Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ERLINA

42 karya publik ditemukan.

2026: 132025: 132024: 82023: 42022: 22020: 12019: 1

PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG DIABETES MELITUS PADA REMAJA DI DESA MANSALONG : STUDI DESKRIPTIF

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang perlu mendapat perhatian, termasuk pada kelompok remaja. Pengetahuan dan sikap yang baik diperlukan sebagai dasar dalam upaya pencegahan diabetes melitus sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentang diabetes melitus pada remaja di Desa Mansalong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 260 remaja di SMP Negeri 1 Mansalong dan SMA Negeri 1 Mansalong. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ) sebanyak 24 pertanyaan dan kuesioner sikap sebanyak 14 pernyataan. Data dianalisis secara univariat menggunakan Jamovi dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 206 responden (79,2%) memiliki pengetahuan kurang tentang diabetes melitus, sedangkan 159 responden (61,2%) memiliki sikap positif terhadap pencegahan diabetes melitus. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja memiliki pengetahuan kurang, namun sebagian besar memiliki sikap positif terhadap pencegahan diabetes melitus. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan edukasi kesehatan tentang diabetes melitus pada remaja.

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Permainan Bentengan Terhadap Kepercayaan DIri Siswa Kelas XI LAS 1 SMK Negeri 2 Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

This study aims to determine whether group guidance incorporating the bentengan game has an influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan. Low student self-confidence was indicated by observable behaviors such as appearing nervous when speaking in front of the class, consistently seeking assistance before attempting tasks independently, rarely raising their hand or answering questions even when knowing the correct answer, and limited interaction with classmates during group activities. One approach that can be undertaken to address this issue is through group guidance services incorporating the bentengan game. The study employs a quantitative approach using experimental research. The research design applied is a applied is a pre-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest design. Data were collected using a self-confidence scale. The study population consisted of 59 students in Grade XI LAS 1 at SMK Negeri 2 Tarakan, with a sample of 12 students selected using simple random sampling. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the aid of SPSS version 21. The pretest results indicate that students' self-confidence scores fell within the low to very high category, with a mean score of 71.50. Following the intervention, the posttest results show an improvement, with scores falling within the high to very high category and a mean score of 80.41. Based on hypothesis testing using the Wilcoxon Signed-Rank Test, a significance value of 0.002 was obtained, which is below the threshold of 0.05. Consequently, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected, indicating that group guidance incorporating the bentengan game has a significant influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan.

PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG DIABETES MELITUS PADA REMAJA DI DESA MANSALONG : STUDI DESKRIPTIF

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang perlu mendapat perhatian, termasuk pada kelompok remaja. Pengetahuan dan sikap yang baik diperlukan sebagai dasar dalam upaya pencegahan diabetes melitus sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentang diabetes melitus pada remaja di Desa Mansalong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 260 remaja di SMP Negeri 1 Mansalong dan SMA Negeri 1 Mansalong. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ) sebanyak 24 pertanyaan dan kuesioner sikap sebanyak 14 pernyataan. Data dianalisis secara univariat menggunakan Jamovi dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 206 responden (79,2%) memiliki pengetahuan kurang tentang diabetes melitus, sedangkan 159 responden (61,2%) memiliki sikap positif terhadap pencegahan diabetes melitus. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja memiliki pengetahuan kurang, namun sebagian besar memiliki sikap positif terhadap pencegahan diabetes melitus. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan edukasi kesehatan tentang diabetes melitus pada remaja.

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Permainan Bentengan Terhadap Kepercayaan DIri Siswa Kelas XI LAS 1 SMK Negeri 2 Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine whether group guidance incorporating the bentengan game has an influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan. Low student self-confidence was indicated by observable behaviors such as appearing nervous when speaking in front of the class, consistently seeking assistance before attempting tasks independently, rarely raising their hand or answering questions even when knowing the correct answer, and limited interaction with classmates during group activities. One approach that can be undertaken to address this issue is through group guidance services incorporating the bentengan game. The study employs a quantitative approach using experimental research. The research design applied is a applied is a pre-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest design. Data were collected using a self-confidence scale. The study population consisted of 59 students in Grade XI LAS 1 at SMK Negeri 2 Tarakan, with a sample of 12 students selected using simple random sampling. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the aid of SPSS version 21. The pretest results indicate that students' self-confidence scores fell within the low to very high category, with a mean score of 71.50. Following the intervention, the posttest results show an improvement, with scores falling within the high to very high category and a mean score of 80.41. Based on hypothesis testing using the Wilcoxon Signed-Rank Test, a significance value of 0.002 was obtained, which is below the threshold of 0.05. Consequently, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected, indicating that group guidance incorporating the bentengan game has a significant influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan.

