2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
GAMBARAN RUPTUR PERINEUM DAN LAMA WAKTU KALA II PADA IBU BERSALIN MULTIGRAVIDA DI RUMAH SAKIT UMUM CARSA TARAKAN ABSTRAK Ruptur perineum menjadi salah satu penyebab perdarahan pasca persalinan setelah atonia uteri yang terjadi hampir pada setiap persalinan pertama dan bahkan juga pada persalinan berikutnya. Kala II persalinan dimulai ketika serviks mulai pembukaan 10 cm (lengkap) dan berakhir dengan lahirnya bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ruptur perineum dan lama waktu kala II pada ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan. Populasi penelitian ini adalah ibu bersalin dengan tafsiran persalinan bulan Mei s/d Juni 2023 yang ada di wilayah kerja Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dengan metode purposive sampling serta pengumpulan data menggunakan lembar ceklis. Hasil penelitian mayoritas umur ibu 20-35 yaitu sebanyak 26 orang (86.7%), mayoritas jarak kehamilan 2 Tahun yaitu sebanyak 22 orang (73.3%), mayoritas berat badan bayi baru lahir 2500-4000 gram yaitu sebanyak 30 orang (100%), dan mayoritas ibu dengan ruptur perineum deraja 1 yaitu sebanyak 17 orang (56.7%). Kesimpulan penelitian pada ibu bersalin mayoritas ibu dengan lama waktu kala II 1 jam yaitu 30 orang (100%). Kata kunci : ruptur perineum, lama waktu kala II
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
GAMBARAN RUPTUR PERINEUM DAN LAMA WAKTU KALA II PADA IBU BERSALIN MULTIGRAVIDA DI RUMAH SAKIT UMUM CARSA TARAKAN ABSTRAK Ruptur perineum menjadi salah satu penyebab perdarahan pasca persalinan setelah atonia uteri yang terjadi hampir pada setiap persalinan pertama dan bahkan juga pada persalinan berikutnya. Kala II persalinan dimulai ketika serviks mulai pembukaan 10 cm (lengkap) dan berakhir dengan lahirnya bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ruptur perineum dan lama waktu kala II pada ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan. Populasi penelitian ini adalah ibu bersalin dengan tafsiran persalinan bulan Mei s/d Juni 2023 yang ada di wilayah kerja Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dengan metode purposive sampling serta pengumpulan data menggunakan lembar ceklis. Hasil penelitian mayoritas umur ibu 20-35 yaitu sebanyak 26 orang (86.7%), mayoritas jarak kehamilan 2 Tahun yaitu sebanyak 22 orang (73.3%), mayoritas berat badan bayi baru lahir 2500-4000 gram yaitu sebanyak 30 orang (100%), dan mayoritas ibu dengan ruptur perineum deraja 1 yaitu sebanyak 17 orang (56.7%). Kesimpulan penelitian pada ibu bersalin mayoritas ibu dengan lama waktu kala II 1 jam yaitu 30 orang (100%). Kata kunci : ruptur perineum, lama waktu kala II
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Intergrade Reading and Composition dan media 3D botol pintar pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini peneliti memperoleh sejumlah data, yaitu lembar observasi aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I siswa masih kurang paham mengenai materi yang diberikan, siswa kesulitan dalam memahami model dan media pembelajaran. Sehingga berpengaruh terhadap nilai keterampilan menulis teks eksposisi siswa. Maka perlu dilanjutkan ke siklus II untuk perbaikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran menulis teks eksposisi melalui model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dengan penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa dan situasi pembelajaran ketuntasan aktivitas siswa 74,99 pada siklus I, dan meningkatkan menjadi 91,40 pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 9,38% dan meningkat menjadi 90,62% pada siklus II, aspek afektif pada siklus I sebesar 78,12% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II, aspek psikomotorik pada siklus I sebesar 90,62% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan pencapaian hasil belajar siswa pada pembelajaran teks eksposisi menggunakan model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar telah menguasai pembelajaran menulis teks eksposisi dengan baik selain itu siswa menjadi lebih kreatif merangkai kata-kata dalam teks eksposisi dengan bahasanya sendiri.