2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat pernikahan Suku Bugis di Desa Tanjung Aru beserta pemanfaatannya, dan (2) mengetahui keterkaitan temuan tersebut dengan pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif, yang berfokus pada pemahaman terhadap fenomena sosial berupa pemanfaatan tumbuhan dalam ritual adat pernikahan masyarakat Suku Bugis di Desa Tanjung Aru. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Subjek penelitian dipilih menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik snowball sampling, yang melibatkan empat orang responden. Analisis data dilakukan melalui teknik pengodean, yaitu dengan mentranskripsikan data lapangan terkait jenis tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat serta pemanfaatannya. Data tersebut kemudian disajikan dalam bentuk tabel, gambar, dan uraian naratif untuk mendukung penarikan kesimpulan. Adapun keterkaitannya dengan pembelajaran biologi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Suku Bugis di Desa Tanjung Aru masih melaksanakan tahapan-tahapan ritual pernikahan, antara lain: mapettu ada, mappasau, mapasili, mappacci, maduppa botiing, mapanre temme, mappasikarawa, dan maparola. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan dalam ritual tersebut adalah buah, sedangkan bagian yang paling sedikit digunakan adalah biji dan bunga. Pengolahan tumbuhan dilakukan dengan cara dicuci, dan beberapa jenis tumbuhan digunakan tanpa proses pengolahan terlebih dahulu. Berdasarkan hasil analisis, keterkaitan antara penelitian ini dan pembelajaran biologi sangat relevan, khususnya pada kelas X Fase E. Penelitian ini sesuai dengan materi keanekaragaman makhluk hidup, interaksi, dan peranannya dalam ekosistem, yakni pada kompetensi dasar 3.1 (mengidentifikasi dan mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya) dan 3.2 (menjelaskan keanekaragaman hayati dan perannya dalam kehidupan).
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat pernikahan Suku Bugis di Desa Tanjung Aru beserta pemanfaatannya, dan (2) mengetahui keterkaitan temuan tersebut dengan pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif, yang berfokus pada pemahaman terhadap fenomena sosial berupa pemanfaatan tumbuhan dalam ritual adat pernikahan masyarakat Suku Bugis di Desa Tanjung Aru. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Subjek penelitian dipilih menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik snowball sampling, yang melibatkan empat orang responden. Analisis data dilakukan melalui teknik pengodean, yaitu dengan mentranskripsikan data lapangan terkait jenis tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat serta pemanfaatannya. Data tersebut kemudian disajikan dalam bentuk tabel, gambar, dan uraian naratif untuk mendukung penarikan kesimpulan. Adapun keterkaitannya dengan pembelajaran biologi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Suku Bugis di Desa Tanjung Aru masih melaksanakan tahapan-tahapan ritual pernikahan, antara lain: mapettu ada, mappasau, mapasili, mappacci, maduppa botiing, mapanre temme, mappasikarawa, dan maparola. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan dalam ritual tersebut adalah buah, sedangkan bagian yang paling sedikit digunakan adalah biji dan bunga. Pengolahan tumbuhan dilakukan dengan cara dicuci, dan beberapa jenis tumbuhan digunakan tanpa proses pengolahan terlebih dahulu. Berdasarkan hasil analisis, keterkaitan antara penelitian ini dan pembelajaran biologi sangat relevan, khususnya pada kelas X Fase E. Penelitian ini sesuai dengan materi keanekaragaman makhluk hidup, interaksi, dan peranannya dalam ekosistem, yakni pada kompetensi dasar 3.1 (mengidentifikasi dan mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya) dan 3.2 (menjelaskan keanekaragaman hayati dan perannya dalam kehidupan).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis bentuk serta pelaksanaan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam pemenuhan hak pendidikan anak penyandang disabilitas berdasarkan perspektif hak asasi manusia. Dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan dan analisis terhadap bahan hukum dilakukan melalui proses penalaran hukum (legal reasoning) yang logis sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam pemenuhan hak Pendidikan anak penyandang disabilitas yaitu penyelenggaraan Pendidikan Layanan Khusus, memfasilitasi sekolah filial kelas ruang belajar bagi Daerah yang berada diluar zona Sekolah Negeri/Swasta, bantuan pembiayaan, penyediaan kuota khusus bagi masyarakat tidak mampu dan zonasi, penyediaan asrama siswa dan rumah dinas Guru, penyediaan sarana transportasi sesuai kondisi Daerah khusus, pendampingan, pengawasan dan evaluasi, membangun sekolah baru, menambah ruang kelas baru, membangun laboratorium, mendukung penyediaan program literasi, mendukung dan mendorong pendidikan keluarga. Namun, pelaksanaan tanggung jawab tersebut di Provinsi Kalimantan Utara masih belum optimal karena beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur yang tidak memadai, kendala pembiayaan, kurangnya kolaborasi dan koordinasi antar instansi, serta tidak adanya sanksi didalam Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Utara Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan terhadap Satuan Pendidikan apabila tidak melaksanakan tanggung jawab dalam pemenuhan hak pendidikan anak penyandang disabilitas.
