2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis murid kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan pada materi Persamaan Garis Lurus. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent (Pre-Test and Post-Test) Control Group Design, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diseleksi tanpa prosedur penempatan acak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan tahun ajaran 2025/2026. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster sampling, yaitu kelas VIII-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-9 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran SSCS dengan tahapan Search (mengidentifikasi masalah), Solve (merencanakan penyelesaian masalah), Create (menuliskan pemecahan masalah), dan Share (mengomunikasikan penyelesaian masalah), sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk soal uraian. Hasil uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi tidak normal sehingga dilanjutkan dengan uji hipotesis statisik nonparametrik yaitu uji Mann-Whitney U pada taraf signifikansi 5%. Hasil uji kemampuan awal menunjukkan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan awal yang relatif sama. Hasil uji hipotesis penelitian pada post-test menunjukkan adanya pengaruh model SSCS terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis murid, hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 ( 0,05). Selain itu, secara deskriptif nilai rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis murid di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan murid di kelas kontrol. Dengan demikian, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis murid kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis murid kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan pada materi Persamaan Garis Lurus. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent (Pre-Test and Post-Test) Control Group Design, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diseleksi tanpa prosedur penempatan acak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan tahun ajaran 2025/2026. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster sampling, yaitu kelas VIII-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-9 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran SSCS dengan tahapan Search (mengidentifikasi masalah), Solve (merencanakan penyelesaian masalah), Create (menuliskan pemecahan masalah), dan Share (mengomunikasikan penyelesaian masalah), sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk soal uraian. Hasil uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi tidak normal sehingga dilanjutkan dengan uji hipotesis statisik nonparametrik yaitu uji Mann-Whitney U pada taraf signifikansi 5%. Hasil uji kemampuan awal menunjukkan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan awal yang relatif sama. Hasil uji hipotesis penelitian pada post-test menunjukkan adanya pengaruh model SSCS terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis murid, hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 ( 0,05). Selain itu, secara deskriptif nilai rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis murid di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan murid di kelas kontrol. Dengan demikian, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis murid kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan.
2026 · Book ·
Penelitian ini berjudul Studi Ketersediaan Air Tanah pada Berbagai Penggunaan Lahan Pertanian di Kota Tarakan bertujuan untuk mengetahui tingkat ketersediaan air tanah (Air Tanah Tersedia/ATS) dan faktor-faktor yang memengaruhinya pada berbagai jenis tutupan lahan pertanian di Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan pada April–Agustus 2025 di beberapa kelurahan di Kota Tarakan menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel tanah utuh dan analisis laboratorium sifat fisik tanah. Parameter yang diamati meliputi berat volume (BV), berat jenis (BJ), porositas (P), kapasitas lapang (KL), dan titik layu permanen (TLP). Nilai ATS dihitung menggunakan persamaan Thornthwaite dan Mather. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh jenis penggunaan lahan meliputi lahan terbuka, kebun campuran, tanaman sayuran, tanaman buah, dan semak belukar memiliki dan ATS sebesar 100%, yaitu dikatakan ketersediaan air dalam tanah pada berbagai tutupan lahan di Kota Tarakan berada pada kondisi sangat cukup. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketersediaan air tanah meliputi BV, BJ, porositas, KL, dan TLP, yang saling berkaitan dengan tekstur dan struktur tanah. Penelitian ini memberikan informasi penting bagi pengelolaan lahan pertanian di wilayah beriklim lembap seperti Tarakan, di mana curah hujan tinggi dan tekstur tanah yang bervariasi memengaruhi kemampuan tanah menahan air. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal, disarankan dilakukan perbaikan sifat fisik dan kimia tanah melalui penambahan bahan organik seperti pupuk organik.