2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini menampilkan standar kompetensi dan kompetensi dasar sehingga memudahkan mengetahui urutan pembelajaran dan apa saja yang menjadi prasyaratnya. Setelah itu, siswa diajak mengenal konsep sehingga arah dan manfaat yang akan diperoleh setelah mempelajari materi tertentu dapat diketahui dengan baik (contextual learning). Materi pembelajaran tersebut didukung dengan ukuran dan bentuk huruf yang memudahkan siswa, sebagai pembaca pemula, untuk mempelajarinya. Bagian “ayo berlatih” mengajak siswa mengerjakan latihan-latihan soal sebagai bentuk pendalaman atas materi yang diberikan. Di setiap akhir bagian “ayo berlatih”, terdapat tabel khusus berisi nilai dan paraf orangtua serta guru sebagai sarana membantu evaluasi pemahaman siswa. Pada soal cerita, siswa diajak menganalisa dan menyelesaikan masalah. Narasi pada soal cerita yang digunakan pun menggunakan kalimat-kalimat yang aman secara syar’iat Islam. Usaha siswa dalam mengerjakan latihan diapresiasi dengan mengucapkan hamdalah dan menyemangati siswa untuk terus berlatih. Buku ini didukung dengan ilustrasi apik sehingga membuat siswa tertarik dan tidak bosan dalam membacanya.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lahan kritis merupakan suatu bentuk keadaan lahan atau tanah yang sebenarnya dapat menjadi ladang peluang bagi suatu kelompok masyarakat khususnya petani. Bagi sebagian individu khusunya para petani saat ini, dalam mengelola lahan krtitis tersebut menjadi menjadi lahan lahan yang dapat digunakan oleh masyarakat petani dalam kegiatan bercocok tanam dan dapat menghasilkan nilai ekonomis bagi para petani selain itu pengelolaan lahan tersebut juga berdampak bagi lingkungan ekologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kesediaan membayar) petani dalam upaya perbaikan lahan kritis. Desain pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah petani dan menggunakan simple random sampling untuk menentukan populasi yang dilakukan secara acak. Penetapan ukuran sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Lameshow dari hasil perhitungan jumlah populasi yang dijadikan sampel sebanyak 100 responden. Alat analisis yang digunakan adalah valuasi ekonomi dengan metode Contingent Valuation Method (CVM). Hasil dari penelitian ini adalah estimasi upaya yang dilakukan untuk perbaikan kondisi lahan kritis sebesar per indivdu Rp. 130.000 perbulan lebih besar dibandingkan nilai rata-rata dari maksimum kesediaan membayar (Average of Maximum Willingness To Pay) petani dalam upaya perbaikan lahan kritis untuk meningkatkan produktivitas pertanian yaitu sebesar Rp. 49.850 per individu perbulan dan nilai total Willingness To Pay (WTP) responden secara keseluruhan sebesar Rp.59.820.000 pertahun. Hasil ini menunjukkan bahwa kesediaan membayar petani dalam upaya perbaikan lahan kritis di Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Utara Kota Tarakan sangat rendah.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstrak Implementasi Home Visit Sebagai Upaya Penanganan Masalah Siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi home visit guru bimbingan dan konseling sebagai upaya penangan masalah siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling sebagai informan utama dan kepala sekolah, wali kelas dan orang tua siswa merupakan informan biasa. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi home visit sebagai upaya penanganan masalah siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas dilaksanakan dengan baik, karena guru bimbingan dan konseling mengimplementasikan kegiatan home visist sebagai layanan pendukung bimbingan dan konseling melalui beberapa tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, analisis hasil evaluasi, tindak lanjut dan pelaporan.