2025 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis bentuk serta pelaksanaan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam pemenuhan hak pendidikan anak penyandang disabilitas berdasarkan perspektif hak asasi manusia. Dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan dan analisis terhadap bahan hukum dilakukan melalui proses penalaran hukum (legal reasoning) yang logis sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam pemenuhan hak Pendidikan anak penyandang disabilitas yaitu penyelenggaraan Pendidikan Layanan Khusus, memfasilitasi sekolah filial kelas ruang belajar bagi Daerah yang berada diluar zona Sekolah Negeri/Swasta, bantuan pembiayaan, penyediaan kuota khusus bagi masyarakat tidak mampu dan zonasi, penyediaan asrama siswa dan rumah dinas Guru, penyediaan sarana transportasi sesuai kondisi Daerah khusus, pendampingan, pengawasan dan evaluasi, membangun sekolah baru, menambah ruang kelas baru, membangun laboratorium, mendukung penyediaan program literasi, mendukung dan mendorong pendidikan keluarga. Namun, pelaksanaan tanggung jawab tersebut di Provinsi Kalimantan Utara masih belum optimal karena beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur yang tidak memadai, kendala pembiayaan, kurangnya kolaborasi dan koordinasi antar instansi, serta tidak adanya sanksi didalam Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Utara Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan terhadap Satuan Pendidikan apabila tidak melaksanakan tanggung jawab dalam pemenuhan hak pendidikan anak penyandang disabilitas.
2024 · Book ·
VCO merupakan modifikasi pembuatan minyak kelapa yang terbuat dari daging buah kelapa segar yang diolah dengan suhu rendah atau tanpa pemanasan sehingga kandungan didalamnya tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh enzim bromelin dan enzim papain serta lama inkubasi terhadap sifat kimia dan sifat fisik VCO. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial, dengan dua faktor yaitu jenis enzim (N) sari buah nanas 30%, sari buah nanas 50%, sari buah pepaya 30%, sari buah pepaya 50% dan lama inkubasi (P) 12jam, 24jam, 36jam. Parameter penelitian yaitu parameter kimia terdiri dari nilai rendemen dan kadar air. Uji fisik yang terdiri warna aroma dan rasa. Data yang telah diperoleh dari hasil pengamatan dikelola menjadi nilai yang kemudian dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5%. Dari hasil penelitian diketahui jenis enzim memberikan pengaruh terhadap parameter rendemen, kadar air VCO yang dihasilkan dimana parameter N2P3 (sari buah nanas 50% dan inkubasi 36 jam) memperoleh nilai tertinggi pada uji kimia rendemen dan kadar air. Lama waktu inkubasi 36 jam berpengaruh dominan trhadap karakteristik fisik VCO yang dihasilkan terutama warna VCO pada perlakuan N1 dan N2. Interaksi perlakuan jenis enzim dan lama inkubasi memberikan pengaruh terhadap parameter sifat kimia dan sifat fisik VCO.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
VCO merupakan modifikasi pembuatan minyak kelapa yang terbuat dari daging buah kelapa segar yang diolah dengan suhu rendah atau tanpa pemanasan sehingga kandungan didalamnya tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh enzim bromelin dan enzim papain serta lama inkubasi terhadap sifat kimia dan sifat fisik VCO. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial, dengan dua faktor yaitu jenis enzim (N) sari buah nanas 30%, sari buah nanas 50%, sari buah pepaya 30%, sari buah pepaya 50% dan lama inkubasi (P) 12jam, 24jam, 36jam. Parameter penelitian yaitu parameter kimia terdiri dari nilai rendemen dan kadar air. Uji fisik yang terdiri warna aroma dan rasa. Data yang telah diperoleh dari hasil pengamatan dikelola menjadi nilai yang kemudian dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5%. Dari hasil penelitian diketahui jenis enzim memberikan pengaruh terhadap parameter rendemen, kadar air VCO yang dihasilkan dimana parameter N2P3 (sari buah nanas 50% dan inkubasi 36 jam) memperoleh nilai tertinggi pada uji kimia rendemen dan kadar air. Lama waktu inkubasi 36 jam berpengaruh dominan trhadap karakteristik fisik VCO yang dihasilkan terutama warna VCO pada perlakuan N1 dan N2. Interaksi perlakuan jenis enzim dan lama inkubasi memberikan pengaruh terhadap parameter sifat kimia dan sifat fisik VCO.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN DIAGNOSIS DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN Abstrak Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi pada mata, jantung, ginjal, saraf dan bahkan ada kemungkinan penderitanya bisa di amputasi. Tujuan umum dari Laporan Tugas Akhir ini adalah sebagai gambaran dalam melaksanakan proses asuhan keperawatan pada klien dengan Diabetes Melitus Tipe 2. Laporan Tugas Akhir ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan proses keperawatan. Subjek pendekatan studi kasus adalah Tn. A di ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 08 April 2021 sampai dengan 09 April 2021. Hasil yang didapatkan ada 7 masalah keperawatan pada Tn. A yaitu Ketidakseimbangan kadar glukosa darah, nyeri akut, gangguan integritas jaringan, gangguan pola tidur, gangguan mobilitas fisik, ketidakpatuhan dan defisit perawatan diri. Penulis menyimpulkan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada pengkajian, diagnosis, dan intervensi disesuaikan dengan kebutuhan klien serta sarana dan prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan 6 diagnosis teratasi dan 1 teratasi sebagian dengan catatan memberikan intervensi secara mandiri kepada klien. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Studi Kasus, Asuhan Keperawatan