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul Studi Ketersediaan Air Tanah pada Berbagai Penggunaan Lahan Pertanian di Kota Tarakan bertujuan untuk mengetahui tingkat ketersediaan air tanah (Air Tanah Tersedia/ATS) dan faktor-faktor yang memengaruhinya pada berbagai jenis tutupan lahan pertanian di Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan pada April–Agustus 2025 di beberapa kelurahan di Kota Tarakan menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel tanah utuh dan analisis laboratorium sifat fisik tanah. Parameter yang diamati meliputi berat volume (BV), berat jenis (BJ), porositas (P), kapasitas lapang (KL), dan titik layu permanen (TLP). Nilai ATS dihitung menggunakan persamaan Thornthwaite dan Mather. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh jenis penggunaan lahan meliputi lahan terbuka, kebun campuran, tanaman sayuran, tanaman buah, dan semak belukar memiliki dan ATS sebesar 100%, yaitu dikatakan ketersediaan air dalam tanah pada berbagai tutupan lahan di Kota Tarakan berada pada kondisi sangat cukup. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketersediaan air tanah meliputi BV, BJ, porositas, KL, dan TLP, yang saling berkaitan dengan tekstur dan struktur tanah. Penelitian ini memberikan informasi penting bagi pengelolaan lahan pertanian di wilayah beriklim lembap seperti Tarakan, di mana curah hujan tinggi dan tekstur tanah yang bervariasi memengaruhi kemampuan tanah menahan air. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal, disarankan dilakukan perbaikan sifat fisik dan kimia tanah melalui penambahan bahan organik seperti pupuk organik.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh motivasi dan kemampuan kerja terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Malinau, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Motivasi kerja dan kemampuan kerja merupakan dua elemen utama yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan serta kinerja organisasi secara keseluruhan. Dalam konteks ini, kepuasan kerja diposisikan sebagai faktor mediasi yang signifikan dalam menghubungkan hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja organisasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Sampel penelitian melibatkan 120 pegawai OPD Kabupaten Malinau, yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terstruktur dan dianalisis untuk menguji hipotesis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan kemampuan kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja organisasi. Kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan ini secara signifikan. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk meningkatkan kinerja OPD melalui strategi yang menekankan pada pengembangan motivasi, peningkatan kemampuan kerja, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung kepuasan kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur manajemen sumber daya manusia dan praktis bagi pengelola OPD di Kabupaten Malinau untuk menyusun kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh motivasi dan kemampuan kerja terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Malinau, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Motivasi kerja dan kemampuan kerja merupakan dua elemen utama yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan serta kinerja organisasi secara keseluruhan. Dalam konteks ini, kepuasan kerja diposisikan sebagai faktor mediasi yang signifikan dalam menghubungkan hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja organisasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Sampel penelitian melibatkan 120 pegawai OPD Kabupaten Malinau, yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terstruktur dan dianalisis untuk menguji hipotesis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan kemampuan kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja organisasi. Kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan ini secara signifikan. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk meningkatkan kinerja OPD melalui strategi yang menekankan pada pengembangan motivasi, peningkatan kemampuan kerja, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung kepuasan kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur manajemen sumber daya manusia dan praktis bagi pengelola OPD di Kabupaten Malinau untuk menyusun kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Politik Hukum Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara Melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan Dalam Upaya Perlindungan Masyarakat Hukum Adat. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Bagaimanakah politik hukum Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam kerangka perlindungan masyarakat hukum adat di daerah perbatasan Melalui Badan Pengelola Perbatasan dan Bagaimanakah prinsip-prinsip perlindungan hukum masyarakat hukum adat di daerah perbatasan Provinsi Kalimantan Utara Melalui Badan Pengelelola Perbatasan. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan TNI Angkatan Laut selaku penyidik tindak pidana di laut dalam Dalam upaya perlindungan masyarakat hukum adat, pemerintah daerah provinsi ini, melalui BNPP dan dengan dukungan regulasi dan kebijakan yang sesuai, dengan melakukan sejumlah tindakan dan kebijakan sebagai berikut: 1) Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat; 2) Pemantauan dan Penegakan Hukum; 3) Perencanaan Pengembangan Wilayah yang Berkelanjutan; 4) Kolaborasi dengan Pihak Terkait; 5) Penyuluhan dan Edukasi. Selanjutnya Prinsip-prinsip perlindungan hukum yang digunakan untuk membantu menjaga hak-hak dan kepentingan masyarakat hukum adat di wilayah perbatasan. Berikut adalah beberapa prinsip perlindungan hukum yang diterapkan: 1) Kedaulatan dan Otonomi Daerah; 2) Hak-Hak Asasi Manusia; 3) Partisipasi dan Konsultasi; 4) Kepastian Hukum; 5) Keberlanjutan Lingkungan; 6) Pemberdayaan Masyarakat; 7) Penyelesaian Sengketa; 8) Transparansi dan Akuntabilitas. Kata Kunci: Politik Hukum, Pemerintah Daerah, Masyarakat Hukum Adat.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dan mengetahui dan menganalisis pengaturan pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, bahan hukum akan dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode argumentasi kualitatif terhadap bahan – bahan hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau belum memiliki suatu kebijakan khusus mengatur tentang pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh. Berdasarkan peraturan perundang-undangan di bidang perumahan dan permukiman telah secara tegas memberikan kewenangan kepada daerah untuk membentuk Peraturan Daerah tentang perumahan dan kawasan permukiman kumuh. Pengaturan pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau, melalui: (a) pencegahan terhadap tumbuh dan berkembangnya kawasan permukiman kumuh dilaksanakan melalui pengawasan dan pengendalian serta pemberdayaan masyarakat; (b) peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh, meliputi: penetapan lokasi, pola penanganan; dan (c) Peran serta masyarakat dalam peningkatan kualitas permukiman dilakukan pada tahap penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh, perencanaan penanganan perumahan kumuh dan permukiman kumuh, penanganan perumahan kumuh dan permukiman kumuh, pengelolaan untuk mempertahankan dan menjaga kualitas perumahan dan permukiman secara berkelanjutan. Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau bersama – sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malinau segera membentuk Peraturan Daerah tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Kawasan Permukiman Kumuh sebagai dasar hukum pengaturan untuk mengantisipasi atau mencegah permukiman kumuh dan perumahan kumuh baru.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dan mengetahui dan menganalisis pengaturan pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, bahan hukum akan dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode argumentasi kualitatif terhadap bahan – bahan hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau belum memiliki suatu kebijakan khusus mengatur tentang pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh. Berdasarkan peraturan perundang-undangan di bidang perumahan dan permukiman telah secara tegas memberikan kewenangan kepada daerah untuk membentuk Peraturan Daerah tentang perumahan dan kawasan permukiman kumuh. Pengaturan pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau, melalui: (a) pencegahan terhadap tumbuh dan berkembangnya kawasan permukiman kumuh dilaksanakan melalui pengawasan dan pengendalian serta pemberdayaan masyarakat; (b) peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh, meliputi: penetapan lokasi, pola penanganan; dan (c) Peran serta masyarakat dalam peningkatan kualitas permukiman dilakukan pada tahap penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh, perencanaan penanganan perumahan kumuh dan permukiman kumuh, penanganan perumahan kumuh dan permukiman kumuh, pengelolaan untuk mempertahankan dan menjaga kualitas perumahan dan permukiman secara berkelanjutan. Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau bersama – sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malinau segera membentuk Peraturan Daerah tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Kawasan Permukiman Kumuh sebagai dasar hukum pengaturan untuk mengantisipasi atau mencegah permukiman kumuh dan perumahan kumuh baru.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Politik Hukum Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara Melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan Dalam Upaya Perlindungan Masyarakat Hukum Adat. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Bagaimanakah politik hukum Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam kerangka perlindungan masyarakat hukum adat di daerah perbatasan Melalui Badan Pengelola Perbatasan dan Bagaimanakah prinsip-prinsip perlindungan hukum masyarakat hukum adat di daerah perbatasan Provinsi Kalimantan Utara Melalui Badan Pengelelola Perbatasan. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan TNI Angkatan Laut selaku penyidik tindak pidana di laut dalam Dalam upaya perlindungan masyarakat hukum adat, pemerintah daerah provinsi ini, melalui BNPP dan dengan dukungan regulasi dan kebijakan yang sesuai, dengan melakukan sejumlah tindakan dan kebijakan sebagai berikut: 1) Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat; 2) Pemantauan dan Penegakan Hukum; 3) Perencanaan Pengembangan Wilayah yang Berkelanjutan; 4) Kolaborasi dengan Pihak Terkait; 5) Penyuluhan dan Edukasi. Selanjutnya Prinsip-prinsip perlindungan hukum yang digunakan untuk membantu menjaga hak-hak dan kepentingan masyarakat hukum adat di wilayah perbatasan. Berikut adalah beberapa prinsip perlindungan hukum yang diterapkan: 1) Kedaulatan dan Otonomi Daerah; 2) Hak-Hak Asasi Manusia; 3) Partisipasi dan Konsultasi; 4) Kepastian Hukum; 5) Keberlanjutan Lingkungan; 6) Pemberdayaan Masyarakat; 7) Penyelesaian Sengketa; 8) Transparansi dan Akuntabilitas. Kata Kunci: Politik Hukum, Pemerintah Daerah, Masyarakat Hukum Adat.