Formulasi Cookies Pangan Fungsional Berbasis Ikan Harpodon nehereus dan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii Sebagai Nutrisi Untuk Kesehatan.

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ikan nomei (Harpodon nehereus) dan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) merupakan sumber daya perairan yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku pangan fungsional karena mengandung protein, serat pangan, mineral, dan berbagai komponen bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi tepung Harpodon nehereus dan tepung Kappaphycus alvarezii terhadap karakteristik sensori serta komposisi proksimat cookies, sekaligus menentukan formulasi yang paling dapat diterima oleh panelis. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan lima formulasi, yaitu F0 sebagai kontrol, F1 dengan penambahan masing-masing 10g tepung ikan dan tepung rumput laut, F2 masing-masing 20g, F3 masing-masing 30g, dan F4 masing-masing 40g. Karakteristik sensori yang dievaluasi meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan kenampakan, sedangkan karakteristik kimia mencakup kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, dan kadar serat pangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat penambahan tepung ikan dan tepung rumput laut memengaruhi penerimaan sensori cookies. Formulasi F1 menunjukkan tingkat penerimaan tertinggi dengan skor tekstur 5,77 ± 1,01; warna 5,27 ± 0,94; aroma 5,87 ± 0,90; rasa 5,97 ± 1,13; dan kenampakan 5,67 ± 0,61. Berdasarkan hasil analisis kimia yang dilaporkan, formulasi terpilih memiliki kadar air 10,33%, abu 9,00%, protein 51,54%, lemak 9,80%, karbohidrat 17,28%, dan serat Pangan 25,23%. Berdasarkan hasil penelitian, formulasi F1 dengan penambahan masing-masing 10% tepung Harpodon nehereus dan tepung Kappaphycus alvarezii merupakan formulasi terbaik berdasarkan penerimaan sensori dan karakteristik kimia cookies.

Formulasi Cookies Pangan Fungsional Berbasis Ikan Nomei Harpodon nehereus dan Rumput Laut Merah Kappaphycus alvarezii Sebagai Nutrisi Untuk Kesehatan.

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan nomei (Harpodon nehereus) dan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) merupakan sumber daya perairan yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku pangan fungsional karena mengandung protein, serat pangan, mineral, dan berbagai komponen bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi tepung Harpodon nehereus dan tepung Kappaphycus alvarezii terhadap karakteristik sensori serta komposisi proksimat cookies, sekaligus menentukan formulasi yang paling dapat diterima oleh panelis. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan lima formulasi, yaitu F0 sebagai kontrol, F1 dengan penambahan masing-masing 10g tepung ikan dan tepung rumput laut, F2 masing-masing 20g, F3 masing-masing 30g, dan F4 masing-masing 40g. Karakteristik sensori yang dievaluasi meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan kenampakan, sedangkan karakteristik kimia mencakup kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, dan kadar serat pangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat penambahan tepung ikan dan tepung rumput laut memengaruhi penerimaan sensori cookies. Formulasi F1 menunjukkan tingkat penerimaan tertinggi dengan skor tekstur 5,77 ± 1,01; warna 5,27 ± 0,94; aroma 5,87 ± 0,90; rasa 5,97 ± 1,13; dan kenampakan 5,67 ± 0,61. Berdasarkan hasil analisis kimia yang dilaporkan, formulasi terpilih memiliki kadar air 10,33%, abu 9,00%, protein 51,54%, lemak 9,80%, karbohidrat 17,28%, dan serat Pangan 25,23%. Berdasarkan hasil penelitian, formulasi F1 dengan penambahan masing-masing 10% tepung Harpodon nehereus dan tepung Kappaphycus alvarezii merupakan formulasi terbaik berdasarkan penerimaan sensori dan karakteristik kimia cookies.