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam dunia ekonomi terdapat aktivitas perdagangan yang menjadi subjek atau pelaku di dalamnya yaitu penjual dan pembeli. Seperti kegiatan transaksi yang terjadi terdapat dua unsur yang di peroleh masing-masing yaitu keuntungan bagi penjual dan kepuasan bagi pembeli. Dengan adanya wabah virus covid-19 menjadikan pelaku usaha melakukan penimbunan untuk dijual kembali dengan harga yang jauh tinggi. Hal ini bisa dipahami bahwa apabila tersedia sedikit barang maka harga akan lebih mahal. Apalagi jika barang yang ditimbun itu merupakan kebutuhan primer manusia seperti bahan makanan pokok. Skripsi ini yang menjadi permasalahan adalah hambatan penegakan hukum terhadap pelipatgandaan harga masker dan penerapan hukum pidana terhadap pelaku usaha pelipatgandaan masker medis menurut pasal 29 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Skripsi ini menggunakan penelitian normatif terhadap kaidah hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian sudah jelas hambatan penegakan hukum dalam kasus penimbun dan kelonjakan harga masker yaitu karena tidak ada aturan hukum tertulis yang melekat sebab itulah berdampak terhadap aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian akan kesulitan memproses hukum lebih lanjut. Sesuai dengan apa yang telah penulis uraikan tentang kejahatan pelipatgandaan harga masker dapat dipidana dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Akan tetapi pemidanaan seseorang tidak dapat menggunakan dua instrumen hukum sekaligus, maka diperlukannya pemeriksaan yang tepat untuk menentukan dasar hukumnya melihat dari unsur yang ada disetiap Undang-Undang. Pentingnya peran kepolisian dalam menangani kasus tersebut secara tepat dan cepat untuk memutus rantai kejahatan agar tidak adanya lagi kejahatan pelipatgandan harga masker dan penimbunan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam dunia ekonomi terdapat aktivitas perdagangan yang menjadi subjek atau pelaku di dalamnya yaitu penjual dan pembeli. Seperti kegiatan transaksi yang terjadi terdapat dua unsur yang di peroleh masing-masing yaitu keuntungan bagi penjual dan kepuasan bagi pembeli. Dengan adanya wabah virus covid-19 menjadikan pelaku usaha melakukan penimbunan untuk dijual kembali dengan harga yang jauh tinggi. Hal ini bisa dipahami bahwa apabila tersedia sedikit barang maka harga akan lebih mahal. Apalagi jika barang yang ditimbun itu merupakan kebutuhan primer manusia seperti bahan makanan pokok. Skripsi ini yang menjadi permasalahan adalah hambatan penegakan hukum terhadap pelipatgandaan harga masker dan penerapan hukum pidana terhadap pelaku usaha pelipatgandaan masker medis menurut pasal 29 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Skripsi ini menggunakan penelitian normatif terhadap kaidah hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian sudah jelas hambatan penegakan hukum dalam kasus penimbun dan kelonjakan harga masker yaitu karena tidak ada aturan hukum tertulis yang melekat sebab itulah berdampak terhadap aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian akan kesulitan memproses hukum lebih lanjut. Sesuai dengan apa yang telah penulis uraikan tentang kejahatan pelipatgandaan harga masker dapat dipidana dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Akan tetapi pemidanaan seseorang tidak dapat menggunakan dua instrumen hukum sekaligus, maka diperlukannya pemeriksaan yang tepat untuk menentukan dasar hukumnya melihat dari unsur yang ada disetiap Undang-Undang. Pentingnya peran kepolisian dalam menangani kasus tersebut secara tepat dan cepat untuk memutus rantai kejahatan agar tidak adanya lagi kejahatan pelipatgandan harga masker dan penimbunan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Intergrade Reading and Composition dan