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sebagai alternatif, dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan Thermoelectric Generator (TEG) menjadi sorotan. TEG merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan perbedaan suhu untuk menghasilkan energi listrik. Meskipun potensinya terbatas dibandingkan dengan sumber energi lain seperti sel surya, TEG dapat menjadi solusi yang efektif. Namun, untuk meningkatkan efisiensi dan daya keluaran TEG, diperlukan penggunaan elektronika daya dan perangkat kontrol seperti DC Chopper dan Maximum Power Point Tracking (MPPT). Perbedaan temperatur ∆T sangat berpengaruh pada hasil keluaran TEG. Converter Buck Boost adalah Converter DC Chopper menaikkan dan menurunkan tegangan inputnya, Buck Boost Converter diatur oleh Duty Cycle dengan duty cycle 59%, Buck Boost Converter pada pengujian ini berhasil mendapatkan hasil output daya yang sama dengan perhitungan berdasarkan hasil simulasi yaitu 22.8 W. Penggunaan TEG yang langsung terhubung dengan resistor sebagai beban telah menunjukkan bahwa daya yang dihasilkan jauh dari optimal. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan Converter Buck-Boost yang terhubung dengan TEG untuk mengoptimalkan hasilnya. Sistem kendali MPPT menggunakan metode Perturb and Observe P&O pada sistem TEG dapat menghasilkan daya keluaran yang lebih besar dibandingkan dengan sistem TEG yang tidak menggunakan MPPT. Dengan penerapan MPPT P&O, sistem mencapai hasil yang paling optimal dengan daya keluaran sebesar 38,52 W.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gastropoda merupakan salah satu kelas dari filum moluska yang memiliki senyawa aktif dan berpotensi sebagai antibakteri. Antibakteri adalah senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri yang bersifat merugikan pada suatu biota maupun manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa aktif dan aktivitas anti bakteri pada ekstrak gastropoda Cassidula spp., Cerithidea obtusa, Telescopium spp., Chicoreus spp., Cerithidea cingulata, Nerita spp. Penelitian ini dimulai dari pengambilan sampel, preparasi, ekstraksi, pengujian senyawa aktif yang terdiri dari uji alkaloid, steroid, flavonoid, saponin (uji busa), fenol hidrokuinon dan tanin, serta pengujian aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak gastropoda yang digunakan memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus yang memiliki zona hambat yaitu Chicoreus spp. (11 mm), Cerithidea obtusa (10 mm), Cerithidea cingulata (11,5 mm), dapat dikategorikan kuat, dan Cassidula spp. (5 mm), Nerita spp. (6 mm) dikategorikan sedang, dan Telescopium spp. (3 mm) dikategorikan kurang. Senyawa aktif yang terkandung pada setiap jenis gastropoda yaitu alkaloid, flavonoid, dan fenol hidrokuinon, sedangkan senyawa steroid hanya terdapat pada Telescopium spp., dan Cassidula spp., dan senyawa saponin terdapat pada ekstrak Nerita spp., Cerithidea obtusa, Chicoreus spp., dan Cerithidea cingulata.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Media pembelajaran adalah alat bantu atau suatu prasarana yang digunakan oleh guru sebagai prantara untuk menyampaikan suatu informasi yang berhubungan dengan pembelajaran kepada peserta didik guna untuk membangkitkan keinginan dan minat baru, meningkatkan keaktifan dan rangsangan kegiatan belajar agar terjadi proses belajar dalam diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis media pembelajaran yang terdapat di SMP Negeri 1 dan 3 Tanjung Palas Utara dan bagaimana kesesuaian media dengan materi pelajaran IPA terkhususnya padamateri biologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian atau media pembelajaran di SMP Negeri 1 Tanjung Palas Utara dan SMP Negeri 3 Tanjung Palas Utara. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran IPA yang digunakan di SMP Negeri 1 dan 3 Tanjung Palas utara dibagi menjadi 26 jenis media. Jumlah media yang diinventarisasi dari 2 sekolah tersebut yaitu di SMPN 3 Tanjung Palas Utara hanya memiliki 5 jenis media dan di SMPN 1 yang memiliki lebih banyak media, sekitar 21 jenis media. Jenis media yaitu realia, cetak, visual, audio visual, audio, berbasis IT dan simulasi/ berbasis permainan. Realia yang ditemukan yaitu benda nyata, model (mata dan telinga), awetan (preparat) Cetak yaitu buku paket, buku referensi, handout (LKPD) Visual yaitu Poster, Bagan, Charta Audio Visual Yaitu Video Dokumentasi, Video Interaktif, Video Rekaman Audio Yaitu Rekaman, Lagu Berbasis IT Yaitu PPT, File Prezi, Software ( Virtual Phet Edition 4), Video Animasi, Game Interaktif Simulasi/Berbasis Permainan Yaitu Kartu, Naskah Peran semua media pembelajaran IPA yang digunakan di SMP sudah sesuai dengan materi biologi.
