tarakan)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Sikap, Norma Subjektif dan Efikai Diri terhadap Niat Berwirausaha Wanita dengan menggunakan pendekatan teori Theory Planned Behavior. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi Universitas Borneo Tarakan sebanyak 280 mahasiswi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala likert. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) dengan alat bantu software LISREL 8.80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Norma Subjektif tidak berpengaruh terhadap Niat Berwirausaha Wanita, 2) Norma Subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, 3) Sikap berpengaruhh positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha Wanita, 4) Efikasi Diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, dan 5) Efikasi Diri berpengaruh positif terhadap Niat Berwirausaha Wanita.

Kesiapan Guru Dalam Persiapan Program Inklusi di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Tarakan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang pendidikan inklusif bagi peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki kecerdasan atau bakat istimewa, pemerintah kabupaten/kota menunjuk minimal satu sekolah inklusi dalam setiap kecamatan, dikarenakan belum terdapat sekolah inklusi di Kota Tarakan maka dari itu keberadaan sekolah inklusi di kota Tarakan sangat diperlukan, agar anak berkebutuhan khusus yang masih bisa ditangani bisa mendapatkan hak pendidikan di sekolah regular, kesiapan guru dalam program inklusi ini sangat penting agar program inklusi berjalan dengan semestinya sesuai tujuan yang ingin dicapai dengan aspek kesiapan sikap dan emosi, kesiapan kognitif dan kesiapan berprilaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan guru sekolah menengah atas negeri yang ada di kota Tarakan dalam persiapan program Inklusi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan dekriptif dan informan penelitian terdiri dari 9 subjek diantaranya kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling serta guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, menggunakan metode Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa kesiapan sikap dan emosi hanya dua guru yang siap karena sudah memiliki pengalaman mengikuti pelatihan inklusi, sisanya menyatakan belum siap karena belum memahami tentang program inklusi. Pada aspek kognitif hanya dua guru yang siap karena telah memahami metode pelajaran dan proses pembelajaran pada program inklusi melalui pelatihan, sisanya terdapat guru yang belum siap karena belum memiliki pengalaman dan pemahaman terhadap inklusi. Pada aspek berperilaku guru-guru memiliki kesiapan dalam melakukan kerja sama dengan instansi manapun untuk meningkatkan kreativitas anak berkebutuhan khusus.

EMOTIONAL INTELEGENCE DAN WORK LIFE BALANCE DALAM MENINGKATKAN PERSPEKTIF ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA LIMA UPT BADAN PENDAPATAN DAERAH PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Emotional Intelegennce dan Work Life Balance terhadap Organizational Citizinship Behaviour dan Kepauasan Kerja Sebagai Pemediasi, pengaruh Emotional Intelegennce, Work Life Balance dan Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizinship Behaviour, serta pengaruh mediasi Kepuasan Kerja terhadap hubungan antara Emotional Intelegennce dan Work Life Balance dengan Organizational Citizinship Behaviour. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Purpose SEMPLS. Metode pengambilan sampel yaitu seluruh pegawai negeri sipil yang bekerja pada 5 (lima) UPT Bapenda Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Squere (PLS) dengan bantuan program komputer SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Emotional Intelegence berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour.Work Life Balance berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour.Emotional Intelligence tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Work Life Balance berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja.Emotional Intelligence yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja tidak memiliki pengaruh terhadap Organizational Citizenship Behavior.Work Life Balance yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior Kepuasan Kerja memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior. Implikasi Teoritis Teori Kelembagaan dan Teori Disonansi Kognitif dalam menjelaskan faktor-faktor yang meningkatkan Organizational Citizinship Behaviour. Implikasi Praktis dalam penelitian ini memberikan kontribusi praktek manajemen yang dapat digunakan dalam membangun perilaku Organizational Citizinship Behaviour pada organisasI.