Analisis Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6 - 23 Bulan Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Tanjung Selor

2026 · Book ·

ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6 - 23 BULAN DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TANJUNG SELOR Abstrak Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 menunjukkan prevalensi stunting sebesar 19,8%, yang masih berada di atas target nasional sebesar 14,2%. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Selor, prevalensi stunting masih bervariasi antar desa/kelurahan sehingga menunjukkan stunting masih menjadi masalah kesehatan di tingkat lokal. Berbagai faktor diduga berhubungan dengan kejadian stunting, antara lain kualitas pelayanan antenatal care (ANC), berat badan lahir, pemberian ASI eksklusif, dan tingkat pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 6–23 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Selor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 93 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas ANC yang baik 67,7%, bayi lahir dengan berat badan normal 69,9%, tidak mendapatkan ASI eksklusif 69,9%, dan ibu memiliki tingkat pengetahuan rendah 44,1%. Mayoritas balita mengalami stunting 51,6%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kualitas ANC p=0,049, berat badan lahir p=0,004, pemberian ASI eksklusif p=0,044, dan tingkat pengetahuan ibu p=0,001 dengan kejadian stunting pada balita usia 6–23 bulan. Kesimpulan dari penelitian ini kualitas ANC, berat badan lahir, pemberian ASI eksklusif, dan tingkat pengetahuan ibu berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 6–23 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Selor. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas pelayanan ANC melalui skrining kesehatan ibu hamil secara komprehensif, pemantauan status gizi ibu dan janin, konseling gizi, promosi ASI eksklusif, serta peningkatan pengetahuan ibu sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Analisis Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6 - 23 Bulan Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Tanjung Selor

2026 · Thesis ·

ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6 - 23 BULAN DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TANJUNG SELOR Abstrak Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 menunjukkan prevalensi stunting sebesar 19,8%, yang masih berada di atas target nasional sebesar 14,2%. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Selor, prevalensi stunting masih bervariasi antar desa/kelurahan sehingga menunjukkan stunting masih menjadi masalah kesehatan di tingkat lokal. Berbagai faktor diduga berhubungan dengan kejadian stunting, antara lain kualitas pelayanan antenatal care (ANC), berat badan lahir, pemberian ASI eksklusif, dan tingkat pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 6–23 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Selor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 93 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas ANC yang baik 67,7%, bayi lahir dengan berat badan normal 69,9%, tidak mendapatkan ASI eksklusif 69,9%, dan ibu memiliki tingkat pengetahuan rendah 44,1%. Mayoritas balita mengalami stunting 51,6%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kualitas ANC p=0,049, berat badan lahir p=0,004, pemberian ASI eksklusif p=0,044, dan tingkat pengetahuan ibu p=0,001 dengan kejadian stunting pada balita usia 6–23 bulan. Kesimpulan dari penelitian ini kualitas ANC, berat badan lahir, pemberian ASI eksklusif, dan tingkat pengetahuan ibu berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 6–23 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Selor. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas pelayanan ANC melalui skrining kesehatan ibu hamil secara komprehensif, pemantauan status gizi ibu dan janin, konseling gizi, promosi ASI eksklusif, serta peningkatan pengetahuan ibu sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA DI RSUD dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2026 · Book ·