2023 · Book ·
Gastropoda merupakan salah satu kelas dari filum moluska yang memiliki senyawa aktif dan berpotensi sebagai antibakteri. Antibakteri adalah senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri yang bersifat merugikan pada suatu biota maupun manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa aktif dan aktivitas anti bakteri pada ekstrak gastropoda Cassidula spp., Cerithidea obtusa, Telescopium spp., Chicoreus spp., Cerithidea cingulata, Nerita spp. Penelitian ini dimulai dari pengambilan sampel, preparasi, ekstraksi, pengujian senyawa aktif yang terdiri dari uji alkaloid, steroid, flavonoid, saponin (uji busa), fenol hidrokuinon dan tanin, serta pengujian aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak gastropoda yang digunakan memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus yang memiliki zona hambat yaitu Chicoreus spp. (11 mm), Cerithidea obtusa (10 mm), Cerithidea cingulata (11,5 mm), dapat dikategorikan kuat, dan Cassidula spp. (5 mm), Nerita spp. (6 mm) dikategorikan sedang, dan Telescopium spp. (3 mm) dikategorikan kurang. Senyawa aktif yang terkandung pada setiap jenis gastropoda yaitu alkaloid, flavonoid, dan fenol hidrokuinon, sedangkan senyawa steroid hanya terdapat pada Telescopium spp., dan Cassidula spp., dan senyawa saponin terdapat pada ekstrak Nerita spp., Cerithidea obtusa, Chicoreus spp., dan Cerithidea cingulata.
2023 · Thesis ·
Media pembelajaran adalah alat bantu atau suatu prasarana yang digunakan oleh guru sebagai prantara untuk menyampaikan suatu informasi yang berhubungan dengan pembelajaran kepada peserta didik guna untuk membangkitkan keinginan dan minat baru, meningkatkan keaktifan dan rangsangan kegiatan belajar agar terjadi proses belajar dalam diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis media pembelajaran yang terdapat di SMP Negeri 1 dan 3 Tanjung Palas Utara dan bagaimana kesesuaian media dengan materi pelajaran IPA terkhususnya padamateri biologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian atau media pembelajaran di SMP Negeri 1 Tanjung Palas Utara dan SMP Negeri 3 Tanjung Palas Utara. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran IPA yang digunakan di SMP Negeri 1 dan 3 Tanjung Palas utara dibagi menjadi 26 jenis media. Jumlah media yang diinventarisasi dari 2 sekolah tersebut yaitu di SMPN 3 Tanjung Palas Utara hanya memiliki 5 jenis media dan di SMPN 1 yang memiliki lebih banyak media, sekitar 21 jenis media. Jenis media yaitu realia, cetak, visual, audio visual, audio, berbasis IT dan simulasi/ berbasis permainan. Realia yang ditemukan yaitu benda nyata, model (mata dan telinga), awetan (preparat) Cetak yaitu buku paket, buku referensi, handout (LKPD) Visual yaitu Poster, Bagan, Charta Audio Visual Yaitu Video Dokumentasi, Video Interaktif, Video Rekaman Audio Yaitu Rekaman, Lagu Berbasis IT Yaitu PPT, File Prezi, Software ( Virtual Phet Edition 4), Video Animasi, Game Interaktif Simulasi/Berbasis Permainan Yaitu Kartu, Naskah Peran semua media pembelajaran IPA yang digunakan di SMP sudah sesuai dengan materi biologi.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA Hang Tuah Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X di SMA Hang Tuah Tarakan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 131 siswa, pemilihan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. validitas instrumen dilakukan dengan validitas konstruk menggunakan persamaan Product Moment dan Alpha Cronbach pada uji reliabilitas. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen lembar angket untuk mengukur minat belajar dan dokumentasi untuk mengumpulkan data hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment. Uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data dan uji prasyarat dilakukan menggunakan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Minat belajar siswa kelas X SMA Hang Tuah Tarakan berdasarkan tabel frekuensi berada pada kategori sedang dengan persentase 41,2%. Hasil belajar siswa berdasarkan tabel frekuensi berada pada kategori kurang dengan persentase 32,8%. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa kelas X SMA Hang Tuah Tarakan dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai rhitung lebih besar dari rtaabel (0,186 > 0,17).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA Hang Tuah Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X di SMA Hang Tuah Tarakan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 131 siswa, pemilihan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. validitas instrumen dilakukan dengan validitas konstruk menggunakan persamaan Product Moment dan Alpha Cronbach pada uji reliabilitas. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen lembar angket untuk mengukur minat belajar dan dokumentasi untuk mengumpulkan data hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment. Uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data dan uji prasyarat dilakukan menggunakan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Minat belajar siswa kelas X SMA Hang Tuah Tarakan berdasarkan tabel frekuensi berada pada kategori sedang dengan persentase 41,2%. Hasil belajar siswa berdasarkan tabel frekuensi berada pada kategori kurang dengan persentase 32,8%. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa kelas X SMA Hang Tuah Tarakan dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai rhitung lebih besar dari rtaabel (0,186 > 0,17).