2020 · Book ·
This study aimed to describe the profile of English National Examination for Junior High School students in Malinau Regency and to find out wheter there were significant differences in the national exam based school status, school accreditation, student achievement and gender. Data of the national exam was taken from the Education and Culture Office of Malinau Regency in 2019. The research sample consisted of 1352 students from 35 junior high schools in Malinau Regency. This Casual Comparative research used quantitative method. The Man Whitney U test and Kruskall Wallis H test were used to analyze the data. It was found that (1) public school had better national English test results than private school, (2) non-accredited school had better result than schools with A, B and C accreditation, (3) female students had better English national exam scores than male students, (4) the students achievement on of the examination was in the poor category. It can be concluded that, there were significant differences in the results of the examination based on school status, school accreditation, gender and student achievement.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to describe the profile of English National Examination for Junior High School students in Malinau Regency and to find out wheter there were significant differences in the national exam based school status, school accreditation, student achievement and gender. Data of the national exam was taken from the Education and Culture Office of Malinau Regency in 2019. The research sample consisted of 1352 students from 35 junior high schools in Malinau Regency. This Casual Comparative research used quantitative method. The Man Whitney U test and Kruskall Wallis H test were used to analyze the data. It was found that (1) public school had better national English test results than private school, (2) non-accredited school had better result than schools with A, B and C accreditation, (3) female students had better English national exam scores than male students, (4) the students achievement on of the examination was in the poor category. It can be concluded that, there were significant differences in the results of the examination based on school status, school accreditation, gender and student achievement.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Hasliana, NPM: 1640501119 dengan Judul Pelaksanaan Pembinaan Edukatif Terhadap Narapidana Wanita Dan Anak Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan, dengan Dosen Pembimbing Dr. SYAFRUDDIN, S.H,.M.HUM dan NURZAMZAM, S.H,.M.H. Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan terdapat 1.189 orang penghuni, sedangkan pegawai 94 orang, sehingga petugas mengalami kendala dalam pembinaan. Pelaksanaan pembinaan edukatif terhadap Narapidana Wanita dan Anak harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pemasyarakatan. Oleh karena itu penulis membahas permasalahan dalam Pelaksanaan Pembinaan Edukatif terhadap Narapidana Wanita dan Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pembinaan edukatif terhadap Narapidana Wanita dan Anak, dan faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pembinaan edukatif di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris, penulis melakukan kuisioner dan wawancara kepada pihak terkait dan pengamatan terhadap suatu peraturan perundang-undangan. Pelaksanaan Pembinaan Edukatif terhadap Narapidana Wanita dan Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan ini belum sepenuhnya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Sistem Pemasyarakatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan, karena terdapat faktor-faktor yang menghambat dalam pelaksanaan pembinaan edukatif di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan, yaitu, kelebihan kapasitas penghuni, tenanga petugas pembinaan sangat terbatas, anggaran pembinaan sangat terbatas, dan kurangnya fasilitas pendukung dalam pembinaan edukatif. ABSTRACT Hasliana, NPM: 1640501119 under the title of Implementation of Educative Development of Women and Children Prisoners in Class II A Correctional Institutions Tarakan, with Supervising Lecturer Dr. SYAFRUDDIN, S.H,.M.HUM and NURZAMZAM, S.H,.M.H. The Class II A Tarakan Penitentiary has 1,189 residents, while 94 employees, so the officers experience problems in coaching. The implementation of educational guidance for women and child prisoners must be in accordance with the laws and regulations relating to correctional facilities. Therefore, the author discusses the problems in the Implementation of Educational Development for Women and Children Prisoners in Tarakan Class II Correctional Institutions. The formulation of the problem of this research is how the implementation of educational coaching for women and child prisoners, and the factors that hinder the implementation of educational coaching in the Class II A Correctional Institution of Tarakan. The research method used is juridical empirical research method, the authors conducted a questionnaire and interviews with related parties and observations of a statutory regulation. The implementation of educational guidance for female and child prisoners in Tarakan's Class II A Prison is not fully in accordance with Law Number 12 of 1995 concerning the Correctional System and Government Regulation Number 32 of 1999 concerning Terms and Procedures for the Implementation of the Rights of Assisted Citizens. Because there are factors that hinder the implementation of educational guidance in Tarakan Class II Correctional Institution, namely there are obstacles in coaching due to the overcapacity of the occupants, the calm of the guidance officers is very limited, coaching budget is also very limited, and lack of supporting facilities in educational development.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Cangkang Meretrix meretrix banyak ditemukan menjadi limbah yang sangat melimpah di Pantai Amal, kota Tarakan. Telah dilakukan penelitian tentang Meretrix meretrix sebagai adsorben logam berat timbal (Pb2+) dengan menggunakan adsorpsi metode Shacker melalui aktivasi fisika dengan menggunakan pemanasan suhu 400 oC, 500 oC dan 600 oC. Tahapan pertama yang dilakukan penelitian ini adalah karakteristik adsorben dengan mengukur kadar air dan kadar abu, hasil penelitian yang menunjukan bahwa arang aktif Meretrix meretrix sebelum aktivasi memiliki kadar air dan kadar abu yang lebih tinggi yaitu 20,48% dan 31,60% dibandingkan dengan arang aktif yang sudah diaktivasi yaitu 4.17% dan 21,26%. Hasil adsorpsi menunjukan bahwa Meretrix meretrix dengan aktivasi dalam isoterm Freundlich memiliki kemampuan menyerap Pb2+ sebesar 1,173 mg/g dibandingkan dengan tanpa aktivasi hanya 0,871 mg/g. Dapat disimpulkan bahwa limbah cangkang Meretrix meretrix dapat digunakan sebagai penyerap logam berat timbal (Pb2+).