media 3D botol pintar pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini peneliti memperoleh sejumlah data, yaitu lembar observasi aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I siswa masih kurang paham mengenai materi yang diberikan, siswa kesulitan dalam memahami model dan media pembelajaran. Sehingga berpengaruh terhadap nilai keterampilan menulis teks eksposisi siswa. Maka perlu dilanjutkan ke siklus II untuk perbaikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran menulis teks eksposisi melalui model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dengan penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa dan situasi pembelajaran ketuntasan aktivitas siswa 74,99 pada siklus I, dan meningkatkan menjadi 91,40 pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 9,38% dan meningkat menjadi 90,62% pada siklus II, aspek afektif pada siklus I sebesar 78,12% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II, aspek psikomotorik pada siklus I sebesar 90,62% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan pencapaian hasil belajar siswa pada pembelajaran teks eksposisi menggunakan model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar telah menguasai pembelajaran menulis teks eksposisi dengan baik selain itu siswa menjadi lebih kreatif merangkai kata-kata dalam teks eksposisi dengan bahasanya sendiri.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dampak Perilaku Sosial Remaja Dari Keluarga Broken Home di Kota Tarakan oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si selaku pembimbing utama dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku pembimbing anggota. Broken home merupakan kondisi keluarga yang tidak terdapat lagi keharmonisan didalamnya dan tidak seperti layaknya keluarga yang rukun, damai, tentram, mencurahkan kasih sayang serta cinta, yang terjadi karena beberapa faktor salah satunya adalah karena perselingkuhan, dimana hal tersebut akan berdampak pada perilaku sosial remaja yang merupakan korban dari keluarga broken home . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak perilaku sosial remaja dari keluarga broken home di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang yaitu informan A, AM dan R yang merupakan remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa bentuk perilaku sosial remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua bervariasi diantaranya remaja memiliki sifat mudah memaafkan dan tidak mudah memaafkan orang tua yang telah berselingkuh, remaja suka bergaul dengan teman sebaya dan tidak suka berkumpul dengan orang tua yang telah berselingkuh, memiliki sifat ramah dan rasa simpatik yang tinggi terhadap orang lain, dan cenderung terlibat tawuran antarpelajar dan kebut-kebutan di jalan atau balap liar.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kesuburan lahan tambak merupakan hal yang paling penting dalam budidaya udang untuk mempertahankan tingkat produksi dan memastikan pengembangan usaha budidaya tambak yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah tambak kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Peneltian ini menggunakan metode wawancara dan survey lapangan yang dilakukan pada 6 titik lokasi pertambakan yang berada di Tarakan (Tarakan Utara, Tarakan Barat, dan Tarakan Timur). Kualitas sifat fisika-kimia tanah tambak yang diukur meliputi: KTK, C-Organik, P2 05(HCI,25%) dan K20 (HCI, 25%. Sampel tanah tambak diambil pada lapisan topsoil (0-5 cm) pengambilan sampel tanah dengan menggunakan Spatula kemudian sampel tanah dimasukan ke dalam plastik stand up pauch dan disimpan dalam cool box. Hasil penelitian Kondisi tanah tambak dikota Tarakan umumnya ada tambak tua yang nilaikesuburan tanah tambak yang sudah mulai berkurang, dari ketiga sample tanah tambak yang paling subur tanah tambaknya terdapat pada tanah tambak daerah Tarakan Barat dengan nilai kandungan tanah (C Organik 1,09 – 1,52), (P₂O₅ 9,35 – 11,92), (K₂O 8,84 – 19,28) dan (KTK 11,73 – 9,28).
