Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

FITRIA

160 karya publik ditemukan.

2026: 252025: 442024: 142023: 262022: 282021: 202020: 22019: 1

gambaran ruptur perineum dan lama waktu kala 2 pada persalinan multigravida di Rumah Sakit Carsa Kota Tarakan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

GAMBARAN RUPTUR PERINEUM DAN LAMA WAKTU KALA II PADA IBU BERSALIN MULTIGRAVIDA DI RUMAH SAKIT UMUM CARSA TARAKAN ABSTRAK Ruptur perineum menjadi salah satu penyebab perdarahan pasca persalinan setelah atonia uteri yang terjadi hampir pada setiap persalinan pertama dan bahkan juga pada persalinan berikutnya. Kala II persalinan dimulai ketika serviks mulai pembukaan 10 cm (lengkap) dan berakhir dengan lahirnya bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ruptur perineum dan lama waktu kala II pada ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan. Populasi penelitian ini adalah ibu bersalin dengan tafsiran persalinan bulan Mei s/d Juni 2023 yang ada di wilayah kerja Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dengan metode purposive sampling serta pengumpulan data menggunakan lembar ceklis. Hasil penelitian mayoritas umur ibu 20-35 yaitu sebanyak 26 orang (86.7%), mayoritas jarak kehamilan 2 Tahun yaitu sebanyak 22 orang (73.3%), mayoritas berat badan bayi baru lahir 2500-4000 gram yaitu sebanyak 30 orang (100%), dan mayoritas ibu dengan ruptur perineum deraja 1 yaitu sebanyak 17 orang (56.7%). Kesimpulan penelitian pada ibu bersalin mayoritas ibu dengan lama waktu kala II 1 jam yaitu 30 orang (100%). Kata kunci : ruptur perineum, lama waktu kala II

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL SISTEM AGROFORESTRI DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS DI AGROFORESTRI BAPAK ZULKIPLI, BINAAN UPTD. KPH TARAKAN)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Keragaman jenis output yang dihasilkan agroforestri dianggap mampu mengatasi permasalahan dalam hal pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan finansial dan faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan agroforestri milik Bapak Zulkipli. Metode yang digunakan untuk tujuan analisis kelayakan finansial terdiri atas Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C), Internal Rate of Return (IRR), dan Analyze Payback Period (APP). Sedangkan metode untuk menjawab faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan agroforestri dengan analisis micmac. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Dari hasil analisis kelayakan finansial, pendapatan yang akan diperoleh selama 15 tahun pengelolaan agroforestri komponen bebek sebesar Rp. 271.448.525, komponen lebah kelulut sebesar Rp. 16.412.256 dan komponen kayu putih sebesar Rp. 66.581.673. Nilai NPV komponen bebek sebesar Rp. 763,352.527 > 1, lebah kelulut sebesar Rp. 34.940.031 > 1 dan kayu putih sebesar Rp. 434.776.915 > 1, maka agroforestri layak dijalankan. Net B/C komponen bebek 39,13 > 1, lebah kelulut 2,67> 1 dan kayu putih 22,41 > 1, maka usaha agroforestri layak dijalankan. Gross B/C komponen bebek 5,16 >1, lebah kelulut 1,33 >1 dan kayu putih 2,67 > 1, maka usaha layak dijalankan. IRR komponen bebek 42% > 8%, lebah kelulut 31% > 8% dan kayu putih 42% > 8% maka usaha agroforestri akan mengalami peningkatan usaha. Payback Period komponen bebek selama 1 tahun, lebah kelulut selama 7 tahun 4 bulan dan kayu putih selama 1 tahun 9 bulan. Dari hasil kelayakan yang diperoleh, faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan agroforestri di antaranya infrastruktur, kelembagaan, modal teknologi tepat guna, stakeholder, tingkat pendidikan petani, pengalaman petani hutan, pendampingan terhadap petani hutan, harga produk, perluasan pasar distribusi, kualitas produk dan nilai tambah.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC DENGAN MEDIA 3D BOTOL PINTAR PADA SISWA KELAS VIII-A SMP 5 TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Intergrade Reading and Composition dan media 3D botol pintar pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini peneliti memperoleh sejumlah data, yaitu lembar observasi aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I siswa masih kurang paham mengenai materi yang diberikan, siswa kesulitan dalam memahami model dan media pembelajaran. Sehingga berpengaruh terhadap nilai keterampilan menulis teks eksposisi siswa. Maka perlu dilanjutkan ke siklus II untuk perbaikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran menulis teks eksposisi melalui model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dengan penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa dan situasi pembelajaran ketuntasan aktivitas siswa 74,99 pada siklus I, dan meningkatkan menjadi 91,40 pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 9,38% dan meningkat menjadi 90,62% pada siklus II, aspek afektif pada siklus I sebesar 78,12% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II, aspek psikomotorik pada siklus I sebesar 90,62% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan pencapaian hasil belajar siswa pada pembelajaran teks eksposisi menggunakan model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar telah menguasai pembelajaran menulis teks eksposisi dengan baik selain itu siswa menjadi lebih kreatif merangkai kata-kata dalam teks eksposisi dengan bahasanya sendiri.

