2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KESULITAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN NORMATIF KELAS XI DI SMK NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Bimbingan kelompok adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seseorang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang agar dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri. Dengan adanya bimbingan kelompok, maka kesulitan belajar yang dialami siswa akan berkurang serta akan meningkatkan hasil belajar para siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok terhadap kesulitan belajar pada mata pelajaran normatif siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Dengan populasi sebanyak 393 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria hasil nilai ujian siswa yang tidak mencapai KKM sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah uji validitas, uji reliabilitas dan uji normalitas menggunakan shapiro wilk. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh dari 40 item pernyataan, ada 29 item yang valid dan 11 item tidak valid, perhitungan reliabel menggunakan alpha cronbach 0,929>0,7 dikatakan reliabel dan chi square didapatkan hasil (ρ) value = 0,002. Diketahui rumus chi square ialah tolak Ho jika nilai ρ α. Karena didapatkan 0,002 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga ada pengaruh antara bimbingan kelompok terhadap kesulitan belajar pada mata pelajaran normatif.
2021 · Thesis ·
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KESULITAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN NORMATIF KELAS XI DI SMK NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Bimbingan kelompok adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seseorang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang agar dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri. Dengan adanya bimbingan kelompok, maka kesulitan belajar yang dialami siswa akan berkurang serta akan meningkatkan hasil belajar para siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok terhadap kesulitan belajar pada mata pelajaran normatif siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Dengan populasi sebanyak 393 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria hasil nilai ujian siswa yang tidak mencapai KKM sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah uji validitas, uji reliabilitas dan uji normalitas menggunakan shapiro wilk. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh dari 40 item pernyataan, ada 29 item yang valid dan 11 item tidak valid, perhitungan reliabel menggunakan alpha cronbach 0,929>0,7 dikatakan reliabel dan chi square didapatkan hasil (ρ) value = 0,002. Diketahui rumus chi square ialah tolak Ho jika nilai ρ α. Karena didapatkan 0,002 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga ada pengaruh antara bimbingan kelompok terhadap kesulitan belajar pada mata pelajaran normatif.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proses perpindahan koloni semut predator O. smaragdina menggunakan media tali merupakan salah satu upaya konservasi musuh alami pada areal tanaman buah. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek jenis dan panjang tali, serta hubungan jenis dan panjang tali sebagai media penghubung antar pohon terhadap aktivitas semut predator. Penelitian dilakukan pada kondisi semi lapang yang terdiri dari 3 unit percobaan yakni tali rafia dan tali tambang, dengan masing-masing panjang 1, 3, dan 5 meter. Setiap unit percobaan di ulang sebanyak 4 kali. Pengujian lapang dilakukan dengan memindahkan koloni melalui media tali dari pohon yang terdapat sarang semut ke pohon yang tidak ditemukan semut predator. Aktivitas semut diukur berdasarkan ada dan tidaknya aktivitas semut pada media tali pada area yang ditentukan. Serta, pada pengujian lapang diamati pula jumlah koloni yang berpindah ke pohon lainnya. Analisis perbandingan menggunakan Uji Wilcoxon dan Analisis Kontigensi, sedangkan analisis hubungan menggunakan Analisis PCA dan Regresi Logisctic Ordinal. Hasil penelitian menunjukkan jenis tali tidak berpengaruh pada kondisi semi lapang, namun hubungan jenis tali tambang dengan predator lebih erat dibandingkan dengan tali rafia. Pada pengujian lapang menunjukkan panjang dan jenis tali mempengaruhi aktivitas semut predator. Terdapat kecenderungan semakin panjang tali meningkatkan aktivitas semut predator. Jumlah sarang yang terbentuk pada pohon tujuan perpindahan mencapai 7 sarang dari 4 pohon dengan komposisi 352 telur, 16 larva, 904 kasta non reproduktif, dan 1 ratu (kasta reproduktif). Faktor suhu, kelembapan, dan kejadian hujan juga cenderung mempengaruhi aktivitas semut predator O. smaragdina.