Pneumonia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan dan berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar pasien. Kondisi ini sering menimbulkan keluhan sesak napas, batuk berdahak, peningkatan frekuensi napas, serta penurunan toleransi aktivitas sehingga memerlukan penanganan dan asuhan keperawatan yang tepat. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada dua pasien dengan diagnosis medis Pneumonia di ruang rawat inap Anggrek A RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi, implementasi, dan evaluasi berdasarkan standar SDKI, SIKI, dan SLKI. Hasil pengkajian menunjukkan perbedaan keluhan utama pada kedua pasien, yaitu pasien 1 mengeluh batuk berdahak disertai sesak napas, sedangkan pasien 2 mengeluh sesak napas. Kesamaan data yang ditemukan pada kedua pasien meliputi takipnea, peningkatan kadar leukosit dan neutrofil, penurunan hemoglobin, serta kadar natrium rendah. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, nyeri akut, risiko defisit nutrisi, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, defisit perawatan diri, dan gangguan pola tidur. Intervensi keperawatan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien, meliputi manajemen jalan napas, manajemen nyeri, manajemen energi, pemantauan nutrisi, perawatan luka, dukungan mobilisasi, dukungan perawatan diri, dan dukungan tidur. Hasil evaluasi menunjukkan pada pasien 1 diagnosis risiko defisit nutrisi tidak terjadi selama masa perawatan, sedangkan diagnosis bersihan jalan napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, dan nyeri akut belum teratasi. Pada pasien 2, diagnosis pola napas tidak efektif, defisit perawatan diri dan gangguan pola tidur berhasil teratasi, sedangkan diagnosis yang belum teratasi yaitu gangguan mobilitas fisik dan gangguan integritas kulit. Penerapan asuhan keperawatan secara komprehensif dan terstruktur sesuai standar keperawatan diperlukan untuk membantu meningkatkan kondisi kesehatan pasien pneumonia.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA DI RSUD dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pneumonia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan dan berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar pasien. Kondisi ini sering menimbulkan keluhan sesak napas, batuk berdahak, peningkatan frekuensi napas, serta penurunan toleransi aktivitas sehingga memerlukan penanganan dan asuhan keperawatan yang tepat. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada dua pasien dengan diagnosis medis Pneumonia di ruang rawat inap Anggrek A RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi, implementasi, dan evaluasi berdasarkan standar SDKI, SIKI, dan SLKI. Hasil pengkajian menunjukkan perbedaan keluhan utama pada kedua pasien, yaitu pasien 1 mengeluh batuk berdahak disertai sesak napas, sedangkan pasien 2 mengeluh sesak napas. Kesamaan data yang ditemukan pada kedua pasien meliputi takipnea, peningkatan kadar leukosit dan neutrofil, penurunan hemoglobin, serta kadar natrium rendah. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, nyeri akut, risiko defisit nutrisi, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, defisit perawatan diri, dan gangguan pola tidur. Intervensi keperawatan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien, meliputi manajemen jalan napas, manajemen nyeri, manajemen energi, pemantauan nutrisi, perawatan luka, dukungan mobilisasi, dukungan perawatan diri, dan dukungan tidur. Hasil evaluasi menunjukkan pada pasien 1 diagnosis risiko defisit nutrisi tidak terjadi selama masa perawatan, sedangkan diagnosis bersihan jalan napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, dan nyeri akut belum teratasi. Pada pasien 2, diagnosis pola napas tidak efektif, defisit perawatan diri dan gangguan pola tidur berhasil teratasi, sedangkan diagnosis yang belum teratasi yaitu gangguan mobilitas fisik dan gangguan integritas kulit. Penerapan asuhan keperawatan secara komprehensif dan terstruktur sesuai standar keperawatan diperlukan untuk membantu meningkatkan kondisi kesehatan pasien pneumonia.

Upaya Meninkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Kelas VIII SMP Katolik Frater Don Bosco Tarakan Melalui Model Pembelajaran Igsaw

2026 · Book ·

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan keaktifan serta hasil belajar siswa kelas VIII SMP Katolik Frater Don Bosco Tarakan dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan; jika pada siklus I persentase keberhasilan hanya mencapai 16% dengan berbagai kendala, pada siklus II angka tersebut meningkat menjadi 29,6% dan telah memenuhi kriteria ketuntasan yang ditetapkan. his Classroom Action Research (CAR) aims to improve the activeness and learning outcomes of eighth-grade students of Frater Don Bosco Catholic Middle School Tarakan by implementing the Jigsaw learning model. Data were collected through observation, testing, and documentation carried out in two cycles, including the planning, implementation, observation, and reflection stages. The results showed a significant increase; if in cycle I the percentage of success only reached 16% due to various obstacles, in cycle II the figure increased to 29.6% and has met the established completion criteria.

Upaya Meninkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Kelas VIII SMP Katolik Frater Don Bosco Tarakan Melalui Model Pembelajaran Igsaw

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan keaktifan serta hasil belajar siswa kelas VIII SMP Katolik Frater Don Bosco Tarakan dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan; jika pada siklus I persentase keberhasilan hanya mencapai 16% dengan berbagai kendala, pada siklus II angka tersebut meningkat menjadi 29,6% dan telah memenuhi kriteria ketuntasan yang ditetapkan. his Classroom Action Research (CAR) aims to improve the activeness and learning outcomes of eighth-grade students of Frater Don Bosco Catholic Middle School Tarakan by implementing the Jigsaw learning model. Data were collected through observation, testing, and documentation carried out in two cycles, including the planning, implementation, observation, and reflection stages. The results showed a significant increase; if in cycle I the percentage of success only reached 16% due to various obstacles, in cycle II the figure increased to 29.6% and has met the established completion criteria.