wewenang kejaksaan sebagai fasilitator dalam proses ekadilan restoratif pada kasus penganiayaan di kota tarakan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penganiayaan merupakan masalah serius yang mengancam keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu pendekatan alternatif yang berkembang dalam penanganan kasus kriminal, khususnya penganiayaan adalah keadilan restoratif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran dan wewenang kejaksaan sebagai fasilitator dalam proses keadilan restoratif pada kasus penganiayaan di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris yang merupakan pendekatan penelitian yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data empiris atau data yang diperoleh melalui observasi langsung atau pengalaman praktis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para jaksa, mediator, dan pihak terkait dalam proses keadilan restoratif. Analisis data dilakukan dengan teknik content analysis untuk mengidentifikasi pola-pola tematik dan hubungan antar konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejaksaan memiliki peran penting sebagai fasilitator dalam mengimplementasikan keadilan restoratif. Wewenang kejaksaan mencakup pemilihan kasus yang dapat diarahkan ke jalur restoratif, pembentukan tim mediator, dan pemantauan pelaksanaan perjanjian restoratif. Kendala dan tantangan yang dihadapi mencakup ketersediaan sumber daya manusia dan pemahaman yang masih terbatas terkait keadilan restoratif. Namun kejaksaan juga melakukan evaluasi rutin terhadap pelaku setelah menerapkan keadilan restoratif bertujuan untuk mengetahui apakah si pelaku mengulangi perbuatanya lagi atau melakukan tindak pidana lainya lagi atau tidak. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman praktis dan teoritis mengenai peran kejaksaan dalam keadilan restoratif, khususnya pada kasus penganiayaan. Implikasi penelitian ini mencakup rekomendasi perbaikan kebijakan dan peningkatan kapasitas kejaksaan dalam menghadapi tantangan implementasi keadilan restoratif. Saran dalam penelitian ini adalah seharusnya kejaksaan harus lebih tegas dalam pemberlakuan syarat-syarat dalam penerapan keadilan restoratif.

wewenang kejaksaan sebagai fasilitator dalam proses ekadilan restoratif pada kasus penganiayaan di kota tarakan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penganiayaan merupakan masalah serius yang mengancam keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu pendekatan alternatif yang berkembang dalam penanganan kasus kriminal, khususnya penganiayaan adalah keadilan restoratif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran dan wewenang kejaksaan sebagai fasilitator dalam proses keadilan restoratif pada kasus penganiayaan di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris yang merupakan pendekatan penelitian yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data empiris atau data yang diperoleh melalui observasi langsung atau pengalaman praktis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para jaksa, mediator, dan pihak terkait dalam proses keadilan restoratif. Analisis data dilakukan dengan teknik content analysis untuk mengidentifikasi pola-pola tematik dan hubungan antar konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejaksaan memiliki peran penting sebagai fasilitator dalam mengimplementasikan keadilan restoratif. Wewenang kejaksaan mencakup pemilihan kasus yang dapat diarahkan ke jalur restoratif, pembentukan tim mediator, dan pemantauan pelaksanaan perjanjian restoratif. Kendala dan tantangan yang dihadapi mencakup ketersediaan sumber daya manusia dan pemahaman yang masih terbatas terkait keadilan restoratif. Namun kejaksaan juga melakukan evaluasi rutin terhadap pelaku setelah menerapkan keadilan restoratif bertujuan untuk mengetahui apakah si pelaku mengulangi perbuatanya lagi atau melakukan tindak pidana lainya lagi atau tidak. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman praktis dan teoritis mengenai peran kejaksaan dalam keadilan restoratif, khususnya pada kasus penganiayaan. Implikasi penelitian ini mencakup rekomendasi perbaikan kebijakan dan peningkatan kapasitas kejaksaan dalam menghadapi tantangan implementasi keadilan restoratif. Saran dalam penelitian ini adalah seharusnya kejaksaan harus lebih tegas dalam pemberlakuan syarat-syarat dalam penerapan keadilan restoratif.