2021 · Book ·
The purpose of this study was to analyze the difficulties experienced by the eighth grade students of SMP Negeri 4 Tarakan in learning English vocabulary. It used a descriptive qualitative method. The subjects of this study were the eighth grade students of SMP Negeri 4 Tarakan in the 2020/2021 academic year. The total student population was 343. The sample was 52 students selected using a simple random sampling technique. Data collection was carried out using test documents, questionnaires, and interviews. The test document was used to analyze the types of difficulties students had in learning vocabulary. The questionnaire was used to analyze the students' most dominant difficulties in learning vocabulary. Interviews were used to find out more about students’ difficulties in learning vocabulary. Data were analyzed using descriptive analysis to analyze student difficulties in the form of vocabulary tests and the percentage of student difficulties in the form of questionnaire. The results of this study indicated that; first, from the results of the vocabulary test, there were 10.96% of students who had difficulty in the aspect of meaning. Whereas in the grammar aspect, there were about 43.6% of students who have difficulties. Second, the results of the questionnaire show that 55.8% of students could understand aspects of meaning and 46.6% of students could understand aspects of grammar. Third, the results of interviews with the English teacher showed that the students had a lot of difficulties in grammar. Thus, it was concluded that there are two types of student difficulties in learning vocabulary, namely meaning and grammar. Second, the most dominant difficulty was grammar.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The purpose of this study was to analyze the difficulties experienced by the eighth grade students of SMP Negeri 4 Tarakan in learning English vocabulary. It used a descriptive qualitative method. The subjects of this study were the eighth grade students of SMP Negeri 4 Tarakan in the 2020/2021 academic year. The total student population was 343. The sample was 52 students selected using a simple random sampling technique. Data collection was carried out using test documents, questionnaires, and interviews. The test document was used to analyze the types of difficulties students had in learning vocabulary. The questionnaire was used to analyze the students' most dominant difficulties in learning vocabulary. Interviews were used to find out more about students’ difficulties in learning vocabulary. Data were analyzed using descriptive analysis to analyze student difficulties in the form of vocabulary tests and the percentage of student difficulties in the form of questionnaire. The results of this study indicated that; first, from the results of the vocabulary test, there were 10.96% of students who had difficulty in the aspect of meaning. Whereas in the grammar aspect, there were about 43.6% of students who have difficulties. Second, the results of the questionnaire show that 55.8% of students could understand aspects of meaning and 46.6% of students could understand aspects of grammar. Third, the results of interviews with the English teacher showed that the students had a lot of difficulties in grammar. Thus, it was concluded that there are two types of student difficulties in learning vocabulary, namely meaning and grammar. Second, the most dominant difficulty was grammar.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah kamar dan jumlah penginap terhadap permintaan air bersih hotel di kota tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa jumlah kamar tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan air bersih, dengan nilai t hitung X1 (1,064) t tabel (2,051) dan nilai Sig. X1 (0,297) > α (0,05). Jumlah pengunjung berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan air bersih, dengan nilai t hitung X2 (3,796) > t tabel (2,051) dan nilai Sig. X2 (0,001) α (0,05). Secara simultan terdapat pengaruh antara jumlah kamar dan jumlah penginap terhadap permintaan air bersih, dengan nilai F hitung (17,830) > F tabel (3,34) dan nilai Sig F hitung (0,000 0,05). Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,569 atau 56,9 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 56,9 persen permintaan air bersih dipengaruhi oleh jumlah kamar dan jumlah penginap. Sedangkan, sisanya sebesar 43,1 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.