Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RINI

59 karya publik ditemukan.

2026: 82025: 42024: 132023: 112022: 132021: 72020: 3

identifikasi ektoparasit ikan nila (oreochromis niloticus) pada lokasi yang berbeda di kota tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan air tawar yang mudah di budidayakan karena memiliki daya adaptasi terhadap lingkungan cukup baik. Selain itu ikan nila mengandung gizi yang sangat tinggi, memiliki rasa lezat, disukai konsumen, sehingga memiliki nilai ekonominya cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis ektoparasit dan tingkat prevalensi ektoparasit pada Ikan nila (Oreochromis niloticus) pada lokasi yang berbeda, metode yang digunakan adalah metode deskriptif, sampel diambil satu persatu dari wadah selanjutnya diletakkan di atas nampan atau talang, kemudian mematikan saraf otaknya dengan menusuk kepala ikan tersebut. Aspek yang dilihat saat identifikasi ektoparasit yaitu sirip ekor, sirip renang, sisik, mata dan insang yang dilakukan di Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Tarakan. Hasil identifikasi Ektoparasit yang ditemukan ada 2 jenis yaitu Dactylogyrus sp dan Trichodina sp. Tingkat prevalensi tertinggi yaitu Lokasi Kelurahan Kampung satu dengan 86% dengan kategori infeksi sedang dan Lokasi Kelurahan Sebengkok 66% dengan kategori infeksi sangat sering dan Intensitas masing-masing ektoparasit di Lokasi Kampung satu 3,84 ind/ekor dengan kategori Rendah dan Lokasi Sebengkok 8,30 ind/ekor dengan kategori sedang.

PENGENDALIAN KUALITAS IKAN BANDENG TANPA DURI MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS PADA PERUSAHAAN CV. NAPIT NAULI KOTA TARAKAN

2022 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk ikan bandeng tanpa duri dengan menggunakan metode seven tools pada perusahaan CV. Napit Nauli Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh sebanyak 152 bungkus ikan bandeng tanpa duri dengan menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan seven tools yang meliputi check sheet, process diagram, histogram, paetro chart, control chart, scatter diagram, dan fishbone diagram. Penelitian ini menemukan bahwa faktor yang paling berpengaruh besar terhadap produk cacat yang dihasilkan pada perusahaan CV. Napit Nauli adalah faktor manusia, lingkungan, metode, dan bahan baku.

Perbandingan Perencanaan Pondasi Tiang Pancang (Driven Pile) Dan Pondasi Tiang Bor (Bore Pile) Menggunakan Data CPT Pada Proyek Pembangunan Gedung SMP Negeri 11 Kota Tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Gedung SMP Negeri 11 merupakah salah satu gedung sekolah yang saat ini sedang dalam proses pembangunan di Kota Tarakan. Proyek ini menggunakan uji CPT (Cone Penetration Test) atau Sondir sebagai pengujian tanah. Pondasi yang digunakan adalah pondasi tiang pancang (driven pile) dimensi 0,25 x 0,25 m. Pada studi ini direncanakan ulang menggunakan pondasi tiang bor (bore pile) dengan diameter 0,40 m untuk mencari alternatif desain yang lebih efisien. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan jenis tanah dari data CPT, mengetahui perencanaan tiang bor, mendapatkan perbandingan antara pondasi tiang pancang (driven pile) dan tiang bor (bore pile), berdasarkan kekuatan dan biaya yang dibutuhkan. Kapasitas daya dukung menggunakan metode statis, berupa Kekuatan bahan, Metode Schmertmann dan Nottingham dan Metode Mayerhoff untuk tanah granuler, serta Metode Bagemann dan Metode deRuiter dan Beringen untuk tiang dalam tanah kohesif. Berdasarkan hasil analisa diperoleh jenis tanah lempung pada kedalaman 0,00-6,80 m dan pasir pada kedalaman 6,80-11,60 m. Berdasarkan perencanaan pile cap, pondasi tiang pancang memiliki dimensi pile cap 2,25 x 1,50 x 0,50 m dengan tulangan D19-150 mm Aman terhadap gaya geser, tetapi Tidak Aman terhadap momen lentur. Sedangkan pile cap tiang bor direncanakan memiliki dimensi 2,50 x 1,50 x 0,50 n dengan tulangan D19-150 mm Aman terhadap gaya geser dan momen lentur. Berdasarkan analisa biaya, pondasi tiang pancang memerlukan anggaran sebesar Rp 31.093.000,00, sedangkan pondasi tiang bor memerlukan anggaran sebesar Rp 45.908.000,00. Berdasarkan hasil analisa, pondasi yang paling tepat dan dapat diaplikasikan dalam pekerjaan Proyek SMP Negeri 11 Kota Tarakan adalah pondasi tiang bor (bore pile) karena mempunyai daya dukung grup lebih besar, aman dari segi perencanaan, walaupun dengan biaya yang mahal daripada tiang pancang.

HUBUNGAN SUASANA KELOMPOK DENGAN KETERAMPILAN BELAJAR SISWA DI SMPN 7 TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN SUASANA KELOMPOK DENGAN KETERAMPILAN BELA-JAR SISWA DI SMPN 7 TARAKAN Marini Noprianti 2022, Penelitian ini bertujan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara suasana kelompok dengan keterampilan belajar siswa di SMPN 7 Tarakan. Penelitian ini didasarkan pada data hasil observasi awal dan hasil dari penyebaran skala pada siswa kelas VIII SMPN 7 Tarakan. Melalui suasana kelompok merupakan keadaan, saling menerima, saling mempercayai dan memiliki satu tujuan yang sama dalam suatu kelompok, sedangkan keterampilan belajar adalah suatu teknik yang baik dikuasai oleh siswa tentang materi belajar yang disampaikan oleh guru secara efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 240 siswa. Peneliti menggunakan skala suasana kelompok dan skala keterampilan belajar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan pearson correlation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara suasana kelompok dengan keterampilan belajar siswa di SMPN 7 Tarakan dengan tingkat hubungan kuat yang berarti semakin tinggi suasana kelompok maka akan semakin tinggi pula keterampilan belajar siswa.

.

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

.

Penerapan metode quality function deploypment dalam memperbaiki kualitas produk untuk memenuhi kepuasan konsumen produk Roti Gembung di UMKM Pagunta Food di Kota Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYPMENT DALAM MEMPERBAIKI KUALITAS PRODUK UNTUK MEMENUHI KEPUASAN KONSUMEN ROTI GEMBUNG UMKM PAGUNTAKA FOOD DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Perkembangan produk kuliner saat ini sangat pesat, hal ini dikarenakan banyaknya yang menyukai kuliner, sehingga produk kuliner perlu untuk dikembangkan agar produk yang dihasilkan nantinya dapat bersaing dipasaran sehingga perlu daya saing yang kuat. Kesetiaan konsumen merupakan salah satu kunci yang membuat suatu perusahaan sukses, yang memerlukan peningkatan kualitas yang berkelanjutan, karena kepuasan dan kesetiaan konsumen merupakan suatu strategi bagi perusahaan dan merupakan salah satu aset yang bernilai lebih sehingga konsumen akan setia terhadap perusahaan, oleh karena itu pentingnya kesadaran perusahaan dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk agar kesetiaan konsumen tercapai dan perusahaan pun dapat berkembang nantinya. Penelitiam ini dilakukan pada UMKM Paguntaka Food dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen produk Roti Gembung dan juga kepada pesaingnya yaitui Roti Gembung Shafa, yang kemudian hasilnya akan diketahui atribut persyaratan konsumen apa saja yang harus UMKM Paguntaka Food perbaiki dan tingkatkan, agar dapat bersaing dengan pesaingnya yaitu Roti Gembung Shafa yang ada di Kota Tarakan

