2026 · Book ·
Penggunaan pestisida nabati merupakan alternatif ramah lingkungan dalam mengendalikan hama ulat grayak (Spodoptera litura F.) yang sering menyerang tanaman sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dan jenis tanaman terhadap mortalitas hama S. litura serta intensitas kerusakan daun. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak kirinyuh (P) yang terdiri dari 5 taraf (0%, 20%, 40%, 60%, dan 80%) dan faktor kedua adalah jenis tanaman (T) yang terdiri dari 3 taraf (Sawi, Kangkung, dan Bayam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak gulma kirinyuh berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas hama dan intensitas kerusakan daun. Konsentrasi P4 (80%) merupakan perlakuan faktor tunggal terbaik dengan rata-rata mortalitas tertinggi mencapai 16,39% pada akhir pengamatan dan secara efektif mampu menekan intensitas kerusakan daun di tingkat yang lebih rendah dibandingkan perlakuan kontrol (P0). Faktor jenis tanaman (T) memberikan pengaruh nyata terhadap kerusakan daun hanya pada awal pengamatan (H1 sampai H3), namun tidak berpengaruh nyata terhadap mortalitas serangan hama ulat grayak. Terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi dan jenis tanaman terhadap intensitas kerusakan daun, dengan kombinasi perlakuan (P3T1) menghasilkan kerusakan daun terendah 37,60% pada akhir pengamatan. Sebaliknya, tidak terdapat interaksi yang nyata pada parameter mortalitas hama yang mengindikasikan bahwa daya bunuh ekstrak kirinyuh bersifat mandiri, stabil dan berspektrum luas.
2026 · Thesis ·
Penggunaan pestisida nabati merupakan alternatif ramah lingkungan dalam mengendalikan hama ulat grayak (Spodoptera litura F.) yang sering menyerang tanaman sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dan jenis tanaman terhadap mortalitas hama S. litura serta intensitas kerusakan daun. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak kirinyuh (P) yang terdiri dari 5 taraf (0%, 20%, 40%, 60%, dan 80%) dan faktor kedua adalah jenis tanaman (T) yang terdiri dari 3 taraf (Sawi, Kangkung, dan Bayam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak gulma kirinyuh berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas hama dan intensitas kerusakan daun. Konsentrasi P4 (80%) merupakan perlakuan faktor tunggal terbaik dengan rata-rata mortalitas tertinggi mencapai 16,39% pada akhir pengamatan dan secara efektif mampu menekan intensitas kerusakan daun di tingkat yang lebih rendah dibandingkan perlakuan kontrol (P0). Faktor jenis tanaman (T) memberikan pengaruh nyata terhadap kerusakan daun hanya pada awal pengamatan (H1 sampai H3), namun tidak berpengaruh nyata terhadap mortalitas serangan hama ulat grayak. Terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi dan jenis tanaman terhadap intensitas kerusakan daun, dengan kombinasi perlakuan (P3T1) menghasilkan kerusakan daun terendah 37,60% pada akhir pengamatan. Sebaliknya, tidak terdapat interaksi yang nyata pada parameter mortalitas hama yang mengindikasikan bahwa daya bunuh ekstrak kirinyuh bersifat mandiri, stabil dan berspektrum luas.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kajian mengenai training dan employee performance menunjukkan perkembangan yang semakin signifikan seiring dengan meningkatnya tuntutan organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat daya saing organisasi. Pelatihan dipandang sebagai salah satu instrument strategis dalam proses pengembangan kompetensi karyawan yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja individu maupun kinerja organisasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan suatu pemetaan terhadap perkembangan penelitian untuk mengidentifikasi tren kajian, struktur pengetahuan, serta tema-tema utama yang berkembang dalam bidang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan studi mengenai training dan employee performance melalui pendekatan analisis bibliometrik dengan memanfaatkan publikasi ilmiah yang terindeks dalam basis data Scopus pada periode tahun 2020-2025.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan memanfaatkan data publikasi yang diperoleh dari database Scopus. Proses pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu proses pencarian dokumen, penyaringan, serta seleksi artikel berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh sebanyak 487 artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Selanjutnya, data tersebut dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan jaringan penelitian, hubungan antar kata kunci, serta mengidentifikasi pengelompokkan tema penelitian melalui analisis co-occurence kata kunci.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi terkait training dan employee performance mengalami peningkatan yang cukup signifikan terutama pada periode 2020 hingga 2025. Tema penelitian yang banyak dibahas dalam literatur antara lain berkaitan dengan hubungan antara pelatihan dan kinerja organisasi, pengembangan kompetensi karyawan, manajemen talenta, motivasi kinerja, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pelatihan. Analisis klaster yang dihasilkan menunjukkan bahwa kajian dalam bidang ini berkembang secara multidimensional dan memiliki keterkaitan dengan berbagai konsep dalam kajian manajemen sumber daya manusia.
Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan tidak hanya dipahami sebagai kegiatan peningkatan keterampilan semata, tetapi juga sebagai investasi strategis dalam pengembangan human capital yang berperan penting dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
2026 · Thesis ·
Kajian mengenai training dan employee performance menunjukkan perkembangan yang semakin signifikan seiring dengan meningkatnya tuntutan organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat daya saing organisasi. Pelatihan dipandang sebagai salah satu instrument strategis dalam proses pengembangan kompetensi karyawan yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja individu maupun kinerja organisasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan suatu pemetaan terhadap perkembangan penelitian untuk mengidentifikasi tren kajian, struktur pengetahuan, serta tema-tema utama yang berkembang dalam bidang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan studi mengenai training dan employee performance melalui pendekatan analisis bibliometrik dengan memanfaatkan publikasi ilmiah yang terindeks dalam basis data Scopus pada periode tahun 2020-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan memanfaatkan data publikasi yang diperoleh dari database Scopus. Proses pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu proses pencarian dokumen, penyaringan, serta seleksi artikel berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh sebanyak 487 artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Selanjutnya, data tersebut dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan jaringan penelitian, hubungan antar kata kunci, serta mengidentifikasi pengelompokkan tema penelitian melalui analisis co-occurence kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi terkait training dan employee performance mengalami peningkatan yang cukup signifikan terutama pada periode 2020 hingga 2025. Tema penelitian yang banyak dibahas dalam literatur antara lain berkaitan dengan hubungan antara pelatihan dan kinerja organisasi, pengembangan kompetensi karyawan, manajemen talenta, motivasi kinerja, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pelatihan. Analisis klaster yang dihasilkan menunjukkan bahwa kajian dalam bidang ini berkembang secara multidimensional dan memiliki keterkaitan dengan berbagai konsep dalam kajian manajemen sumber daya manusia. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan tidak hanya dipahami sebagai kegiatan peningkatan keterampilan semata, tetapi juga sebagai investasi strategis dalam pengembangan human capital yang berperan penting dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
2026 · Book ·
Hipertensi saat ini masih menjadi salah satu masalah utama dalam kesehatan masyarakat di Indonesia maupun dunia. Hipertensi walaupun tampaknya terlihat seperti masalah kecil, namun penyakit ini menyimpan bahaya yang dapat mengenai siapa saja tanpa memandang latar belakang kesehatan. Tekanan darah pada orang yang menderita hipertensi biasanya berada pada ambang batas normal diantaranya sistolik dari 130 hingga 139 mmHg dan diastolik 80-89 mmHg. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ceramah dan demonstrasi terapi genggam jari dan napas dalam untuk menurunkan tekanan darah, alat yang digunakan tensi, serta alat dokumentasi. Implementasi inovasi ini menunjukkan hasil yang cukup baik pada kedua klien. Selama 3 hari intervensi, terjadi peningkatan kemampuan klien dalam memahami dan juga dapat mempraktikan terapi genggam jari dan napas dalam secara mandiri. Kemudian setelah dilakukan terapi genggam jari dan napas dalam selalu ada tanda penurunan tekanan darah pada klien kurang lebih 2-12mmHg. Penelitian ini berpotensi untuk melihat hasil dari penerapan terapi genggam jari dan napas dalam pada tekanan darah orang dengan hipertensi
2026 · Book ·
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi saat ini masih menjadi salah satu masalah utama dalam kesehatan masyarakat di Indonesia maupun dunia. Hipertensi walaupun tampaknya terlihat seperti masalah kecil, namun penyakit ini menyimpan bahaya yang dapat mengenai siapa saja tanpa memandang latar belakang kesehatan. Tekanan darah pada orang yang menderita hipertensi biasanya berada pada ambang batas normal diantaranya sistolik dari 130 hingga 139 mmHg dan diastolik 80-89 mmHg. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ceramah dan demonstrasi terapi genggam jari dan napas dalam untuk menurunkan tekanan darah, alat yang digunakan tensi, serta alat dokumentasi. Implementasi inovasi ini menunjukkan hasil yang cukup baik pada kedua klien. Selama 3 hari intervensi, terjadi peningkatan kemampuan klien dalam memahami dan juga dapat mempraktikan terapi genggam jari dan napas dalam secara mandiri. Kemudian setelah dilakukan terapi genggam jari dan napas dalam selalu ada tanda penurunan tekanan darah pada klien kurang lebih 2-12mmHg. Penelitian ini berpotensi untuk melihat hasil dari penerapan terapi genggam jari dan napas dalam pada tekanan darah orang dengan hipertensi
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kemampuan berbicara bahasa inggris menjadi sangat penting, karena kemampuan ini mengekspresikan pikiran, perasaan, dan ide dalam situasi nyata melalui proses yang dinamik dan interaktif untuk tujuan personal dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efek dari penggunaan aplikasi ELSA Speak terhadap kemampuan berbicara siswa kelas 10 MAN Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen. Sampel dari penelitian ini adalah kelas X-5 yang terdiri dari 33 siswa, yang diseleksi menggunakan cluster random sampling. Tahapan penelitiannya adalah pre-test, treatment, dan post-test. Treatmen diberikan selama 5 pertemuan. Pre-test dan post-test difokuskan untuk menguji kemampuan bahasa inggris dalam aspek pelafalan, tata bahasa, kosakata, kelancaran, dan pemahaman. Data pre-test dan post-test dianalisis secara statistik menggunakan non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank test. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai p-value 0,00 jauh dibawah standar operasional 0,05 dengan nilai Z score -5.152 mengindikasikan bahwa perlakuan dengan menggunakan aplikasi ELSA Speak menunjukkan efek yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa kelas 10 MAN Tarakan. Fitur ’study by topic’ pada aplikasi ELSA Speak menjadi fitur yang paling membantu dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa karena menyediakan latihan berbicara yang kontekstual dan relevan dengan situasi kehidupan nyata. English speaking skill is very crucial because this ability expresses thoughts, feelings, and ideas in real situations through a dynamic and interactive process for personal and professional purposes. The purpose of this study was to investigate the effectiveness of using ELSA Speak application on speaking skill of 10th grade students of MAN Tarakan. The method employed in this study was a pre-experimental. The sample of this study was class X-5 consisting of 33 students, who were selected through cluster random sampling. The stages of the study were pre-test, treatments, and post-test. Treatment was given for 5 meetings. The pre-test and post-test focused on testing English language skills in the aspects of pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension. Pre-test and post-test data were analysed statistically using the non-parametric Wilcoxon Signed-Rank test. The results of the statistical analysis showed that the p-value of 0.00 was far below the operational standard of 0 05 with a Z score of -5.152 indicating that the treatments using ELSA Speak application showed a significant effect on speaking skill of 10th grade students of MAN Tarakan. The 'study by topic feature in ELSA Speak application was the most effective feature in improving students' speaking skill because it provided contextual and relevant speaking exercises to real-life situations.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan berbicara bahasa inggris menjadi sangat penting, karena kemampuan ini mengekspresikan pikiran, perasaan, dan ide dalam situasi nyata melalui proses yang dinamik dan interaktif untuk tujuan personal dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efek dari penggunaan aplikasi ELSA Speak terhadap kemampuan berbicara siswa kelas 10 MAN Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen. Sampel dari penelitian ini adalah kelas X-5 yang terdiri dari 33 siswa, yang diseleksi menggunakan cluster random sampling. Tahapan penelitiannya adalah pre-test, treatment, dan post-test. Treatmen diberikan selama 5 pertemuan. Pre-test dan post-test difokuskan untuk menguji kemampuan bahasa inggris dalam aspek pelafalan, tata bahasa, kosakata, kelancaran, dan pemahaman. Data pre-test dan post-test dianalisis secara statistik menggunakan non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank test. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai p-value 0,00 jauh dibawah standar operasional 0,05 dengan nilai Z score -5.152 mengindikasikan bahwa perlakuan dengan menggunakan aplikasi ELSA Speak menunjukkan efek yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa kelas 10 MAN Tarakan. Fitur ’study by topic’ pada aplikasi ELSA Speak menjadi fitur yang paling membantu dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa karena menyediakan latihan berbicara yang kontekstual dan relevan dengan situasi kehidupan nyata. English speaking skill is very crucial because this ability expresses thoughts, feelings, and ideas in real situations through a dynamic and interactive process for personal and professional purposes. The purpose of this study was to investigate the effectiveness of using ELSA Speak application on speaking skill of 10th grade students of MAN Tarakan. The method employed in this study was a pre-experimental. The sample of this study was class X-5 consisting of 33 students, who were selected through cluster random sampling. The stages of the study were pre-test, treatments, and post-test. Treatment was given for 5 meetings. The pre-test and post-test focused on testing English language skills in the aspects of pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension. Pre-test and post-test data were analysed statistically using the non-parametric Wilcoxon Signed-Rank test. The results of the statistical analysis showed that the p-value of 0.00 was far below the operational standard of 0 05 with a Z score of -5.152 indicating that the treatments using ELSA Speak application showed a significant effect on speaking skill of 10th grade students of MAN Tarakan. The 'study by topic feature in ELSA Speak application was the most effective feature in improving students' speaking skill because it provided contextual and relevant speaking exercises to real-life situations.
2025 · Thesis ·
2025 · Book ·
Pengendalian kualitas bertujuan mengurangi produk cacat, meningkatkan mutu produksi, dan mencegah produk tidak standar sampai ke konsumen. Penerapan pengendalian yang efektif dapat meminimalkan pemborosan sumber daya, baik bahan baku maupun tenaga kerja, sehingga mendukung peningkatan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengendalian kualitas di PT. Krist Inti Perkasa menggunakan metode Six Sigma, yang menargetkan tingkat cacat maksimum 3,4 per sejuta peluang (DPMO). Metode ini bertujuan menjaga dan meningkatkan kualitas produk menuju zero defect. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian ini mengidentifikasi tiga jenis kecacatan: retak, cuil, dan patah. Berdasarkan peta kendali, pengendalian kualitas di perusahaan belum optimal. Tingkat sigma perusahaan berada pada level 3,18 dengan potensi kecacatan sebesar 46.369 DPMO.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengendalian kualitas bertujuan mengurangi produk cacat, meningkatkan mutu produksi, dan mencegah produk tidak standar sampai ke konsumen. Penerapan pengendalian yang efektif dapat meminimalkan pemborosan sumber daya, baik bahan baku maupun tenaga kerja, sehingga mendukung peningkatan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengendalian kualitas di PT. Krist Inti Perkasa menggunakan metode Six Sigma, yang menargetkan tingkat cacat maksimum 3,4 per sejuta peluang (DPMO). Metode ini bertujuan menjaga dan meningkatkan kualitas produk menuju zero defect. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian ini mengidentifikasi tiga jenis kecacatan: retak, cuil, dan patah. Berdasarkan peta kendali, pengendalian kualitas di perusahaan belum optimal. Tingkat sigma perusahaan berada pada level 3,18 dengan potensi kecacatan sebesar 46.369 DPMO.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran RODE (Read, Outline, Discussion, Evaluation) terhadap keterampilan komunikasi matematika siswa SMP pada materi penyajian data. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri Tarakan tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling sehingga diperoleh sampel pada penlitian ini 60 siswa yaitu 30 siswa kelas VII-B sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas VII-E sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data keterampilan komunikasi matematika siswa menggunakan tes yaitu pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 4 soal uraian dengan soal yang berbedabeda. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan uji independent sample t test (Uji t). Berdasarkan hasil analisis data akhir posttest diperoleh nilai t hitung 4,503 dengan t tabel sebesar 1,671 karena t hitung ≥ t tabel dengan nilai signifikansi 5%. Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata hasil tes keterampilan komunikasi matematika siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran RODE (Read, Outline Discussion, Evaluation) lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil tes keterampilan komunikasi matematika siswa di kelas yang menggunakan model konvensional. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran RODE (Read, Outline, Discussion, Evaluation) terhadap keterampilan komunikasi matematika siswa SMP pada materi penyajian data.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Remaja sering mengalami konflik internal dan masalah di berbagai aspek kehidupan, seperti keluarga, sekolah, dan pertemanan. Masalah yang terjadi apabila tidak diatasi, dapat berdampak negatif yang bisa menyebabkan stres hingga dapat memicu masalah psikologis serta sosial. Stres merupakan perasaan yang umum dapat di rasakan ketika berada dibawah tekanan, merasa kewalahan ataupun merasa kesulitan dalam menghadapi suatu situasi, jika itu berat dan ber-langsung dalam waktu yang lama dapat merusakan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman remaja siswa SMPN 7 Tarakan dalam menghadapi stres. Desain pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan cara melakukan wawancara. Hasil dari penelitian ini menghasilkan empat tema yaitu (1) pemicu stres pada remaja, (2) respon stres ketika mengalami permasalahan, (3) koping dalam menghadapi tantangan dan tekanan pada remaja, serta (4) harapan yang remaja inginkan di saat merasa stres. Berdasarkan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya kegiatan seperti edukasi manajemen stres dan perlu adanya dukungan dari sekolah seperti program pengelolaan stres pada siswa serta melibatkan orang tua dalam kegiatannya.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran RODE (Read, Outline, Discussion, Evaluation) terhadap keterampilan komunikasi matematika siswa SMP pada materi penyajian data. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri Tarakan tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling sehingga diperoleh sampel pada penlitian ini 60 siswa yaitu 30 siswa kelas VII-B sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas VII-E sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data keterampilan komunikasi matematika siswa menggunakan tes yaitu pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 4 soal uraian dengan soal yang berbedabeda. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan uji independent sample t test (Uji t). Berdasarkan hasil analisis data akhir posttest diperoleh nilai t hitung 4,503 dengan t tabel sebesar 1,671 karena t hitung ≥ t tabel dengan nilai signifikansi 5%. Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata hasil tes keterampilan komunikasi matematika siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran RODE (Read, Outline Discussion, Evaluation) lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil tes keterampilan komunikasi matematika siswa di kelas yang menggunakan model konvensional. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran RODE (Read, Outline, Discussion, Evaluation) terhadap keterampilan komunikasi matematika siswa SMP pada materi penyajian data.
2024 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan sebanyak 137 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 41 siswa dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, penyebaran angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji product moment dengan bantuan program SPSS versi 26. Berdasarkan analisis statistik deskriptif, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor kemandirian belajar adalah 49 termasuk kategori sedang dan nilai rata-rata skor keaktifan belajar adalah 38 termasuk kategori sedang. Berdasarkan analisis statistik inferensial, hasil penelitian menunjukkan besarnya nilai korelasi kemandirian belajar dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah 0,697 dengan tingkat korelasi tinggi atau kuat. Apabila nilai rhitung = 0,697 dibandingkan dengan nilai rtabel = 0,308 dengan jumlah N = 41 pada taraf signifikansi 5%, maka diperoleh nilai rhitung 0,697 > rtabel 0,308 yang berarti hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Besarnya sumbangan atau kontribusi yang diberikan oleh kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar sebesar 48,5%.
2024 · Thesis ·
Remaja sering mengalami konflik internal dan masalah di berbagai aspek kehidupan, seperti keluarga, sekolah, dan pertemanan. Masalah yang terjadi apabila tidak diatasi, dapat berdampak negatif yang bisa menyebabkan stres hingga dapat memicu masalah psikologis serta sosial. Stres merupakan perasaan yang umum dapat di rasakan ketika berada dibawah tekanan, merasa kewalahan ataupun merasa kesulitan dalam menghadapi suatu situasi, jika itu berat dan ber-langsung dalam waktu yang lama dapat merusakan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman remaja siswa SMPN 7 Tarakan dalam menghadapi stres. Desain pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan cara melakukan wawancara. Hasil dari penelitian ini menghasilkan empat tema yaitu (1) pemicu stres pada remaja, (2) respon stres ketika mengalami permasalahan, (3) koping dalam menghadapi tantangan dan tekanan pada remaja, serta (4) harapan yang remaja inginkan di saat merasa stres. Berdasarkan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya kegiatan seperti edukasi manajemen stres dan perlu adanya dukungan dari sekolah seperti program pengelolaan stres pada siswa serta melibatkan orang tua dalam kegiatannya.
2024 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan sebanyak 137 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 41 siswa dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, penyebaran angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji product moment dengan bantuan program SPSS versi 26. Berdasarkan analisis statistik deskriptif, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor kemandirian belajar adalah 49 termasuk kategori sedang dan nilai rata-rata skor keaktifan belajar adalah 38 termasuk kategori sedang. Berdasarkan analisis statistik inferensial, hasil penelitian menunjukkan besarnya nilai korelasi kemandirian belajar dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah 0,697 dengan tingkat korelasi tinggi atau kuat. Apabila nilai rhitung = 0,697 dibandingkan dengan nilai rtabel = 0,308 dengan jumlah N = 41 pada taraf signifikansi 5%, maka diperoleh nilai rhitung 0,697 > rtabel 0,308 yang berarti hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Besarnya sumbangan atau kontribusi yang diberikan oleh kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar sebesar 48,5%.