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kesuburan lahan tambak merupakan hal yang paling penting dalam budidaya udang untuk mempertahankan tingkat produksi dan memastikan pengembangan usaha budidaya tambak yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah tambak kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Peneltian ini menggunakan metode wawancara dan survey lapangan yang dilakukan pada 6 titik lokasi pertambakan yang berada di Tarakan (Tarakan Utara, Tarakan Barat, dan Tarakan Timur). Kualitas sifat fisika-kimia tanah tambak yang diukur meliputi: KTK, C-Organik, P2 05(HCI,25%) dan K20 (HCI, 25%. Sampel tanah tambak diambil pada lapisan topsoil (0-5 cm) pengambilan sampel tanah dengan menggunakan Spatula kemudian sampel tanah dimasukan ke dalam plastik stand up pauch dan disimpan dalam cool box. Hasil penelitian Kondisi tanah tambak dikota Tarakan umumnya ada tambak tua yang nilaikesuburan tanah tambak yang sudah mulai berkurang, dari ketiga sample tanah tambak yang paling subur tanah tambaknya terdapat pada tanah tambak daerah Tarakan Barat dengan nilai kandungan tanah (C Organik 1,09 – 1,52), (P₂O₅ 9,35 – 11,92), (K₂O 8,84 – 19,28) dan (KTK 11,73 – 9,28).
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dampak Perilaku Sosial Remaja Dari Keluarga Broken Home di Kota Tarakan oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si selaku pembimbing utama dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku pembimbing anggota. Broken home merupakan kondisi keluarga yang tidak terdapat lagi keharmonisan didalamnya dan tidak seperti layaknya keluarga yang rukun, damai, tentram, mencurahkan kasih sayang serta cinta, yang terjadi karena beberapa faktor salah satunya adalah karena perselingkuhan, dimana hal tersebut akan berdampak pada perilaku sosial remaja yang merupakan korban dari keluarga broken home . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak perilaku sosial remaja dari keluarga broken home di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang yaitu informan A, AM dan R yang merupakan remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa bentuk perilaku sosial remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua bervariasi diantaranya remaja memiliki sifat mudah memaafkan dan tidak mudah memaafkan orang tua yang telah berselingkuh, remaja suka bergaul dengan teman sebaya dan tidak suka berkumpul dengan orang tua yang telah berselingkuh, memiliki sifat ramah dan rasa simpatik yang tinggi terhadap orang lain, dan cenderung terlibat tawuran antarpelajar dan kebut-kebutan di jalan atau balap liar.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PUTUSAN TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN OLEH GURU (STUDI PUTUSAN NOMOR: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR) ABSTRAK Tindak pidana pencabulan adalah tindakan yang bertentangan dengan norma kesopanan dan kesusilaan yang berkaitan dengan nafsu birahi kelamin. Pencabulan yang diperbuat guru yang tidak pantas kepada anak tentunya akan berdampak pada perkembangan psikologis anak sebagai korban. Tindak pidana pencabulan diatur dalam pasal 289 sampai 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dalam buku II bab XIV tentang kejahatan terhadap kesusilaan. Pemerintah juga mengatur dalam Pasal 76E dan pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab guru melakukan tindak pidana pencabulan dan mengetahui pertimbangan majelis hakim dalam putusan Nomor: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan studi pustaka yang berkaitan dengan masalah kemudian menetapkan pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan serta putusan pengadilan. Penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya pencabulan oleh guru terhadap anak didik yang mendominasi pencabulan adalah faktor lingkungan sosial dan tempat tinggal, faktor teknologi dan faktor peranan pelaku dan pertimbangan hakim atas putusan Nomor: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar memutuskan memberikan sanksi lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum hal ini tidak sesuai dengan pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak karena seharusnya sanksi pidana ditambahkan 1/3 (sepertiga) karena dilakukan oleh pendidik, dan hakim melihat pemidanaan bukan sebagai teori absolut yaitu sebagai alat pembalasan tetapi hakim melihat dari teori relatif dimana tujuan pemidanaan ini sebagai sarana pencegahan baik secara khusus untuk terdakwa maupun umum untuk lingkungan masyarakat. Kata Kunci: Tindak Pidana, Guru, Pencabulan DECISION ANALYSIS OF CRIMINAL ACT OF LAW AGAINST CHILDREN AS VICTIMS BY TEACHERS (STUDY DECISION NUMBER: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR) ABSTRACT The crime of obscenity is an act that is contrary to the norms of decency and decency related to sexual lust. Obscenity committed by teachers who are not appropriate to children will certainly have an impact on the psychological development of children as victims. The crime of obscenity is regulated in articles 289 to 296 of the Criminal Code in book II chapter XIV on crimes against decency. The government also regulates Article 76E and Article 82 of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection. The problems raised in the writing of this thesis aim to find out the factors that cause teachers to commit crimes of sexual immorality and to find out the considerations of the panel of judges in the decision Number: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar. The research method used in writing this thesis is normative legal research which is carried out with literature studies related to the problem and then determines the legal norms contained in the legislation and court decisions. This study shows that the factors that cause sexual harassment by teachers to students who dominate sexual abuse are social and residential environment factors, technological factors and the role of the perpetrators and the judge's consideration of the decision Number: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar decided giving lighter sanctions than the demands of the public prosecutor this is not in accordance with article 82 paragraph (2) of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection because criminal sanctions should be added by 1/3 (one third) because it is carried out by educators, and the judge sees the punishment not as an absolute theory, namely as a means of retaliation, but the judge sees it from a relative theory where the purpose of this punishment is as a means of prevention, both specifically for the accused and generally for the community. Keywords: Crime, Teacher, Obscenity
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PUTUSAN TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN OLEH GURU (STUDI PUTUSAN NOMOR: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR) ABSTRAK Tindak pidana pencabulan adalah tindakan yang bertentangan dengan norma kesopanan dan kesusilaan yang berkaitan dengan nafsu birahi kelamin. Pencabulan yang diperbuat guru yang tidak pantas kepada anak tentunya akan berdampak pada perkembangan psikologis anak sebagai korban. Tindak pidana pencabulan diatur dalam pasal 289 sampai 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dalam buku II bab XIV tentang kejahatan terhadap kesusilaan. Pemerintah juga mengatur dalam Pasal 76E dan pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab guru melakukan tindak pidana pencabulan dan mengetahui pertimbangan majelis hakim dalam putusan Nomor: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan studi pustaka yang berkaitan dengan masalah kemudian menetapkan pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan serta putusan pengadilan. Penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya pencabulan oleh guru terhadap anak didik yang mendominasi pencabulan adalah faktor lingkungan sosial dan tempat tinggal, faktor teknologi dan faktor peranan pelaku dan pertimbangan hakim atas putusan Nomor: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar memutuskan memberikan sanksi lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum hal ini tidak sesuai dengan pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak karena seharusnya sanksi pidana ditambahkan 1/3 (sepertiga) karena dilakukan oleh pendidik, dan hakim melihat pemidanaan bukan sebagai teori absolut yaitu sebagai alat pembalasan tetapi hakim melihat dari teori relatif dimana tujuan pemidanaan ini sebagai sarana pencegahan baik secara khusus untuk terdakwa maupun umum untuk lingkungan masyarakat. Kata Kunci: Tindak Pidana, Guru, Pencabulan DECISION ANALYSIS OF CRIMINAL ACT OF LAW AGAINST CHILDREN AS VICTIMS BY TEACHERS (STUDY DECISION NUMBER: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR) ABSTRACT The crime of obscenity is an act that is contrary to the norms of decency and decency related to sexual lust. Obscenity committed by teachers who are not appropriate to children will certainly have an impact on the psychological development of children as victims. The crime of obscenity is regulated in articles 289 to 296 of the Criminal Code in book II chapter XIV on crimes against decency. The government also regulates Article 76E and Article 82 of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection. The problems raised in the writing of this thesis aim to find out the factors that cause teachers to commit crimes of sexual immorality and to find out the considerations of the panel of judges in the decision Number: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar. The research method used in writing this thesis is normative legal research which is carried out with literature studies related to the problem and then determines the legal norms contained in the legislation and court decisions. This study shows that the factors that cause sexual harassment by teachers to students who dominate sexual abuse are social and residential environment factors, technological factors and the role of the perpetrators and the judge's consideration of the decision Number: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar decided giving lighter sanctions than the demands of the public prosecutor this is not in accordance with article 82 paragraph (2) of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection because criminal sanctions should be added by 1/3 (one third) because it is carried out by educators, and the judge sees the punishment not as an absolute theory, namely as a means of retaliation, but the judge sees it from a relative theory where the purpose of this punishment is as a means of prevention, both specifically for the accused and generally for the community. Keywords: Crime, Teacher, Obscenity
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan antara perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran mata pelajaran biologi dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini terdiri dari dua guru mata pelajaran biologi kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data angket yang diberikan kepada guru pada aspek permasalahan perencanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 86%, aspek permasalahan pelaksanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 89%, dan aspek permasalahan penilaian pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 84%. Dapat disimpulkan bahwa permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran K13 masih terdapat permasalahan pada perencanaan pembelajaran sulit dalam pengelolaan waktu dalam membuat RPP dan sulit menentukan metode dan media pembelajaran, pada pelaksanaan pembelajaran peserta didik kurang aktif, guru jarang melakukan tanya jawab sebelum melakukan pembelajaran, dan guru jarang melakukan evaluasi diakhir pembelajaran, dan pada aspek penilaian pembelajaran guru tidak melakukan penilaian pada penilaian sikap. Secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 belum terlaksana sesuai dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan antara perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran mata pelajaran biologi dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini terdiri dari dua guru mata pelajaran biologi kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data angket yang diberikan kepada guru pada aspek permasalahan perencanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 86%, aspek permasalahan pelaksanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 89%, dan aspek permasalahan penilaian pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 84%. Dapat disimpulkan bahwa permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran K13 masih terdapat permasalahan pada perencanaan pembelajaran sulit dalam pengelolaan waktu dalam membuat RPP dan sulit menentukan metode dan media pembelajaran, pada pelaksanaan pembelajaran peserta didik kurang aktif, guru jarang melakukan tanya jawab sebelum melakukan pembelajaran, dan guru jarang melakukan evaluasi diakhir pembelajaran, dan pada aspek penilaian pembelajaran guru tidak melakukan penilaian pada penilaian sikap. Secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 belum terlaksana sesuai dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kualitas layanan, harga, kepercayaan terhadap kepuasan pelanggan pengguna jasa grabfood studi kasus pada masyarakat kota Tarakan. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling merupakan teknik yang menggunakan beberapa kriteria dalam proses pengambilan sampel. Sampel dalam penelitian iniadalah masyarakat kota Tarakan yang pernah menggunakan jasa grabfood lebih dari dua kali dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 16. Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Sedangkan harga dan kepercayaan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kualitas layanan, harga, kepercayaan terhadap kepuasan pelanggan pengguna jasa grabfood studi kasus pada masyarakat kota Tarakan. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling merupakan teknik yang menggunakan beberapa kriteria dalam proses pengambilan sampel. Sampel dalam penelitian iniadalah masyarakat kota Tarakan yang pernah menggunakan jasa grabfood lebih dari dua kali dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 16. Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, harga tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
2022 · Book ·
ABSTRAK Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang dapat mempengaruhi fungsi otak manusia, mempengaruhi emosional, tingkah laku serta dapat mempengaruhi fungsi normal kognitif. Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa skizofrenia dimana seseorang akan mengalami perubahan pada persepsi sensori, merasakan sensasi yang palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan dan penciuman. Halusinasi Pendengaran adalah klien mendengar suara-suara yang tidak berhubungan dengan stimulasi nyata yang orang lain tidak mendengarnya. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn I . Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “I”. Hasil pengkajian klien terdapat 4 masalah keperawatan yaitu: Gangguan persepsi sensors: halusinasi pendengaran, gangguan konsep diri: harga diri rendah, risiko perilaku kekerasan, dan koping individu tidak efektif dan 3 diagnosa keperawatan yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, gangguan konsep diri: harga diri rendah dan risiko perilaku kekerasan.. Kesimpulan: penulis menemukan kesenjangan yang ada pada kasus tetapi tidak ada pada teori yaitu pada kasus klien terdapat diagnosa gangguan konsep diri: harga diri rendah tetapi pada teori untuk pasien gangguan persepsi sensori: halusinasi tidak ada diagnosa gangguan konsep diri: harga diri rendah. Pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu harga diri rendah. Proses asuhan keperawatan klien klien membutuhkan stimulus dari orang disekitar, untuk melakukan tindakan keperawatan klien mampu melakukan dengan benar, intervensi dipertahankan dan dilanjutkan secara mandiri oleh klien di rumah. Diharapkan keluarga mampu membimbing klien melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan agar indikator dapat teratasi. Kata kunci: Skizofrenia: Halusinasi: Persepsi Sensori
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang dapat mempengaruhi fungsi otak manusia, mempengaruhi emosional, tingkah laku serta dapat mempengaruhi fungsi normal kognitif. Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa skizofrenia dimana seseorang akan mengalami perubahan pada persepsi sensori, merasakan sensasi yang palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan dan penciuman. Halusinasi Pendengaran adalah klien mendengar suara-suara yang tidak berhubungan dengan stimulasi nyata yang orang lain tidak mendengarnya. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn I . Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “I”. Hasil pengkajian klien terdapat 4 masalah keperawatan yaitu: Gangguan persepsi sensors: halusinasi pendengaran, gangguan konsep diri: harga diri rendah, risiko perilaku kekerasan, dan koping individu tidak efektif dan 3 diagnosa keperawatan yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, gangguan konsep diri: harga diri rendah dan risiko perilaku kekerasan.. Kesimpulan: penulis menemukan kesenjangan yang ada pada kasus tetapi tidak ada pada teori yaitu pada kasus klien terdapat diagnosa gangguan konsep diri: harga diri rendah tetapi pada teori untuk pasien gangguan persepsi sensori: halusinasi tidak ada diagnosa gangguan konsep diri: harga diri rendah. Pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu harga diri rendah. Proses asuhan keperawatan klien klien membutuhkan stimulus dari orang disekitar, untuk melakukan tindakan keperawatan klien mampu melakukan dengan benar, intervensi dipertahankan dan dilanjutkan secara mandiri oleh klien di rumah. Diharapkan keluarga mampu membimbing klien melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan agar indikator dapat teratasi. Kata kunci: Skizofrenia: Halusinasi: Persepsi Sensori
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai tipe stategi menurut Milles and Snow Pada UMKM di Kota Tarakan. Pemilihan strategi yang tepat untuk dilakukan ketika menghadapi perubahan kondisi lingkungan saat ini, seperti pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah UMKM diwilayah Kota Tarakan. Pemilihan UMKM dilakukan dengan memilih kriteria yang sesuai pada penelitian ini, kriteria yang menjadi informan pada penelitian ini adalah, UMKM yang memiliki modal 5-10 juta, dan mengalami penurunan omzet. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa UMKM yang dapat bertahan dimasa pandemi covid-19 adalah UMKM yang menerapkan strategi prospector. Yang ditandai dengan selalu melakukan inovasi,kreatif dan inovatif terhadap produk yang dimiliki. Kemudian di susul oleh strategi defender dan analyzer.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai tipe stategi menurut Milles and Snow Pada UMKM di Kota Tarakan. Pemilihan strategi yang tepat untuk dilakukan ketika menghadapi perubahan kondisi lingkungan saat ini, seperti pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah UMKM diwilayah Kota Tarakan. Pemilihan UMKM dilakukan dengan memilih kriteria yang sesuai pada penelitian ini, kriteria yang menjadi informan pada penelitian ini adalah, UMKM yang memiliki modal 5-10 juta, dan mengalami penurunan omzet. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa UMKM yang dapat bertahan dimasa pandemi covid-19 adalah UMKM yang menerapkan strategi prospector. Yang ditandai dengan selalu melakukan inovasi,kreatif dan inovatif terhadap produk yang dimiliki. Kemudian di susul oleh strategi defender dan analyzer.