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN MENGELOLA WAKTU BELAJAR SISWA KELAS IX MTS HURRASUL AQIDAH

2026 · Book ·

Nur Okta Herlina 2040606027 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah, Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Tri Cahyono, M.Pd dan Siti Rahmi, S. Sos. I., M. Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik diskusi dalam mengelola waktu belajar siswa putri MTs Hurrasul Aqidah. Teknik diskusi yaitu teknik yang berguna untuk membantu siswa untuk mengatur waktu belajar melalui penetapan tujuan, monitoring diri, serta pemberian penguatan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperiment dan one-group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah yang mengalami permasalahan mengelola waktu belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pretest dan posttest, dimana setelah diberikan perlakuan, kemampuan mengelola waktu belajar meningkatkan secara signifikan. Instrumen yang digunakan berupa angket mengelola waktu belajar siswa. Berdasarkan hasil kategorisasi sedang dimana siswa sudah mampu mengatur jadwal, mengalokasikan waktu belajar,mengalami peningkatan ke kategori tinggi dimana siswa memiliki kemampuan mengontrol diri dan prioritas tigas, hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan mengelola waktu belajar setelah siswa mengikuti layanan bimbingan kelompok efektif membantu siswa memahami masalah pengelolaan waktu, menemukan solusi bersama, serta memotivasi mereka menerapkan strategi yang disepakati dalam kegiatan kelompok. Selain itu, interaksi antar anggota kelompok mampu memperkuat kesadaran dan tanggung jawab belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi berpengaruh positif terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah. Layanan ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif intervensi dalam meningkatkan keterampilan manajemen waktu dilingkungan madrasah.

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN MENGELOLA WAKTU BELAJAR SISWA KELAS IX MTS HURRASUL AQIDAH

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nur Okta Herlina 2040606027 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah, Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Tri Cahyono, M.Pd dan Siti Rahmi, S. Sos. I., M. Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik diskusi dalam mengelola waktu belajar siswa putri MTs Hurrasul Aqidah. Teknik diskusi yaitu teknik yang berguna untuk membantu siswa untuk mengatur waktu belajar melalui penetapan tujuan, monitoring diri, serta pemberian penguatan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperiment dan one-group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah yang mengalami permasalahan mengelola waktu belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pretest dan posttest, dimana setelah diberikan perlakuan, kemampuan mengelola waktu belajar meningkatkan secara signifikan. Instrumen yang digunakan berupa angket mengelola waktu belajar siswa. Berdasarkan hasil kategorisasi sedang dimana siswa sudah mampu mengatur jadwal, mengalokasikan waktu belajar,mengalami peningkatan ke kategori tinggi dimana siswa memiliki kemampuan mengontrol diri dan prioritas tigas, hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan mengelola waktu belajar setelah siswa mengikuti layanan bimbingan kelompok efektif membantu siswa memahami masalah pengelolaan waktu, menemukan solusi bersama, serta memotivasi mereka menerapkan strategi yang disepakati dalam kegiatan kelompok. Selain itu, interaksi antar anggota kelompok mampu memperkuat kesadaran dan tanggung jawab belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi berpengaruh positif terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah. Layanan ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif intervensi dalam meningkatkan keterampilan manajemen waktu dilingkungan madrasah.

Strategi pemasaran terhadap loyalitas pelanggan pada kedai lupa ngopi tarakan

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Kedai Lupa Ngopi Di Kota Tarakan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner pada 280 responden menggunakan Teknik purposive sampling. Metode Analisa yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS Versi 25.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel harga, proses, dan bukti fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Sementara itu, variabel produk berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Adapun variabel tempat, promosi, dan orang berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak semua elemen bauran pemasaran memiliki kekuatan yang sama dalam membentuk loyalitas, dan loyalitas pelanggan lebih banyak dipengaruhi oleh nilai manfaat, pengalaman pelayanan, serta kondisi fisik yang dirasakan konsumen.

PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN IBU POSTPARTUM TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM DI RSU CARSA KOTA TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi postpartum merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu, yang sering kali berawal dari luka perineum akibat kurangnya pengetahuan ibu mengenai perawatan luka tersebut. Ketidaktahuan ini berpotensi menimbulkan infeksi dan komplikasi pascapersalinan. Oleh karena itu, edukasi mengenai cara perawatan luka perineum yang benar sangat penting. Media Video sebagai media edukasi yang efektif diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang perawatan luka perineum pada ibu postpartum Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media video sebagai sarana edukatif terhadap tingkat pengetahuan ibu postpartum mengenai perawatan luka perineum di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Metode penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan one group pretest-posttest. Jumlah populasi penelitian ini berjumlah 445 ibu yang memiliki luka perineum pada bulan Januari sampai Maret di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Sampel penelitian ini sebanyak 82 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0.000 (0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media video terhadap pengetahuan ibu postpartum. Media video terbukti sebagai sarana yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu postpartum terkait perawatan luka perineum. Dengan demikian, media video dapat dimanfaatkan sebagai alternatif penyuluhan oleh tenaga kesehatan di fasilitas layanan kesehatan.

KECEMASAN MAHASISWA PLP PGSD DAALAMMENGAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR

2025 · Book ·

Kecemasan mengajar matematika sering kali dialami oleh mahasiswa calon guru, khususnya dalam Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan mahasiswa PLP PGSD UBT angkatan 2021 dalam mengajar matematika di Sekolah Dasar. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kuantitatif deskriptif ini melibatkan 104 mahasiswa PLP PGSD UBT angkatan 2021 sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66% (68 mahasiswa) mengalami kecemasan mengajar matematika pada kategori sedang, diikuti 19% (20 mahasiswa) kategori tinggi, dan 15% (16 mahasiswa) kategori rendah. Wawancara mendalam dengan tiga sampel kunci menunjukkan mahasiswa mengalami kecemasan meliputi keterbatasan penguasaan materi, kurangnya pengalaman mengajar matematika yang berdampak pada rendahnya kepercayaan diri dan self efficacy, serta kurangnya kesiapan dan keterampilan manajemen kelas. Temuan ini mengindikasikan perlunya dukungan lebih lanjut bagi mahasiswa PLP PGSD untuk mengatasi kecemasan dalam pengajaran matematika.

Pengaruh Strategi pemasaran terhadap loyalitas pelanggan pada kedai lupa ngopi di tarakan

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Kedai Lupa Ngopi Di Kota Tarakan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner pada 280 responden menggunakan Teknik purposive sampling. Metode Analisa yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS Versi 25.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel harga, proses, dan bukti fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Sementara itu, variabel produk berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Adapun variabel tempat, promosi, dan orang berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak semua elemen bauran pemasaran memiliki kekuatan yang sama dalam membentuk loyalitas, dan loyalitas pelanggan lebih banyak dipengaruhi oleh nilai manfaat, pengalaman pelayanan, serta kondisi fisik yang dirasakan konsumen.

KECEMASAN MAHASISWA PLP PGSD DALAM MENGAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecemasan mengajar matematika sering kali dialami oleh mahasiswa calon guru, khususnya dalam Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan mahasiswa PLP PGSD UBT angkatan 2021 dalam mengajar matematika di Sekolah Dasar. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kuantitatif deskriptif ini melibatkan 104 mahasiswa PLP PGSD UBT angkatan 2021 sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66% (68 mahasiswa) mengalami kecemasan mengajar matematika pada kategori sedang, diikuti 19% (20 mahasiswa) kategori tinggi, dan 15% (16 mahasiswa) kategori rendah. Wawancara mendalam dengan tiga sampel kunci menunjukkan mahasiswa mengalami kecemasan meliputi keterbatasan penguasaan materi, kurangnya pengalaman mengajar matematika yang berdampak pada rendahnya kepercayaan diri dan self efficacy, serta kurangnya kesiapan dan keterampilan manajemen kelas. Temuan ini mengindikasikan perlunya dukungan lebih lanjut bagi mahasiswa PLP PGSD untuk mengatasi kecemasan dalam pengajaran matematika.