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Cangkang Meretrix meretrix banyak ditemukan menjadi limbah yang sangat melimpah di Pantai Amal, kota Tarakan. Telah dilakukan penelitian tentang Meretrix meretrix sebagai adsorben logam berat timbal (Pb2+) dengan menggunakan adsorpsi metode Shacker melalui aktivasi fisika dengan menggunakan pemanasan suhu 400 oC, 500 oC dan 600 oC. Tahapan pertama yang dilakukan penelitian ini adalah karakteristik adsorben dengan mengukur kadar air dan kadar abu, hasil penelitian yang menunjukan bahwa arang aktif Meretrix meretrix sebelum aktivasi memiliki kadar air dan kadar abu yang lebih tinggi yaitu 20,48% dan 31,60% dibandingkan dengan arang aktif yang sudah diaktivasi yaitu 4.17% dan 21,26%. Hasil adsorpsi menunjukan bahwa Meretrix meretrix dengan aktivasi dalam isoterm Freundlich memiliki kemampuan menyerap Pb2+ sebesar 1,173 mg/g dibandingkan dengan tanpa aktivasi hanya 0,871 mg/g. Dapat disimpulkan bahwa limbah cangkang Meretrix meretrix dapat digunakan sebagai penyerap logam berat timbal (Pb2+).
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Implementasi Home Visit Sebagai Upaya Penanganan Masalah Siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi home visit guru bimbingan dan konseling sebagai upaya penangan masalah siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling sebagai informan utama dan kepala sekolah, wali kelas dan orang tua siswa merupakan informan biasa. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi home visit sebagai upaya penanganan masalah siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas dilaksanakan dengan baik, karena guru bimbingan dan konseling mengimplementasikan kegiatan home visist sebagai layanan pendukung bimbingan dan konseling melalui beberapa tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, analisis hasil evaluasi, tindak lanjut dan pelaporan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hutan Penelitian Borneo memiliki keanekaragaman sumber daya hayati yang melimpah diperuntukkan untuk kegiatan praktek dan penelitian. Trema cannabina L. dan Cratoxylum sumatranum (jack) blume dari Hutan Penelitian Borneo memiliki kemampuan sebagai antioksidan dan antibakteri karena adanya senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada tumbuhan. Oleh karena itu, tumbuhan hutan penelitian Borneo diduga memiliki potensi sebagai antibakteri seperti menghambat bakteri Ralstonia solanacearum dan Propionibacterium acnes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi paling efektif dari ekstrak tumbuhan T. cannabina dan C. sumatranum yang dapat berperan sebagai antioksidan dan juga menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Penelitian ini menggunakan metode difusi agar sumuran dengan variasi konsentrasi 2500 ppm, 5000 ppm dan 10000 ppm. Kontrol positif pada penelitian ini yaitu Chloramphenicol dengan konsentrasi 100 ppm dan kontrol negatifnya etanol 40%. Selain itu juga menggunakan metode DPPH penangkal radikal bebasnya pada uji antioksidan. Hasil penelitian menunjukan aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan konsentrasi 100 ppm ekstrak daun C. sumatranum dengan nilai persentase hambat sebesar 78,31%, Sedangkan pada ekstrak daun T. cannabina menghambat sebesar 76,24%. Hasil yang diperoleh pada uji antibakteri penghambatan tertinggi ditunjukkan oleh ekstrak daun C. sumatranum memiliki daya hambat terhadap R. solanacearum dan P.acnes pada konsentrasi 10000 ppm yaitu sebesar 60% dan 90,7%. sedangkan ekstrak daun T. cannabina menghambat R. Solanacearum pada konsentrasi 10000ppm yaitu 33,5%.