EMOTIONAL INTELEGENCE DAN WORK LIFE BALANCE DALAM MENINGKATKAN PERSPEKTIF ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA LIMA UPT BADAN PENDAPATAN DAERAH PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Emotional Intelegennce dan Work Life Balance terhadap Organizational Citizinship Behaviour dan Kepauasan Kerja Sebagai Pemediasi, pengaruh Emotional Intelegennce, Work Life Balance dan Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizinship Behaviour, serta pengaruh mediasi Kepuasan Kerja terhadap hubungan antara Emotional Intelegennce dan Work Life Balance dengan Organizational Citizinship Behaviour. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Purpose SEMPLS. Metode pengambilan sampel yaitu seluruh pegawai negeri sipil yang bekerja pada 5 (lima) UPT Bapenda Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Squere (PLS) dengan bantuan program komputer SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Emotional Intelegence berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour.Work Life Balance berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour.Emotional Intelligence tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Work Life Balance berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja.Emotional Intelligence yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja tidak memiliki pengaruh terhadap Organizational Citizenship Behavior.Work Life Balance yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior Kepuasan Kerja memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior. Implikasi Teoritis Teori Kelembagaan dan Teori Disonansi Kognitif dalam menjelaskan faktor-faktor yang meningkatkan Organizational Citizinship Behaviour. Implikasi Praktis dalam penelitian ini memberikan kontribusi praktek manajemen yang dapat digunakan dalam membangun perilaku Organizational Citizinship Behaviour pada organisasI.

Analisis Perikanan Udang Bintik (Metapenaeus sp) Berdasarkan Domain Habitat di Muara Sesayap dan Bulungan

2024 · Book ·

Pengelolaan sumberdaya ikan yang berkelanjutan tidak hanya fokus pada ikannya saja, namun harus mempertahankan kesehatan lingkungan atau habitatnya. Habitat yang baik dan sehat mampu mendukung sumberdaya hayati dan merupakan salah satu komponen utama dalam pengelolaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini melakukan analisis perikanan berdasarkan domain habitat dan ekosistem pada udang bintik (Metapenaeus Sp), dilakukan pada dua lokasi yaitu muara Sesayap dan muara Bulungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan udang bintik berdasarkan pendekatan ekosistem melalui domain habitat di muara Bulungan dan muara Sesayap. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengukur parameter kualitas air (salinitas, pH, suhu, kecerahan, TDS, TSS dan kecepatan arus, memakai metode SNI), mengetahui status mangrove menggunakan data sekunder, serta menganalisis panjang dan berat udang bintik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, kualitas perairan kedua muara ini masuk kedalam kategori baik, dengan nilai salinitas 15-27 ppt, nilai pH 7,9-8,4, suhu 30o-32oC, kecerahan 0,19-0,35 m, nilai TDS 315-495 mg/L, nilai TSS 0,129-137 mg/L, dan kecepatan arus 0,25-0,110 m/s. Kerapatan ekosistem mangrove pada kedua muara ini sedang namun tutupan mangrove mengalami penyusutan atau menuju rusak akibat konversi menjadi tambak, Kisaran ukuran udang bintik yang tertangkap oleh nelayan tugu (stownet) pada muara Sesayap dengan ukuran panjang total 5-9,5 cm, dan berat udang bintik yaitu 1-8 g. Pada muara Bulungan, kisaran ukuran udang bintik memiliki ukuran panjang total 6,9-15 cm, dan berat udang bintik yaitu 2-28 g, dengan indikasi berdasarkan ukuran tersebut, indikator habitat unik atau khusus udang bintik diketahui terdapat daerah nursery ground dan spawning ground yang belum dikelola dengan baik.