Penerapan metode quality function deploypment dalam memperbaiki kualitas produk untuk memenuhi kepuasan konsumen produk Roti Gembung di UMKM Pagunta Food di Kota Tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYPMENT DALAM MEMPERBAIKI KUALITAS PRODUK UNTUK MEMENUHI KEPUASAN KONSUMEN ROTI GEMBUNG UMKM PAGUNTAKA FOOD DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Perkembangan produk kuliner saat ini sangat pesat, hal ini dikarenakan banyaknya yang menyukai kuliner, sehingga produk kuliner perlu untuk dikembangkan agar produk yang dihasilkan nantinya dapat bersaing dipasaran sehingga perlu daya saing yang kuat. Kesetiaan konsumen merupakan salah satu kunci yang membuat suatu perusahaan sukses, yang memerlukan peningkatan kualitas yang berkelanjutan, karena kepuasan dan kesetiaan konsumen merupakan suatu strategi bagi perusahaan dan merupakan salah satu aset yang bernilai lebih sehingga konsumen akan setia terhadap perusahaan, oleh karena itu pentingnya kesadaran perusahaan dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk agar kesetiaan konsumen tercapai dan perusahaan pun dapat berkembang nantinya. Penelitiam ini dilakukan pada UMKM Paguntaka Food dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen produk Roti Gembung dan juga kepada pesaingnya yaitui Roti Gembung Shafa, yang kemudian hasilnya akan diketahui atribut persyaratan konsumen apa saja yang harus UMKM Paguntaka Food perbaiki dan tingkatkan, agar dapat bersaing dengan pesaingnya yaitu Roti Gembung Shafa yang ada di Kota Tarakan

KAJIAN KARAKTERISTIK GELOMBANG PECAH DI PANTAI TPI PULAU BUNYU, KABUPATEN BULUNGAN

2022 · Thesis ·

Pulau Bunyu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Pantai TPI (Tempat Pelelangan Ikan) salah satu pantai yang ada di Pulau Bunyu yang terletak di Desa Bunyu Selatan. Pantai TPI merupakan kawasan yang sering di datangi oleh penduduk untuk melakukan rekreasi. Menurut warga banyak pasir-pasir yang tergerus air laut. Maka perlu adanya informasi tentang karakteristik gelombang pada daerah tersebut yang dapat merusak pantai, salah satunya adalah dengan kajian karakteristik gelombang pecah. Peramalan gelombang di lakukan dengan perhitungan menggunakan metode hindcasting gelombang berdasarkan data angin kurun waktu 10 tahun dari stasiun BMKG Tarakan untuk mendapatkan periode dan tinggi gelombang. Dari hasil perhitungan gelombang di Pantai TPI Pulau Bunyu di dominasi oleh gelombang arah Timur dengan kecepatan angin maksimum terjadi pada bulan Maret 2020 dengan H = 2,765 m dan T= 6,880 det, Kr = 0,9404 – 1,0023 dan Ks = 0,913 – 1,244, Hb = 2,2 m, db = 0,4 dan Sudut = 17,2°. Pada gelombang angin dominan dengan H = 0,700 m dan T = 4,197 det, Kr = 0,8244-1,0545 dan Ks = 0,914-1,270 , Hb = 0,7 meter, db = 0,2 m dan Sudut = 28°. Pada Gelombang Rata-Rata dengan H = 0,720 m dan T = 4,391 det, Kr = 0,9190-0,9998 dan Ks = 0,914-1,270 , Hb = 0,74 meter, db = 0,2 m dan Sudut = 19°. Gelombang ini adalah gelombang yang merusak pantai karena tinggi gelombang lebih dari 1.00 meter. Kejadian ini hanya terjadi pada kondisi angin maksimum. Sedangkan pada kondisi besaran angin yang sering terjadi dan rata-rata, gelombang bersifat konstruktif atau tidak merusak pantai karena tinggi gelombang kurang dari 1.00 meter.

Aspek Reproduksi dan Kebiasaan Makan Ikan Gulama (Johnius spp.) yang Tertangkap di Perairan Tarakan bagian Timur