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fraktur adalah terputusnya kontuinitas tulang, tulang sendi, tulang rawan epifisis, yang bersifat total maupun parsial. Saat ini penyakit muskuloskeletal telah menjadi masalah yang banyak dijumpai dipusat-pusat pelayanan kesehatan diseluruh dunia. Tn. D 37 tahun, datang dengan keluhan setelah melepas pen di kaki. dari pemeriksaan fisik pada regio femur dextra didapatkan bengkak, deformitas angulasi ke lateral, nyeri tekan, palpulasi distal teraba, senseibilitas normal, nyeri gerak aktif, nyeri gerak pasif, terapi yang diberikan pada pasien ini adalah renger laktat 20 tpm, ceftriaxone 1 gr, gentamicyn 1 ampul, ketorolac 1 ampul, ranitidin 1 ampul. telah dilakukan penjelasan terhadap keluarga penderita bahwa diperlukan tindak lanjut dalam pengawasan penanganan pasien. fraktur bisa ditangani secara konservatif dengan traksi, tetapi memakan waktu yang lebih cepat atau lama dengan tindakan operatif yang relatif lebih cepat yaitu dengan reposisi terbuka dan pemasangan fiksasi interna.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar siswa kelas IV A dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada tema 4 di SDN 005 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan desain atau tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 26 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Tes Hasil Belajar (THB), lembar penilaian afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa kelas IV A di SDN 005 Tarakan dengan penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI). Pada siklus I diperoleh hasil belajar kognitif sebesar 58%, pada aspek afektif sebesar 31%, dan pada aspek psikomotorik sebesar 27%. Sedangkan siklus II mengalami peningkatan dengan perolehan hasil belajar aspek kognitif sebesar 88%, pada aspek afektif sebesar 73% dan pada aspek psikomotorik sebesar 77%. Meningkatnya hasil belajar siswa karena siswa mampu memahami materi pada tema 4, adanya perubahan sikap dalam bekerja sama pada diskusi kelompok, percaya diri dalam menyampaikan presentasi, dan lebih meningkatkan keterampilan siswa dalam mengomunikasikan hasil diskusi kelompok. Secara keseluruhan semua aspek telah mencapai indikator keberhasilan, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tingginya AKI dan AKB menjadi masalah di Indonesia, disebabkan karena pertolongan oleh non tenaga Kesehatan dan pengawasan antenatal yang masih kurang memadai sehingga terjadinya resiko tinggi dalam Kehamilan. Masalah ini dapat diatasi dengan meningkatkan pelayanan kebidanan yang berkualitas sesuai dengan standar asuhan kebidanan Tujuan dari Laporan Tugas Akhir Asuhan Kebidanan Komprehensif ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan secara menyeluruh mulai dari masa kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan hingga ibu berencana menggunakan KB. Asuhan Kebidanan Komprehensif ini telah diberikan pada Ny. M usia 28 tahun G2P1A0 di Puskesmas Juata. Pengambilan data dilakukan secara langsung dan pendokumentasian dilakukan dengan SOAP. Asuhan Kebidanan pada kehamilan mengacu pada standar pelayanan minimal 10 T yang dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan. Penatalaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar Asuhan Persalinan Normal (APN). Lama persalinan Ny.D dimulai dari kala I yaitu 2 jam, Kala II selama 30 menit, Kala III selama 10 menit dan Kala IV berlangsung selama 2 jam. Kunjungan Nifas (KF) dilakukan sebanyak 3 kali bersamaan dengan kunjungan bayi (KN) yaitu pada 6 jam, 3 hari, 4 hari dan 13 hari. Berdasarkan hasil Asuhan Kebidanan Komprehensif yang telah diberikan pada Ny. M didapatkan bahwa selama masa kehamilan ibu mengalami anemia ringan kemidian ibu diberikan terapi sehingga pada kunjungan berikutnya Hb ibu kembali normal dan pada saat persalinan dan masa nifas Ny.M berjalan dengan normal tidak ada faktor resiko atau komplikasi dan pada bayi Ny. M dalam kondisi baik dan sehat, tidak ada infeksi dan tidak ada cacat bawaan. Berakhirnya Asuhan Kebidanan Komprehensif diharapkan pasien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan. Sehingga ibu dan bayi tetap dapat mencegah dan terhindar dari terjadinya komplikasi.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2015 Angka
Kematian Ibu (AKI) diseluruh dunia diperkirakan 216/100.000 kelahiran hidup
dan angka kematian neonatal turun 47% menjadi 19/1000 kelahiran hidup.