Analisis Perikanan Udang Bintik (Metapenaeus sp) Berdasarkan Domain Habitat di Muara Sesayap dan Bulungan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengelolaan sumberdaya ikan yang berkelanjutan tidak hanya fokus pada ikannya saja, namun harus mempertahankan kesehatan lingkungan atau habitatnya. Habitat yang baik dan sehat mampu mendukung sumberdaya hayati dan merupakan salah satu komponen utama dalam pengelolaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini melakukan analisis perikanan berdasarkan domain habitat dan ekosistem pada udang bintik (Metapenaeus Sp), dilakukan pada dua lokasi yaitu muara Sesayap dan muara Bulungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan udang bintik berdasarkan pendekatan ekosistem melalui domain habitat di muara Bulungan dan muara Sesayap. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengukur parameter kualitas air (salinitas, pH, suhu, kecerahan, TDS, TSS dan kecepatan arus, memakai metode SNI), mengetahui status mangrove menggunakan data sekunder, serta menganalisis panjang dan berat udang bintik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, kualitas perairan kedua muara ini masuk kedalam kategori baik, dengan nilai salinitas 15-27 ppt, nilai pH 7,9-8,4, suhu 30o-32oC, kecerahan 0,19-0,35 m, nilai TDS 315-495 mg/L, nilai TSS 0,129-137 mg/L, dan kecepatan arus 0,25-0,110 m/s. Kerapatan ekosistem mangrove pada kedua muara ini sedang namun tutupan mangrove mengalami penyusutan atau menuju rusak akibat konversi menjadi tambak, Kisaran ukuran udang bintik yang tertangkap oleh nelayan tugu (stownet) pada muara Sesayap dengan ukuran panjang total 5-9,5 cm, dan berat udang bintik yaitu 1-8 g. Pada muara Bulungan, kisaran ukuran udang bintik memiliki ukuran panjang total 6,9-15 cm, dan berat udang bintik yaitu 2-28 g, dengan indikasi berdasarkan ukuran tersebut, indikator habitat unik atau khusus udang bintik diketahui terdapat daerah nursery ground dan spawning ground yang belum dikelola dengan baik.

Kesiapan Guru Dalam Persiapan Program Inklusi di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Tarakan

2023 · Thesis ·

Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang pendidikan inklusif bagi peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki kecerdasan atau bakat istimewa, pemerintah kabupaten/kota menunjuk minimal satu sekolah inklusi dalam setiap kecamatan, dikarenakan belum terdapat sekolah inklusi di Kota Tarakan maka dari itu keberadaan sekolah inklusi di kota Tarakan sangat diperlukan, agar anak berkebutuhan khusus yang masih bisa ditangani bisa mendapatkan hak pendidikan di sekolah regular, kesiapan guru dalam program inklusi ini sangat penting agar program inklusi berjalan dengan semestinya sesuai tujuan yang ingin dicapai dengan aspek kesiapan sikap dan emosi, kesiapan kognitif dan kesiapan berprilaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan guru sekolah menengah atas negeri yang ada di kota Tarakan dalam persiapan program Inklusi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan dekriptif dan informan penelitian terdiri dari 9 subjek diantaranya kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling serta guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, menggunakan metode Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa kesiapan sikap dan emosi hanya dua guru yang siap karena sudah memiliki pengalaman mengikuti pelatihan inklusi, sisanya menyatakan belum siap karena belum memahami tentang program inklusi. Pada aspek kognitif hanya dua guru yang siap karena telah memahami metode pelajaran dan proses pembelajaran pada program inklusi melalui pelatihan, sisanya terdapat guru yang belum siap karena belum memiliki pengalaman dan pemahaman terhadap inklusi. Pada aspek berperilaku guru-guru memiliki kesiapan dalam melakukan kerja sama dengan instansi manapun untuk meningkatkan kreativitas anak berkebutuhan khusus.

Pengaruh Jam Operasional dan Jumlah Orderan Terhadap Pendapatan Grab Di Kota Tarakan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH JAM OPERASIONAL DAN JUMLAH ORDERAN TERHADAP PENDAPATAN GRAB DI KOTA TARAKAN Yesica Susanti Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E Penelitian ini bertujuan untuk: (i) untuk mengetahui pengaruh secara parsial jam operasional dan jumlah orderan terhadap pendapatan grab, (ii) untuk mengetahui pengaruh secara simultan jam operasional dan jumlah orderan terhadap pendapatan grab. Metode pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Objek penelitian ini pengemudi grab di Kota Tarakan. Populasi grab-bike berjumlah 117 dengan sampel 53 responden, populasi grab-car berjumlah 150 dengan sampel 60 responden. Dengan sampel keselurahahan grab-bike dan grab-car berjumlah 113 responden. Hasil penelitian menunjukkan jam operasional terhadap pendapatan yang artinya jam operasional berpengaruh terhadap pendapatan. Pengaruh jumlah orderan terhadap pendapatan yang artinya jumlah orderan berpengaruh secara parsial. Secara simultan menunjukan keseluruhan independen jam operasional dan jumlah orderan berpengaruh terhadap pendapatan. Kata Kunci : Jam Operasional, Jumlah Orderan, Pendapatan.

Pengaruh Jam Operasional dan Jumlah Orderan Terhadap Pendapatan Grab Di Kota Tarakan

2023 · Thesis ·

ABSTRAK PENGARUH JAM OPERASIONAL DAN JUMLAH ORDERAN TERHADAP PENDAPATAN GRAB DI KOTA TARAKAN Yesica Susanti Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E Penelitian ini bertujuan untuk: (i) untuk mengetahui pengaruh secara parsial jam operasional dan jumlah orderan terhadap pendapatan grab, (ii) untuk mengetahui pengaruh secara simultan jam operasional dan jumlah orderan terhadap pendapatan grab. Metode pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Objek penelitian ini pengemudi grab di Kota Tarakan. Populasi grab-bike berjumlah 117 dengan sampel 53 responden, populasi grab-car berjumlah 150 dengan sampel 60 responden. Dengan sampel keselurahahan grab-bike dan grab-car berjumlah 113 responden. Hasil penelitian menunjukkan jam operasional terhadap pendapatan yang artinya jam operasional berpengaruh terhadap pendapatan. Pengaruh jumlah orderan terhadap pendapatan yang artinya jumlah orderan berpengaruh secara parsial. Secara simultan menunjukan keseluruhan independen jam operasional dan jumlah orderan berpengaruh terhadap pendapatan. Kata Kunci : Jam Operasional, Jumlah Orderan, Pendapatan.

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PEMENUHAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN KRITIS DI RUANG INTENSIF ICU RSUD dr. H JUSUF SK

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) hampir seluruhnya mengalami kelemahan otot yang tidak terkait dengan diagnosis penyakit utamanya. Hal tersebut dikarenakan tirah baring lama sebagai akibat pasien mengalami gangguan satu atau lebih fungsi organ tubuh, sehingga tidak mampu untuk melakukan mobilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam pemenuhan mobilisasi dini di ruang ICU RSUD dr.H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif non-eksperimental pendekatan cros sectional dan merupakan jenis penelitian kuantitatif. teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 39 responden, yakni seluruh perawat ICU RSUD dr.H. Jusuf SK. pengumpulan data menggunakan kuisioner pengetahuan, sikap dan perilaku perawat, serta lembar observasi kepatuhan perawat dalam pemenuhan mobilisasi dini. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa, pengetahuan perawat sudah baik yakni 74,4 % (n=29), sikap perawat cukup baik sebesar 76,9 % (n=30), sedangkan perilaku perawat dominan buruk sebanyak 51,3 % (n=19) dan tidak patuh sebanyak sebanyak 43,6 % (n=17). Analisa korelasi faktor pengetahuan dengan kepatuhan perawat ditemukan nilai r = 0,329 dan nilai p = 0,041, korelasi faktor sikap dengan kepatuhan perawat diperoleh nilai r = 0,35 dan nilai p = 0,026, korelasi faktor perilaku dengan kepatuhan perawat diperoleh nilia r = 0,340 dan nilai p = 0,034. Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku dengan Kepatuhan perawat dalam pemenuhan Mobilisasi Dini pada pasien kritis di ruang ICU RSUD dr.H. Jusuf SK. Dengan demikian diharapkan perawat yang bekerja di ruang ICU supaya lebih care terhadap pasien, mempertahankan pengetahuan, meningkatkan perilaku baik dan lebih patuh dalam melakukan Mobilisasi Dini sehingga tercipta mutu pelayanan yang baik dan berkualitas.

PENDEKATAN MODEL PERSAMAAN SIMULTAN HARGA TERHADAP PRODUKSI DAN PERMINTAAN RUMPUT LAUT (STUDI KASUS: BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

The purpose of this study is to find out (1) what factors influence the production and demand for seaweed in Pantai Amal Village. (2) What is the concurrent relationship of pricing to seaweed output and demand in Pantai Amal Village? and makes use of cross-section data such as seaweed prices, production, demand, land area, number of seeds, capital, labor, business experience, income, and exports. (3) What factors influence seaweed production and demand in Pantai Amal Village? The analysis uses the simultaneous equation of the 2SLS (Two Stage Least Square) method. The findings indicated that the factors influencing production in Pantai Amal Village, specifically the number of seeds, had a significant value of 0.0030.05. While the factors that influence demand, specifically income, have a significance value of 0.000 0.05. It was discovered that the price of seaweed impacts output and demand significantly, with R2 =43.0%. It indicates that in Pantai Amal Village, there is a significant simultaneous relationship between price, production, and demand for seaweed.

PENDEKATAN MODEL PERSAMAAN SIMULTAN HARGA TERHADAP PRODUKSI DAN PERMINTAAN RUMPUT LAUT (STUDI KASUS: BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL

2023 · Thesis ·

The purpose of this study is to find out (1) what factors influence the production and demand for seaweed in Pantai Amal Village. (2) What is the concurrent relationship of pricing to seaweed output and demand in Pantai Amal Village? and makes use of cross-section data such as seaweed prices, production, demand, land area, number of seeds, capital, labor, business experience, income, and exports. The analysis uses the simultaneous equation of the 2SLS (Two Stage Least Square) method. The findings indicated that the factors influencing production in Pantai Amal Village, specifically the number of seeds, had a significant value of 0.003 0.05. While the factors that influence demand, specifically income, have a significance value of 0.000 0.05. It was discovered that the price of seaweed impacts output and demand significantly, with R2 =43.0%. It indicates that in Pantai Amal Village, there is a significant simultaneous relationship between price, production, and demand for seaweed.

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PEMENUHAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN KRITIS DI RUANG INTENSIF ICU RSUD dr. H JUSUF SK

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) hampir seluruhnya mengalami kelemahan otot yang tidak terkait dengan diagnosis penyakit utamanya. Hal tersebut dikarenakan tirah baring lama sebagai akibat pasien mengalami gangguan satu atau lebih fungsi organ tubuh, sehingga tidak mampu untuk melakukan mobilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam pemenuhan mobilisasi dini di ruang ICU RSUD dr.H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif non-eksperimental pendekatan cros sectional dan merupakan jenis penelitian kuantitatif. teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 39 responden, yakni seluruh perawat ICU RSUD dr.H. Jusuf SK. pengumpulan data menggunakan kuisioner pengetahuan, sikap dan perilaku perawat, serta lembar observasi kepatuhan perawat dalam pemenuhan mobilisasi dini. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa, pengetahuan perawat sudah baik yakni 74,4 % (n=29), sikap perawat cukup baik sebesar 76,9 % (n=30), sedangkan perilaku perawat dominan buruk sebanyak 51,3 % (n=19) dan tidak patuh sebanyak sebanyak 43,6 % (n=17). Analisa korelasi faktor pengetahuan dengan kepatuhan perawat ditemukan nilai r = 0,329 dan nilai p = 0,041, korelasi faktor sikap dengan kepatuhan perawat diperoleh nilai r = 0,35 dan nilai p = 0,026, korelasi faktor perilaku dengan kepatuhan perawat diperoleh nilia r = 0,340 dan nilai p = 0,034. Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku dengan Kepatuhan perawat dalam pemenuhan Mobilisasi Dini pada pasien kritis di ruang ICU RSUD dr.H. Jusuf SK. Dengan demikian diharapkan perawat yang bekerja di ruang ICU supaya lebih care terhadap pasien, mempertahankan pengetahuan, meningkatkan perilaku baik dan lebih patuh dalam melakukan Mobilisasi Dini sehingga tercipta mutu pelayanan yang baik dan berkualitas.

UJI TOKSISITAS LIMBAH CAIR COLD STORAGE UDANG TERHADAP IKAN BANDENG DI KOTA TARAKAN

2023 · Book ·

Kota Tarakan terkenal dengan industri perikanan seperti industri cold storage udang yang pada umumnya menghasilkan limbah cair organik dengan karakteristik nilai pH rendah, Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD), Dissolved Oxygen (DO), protein dan lemak yang tinggi, sehingga jika dibuang langsung ke badan air dapat mencemari lingkungan perairan dan berdampak buruk bagi biota perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk nilai toksisitas akut LC50-96 jam limbah cair cold storage udang terhadap ikan bandeng. Metode penelitian menggunakan eksperimetal berupa uji hayati secara statis dalam waktu 96 jam menggunakan ikan bandeng sebagai hewan uji dengan mengambil sampel air limbah pada inlet dan outlet cold storage udang. Tahapan penelitian terdiri dari tahap uji kualitas air limbah dengan parameter (pH, suhu, DO, COD, dan BOD), tahap pemeliharaan, tahap aklimatisasi, uji pendahuluan dan uji toksisitas. Uji toksisitas dilakukan dengan memberikan perlakuan pada media uji dengan konsentrasi limbah cair yaitu 0 ml/L, 460 ml/L. 775 ml/L, 1000 ml/L, 1225 ml/L, dan 1450 ml/L. Nilai toksisitas akut diperoleh dengan dengan metode EPA probit yang dianalisis dengan pendekatan regresi linier. Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa konsentrasi limbah cair memiliki pengaruh terhadap mortalitas ikan bandeng dengan nilai r = 0,9178 pada limbah inlet dan nilai r = 0,978 pada limbah outlet. Nilai toksisitas limbah cair cold storage udang terhadap ikan bandeng memiliki pengaruh yang signifikan, karena semakin tinggi konsentrasi limbah cair cold storage maka semakin tinggi tingkat mortalitas ikan bandeng. Berdasarkan pendekatan nilai probit diperoleh nilai LC50-96 jam pada limbah inlet sebesar 251 ml/L sedangkan pada limbah outlet sebesar 501 ml/L. Kata Kunci: Cold Storage, Ikan Bandeng, Limbah Cair , Toksisitas

UJI TOKSISITAS LIMBAH CAIR COLD STORAGE UDANG TERHADAP IKAN BANDENG DI KOTA TARAKAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Tarakan terkenal dengan industri perikanan seperti industri cold storage udang yang pada umumnya menghasilkan limbah cair organik dengan karakteristik nilai pH rendah, Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD), Dissolved Oxygen (DO), protein dan lemak yang tinggi, sehingga jika dibuang langsung ke badan air dapat mencemari lingkungan perairan dan berdampak buruk bagi biota perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk nilai toksisitas akut LC50-96 jam limbah cair cold storage udang terhadap ikan bandeng. Metode penelitian menggunakan eksperimetal berupa uji hayati secara statis dalam waktu 96 jam menggunakan ikan bandeng sebagai hewan uji dengan mengambil sampel air limbah pada inlet dan outlet cold storage udang. Tahapan penelitian terdiri dari tahap uji kualitas air limbah dengan parameter (pH, suhu, DO, COD, dan BOD), tahap pemeliharaan, tahap aklimatisasi, uji pendahuluan dan uji toksisitas. Uji toksisitas dilakukan dengan memberikan perlakuan pada media uji dengan konsentrasi limbah cair yaitu 0 ml/L, 460 ml/L. 775 ml/L, 1000 ml/L, 1225 ml/L, dan 1450 ml/L. Nilai toksisitas akut diperoleh dengan dengan metode EPA probit yang dianalisis dengan pendekatan regresi linier. Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa konsentrasi limbah cair memiliki pengaruh terhadap mortalitas ikan bandeng dengan nilai r = 0,9178 pada limbah inlet dan nilai r = 0,978 pada limbah outlet. Nilai toksisitas limbah cair cold storage udang terhadap ikan bandeng memiliki pengaruh yang signifikan, karena semakin tinggi konsentrasi limbah cair cold storage maka semakin tinggi tingkat mortalitas ikan bandeng. Berdasarkan pendekatan nilai probit diperoleh nilai LC50-96 jam pada limbah inlet sebesar 251 ml/L sedangkan pada limbah outlet sebesar 501 ml/L. Kata Kunci: Cold Storage, Ikan Bandeng, Limbah Cair , Toksisitas