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL SISTEM AGROFORESTRI DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS DI AGROFORESTRI BAPAK ZULKIPLI, BINAAN UPTD. KPH TARAKAN)

2023 · Thesis ·

Keragaman jenis output yang dihasilkan agroforestri dianggap mampu mengatasi permasalahan dalam hal pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan finansial dan faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan agroforestri milik Bapak Zulkipli. Metode yang digunakan untuk tujuan analisis kelayakan finansial terdiri atas Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C), Internal Rate of Return (IRR), dan Analyze Payback Period (APP). Sedangkan metode untuk menjawab faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan agroforestri dengan analisis micmac. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Dari hasil analisis kelayakan finansial, pendapatan yang akan diperoleh selama 15 tahun pengelolaan agroforestri komponen bebek sebesar Rp. 271.448.525, komponen lebah kelulut sebesar Rp. 16.412.256 dan komponen kayu putih sebesar Rp. 66.581.673. Nilai NPV komponen bebek sebesar Rp. 763,352.527 > 1, lebah kelulut sebesar Rp. 34.940.031 > 1 dan kayu putih sebesar Rp. 434.776.915 > 1, maka agroforestri layak dijalankan. Net B/C komponen bebek 39,13 > 1, lebah kelulut 2,67> 1 dan kayu putih 22,41 > 1, maka usaha agroforestri layak dijalankan. Gross B/C komponen bebek 5,16 >1, lebah kelulut 1,33 >1 dan kayu putih 2,67 > 1, maka usaha layak dijalankan. IRR komponen bebek 42% > 8%, lebah kelulut 31% > 8% dan kayu putih 42% > 8% maka usaha agroforestri akan mengalami peningkatan usaha. Payback Period komponen bebek selama 1 tahun, lebah kelulut selama 7 tahun 4 bulan dan kayu putih selama 1 tahun 9 bulan. Dari hasil kelayakan yang diperoleh, faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan agroforestri di antaranya infrastruktur, kelembagaan, modal teknologi tepat guna, stakeholder, tingkat pendidikan petani, pengalaman petani hutan, pendampingan terhadap petani hutan, harga produk, perluasan pasar distribusi, kualitas produk dan nilai tambah.

PENERAPAN TEKNIK MODELING SIMBOLIS DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PUBLIC SPEAKING SKILLS PENGURUS OSIS SMA N 1 TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Fitria Dinda Saputri, 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik modeling simbolis dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan. Public speaking merupakan keterampilan berbicara seseorang dalam menyampaikan pesan di depan banyak orang. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain one-group pretest – posttest. Adapun populasi penelitian yaitu pengurus OSIS di SMA Negeri 1 Tarakan yang berjumlah 56 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 10 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala public speaking berdasarkan teori Ilham (2020), dengan uji hipotesis uji Wilcoxon. Terdapat 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat rendah, 4 (40%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills rendah, 1 (10%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi, dan 3 (30%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 8 (80%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi, dan 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi.Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon diperoleh Zhitung -2.807 0.0022 kemudian nilai sig (2-tailed) sebesar 0.005 0.05. maka hipotesis yang berbunyi “bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan” diterima.

Implementasi Ketentuan Pidana Terhadap Pelaku Usaha Yang Menimbun Masker Saat Masa Pandemi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam dunia ekonomi terdapat aktivitas perdagangan yang menjadi subjek atau pelaku di dalamnya yaitu penjual dan pembeli. Seperti kegiatan transaksi yang terjadi terdapat dua unsur yang di peroleh masing-masing yaitu keuntungan bagi penjual dan kepuasan bagi pembeli. Dengan adanya wabah virus covid-19 menjadikan pelaku usaha melakukan penimbunan untuk dijual kembali dengan harga yang jauh tinggi. Hal ini bisa dipahami bahwa apabila tersedia sedikit barang maka harga akan lebih mahal. Apalagi jika barang yang ditimbun itu merupakan kebutuhan primer manusia seperti bahan makanan pokok. Skripsi ini yang menjadi permasalahan adalah hambatan penegakan hukum terhadap pelipatgandaan harga masker dan penerapan hukum pidana terhadap pelaku usaha pelipatgandaan masker medis menurut pasal 29 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Skripsi ini menggunakan penelitian normatif terhadap kaidah hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian sudah jelas hambatan penegakan hukum dalam kasus penimbun dan kelonjakan harga masker yaitu karena tidak ada aturan hukum tertulis yang melekat sebab itulah berdampak terhadap aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian akan kesulitan memproses hukum lebih lanjut. Sesuai dengan apa yang telah penulis uraikan tentang kejahatan pelipatgandaan harga masker dapat dipidana dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Akan tetapi pemidanaan seseorang tidak dapat menggunakan dua instrumen hukum sekaligus, maka diperlukannya pemeriksaan yang tepat untuk menentukan dasar hukumnya melihat dari unsur yang ada disetiap Undang-Undang. Pentingnya peran kepolisian dalam menangani kasus tersebut secara tepat dan cepat untuk memutus rantai kejahatan agar tidak adanya lagi kejahatan pelipatgandan harga masker dan penimbunan.

IMPLEMENTASI KETENTUAN PIDANA TERHADAP PELAKU USAHA PENIMBUN MASKER MEDIS SAAT PANDEMI.

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam dunia ekonomi terdapat aktivitas perdagangan yang menjadi subjek atau pelaku di dalamnya yaitu penjual dan pembeli. Seperti kegiatan transaksi yang terjadi terdapat dua unsur yang di peroleh masing-masing yaitu keuntungan bagi penjual dan kepuasan bagi pembeli. Dengan adanya wabah virus covid-19 menjadikan pelaku usaha melakukan penimbunan untuk dijual kembali dengan harga yang jauh tinggi. Hal ini bisa dipahami bahwa apabila tersedia sedikit barang maka harga akan lebih mahal. Apalagi jika barang yang ditimbun itu merupakan kebutuhan primer manusia seperti bahan makanan pokok. Skripsi ini yang menjadi permasalahan adalah hambatan penegakan hukum terhadap pelipatgandaan harga masker dan penerapan hukum pidana terhadap pelaku usaha pelipatgandaan masker medis menurut pasal 29 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Skripsi ini menggunakan penelitian normatif terhadap kaidah hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian sudah jelas hambatan penegakan hukum dalam kasus penimbun dan kelonjakan harga masker yaitu karena tidak ada aturan hukum tertulis yang melekat sebab itulah berdampak terhadap aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian akan kesulitan memproses hukum lebih lanjut. Sesuai dengan apa yang telah penulis uraikan tentang kejahatan pelipatgandaan harga masker dapat dipidana dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Akan tetapi pemidanaan seseorang tidak dapat menggunakan dua instrumen hukum sekaligus, maka diperlukannya pemeriksaan yang tepat untuk menentukan dasar hukumnya melihat dari unsur yang ada disetiap Undang-Undang. Pentingnya peran kepolisian dalam menangani kasus tersebut secara tepat dan cepat untuk memutus rantai kejahatan agar tidak adanya lagi kejahatan pelipatgandan harga masker dan penimbunan.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC DENGAN MEDIA 3D BOTOL PINTAR PADA SISWA KELAS VIII-A SMP 5 TARAKAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Intergrade Reading and Composition dan media 3D botol pintar pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini peneliti memperoleh sejumlah data, yaitu lembar observasi aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I siswa masih kurang paham mengenai materi yang diberikan, siswa kesulitan dalam memahami model dan media pembelajaran. Sehingga berpengaruh terhadap nilai keterampilan menulis teks eksposisi siswa. Maka perlu dilanjutkan ke siklus II untuk perbaikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran menulis teks eksposisi melalui model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dengan penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa dan situasi pembelajaran ketuntasan aktivitas siswa 74,99 pada siklus I, dan meningkatkan menjadi 91,40 pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 9,38% dan meningkat menjadi 90,62% pada siklus II, aspek afektif pada siklus I sebesar 78,12% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II, aspek psikomotorik pada siklus I sebesar 90,62% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan pencapaian hasil belajar siswa pada pembelajaran teks eksposisi menggunakan model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar telah menguasai pembelajaran menulis teks eksposisi dengan baik selain itu siswa menjadi lebih kreatif merangkai kata-kata dalam teks eksposisi dengan bahasanya sendiri.

DAMPAK PERILAKU SOSIAL REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME DI KOTA TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dampak Perilaku Sosial Remaja Dari Keluarga Broken Home di Kota Tarakan oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si selaku pembimbing utama dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku pembimbing anggota. Broken home merupakan kondisi keluarga yang tidak terdapat lagi keharmonisan didalamnya dan tidak seperti layaknya keluarga yang rukun, damai, tentram, mencurahkan kasih sayang serta cinta, yang terjadi karena beberapa faktor salah satunya adalah karena perselingkuhan, dimana hal tersebut akan berdampak pada perilaku sosial remaja yang merupakan korban dari keluarga broken home . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak perilaku sosial remaja dari keluarga broken home di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang yaitu informan A, AM dan R yang merupakan remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa bentuk perilaku sosial remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua bervariasi diantaranya remaja memiliki sifat mudah memaafkan dan tidak mudah memaafkan orang tua yang telah berselingkuh, remaja suka bergaul dengan teman sebaya dan tidak suka berkumpul dengan orang tua yang telah berselingkuh, memiliki sifat ramah dan rasa simpatik yang tinggi terhadap orang lain, dan cenderung terlibat tawuran antarpelajar dan kebut-kebutan di jalan atau balap liar.

STUDI TINGKAT KESUBURAN TANAH TAMBAK TRADISIONAL DI PULAU TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kesuburan lahan tambak merupakan hal yang paling penting dalam budidaya udang untuk mempertahankan tingkat produksi dan memastikan pengembangan usaha budidaya tambak yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah tambak kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Peneltian ini menggunakan metode wawancara dan survey lapangan yang dilakukan pada 6 titik lokasi pertambakan yang berada di Tarakan (Tarakan Utara, Tarakan Barat, dan Tarakan Timur). Kualitas sifat fisika-kimia tanah tambak yang diukur meliputi: KTK, C-Organik, P2 05(HCI,25%) dan K20 (HCI, 25%. Sampel tanah tambak diambil pada lapisan topsoil (0-5 cm) pengambilan sampel tanah dengan menggunakan Spatula kemudian sampel tanah dimasukan ke dalam plastik stand up pauch dan disimpan dalam cool box. Hasil penelitian Kondisi tanah tambak dikota Tarakan umumnya ada tambak tua yang nilaikesuburan tanah tambak yang sudah mulai berkurang, dari ketiga sample tanah tambak yang paling subur tanah tambaknya terdapat pada tanah tambak daerah Tarakan Barat dengan nilai kandungan tanah (C Organik 1,09 – 1,52), (P₂O₅ 9,35 – 11,92), (K₂O 8,84 – 19,28) dan (KTK 11,73 – 9,28).

PENERAPAN TEKNIK MODELING SIMBOLIS DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PUBLIC SPEAKING SKILLS PENGURUS OSIS SMA N 1 TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fitria Dinda Saputri, 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik modeling simbolis dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan. Public speaking merupakan keterampilan berbicara seseorang dalam menyampaikan pesan di depan banyak orang. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain one-group pretest – posttest. Adapun populasi penelitian yaitu pengurus OSIS di SMA Negeri 1 Tarakan yang berjumlah 56 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 10 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala public speaking berdasarkan teori Ilham (2020), dengan uji hipotesis uji Wilcoxon. Terdapat 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat rendah, 4 (40%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills rendah, 1 (10%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi, dan 3 (30%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 8 (80%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi, dan 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi.Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon diperoleh Zhitung -2.807 0.0022 kemudian nilai sig (2-tailed) sebesar 0.005 0.05. maka hipotesis yang berbunyi “bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan” diterima.

STUDI TINGKAT KESUBURAN TANAH TAMBAK TRADISIONAL DI PULAU TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesuburan lahan tambak merupakan hal yang paling penting dalam budidaya udang untuk mempertahankan tingkat produksi dan memastikan pengembangan usaha budidaya tambak yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah tambak kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Peneltian ini menggunakan metode wawancara dan survey lapangan yang dilakukan pada 6 titik lokasi pertambakan yang berada di Tarakan (Tarakan Utara, Tarakan Barat, dan Tarakan Timur). Kualitas sifat fisika-kimia tanah tambak yang diukur meliputi: KTK, C-Organik, P2 05(HCI,25%) dan K20 (HCI, 25%. Sampel tanah tambak diambil pada lapisan topsoil (0-5 cm) pengambilan sampel tanah dengan menggunakan Spatula kemudian sampel tanah dimasukan ke dalam plastik stand up pauch dan disimpan dalam cool box. Hasil penelitian Kondisi tanah tambak dikota Tarakan umumnya ada tambak tua yang nilaikesuburan tanah tambak yang sudah mulai berkurang, dari ketiga sample tanah tambak yang paling subur tanah tambaknya terdapat pada tanah tambak daerah Tarakan Barat dengan nilai kandungan tanah (C Organik 1,09 – 1,52), (P₂O₅ 9,35 – 11,92), (K₂O 8,84 – 19,28) dan (KTK 11,73 – 9,28).

DAMPAK PERILAKU SOSIAL REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME DI KOTA TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dampak Perilaku Sosial Remaja Dari Keluarga Broken Home di Kota Tarakan oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si selaku pembimbing utama dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku pembimbing anggota. Broken home merupakan kondisi keluarga yang tidak terdapat lagi keharmonisan didalamnya dan tidak seperti layaknya keluarga yang rukun, damai, tentram, mencurahkan kasih sayang serta cinta, yang terjadi karena beberapa faktor salah satunya adalah karena perselingkuhan, dimana hal tersebut akan berdampak pada perilaku sosial remaja yang merupakan korban dari keluarga broken home . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak perilaku sosial remaja dari keluarga broken home di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang yaitu informan A, AM dan R yang merupakan remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa bentuk perilaku sosial remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua bervariasi diantaranya remaja memiliki sifat mudah memaafkan dan tidak mudah memaafkan orang tua yang telah berselingkuh, remaja suka bergaul dengan teman sebaya dan tidak suka berkumpul dengan orang tua yang telah berselingkuh, memiliki sifat ramah dan rasa simpatik yang tinggi terhadap orang lain, dan cenderung terlibat tawuran antarpelajar dan kebut-kebutan di jalan atau balap liar.

ANALISIS PUTUSAN TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN OLEH GURU (STUDI PUTUSAN NOMOR: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS PUTUSAN TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN OLEH GURU (STUDI PUTUSAN NOMOR: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR) ABSTRAK Tindak pidana pencabulan adalah tindakan yang bertentangan dengan norma kesopanan dan kesusilaan yang berkaitan dengan nafsu birahi kelamin. Pencabulan yang diperbuat guru yang tidak pantas kepada anak tentunya akan berdampak pada perkembangan psikologis anak sebagai korban. Tindak pidana pencabulan diatur dalam pasal 289 sampai 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dalam buku II bab XIV tentang kejahatan terhadap kesusilaan. Pemerintah juga mengatur dalam Pasal 76E dan pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab guru melakukan tindak pidana pencabulan dan mengetahui pertimbangan majelis hakim dalam putusan Nomor: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan studi pustaka yang berkaitan dengan masalah kemudian menetapkan pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan serta putusan pengadilan. Penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya pencabulan oleh guru terhadap anak didik yang mendominasi pencabulan adalah faktor lingkungan sosial dan tempat tinggal, faktor teknologi dan faktor peranan pelaku dan pertimbangan hakim atas putusan Nomor: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar memutuskan memberikan sanksi lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum hal ini tidak sesuai dengan pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak karena seharusnya sanksi pidana ditambahkan 1/3 (sepertiga) karena dilakukan oleh pendidik, dan hakim melihat pemidanaan bukan sebagai teori absolut yaitu sebagai alat pembalasan tetapi hakim melihat dari teori relatif dimana tujuan pemidanaan ini sebagai sarana pencegahan baik secara khusus untuk terdakwa maupun umum untuk lingkungan masyarakat. Kata Kunci: Tindak Pidana, Guru, Pencabulan DECISION ANALYSIS OF CRIMINAL ACT OF LAW AGAINST CHILDREN AS VICTIMS BY TEACHERS (STUDY DECISION NUMBER: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR) ABSTRACT The crime of obscenity is an act that is contrary to the norms of decency and decency related to sexual lust. Obscenity committed by teachers who are not appropriate to children will certainly have an impact on the psychological development of children as victims. The crime of obscenity is regulated in articles 289 to 296 of the Criminal Code in book II chapter XIV on crimes against decency. The government also regulates Article 76E and Article 82 of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection. The problems raised in the writing of this thesis aim to find out the factors that cause teachers to commit crimes of sexual immorality and to find out the considerations of the panel of judges in the decision Number: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar. The research method used in writing this thesis is normative legal research which is carried out with literature studies related to the problem and then determines the legal norms contained in the legislation and court decisions. This study shows that the factors that cause sexual harassment by teachers to students who dominate sexual abuse are social and residential environment factors, technological factors and the role of the perpetrators and the judge's consideration of the decision Number: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar decided giving lighter sanctions than the demands of the public prosecutor this is not in accordance with article 82 paragraph (2) of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection because criminal sanctions should be added by 1/3 (one third) because it is carried out by educators, and the judge sees the punishment not as an absolute theory, namely as a means of retaliation, but the judge sees it from a relative theory where the purpose of this punishment is as a means of prevention, both specifically for the accused and generally for the community. Keywords: Crime, Teacher, Obscenity

ANALISIS PUTUSAN TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN OLEH GURU (STUDI PUTUSAN NOMOR: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PUTUSAN TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN OLEH GURU (STUDI PUTUSAN NOMOR: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR) ABSTRAK Tindak pidana pencabulan adalah tindakan yang bertentangan dengan norma kesopanan dan kesusilaan yang berkaitan dengan nafsu birahi kelamin. Pencabulan yang diperbuat guru yang tidak pantas kepada anak tentunya akan berdampak pada perkembangan psikologis anak sebagai korban. Tindak pidana pencabulan diatur dalam pasal 289 sampai 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dalam buku II bab XIV tentang kejahatan terhadap kesusilaan. Pemerintah juga mengatur dalam Pasal 76E dan pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab guru melakukan tindak pidana pencabulan dan mengetahui pertimbangan majelis hakim dalam putusan Nomor: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan studi pustaka yang berkaitan dengan masalah kemudian menetapkan pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan serta putusan pengadilan. Penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya pencabulan oleh guru terhadap anak didik yang mendominasi pencabulan adalah faktor lingkungan sosial dan tempat tinggal, faktor teknologi dan faktor peranan pelaku dan pertimbangan hakim atas putusan Nomor: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar memutuskan memberikan sanksi lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum hal ini tidak sesuai dengan pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak karena seharusnya sanksi pidana ditambahkan 1/3 (sepertiga) karena dilakukan oleh pendidik, dan hakim melihat pemidanaan bukan sebagai teori absolut yaitu sebagai alat pembalasan tetapi hakim melihat dari teori relatif dimana tujuan pemidanaan ini sebagai sarana pencegahan baik secara khusus untuk terdakwa maupun umum untuk lingkungan masyarakat. Kata Kunci: Tindak Pidana, Guru, Pencabulan DECISION ANALYSIS OF CRIMINAL ACT OF LAW AGAINST CHILDREN AS VICTIMS BY TEACHERS (STUDY DECISION NUMBER: 115/PID.SUS/2021/PN.TAR) ABSTRACT The crime of obscenity is an act that is contrary to the norms of decency and decency related to sexual lust. Obscenity committed by teachers who are not appropriate to children will certainly have an impact on the psychological development of children as victims. The crime of obscenity is regulated in articles 289 to 296 of the Criminal Code in book II chapter XIV on crimes against decency. The government also regulates Article 76E and Article 82 of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection. The problems raised in the writing of this thesis aim to find out the factors that cause teachers to commit crimes of sexual immorality and to find out the considerations of the panel of judges in the decision Number: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar. The research method used in writing this thesis is normative legal research which is carried out with literature studies related to the problem and then determines the legal norms contained in the legislation and court decisions. This study shows that the factors that cause sexual harassment by teachers to students who dominate sexual abuse are social and residential environment factors, technological factors and the role of the perpetrators and the judge's consideration of the decision Number: 115/Pid.Sus/2021/PN.Tar decided giving lighter sanctions than the demands of the public prosecutor this is not in accordance with article 82 paragraph (2) of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection because criminal sanctions should be added by 1/3 (one third) because it is carried out by educators, and the judge sees the punishment not as an absolute theory, namely as a means of retaliation, but the judge sees it from a relative theory where the purpose of this punishment is as a means of prevention, both specifically for the accused and generally for the community. Keywords: Crime, Teacher, Obscenity

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN YANG DIHADAPI GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN K13 MATA PELAJARAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan antara perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran mata pelajaran biologi dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini terdiri dari dua guru mata pelajaran biologi kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data angket yang diberikan kepada guru pada aspek permasalahan perencanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 86%, aspek permasalahan pelaksanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 89%, dan aspek permasalahan penilaian pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 84%. Dapat disimpulkan bahwa permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran K13 masih terdapat permasalahan pada perencanaan pembelajaran sulit dalam pengelolaan waktu dalam membuat RPP dan sulit menentukan metode dan media pembelajaran, pada pelaksanaan pembelajaran peserta didik kurang aktif, guru jarang melakukan tanya jawab sebelum melakukan pembelajaran, dan guru jarang melakukan evaluasi diakhir pembelajaran, dan pada aspek penilaian pembelajaran guru tidak melakukan penilaian pada penilaian sikap. Secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 belum terlaksana sesuai dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013.

HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN SENANGIN ( Eleutheronema tetradactylum) DI PERAIRAN BANGKUDULIS

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daerah penangkapan nelayan Juata Laut berada di Perairan Pulau Bangkudulis yang berhadapan dengan Pulau Tarakan dan Pulau Tibi, sehingga Pulau Bangkudulis ini diketahui memiliki potensi keanekaragaman jenis spesies ikan salah satunya yaitu ikan Senangin. Ikan Senangin memiliki harga ekonomis yang tinggi sehingga berpotensi secara berlebihan yang pada akhirnya mengarah kepada kepunahan. Salah satu upaya dalam rangka mengatasi kepunahan, perlu dilakukan penelitian tentang aspek biologi perikanan hubungan panjang berat da faktor kondisi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan Senangin di Perairan Bangkudulis. Penelitian ini dilakukan pada bulan November sampai dengan Februari 2022. Ikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 592 ekor yang terdiri atas jantan 525 ekor dan betina 63 ekor. Persamaan hubungan panjang berat ikan Senangin memenuhi persamaan jantan W= 0,069Lx3,49 dan betina W= 0,004Lx3,24 pola pertumbuhan ikan bersifat allometrik positif. Nilai faktor kondisi ikan jantan >1 51,61 48,38 dan betina >1 44,78 1 55,22 Hasil nilai faktor kondisi menunjukan bahwa kondisi di perairan pulau Bangkudulis ikan Senangin jantan lebih besar kegemukan dibandingkan ikan betina

HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN SENANGIN ( Eleutheronema tetradactylum) DI PERAIRAN BANGKUDULIS

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daerah penangkapan nelayan Juata Laut berada di Perairan Pulau Bangkudulis yang berhadapan dengan Pulau Tarakan dan Pulau Tibi, sehingga Pulau Bangkudulis ini diketahui memiliki potensi keanekaragaman jenis spesies ikan salah satunya yaitu ikan Senangin. Ikan Senangin memiliki harga ekonomis yang tinggi sehingga berpotensi secara berlebihan yang pada akhirnya mengarah kepada kepunahan. Salah satu upaya dalam rangka mengatasi kepunahan, perlu dilakukan penelitian tentang aspek biologi perikanan hubungan panjang berat da faktor kondisi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan Senangin di Perairan Bangkudulis. Penelitian ini dilakukan pada bulan November sampai dengan Februari 2022. Ikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 592 ekor yang terdiri atas jantan 525 ekor dan betina 63 ekor. Persamaan hubungan panjang berat ikan Senangin memenuhi persamaan jantan W= 0,069Lx3,49 dan betina W= 0,004Lx3,24 pola pertumbuhan ikan bersifat allometrik positif. Nilai faktor kondisi ikan jantan >1 51,61 48,38 dan betina >1 44,78 1 55,22 Hasil nilai faktor kondisi menunjukan bahwa kondisi di perairan pulau Bangkudulis ikan Senangin jantan lebih besar kegemukan dibandingkan ikan betina

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN YANG DIHADAPI GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN K13 MATA PELAJARAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan antara perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran mata pelajaran biologi dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini terdiri dari dua guru mata pelajaran biologi kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data angket yang diberikan kepada guru pada aspek permasalahan perencanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 86%, aspek permasalahan pelaksanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 89%, dan aspek permasalahan penilaian pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 84%. Dapat disimpulkan bahwa permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran K13 masih terdapat permasalahan pada perencanaan pembelajaran sulit dalam pengelolaan waktu dalam membuat RPP dan sulit menentukan metode dan media pembelajaran, pada pelaksanaan pembelajaran peserta didik kurang aktif, guru jarang melakukan tanya jawab sebelum melakukan pembelajaran, dan guru jarang melakukan evaluasi diakhir pembelajaran, dan pada aspek penilaian pembelajaran guru tidak melakukan penilaian pada penilaian sikap. Secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 belum terlaksana sesuai dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013.

Identifikasi Masalah Guru Biologi Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Sekolah Sma Negeri 2 Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui apa saja masalah guuru dalam pelaksanaan pembelajaran daring pada masa pendemi Covid-19 di SMA Negeri 2 Tarakan; dan (2) mengetahui bagaimana solusi mengatasi masalah guru dalam pelaksanaan pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 di SMA Negeri 2 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi dan wawancara guru biologi kelas X, XI dan XII SMA Negeri 2 Tarakan. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa guru Biologi Kelas X, XI, XII di SMA Negeri 2 Tarakan mengalami masalah saat proses pembelajaran daring baik pada proses persiapan, pelaksanaan maupun penilaian. Dari segi perencenaan, dibagian apersepsi guru-guru cukup mendapatkan hambatan yaitu siswanya tidak merespon pertanyaan awal yang diberikan, pemberian motivasi diawal pembelajaran juga mngalami hambatan yaitu siswa kurang merespon, hal ini disebabkan karena siswanya tidak dipantau langsung jadi siswanya bingung dan kurang fokus. Dari segi pelaksanaan, masalah yang ditemui adalah siswa kurang merespon saat pembelajaran berlangsung dan terkadang siswa/i hanya sekedar masuk dalam room meet tanpa mendengar penjelasan materi secara serius. Sedangkan masalah pada segi penilaian adalah siswa yang tidak mengikuti atau mengumpulkan tugas tepat waktu juga siswa yang mengerjakan tugas secara tidak maksimal sehingga nilai yang diperoleh cukup rendah.