Upaya percepatan penurunan AKI dilakukan dengan menjamin setiap ibu
mampu mengakses pelayanan kesehatan ibu berkualitas, seperti pelayanan
kesehatan ibu hamil, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, perawatan
pasca persalinan ibu dan bayi, serta pelayanan keluarga berencana. Oleh karena itu
dilakukan asuhan secara berkelanjutan.
Metode yang digunakan adalah melakukan asuhan komprehensif dari masa
kehamilan selama 4 kali kunjungan meliputi, 1 kali kunjungan pada trimester I, 1
kali kunjungan di trimester II dan 2 kali kunjungan di trimester III dengan standar
pelayanan 10 T, pertolongan persalinan dengan menggunakan 60 langkah, nifas
dilakukan 3 kali kunjungan yang meliputi, 6-8 jam, 6 hari 2 minggu dan 6 minggu
post partum hingga bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan pada 6-48 jam, 3-7
hari dan 8-28 hari.
Asuhan kebidanan Komprehensif terhadap Ny. N umur 26 tahun G5P3A1
pada saat melakukan kunjungan awal pada Ny. N pada tanggal 16 November 2019
usia kehamilan 35 minggu dan pemeriksaan lainnya dalam keadaan normal , tetapi
ibu mengatakan bahwa pada malam hari ibu sering buang air kecil dan dilakukan
KIE tentang ketidaknyamanan pada trimester III pada kunjungan ulang tanggal 19
November 2019 ibu mengatakan sudah tidak sering buang air kecil pada malam
hari. Hal ini sesuai dengan penatalaksanaan ketidaknyamanan pada Ny. N telah
berhasil ditangani.
Pada tanggal 3 Januari 2020 ibu mengatakan nyeri perut serta mulas semakin kuat
dan terdapat keluar lendir bercmpur darah ,jam 21:30 WITA ibu datang
kepuskesmas dan dilakukan pemeriksaan dalam pembukaan 8 cm ketuban utuh,
kemudian dilakukan pemeriksaan jam 22:00 WITA pembukaan telah lengkap .
Pada pukul bayi lahir normal pukul 22:30 WITA JK perempuan, kala III
berlangsung 10 menit plasenta lahir lengkap pukul 22:45 WITA, kala IV
berlangsung 2 jam dan keadaan ibu baik. Kunjungan nifas 3 kali, yaitu KF1
tanggal 4 januari 2019 pukul 06:00 WITA di dapatkan keluhan yang ibu rasakan
perut masih terasa mules, TFU sepusat dan keadaan ibu baik, KF2 dilakukan pada
hari ke-4 pada tanggal 08 januari 2020, TFU 3 jari diatas simpisis dan keadaan ibu
baik, KF3 dilakukan pada hari ke-11 post partum pada tanggal 15 januari 2020.
TFU tidak teraba dan keadaan ibu baik. Sesudah 2 jam bayi lahir dilakukan
pengukuran BB 3200 gram, PB 49 cm, LK cm, LD cm, KN dilakukan 3 kali,
yaitu KN1 dilakukan pada 6 jam pada tanggal 4 januari 2020 WITA tidak ada
tanda bahaya BBL dan keadaan bayi baik, KN2 yaitu 4 hari pada tanggal 8 januari
2020 pemberian ASI baik. BAB warna kuning, tali pusat kering dan keadaan bayi
baik. KN3 yaitu pada 11 hari tanggal 15 januari 2020 didapat tali pusat lepas dan
keadaan bayi baik.