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ASPEK REPRODUKSI DAN KEBIASAAN MAKAN IKAN GULAMA (JOHNIUS SPP.) YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN TARAKAN BAGIAN TIMUR Abstrak Ikan gulama merupakan salah satu bagian utama dalam membentuk jaring makanan dalam ekosistem pesisir dan estuari. Keberlanjutan populasi ini menjadi salah satu unsur yang dibutuhkan dalam pengelolaan yaitu mengenai Aspek Reproduksi dan Kebiasaan Makan Ikan Gulama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis makanan alami serta mengetahui aspek reproduksi ikan gulama (Johnius spp.). yang tertangkap di Perairan Tarakan bagian Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Februari hingga Maret dimana ikan-ikan yang dijadikan sebagai sampel dikumpulkan menggunakan alat tangkap trammel net. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengukuran kualitas air yang dilakukan secara insitu, menganalisis kebiasaan makan ikan gulama, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG) dan indeks kematangan gonad (IKG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan gulama merupakan karnivora terbukti dengan rasio panjang usus 0,6-0,7 cm cenderung crustavorus sebab makanan utama udang, makanan pelengkap ikan-ikan kecil dan kepiting, makanan tambahan berupa cacing serta serasah. Aktivitas makan ikan gulama berbeda-beda setiap tripnya dengan nilai berkisar antara 10,9-19,8%. Nisbah kelamin ikan jantan dan betina tidak seimbang dengan perbandingan 1,0: 2,6, kemudian hasil pengamatan terhadap TKG ikan gulama menunjukkan bahwa ikan betina telah memasuki fase pematangan awal karena telah berada pada TKG IV sedangkan ikan jantan belum memasuki fase pematangan awal karena masih berada pada TKG III. Nilai IKG ikan gulama jantan berkisar antara 3,3-123,5% sementara ikan betina berkisar antara 17,2-485,4% hal ini dapat dimengerti karena volume ovarium pada ikan betina lebih besar dibandingkan volume testis pada ikan jantan.

Aspek Reproduksi dan Kebiasaan Makan Ikan Gulama (Johnius spp.) yang Tertangkap di Perairan Tarakan bagian Timur

2021 · Thesis ·

ASPEK REPRODUKSI DAN KEBIASAAN MAKAN IKAN GULAMA (JOHNIUS SPP.) YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN TARAKAN BAGIAN TIMUR Abstrak Ikan gulama merupakan salah satu bagian utama dalam membentuk jaring makanan dalam ekosistem pesisir dan estuari. Keberlanjutan populasi ini menjadi salah satu unsur yang dibutuhkan dalam pengelolaan yaitu mengenai Aspek Reproduksi dan Kebiasaan Makan Ikan Gulama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis makanan alami serta mengetahui aspek reproduksi ikan gulama (Johnius spp.). yang tertangkap di Perairan Tarakan bagian Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Februari hingga Maret dimana ikan-ikan yang dijadikan sebagai sampel dikumpulkan menggunakan alat tangkap trammel net. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengukuran kualitas air yang dilakukan secara insitu, menganalisis kebiasaan makan ikan gulama, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG) dan indeks kematangan gonad (IKG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan gulama merupakan karnivora terbukti dengan rasio panjang usus 0,6-0,7 cm cenderung crustavorus sebab makanan utama udang, makanan pelengkap ikan-ikan kecil dan kepiting, makanan tambahan berupa cacing serta serasah. Aktivitas makan ikan gulama berbeda-beda setiap tripnya dengan nilai berkisar antara 10,9-19,8%. Nisbah kelamin ikan jantan dan betina tidak seimbang dengan perbandingan 1,0: 2,6, kemudian hasil pengamatan terhadap TKG ikan gulama menunjukkan bahwa ikan betina telah memasuki fase pematangan awal karena telah berada pada TKG IV sedangkan ikan jantan belum memasuki fase pematangan awal karena masih berada pada TKG III. Nilai IKG ikan gulama jantan berkisar antara 3,3-123,5% sementara ikan betina berkisar antara 17,2-485,4% hal ini dapat dimengerti karena volume ovarium pada ikan betina lebih besar dibandingkan volume testis pada ikan jantan.

Permasalahan guru bahasa inggris dalam menerapkan kurikulum 2013 dalam pembelajaran daring di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan

2021 · Book ·

The present study aimed at describing the English teacher’s problems in implementing the 2013 curriculum in online learning at SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. A case study was conducted to an English teacher at SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. Data were collected through observation, interview, and documentation. The concurrent flows of analysis (data reduction, data display, and conclusion drawing) were used to reveal the English teaching problems. The result of analysis disclosed the problems from three teaching dimensions. In the preparation, the teacher found a hard struggling to compile the instructional documents because of the limitation of time in making the documents and in obtaining the references for online learning. In the teaching and learning process, the teacher did not fully meet the target of learning materials listed in the lesson plans because he had to adapt the materials to the online class atmosphere. Controlling the students’ activities was also the challenging part during online class because the teacher could not see the students directly. Although, the teacher had mastered on how to use online learning platforms, some students could not use those platforms appropriately. The other problems were unstable internet connection and support from students’ parents. These led the students became passive and decrease their motivation. In the assessment process, the teacher felt burdened because the assessment components were too complex. Besides that, there was a lot of tolerances given by the teacher to students

.

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

.

Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Pengguna Jasa Automated Teller Machine (ATM) yang Mengalami Kerugian Karena Terjadi Mutasi Dana Pada Rekening Nasabah

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Penelitian ini dengan menggunakan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Bahan huk primer yaitu peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penelitian ini. Bahan hukum sekunder yaitu literatur yang berkaitan dengan penelitian yang dibahas, serta bahan hukum tersier. Hasil studi menunjukan bahwa Apabila terjadi kesalahan mutasi dana dalam mesin ATM merupakan kelalaian pihak Bank, maka pihak bank mempunyai kewajiban untuk memberikan ganti kerugian kepada nasabah, serta pihak bank tidak melakukan kegiatan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian sebagaimana diatur dalah UU Perbankan. Ketentuan mengenai besar ganti-rugi yang harus di berikan oleh pihak bank tidak di atur didalam Undang-Undang No.10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Untuk menentukan besarnya ganti kerugian berdasarkan atas perjanjian yang telah Pihak bank dengan nasabah. Perjanjian yang dimaksud adalah perjanjian mengenai penggunaan produk dan fasilitas perbankan, dimana pihak nasabah sepakat menggunakan fasilitas bank yaitu kartu ATM. Mengingat asas perjanjian kepastian hukum atau asas sunt servanda yang berarti perjanjian yang dibuat harus ditaati dan dipatuhi serta di anggap sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya. Upaya penyelesaian jika terjadi transaksi melalui ATM yang merugikan nasabah adalah dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu jalur di luar peradilan (non litigasi) dan jalur peradilan (litigasi). Jalur di luar peradilan meliputi mediasi, konsiliasi, dan arbitrase yang merupakan bentuk penyelesaian sengketa yang dibebankan menjadi tugas Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Sedangkan penyelesaian melalui peradilan dilakukan dengan mengajukan gugatan dengan alas hak wanprestasi maupun perbuatan melawan hukum.

Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Baku Pada Embung Rawasari (Studi Kasus Kecamatan Tarakan Utara)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Penduduk Kota Tarakan pada tahun 2020 berjumlah 258.608 jiwa, dengan luas wilayah sebesar 250,8 Km2. Pemenuhan kebutuhan air bersih perlu direncanakan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, perekonomian dan perkembangan kota Tarakan. Dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan air bersih, Pemerintah Kota Tarakan membangun Embung Rawasari yang terletak di Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara pada tahun 2017. Kajian terhadap Embung Rawasari perlu dilakukan untuk mengetahui keandalan embung dalam memenuhi kebutuhan air bersih sejalan dengan pertumbuhan penduduk Kota Tarakan. Perhitungan Evapotranspirasi menggunakan metode Penman Modifikasi dan Debit Efektif dengan menggunakan metode Dr. F.J. Mock untuk mengetahui ketersediaan air baku embung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan dan kebutuhan air baku pada Embung Rawasari. Pengumpulan data Klimatologi dan Hidrometri juga diperlukan dalam penelitian. Setelah melakukan pengumpulan data klomatologi dan Hidrometri selama 10 tahun, maka hasil perhitungan dituangkan dalam bentuk tabel dan grafik sehingga didapatkan perubahan ketersediaan air baku di Embung Rawasari. Dari hasil analisis ketersediaan air baku dengan menggunakan metode Dr. F.J. Mock dengan debit andalan Q80 didapatkan ketersediaan air baku terbesar pada bulan Oktober sebesar 337,4 ltr/det dan terkecil pada bulan Desember sebesar 145,4 ltr/det, serta hasil analisis kebutuhan terbesar pada tahun 2030 sebesar 40,71 ltr/det terkecil tahun 2021 sebesar 29,43 ltr/det.

Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Pengguna Jasa Automated Teller Machine (ATM) yang Mengalami Kerugian Karena Terjadi Mutasi Dana Pada Rekening Nasabah

2021 · Thesis ·

Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Penelitian ini dengan menggunakan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Bahan huk primer yaitu peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penelitian ini. Bahan hukum sekunder yaitu literatur yang berkaitan dengan penelitian yang dibahas, serta bahan hukum tersier. Hasil studi menunjukan bahwa Apabila terjadi kesalahan mutasi dana dalam mesin ATM merupakan kelalaian pihak Bank, maka pihak bank mempunyai kewajiban untuk memberikan ganti kerugian kepada nasabah, serta pihak bank tidak melakukan kegiatan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian sebagaimana diatur dalah UU Perbankan. Ketentuan mengenai besar ganti-rugi yang harus di berikan oleh pihak bank tidak di atur didalam Undang-Undang No.10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Untuk menentukan besarnya ganti kerugian berdasarkan atas perjanjian yang telah Pihak bank dengan nasabah. Perjanjian yang dimaksud adalah perjanjian mengenai penggunaan produk dan fasilitas perbankan, dimana pihak nasabah sepakat menggunakan fasilitas bank yaitu kartu ATM. Mengingat asas perjanjian kepastian hukum atau asas sunt servanda yang berarti perjanjian yang dibuat harus ditaati dan dipatuhi serta di anggap sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya. Upaya penyelesaian jika terjadi transaksi melalui ATM yang merugikan nasabah adalah dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu jalur di luar peradilan (non litigasi) dan jalur peradilan (litigasi). Jalur di luar peradilan meliputi mediasi, konsiliasi, dan arbitrase yang merupakan bentuk penyelesaian sengketa yang dibebankan menjadi tugas Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Sedangkan penyelesaian melalui peradilan dilakukan dengan mengajukan gugatan dengan alas hak wanprestasi maupun perbuatan melawan hukum.

Permasalahan guru bahasa inggris dalam menerapkan kurikulum 2013 dalam pembelajaran daring di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan

2021 · Thesis ·

The present study aimed at describing the English teacher’s problems in implementing the 2013 curriculum in online learning at SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. A case study was conducted to an English teacher at SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. Data were collected through observation, interview, and documentation. The concurrent flows of analysis (data reduction, data display, and conclusion drawing) were used to reveal the English teaching problems. The result of analysis disclosed the problems from three teaching dimensions. In the preparation, the teacher found a hard struggling to compile the instructional documents because of the limitation of time in making the documents and in obtaining the references for online learning. In the teaching and learning process, the teacher did not fully meet the target of learning materials listed in the lesson plans because he had to adapt the materials to the online class atmosphere. Controlling the students’ activities was also the challenging part during online class because the teacher could not see the students directly. Although, the teacher had mastered on how to use online learning platforms, some students could not use those platforms appropriately. The other problems were unstable internet connection and support from students’ parents. These led the students became passive and decrease their motivation. In the assessment process, the teacher felt burdened because the assessment components were too complex. Besides that, there was a lot of tolerances given by the teacher to students

Manajemen Sumberdaya Manusia

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Aspek Sumberdaya Manusia sering diremehkan fungsi dan perannya dalam suatu organisasi. Keberadaannya dianggap beban karena hanya menimbulkan biaya saja bagi perusahaan dan organisasi. Faktor manusia dalam perusahaan sangat penting, karena maju tidaknya perusahaan tergantung dari kreatifitas manusianya. Perusahaan atau negara yang memiliki sumberdaya alam (SDA) melimpah namun tidak mempunyai sumberdaya manusia (SDM) yang kreatif maka SDA bagaikan raksasa yang sedang tidur. Sebaliknya perusahaan atau negara yang memiliki SDA sedikit bahkan tidak memiliki SDA sekalipun, namun memiliki SDM yang sangat kreatif akan dapat berbuat banyak dan menghasilkan banyak manfaat. Oleh karena itu meningkatkan peran aktif yang kreatif dari SDM sangat penting. Kajian manajemen sumberdaya manusia adalah sangat kompleks karena berhubungan dengan banyak faktor. Inti dari MSDM adalah aktivitas SDM yang sangat kompleks dan dinamis. Manajemen Sumberdaya Manusia atau Human Resources Management (HRM) sebagai proses keterlibatan orang dalam pengelolaan organisasi. Sumberdaya Manusia (SDM) merupakan aset yang paling berharga dalam organisasi. SDM yang bekerja dalam organisasi baik secara individu maupun berkelompok berkontribusi pada pencapaian tujuan organisasi. Departemen SDM dapat dianggap sebagai yang mengatur kebijakan saling terkait dengan pondasi ideologis, prosedur dan filosofis serta praktik yang berhubungan dengan manajemen SDM (French, 1997; Amstrong, 2006). Pentingnya peran SDM dalam suatu organisasi yaitu sebagai aset yang berharga karena berkontribusi dalam pencapaian tujuan organisasi, mendorong banyak pihak ingin melakukan penelitian tentang SDM sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan. MSDM merujuk pada praktek dan kebijakan yang anda perlukan untuk menjalankan aspek orang dan personil dari jabatan manajemen meliputi perekrutan, seleksi, pelatihan, penempatan dan penilaian. Aktivitas pengembangan SDM salah satunya adalah kinerja dan motivasi. Betapa pentingnya variabel motivasi. Variable motivasi SDM yang mempengaruhi kinerja adalah sangat penting dan biasanya diremehkan oleh perusahaan. Sebagai contoh jika motivasi, peluang dan kemampuan seseorang diukur dengan skala data ordinal dan masing-masing menunjukkan score 5, maka kinerjanya sama dengan 5 x 5 x 5 = 125. Apabila motivasi turun satu angka dikarenakan unsur organisasi dan secara individu tidak mampu memotivasi sendiri maka kinerja menjadi 4 x 5 x 5 = 100. Turun satu angka saja dalam motivasi maka kinerjanya turun 25. Apalagi jika dalam organisasi, terjadi saling membunuh motivasi misalnya menjadi 0 atau tidak ada motivasi sama sekali, maka berapapun tingginya peluang dan kemampuan maka kinerja nya menjadi nol. Oleh sebab itu organisasi atau sebuah perusahaan maupun masing-masing pegawai harus pintar dalam melakukan perbaikan dan lebih meningkatkan motivasi SDM agar kinerjanya bisa bertahan dan cenderung mengalami meningkatan. Beragam motivasi dapat dihasilkan dengan baik oleh organisasi ataupun perusahaan, bahkan motivasi untuk diri sendiri. Akan menjadi salah jika keberadaan departemen SDM hanya menjadi beban bagi perusahaan tanpa memberikan kontribusi apapun dalam usaha dan keuntungan perusahaan, karena kinerja itu adalah merupakan semua hasil yang dicapai oleh perusahaan termasuk penjualan dan keuntungan yang dihasilkan. Hal itu dikarenakan manajemen SDM sudah berubah tidak seperti yang dulu, SDM yang sekarang harus mengedepankan keseimbangan antara menjadi pedorong atau motivator yang berkelanjutan pada seorang tenaga kerja dan memberikan kontributor bagi perusahaan. Peran dari suatu Manajemen Sumber Daya Manusia sendiri di era modern ini harus menjadi suatu kontributor strategis, sekaligus sebagai rekan kerja dengan manajer operasional, memanfaatkan waktu yang ada mempunyai administrasi yang terstruktur dan lebih efektif dalam pembiayaan.

UJI EFEKTIVITAS LIMA TUMBUHAN HUTAN PENELITIAN BORNEO SEBAGAI ANTIMIKROBIAL DAN ANTIOKSIDAN ALAMI

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya hayati yang melimpah, salah satunya adalah hutan penelitian Universitas Borneo Tarakan di Kota Tarakan Kalimantan Utara yang dapat digunakan untuk kegiatan praktek dan penelitian. Garcinia sp, Ampelocissus polystachya (Wall.ex M.A Lawson) Planch, Garcinia bancana Miq, Guioa pterorhachis Welzen dan Pterisanthes cissioides dari hutan penelitian Borneo memiliki kemampuan sebagai antioksidan dan antimikroba karena adanya senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada tumbuhan. Kelima tumbuhan tersebut diduga memiliki potensi sebagai antimikroba seperti menghambat Streptococcus sobrinus, Propionibacterium acnes, Streptococcus mutans, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, Candida albicans dan Ralstonia solanacearum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi paling efektif dari lima tumbuhan dalam mengambat aktivitas antimikroba dan antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode difusi agar sumuran dengan variasi konsentrasi 2500 ppm, 5000 ppm dan 10000 ppm. Kontrol positif pada penelitian ini yaitu chloramphenicol dengan konsentrasi 100 ppm dan kontrol negatifnya etanol 40%. Selain itu juga menggunakan metode DPPH penangkal radikal bebasnya pada uji antioksidan. Hasil penelitian menunjukan aktivitas penghambatan tertinggi >50% menunjukan bahwa ekstrak Garcinia bancana Miq memiliki daya hambat tertinggi terhadap bakteri Streptococcus sobrinus pada konsentrasi 10000 ppm dan 5000 ppm dengan nilai persentase hambat secara berturut-turut 77% dan 57%. Hasil pengujian aktivitas antioksidan tertinggi >70% pada ekstrak daun Garcinia sp pada konsentrasi 100 ppm, 50 ppm dan 25 ppm dengan nilai persentase hambat secara berturut-turut 90,81%, 80,58% dan 73,04%.

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. A Di Puskesmas Gunung Lingkas

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya AKI dan AKB menjadi masalah di Indonesia, disebabkan karena pertolongan oleh non tenaga Kesehatan dan pengawasan antenatal yang masih kurang memadai sehingga terjadinya resiko tinggi dalam Kehamilan. Masalah ini dapat diatasi dengan meningkatkan pelayanan kebidanan yang berkualitas sesuai dengan standar asuhan kebidanan. ​​​​Tujuan dari Laporan Tugas Akhir Asuhan Kebidanan Komprehensif ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan secara menyeluruh mulai dari masa kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan hingga ibu berencana menggunakan KB. Asuhan Kebidanan Komprehensif ini telah diberikan pada Ny.A usia 35 tahun G3P2A0 di Praktik Mandiri Bidan Rubiyah, Amd.Keb, sejak tanggal 05 November 2019 sampai 27 November 2019. Pengambilan data dilakukan secara langsung dan pendokumentasian dilakukan dengan SOAP.​ Asuhan Kebidanan pada kehamilan mengacu pada standar pelayanan minimal 10 T yang dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan. Penatalaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar Asuhan Persalinan Normal (APN). Lama persalinan Ny.A dimulai dari kala I yaitu 2 jam, Kala II selama 30 menit, Kala III selama 10 menit dan Kala IV berlangsung selama 2 jam. Kunjungan Nifas (KF) dilakukan sebanyak 3 kali bersamaan dengan kunjungan bayi (KN) yaitu pada 6 jam, 3 hari, 4 hari dan 13 hari. Pada Persiapan KB ibu telah diberikan penjelasan tentang jenis-jenis KB dan apa saja keuntungan dan kekurangan dari KB, kemudian menyakinkan ibu tentang KB yang akan digunakan dan ibu memutuskan untuk menggunakan KB Suntik 3 bulan.​​​​​​​​​​ Berdasarkan hasil Asuhan Kebidanan Komprehensif yang telah diberikan pada Ny.A didapatkan bahwa selama masa kehamilan, persalinan dan masa nifas Ny.A berjalan dengan normal tidak ada faktor resiko atau komplikasi dan pada bayi Ny.A dalam kondisi baik dan sehat, tidak ada infeksi dan tidak ada cacat bawaan. Berakhirnya Asuhan Kebidanan Komprehensif diharapkan pasien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan. Sehingga ibu dan bayi tetap dapat mencegah dan terhindar dari terjadinya komplikasi.