Perbandingan Pembelajaran Online dan Offline Ditinjau Dari Hasil Belajar Siswa Kelas VIII DI SMP Negeri 12 Tarakan Pada Mata Pelajaran IPA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Covid-19 menyebar dengan pesat sehingga sekolah di Indonesia menyelenggarakan pembelajaran secara online yang belum pernah diterapkan sebelumnya, hal ini mengharuskan siswa dan guru untuk beradaptasi dengan media pembelajaran online, seiring penurunan kasus Covid-19 diterapkan pembelajaran tatap muka terbatas dimana terdapat pembelajaran online dan pembelajaran offline yang diselenggarakan secara terjadwal. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif yang digunakan untuk menguji perbandingan hasil belajar siswa pada pembelajaran online dan offline dengan hasil penelitian kuantitatif dimana data berupa angka sebagai alat untuk menentukan keterangan mengenai hasil penelitian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 12 Tarakan antara pembelajaran online dan offline pada mata pelajaran IPA. Populasi dari penelitian ini berjumlah 185 siswa dengan sampel penelitian berjumlah 125 siswa yang dibagi menjadi kelas online dengan jumlah 63 siswa dan kelas offline dengan jumlah sebanyak 62 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes tertulis, data yang diperoleh diuji statistik uji independent t-test menggukan aplikasi SPSS 25. Nilai rata-rata pada pemebelajaran online sebesar 73 dan nilai rata-rata pembelajaran offline sebesar 62 dan hasil uji independent t-test yang menujukkan nilai signifikansi sebesar 0.00 0.05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan antara pembelajaran online dan offline pada mata pelajarn IPA di SMP Negeri 12 Tarakan. Hasil penelitian menujukkan nilai pada pembelajaran online lebih tinggi dari pada pembelajaran offline.

Menggali dan Menemukan Roh Pancasila Secara Kontekstual

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kehadiran buku ini dimaksudkan sebagai referensi yang memudahkan mahasiswa dalam mencerna materi kuliah Pendidikan Pancasila yang penulis ampu. Karena berdasarkan pengalaman penulis selama ini, mahasiswa menemui berbagai kendala dalam memahami Pancasila. Adapun faktor utama yang ditenggarai menghambat dan mempersulit struktur kognitif mahasiswa dalam meresapi Pancasila, yaitu materinya yang kurang kontekstual dan terlampau filosofis. Dua faktor tersebut tanpa disadari telah mengaburkan pandangan obyektif mahasiswa terhadap kelebihan Pancasila dibanding ideologi lainnya. Hal itu berimplikasi negatif pada persepsi mahasiswa, yang merasa tidak memperoleh manfaat apapun setelah mempelajari Pancasila. Parahnya lagi, mahasiswa keliru menginternalisasikan Pancasila dalam kepribadiannya. Pemahaman yang keliru tentunya mengantarkan mahasiswa pada aras implementasi dan aktualisasi Pancasila yang gagal pula. Pada tataran praktisnya, Pancasila tidak termaknai dengan baik dalam kehidupan mahasiswa. Kegagalan mahasiswa dalam meng-integrasikan Pancasila dengan pola pikir, sikap, dan perilakunya menandakan telah terjadinya pergeseran orientasi yang mengarah pada kemunduran peradaban bangsa Indonesia. Tidak dapat dibayangkan betapa mengerikannya kondisi Indonesia, bila Pancasila yang notabene ideologi bangsa tidak mengakar kuat sebagai fondasi intelektual generasi penerusnya.