Asuhan Kebidanan Komprehensif telah dilakukan pada Ny. M sejak masa
kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan neonats dan didokumentasi melalui
metode SOAP. Sehingga dapat meningkatkan keterampilan dalam melakukan
asuhan kebidanan secara komprehensif. Untuk dapat meningkatkan mutu
pelayanan sehingga memberikan asuhan yang lebih baik. Sesuai dengan standar
asuhan kebidanan serta dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan
kesehatan agar dapat menerapkan asuhan kebidanan sesuai dengan teori.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Data World Health Organization (WHO) mengenai status kesehatan nasional pada capaian target Sustainable Development Goals (SDGs) menyatakan secara global sekitar 830 wanita meninggal setiap hari karena komplikasi selama kehamilan dan persalinan, dengan tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 216 per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2017) Sebanyak 99 persen kematian ibu akibat masalah kehamilan, persalinan atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Rasio Angka Kematian Ibu (AKI) masih dirasa cukup tinggi sebagaimana ditargetkan menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Angka Kematian Ibu di Indonesia termasuk tinggi diantara negara-negara ASEAN.Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Data ini merupakan acuan untuk mencapai target AKI sesuai Sustainable Development Goals yaitu 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 28 Oktober 2019 di Puskesmas Karang Rejo Tarakan dengan NY. L sebagai responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 36-37 minggu dan selanjutnya di lakukan kunjungan ulang sebanyak dua kali kunjungan dan dilakukan setiap satu minggu satu kali kunjugan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 38-39 minggu. Kunjungan nifas dilakukan sebanyak tiga kali dan bersamaan dengan kunjungan bayi baru lahir. Pelaksanaan asuhan kehamilan menggunakan standar asuhan persalinan normal atau APN. Penattalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Adapun tujuan di lakukannya asuhan kebidanan komprehensif adalah untuk mendeteksi secara dini apakah terdapat masalah selama kehamilan, persalinan nifas, maupun bayi baru lahir dengan menggunakan meode SOAP. Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan. Pada persalinan tidak di dapatkan masalah dan ibu melahirkan secara spontan serta tidak terjadi komplikasi. Pada bayi di temukan masalah dengan berat badan lahir rendah kemudian dilakukannya perawatan selanjutnya pada bayi yaitu menjaga kehangatan pada bayi dengan metode kangguru, menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya dengan cara memberitahu ibu cara menyusui yang benar. kunjungan nifas pada bayi tidak di temukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
TUJUAN PENELITIAN INI ADALAH UNTUK MENGETAHUI APAKAH KOMPENSASI DAN E-RECRUITMENT DAPAT MENARIK CALON KARYAWAN GENERASI MILLENNIAL DALAM BEKERJA DAN APAKAH PEMANFAATAN INTERNET YANG TELAH MENJADI POLA HIDUP ATAU KEBIASAAN MILLENNIAL DAPAT MEMBANTU MEREKA MENEMUKAN PEKERJAAN YANG MEREKA INGINKAN. HIPOTESIS DALAM PENELITIAN INI ADALAH ADANYA KOMPENSASI BERPENGARUH POSITIF TERHADAP MINAT MELAMAR BEKERJA DAN E-RECRUITMENT BERPENGARUH POSITIF TERHADAP MINAT MELAMAR PEKERJAAN. PADA PENELITIAN INI MENGGUNAKAN PENDEKATAN KUANTITATIF DENGAN METODE SURVEY. TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL YAITU MENGGUNAKAN PURPOSIVE SAMPLING RESPONDEN DALAM PENELITIAN INI ADALAH ALUMNI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN YAITU BERJUMLAH 212 ORANG DARI JURUSAN MANAJEMEN DAN EKONOMI PEMBANGUNAN. LALU DIANALISIS MENGGUNAKAN SPSS YAITU UJI T. HASIL PENELITIAN INI MENUNJUKKAN BAHWA KOMPENSASI BERPENGARUH POSITIF TERHADAP MINAT MELAMAR PEKERJAAN DAN E-RECRUITMENT JUGA BERPENGARUH POSITIF TERHADAP MINAT MELAMAR PEKERJAAN. THE PURPOSE OF THIS STUDY IS TO FIND OUT WHETHER COMPENSATION AND E-RECRUITMENT CAN ATTRACT MILLENNIAL PROSPECTIVE EMPLOYEES TO WORK AND WHETHER THE USE OF THE INTERNET WHICH HAS BECOME A MILLENNIAL LIFESTYLE CAN HELP THEM TO FIND THE JOB THEY WANT. THE HYPOTHESIS IN THIS STUDY IS THAT COMPENSATION HAS A POSITIVE EFFECT ON INTEREST APPLYING FOR A JOB AND E-RECRUITMENT GIVES A POSITIVE EFFECT TOWARD THE INTEREST IN APPLYING A JOB. THIS STUDY USED A QUANTITATIVE APPROACH TO SURVEY METHOD. SAMPLING TECHNIQUE THAT IS USING PURPOSIVE SAMPLING, THE RESPONDENTS IN THIS STUDY WERE ALUMNI BORNEO UNIVERSITY OF TARAKAN WITH THE TOTAL OF 212 PEOPLE FROM THE MANAGEMENT AND ECONOMIC DEVELOPMENT MAJORS. IT ANALYZED BY USING SPSS AS THE T TEST. THE RESULT OF THIS STUDY INDICATE THAT COMPENSATION HAS A POSITIVE EFFECT ON INTEREST IN APPLYING FOR A JOB AND E-RECRUITMENT ALSO HAS A POSITIVE EFFECT ON INTEREST IN APPLYING FOR A JOB.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari country of origin dan perceive quality terhadap keputusan pembelian produk “made in Korea” dengan consumer ethnocentrism sebagai variabel mediasi (studi pada mahasiswa di Tarakan). Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif disertai dengan penggunaan metode survei serta metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Probability Sampling dengan metode yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus hair yang ditentu bahwa sampelnya terdiri dari 100 mahasiswa di Tarakan. Metode analisi data yang digunakan yaitu SEM (Structural Equation Modeling) yang dioperasikan didalam program SmartPLS versi 3.0. Berdasarkan pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perceived quality memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk “made in Korea” sedang untuk country of origin terhadap keputusan pembelian, consumer ethnocentrism terhadap keputusan pembelian tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian. Hal itu sesuai dengan hasil uji pada pengaruh tidak langsung dari country of origin dan perceived quality melalui consumer ethnocentrism terhadap keputusan pembelian menunjukkan bahwa tidak teerdapat pengaru dari variabel tersebut. Maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa di Tarakan mempertimbangkan perceived quality dari poduk “made in Korea” sebelum melakukan keputusan pembelian.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mempertimbangkan adanya keberadaan heteroskedastisitas pada data index lima negara yaitu Malaysia, Cina, Indonesia, Singapure, dan Jepang yang menjadi sampel penelitian. Oleh karena itu model ARCH digunakan untuk menggambarkan volatilitas di lima index serta model GARCH Symetris dan GARCH Asymetris dalam menangkap guncangan negative yang dapat mempengaruhi tingkat volatilitas. Pada penelitian ini ditemukan adanya efek ARCH dan GARCH signifikan, dimana hal itu menunjukkan fluktuasi pasar atau tingkat volatilitas yang terjadi pasca krisis cukup besar serta guncangan masa lalu yang terjadi turut mempengaruhi. Akan tetapi pada model GARCH-M (1,1) untuk keempat negara sampel tidak ditemukannya premi risiko yang signifikan. Hal berbeda terjadi pada negara singapure dimana premi risiko signifikan ditemukan. Pada pemodelan Asymetris dikedua model EGARCH(1,1) dan TGARCH(1,1) menunjukkan hasil yang tidak signifikan pada kelima negara sampel. Hal itu menandakan guncangan negative tidak mempengaruhi respon investor dibandingkan guncangan postitif dalam mempengaruhi tingkat volatilitas dipasar.
2020 · Thesis ·
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey yang dilakukan di SMP Negeri 8 Tarakan pada kelas VIII. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: pengaruh Adversity Quotient terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Sampel penelitian ini adalah 141 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner adversity quotient dan dokumen prestasi belajar matematika. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS 23.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara adversity quotient terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ1 = 123,3 + 0,201 X. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi, diketahui bahwa adversity quotient memberikan pengaruh sebesar 3,4% terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan.