2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Motivasi belajar adalah daya pendorong untuk melakukan aktivitas belajar tertentu yang berasal dari dalam diri dan juga dari luar individu, sehingga menumbuhkan semangat dalam belajar secara optimal. Pemberian teknik self-management menekankan pada pengelolaan diri tentang pikiran, perasaan dan perbuatan yang mendorong terhadap hal-hal yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik self-management terhadap motivasi belajar siswa di SMK Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain Pre-eksperimental dengan model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI jurusan kuliner di SMK Negeri 1 Tarakan yang mengalami motivasi belajar, dipilih menggunakan teknik purposive sampling Data dikumpulkan melalui skala motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan metode Cronbach's Alpha sebesar 0,891 menunjukkan instrumen yang sangat reliabel. Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (posttest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi (2-tailed) yang diperoleh adalah 0.000 (p 0,05), dan terdapat nilai thitung sebesar 33,341 dari ttabel sebesar 0,334 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh teknik self-management terhadap motivasi belajar siswa di sekolah SMK Negeri 1 Tarakan.
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan mengenai Faktor Penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan. Perkawinan anak (child marriage) merupakan perkawinan yang dilakukan di bawah usia 18 tahun. Faktor penyebab terjadinya perkawinan anak antara lain: faktor ekonomi, orang tua, kecelakaan (married by accident), melanggengkan hubungan, karena tradisi keluarga (kebiasaan nikah usia dini), karena kebiasaan dan adat istiadat setempat kemudian dengan adanya Penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Faktor Penyebab Perkawinan Anak merupakan solusi dan merupakan sistem pendukung yang sangat baik membantu mengembangkan keterampilan pribadi, mencegah dan menyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one grup pretest – posttest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 30 peserta didik. Teknik analisis hasil uji hipotesis Paired sample T Test yang diperoleh Ha di terima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikansi 0.000 0,05 dan nilai t hitung adalah sebesar 3,981 > t tabel 2,045. Sehingga ada Peningkatan Pengetahuan peserta didik mengenai faktor penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan
2026 · Book ·
Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan merupakan kawasan hutan tropis yang memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, salah satunya adalah semut (Hymenoptera: Formicidae) yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman semut di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan serta mengkaji potensi pemanfaatannya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang dikombinasikan dengan metode kuadran. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode hand collecting dan pitfall trap pada 20 plot berukuran 15 m × 15 m. Identifikasi spesies semut dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan kunci determinasi serangga. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) dan indeks dominansi Simpson (C), serta didukung oleh pengukuran parameter lingkungan yang meliputi suhu, kelembapan udara, pH tanah, dan intensitas cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 8.985 individu semut yang tergolong ke dalam 17 spesies dan 5 subfamili, yaitu Myrmicinae, Dolichoderinae, Formicinae, Ponerinae, dan Dorylinae. Subfamili Dolichoderinae memiliki jumlah individu tertinggi, dengan spesies Dolichoderus thoracicus sebagai spesies paling dominan, sedangkan spesies dengan jumlah individu terendah adalah Aenictus gracilis. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan kategori keanekaragaman sedang, dengan tingkat dominansi rendah hingga sedang. Temuan ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi pada materi keanekaragaman hayati dan ekosistem di tingkat SMA, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
2026 · Book ·
Hipertensi merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan prevalensi tinggi di wilayah pesisir, termasuk area kerja Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan. Hipertensi menurunkan kualitas hidup karena menimbulkan gejala fisik, kecemasan, keterbatasan beraktivitas, dan kesulitan mengelola diet serta pengobatan. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengeksplorasi kualitas hidup pasien hipertensi dewasa yang tinggal di wilayah pesisir. Metode pengambilan data menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur pada 12 partisipan usia >18 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema utama yang merefleksikan penurunan kualitas hidup: (1) Beban Gejala pada Daily Life, (2) Kekhawatiran dalam Ketidakpastian Hipertensi, (3) Keterbatasan dalam Keseharian, (4) Kontrol Diet dan Kompromi Diet, (5) Hidup dengan Keterikatan dan Kelalaian Terhadap Obat, serta (6) Kekuatan Dukungan bagi Penderita Hipertensi. Disimpulkan bahwa pasien hipertensi di wilayah pesisir mengalami penurunan kualitas hidup yang dipengaruhi oleh gejala fisik dan kecemasan terkait penyakit, serta tantangan dalam mengelola pola makan dan kepatuhan obat. Meskipun ada tantangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan mengelola pola makan serta obat, dukungan dari keluarga sangat membantu pasien mengatasi dan menyesuaikan diri dengan kondisi penyakitnya. Peneliti mengharapkan agar penelitian selanjutnya dapat mengembangkan studi ini dengan memperhatikan keterbatasan yang ada, sehingga penelitian ini mampu berkembang lebih lanjut.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan prevalensi tinggi di wilayah pesisir, termasuk area kerja Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan. Hipertensi menurunkan kualitas hidup karena menimbulkan gejala fisik, kecemasan, keterbatasan beraktivitas, dan kesulitan mengelola diet serta pengobatan. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengeksplorasi kualitas hidup pasien hipertensi dewasa yang tinggal di wilayah pesisir. Metode pengambilan data menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur pada 12 partisipan usia >18 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema utama yang merefleksikan penurunan kualitas hidup: (1) Beban Gejala pada Daily Life, (2) Kekhawatiran dalam Ketidakpastian Hipertensi, (3) Keterbatasan dalam Keseharian, (4) Kontrol Diet dan Kompromi Diet, (5) Hidup dengan Keterikatan dan Kelalaian Terhadap Obat, serta (6) Kekuatan Dukungan bagi Penderita Hipertensi. Disimpulkan bahwa pasien hipertensi di wilayah pesisir mengalami penurunan kualitas hidup yang dipengaruhi oleh gejala fisik dan kecemasan terkait penyakit, serta tantangan dalam mengelola pola makan dan kepatuhan obat. Meskipun ada tantangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan mengelola pola makan serta obat, dukungan dari keluarga sangat membantu pasien mengatasi dan menyesuaikan diri dengan kondisi penyakitnya. Peneliti mengharapkan agar penelitian selanjutnya dapat mengembangkan studi ini dengan memperhatikan keterbatasan yang ada, sehingga penelitian ini mampu berkembang lebih lanjut.
2025 · Thesis ·
Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan merupakan kawasan hutan tropis yang memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, salah satunya adalah semut (Hymenoptera: Formicidae) yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman semut di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan serta mengkaji potensi pemanfaatannya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang dikombinasikan dengan metode kuadran. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode hand collecting dan pitfall trap pada 20 plot berukuran 15 m × 15 m. Identifikasi spesies semut dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan kunci determinasi serangga. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) dan indeks dominansi Simpson (C), serta didukung oleh pengukuran parameter lingkungan yang meliputi suhu, kelembapan udara, pH tanah, dan intensitas cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 8.985 individu semut yang tergolong ke dalam 17 spesies dan 5 subfamili, yaitu Myrmicinae, Dolichoderinae, Formicinae, Ponerinae, dan Dorylinae. Subfamili Dolichoderinae memiliki jumlah individu tertinggi, dengan spesies Dolichoderus thoracicus sebagai spesies paling dominan, sedangkan spesies dengan jumlah individu terendah adalah Aenictus gracilis. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan kategori keanekaragaman sedang, dengan tingkat dominansi rendah hingga sedang. Temuan ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi pada materi keanekaragaman hayati dan ekosistem di tingkat SMA, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan mengenai Faktor Penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan. Perkawinan anak (child marriage) merupakan perkawinan yang dilakukan di bawah usia 18 tahun. Faktor penyebab terjadinya perkawinan anak antara lain: faktor ekonomi, orang tua, kecelakaan (married by accident), melanggengkan hubungan, karena tradisi keluarga (kebiasaan nikah usia dini), karena kebiasaan dan adat istiadat setempat kemudian dengan adanya Penerapan Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Faktor Penyebab Perkawinan Anak merupakan solusi dan merupakan sistem pendukung yang sangat baik membantu mengembangkan keterampilan pribadi, mencegah dan menyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one grup pretest – posttest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 30 peserta didik. Teknik analisis hasil uji hipotesis Paired sample T Test yang diperoleh Ha di terima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikansi 0.000 0,05 dan nilai t hitung adalah sebesar 3,981 > t tabel 2,045. Sehingga ada Peningkatan Pengetahuan peserta didik mengenai faktor penyebab Perkawinan anak di SMA Negeri 1 Nunukan
2025 · Book ·
Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh salah satu atau kedua pasangan sebelum mencapai usia 19 tahun, dan berdampak negatif secara psikologis, sosial, kesehatan, serta hukum. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan akses informasi dan pemahaman mengenai konsekuensi pernikahan dini, salah satunya dengan media video sebagai sarana edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan remaja putri di SMA Negeri 4 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental model one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 291 siswi, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai dampak pernikahan dini, yaitu dari 73 orang (88,0%) dengan kategori baik pada saat pretest menjadi 81 orang (97,6%) pada posttest, dengan kenaikan sebesar 9,6%. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa edukasi menggunakan media video berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini. Media video direkomendasikan sebagai wahana edukasi yang efektif untuk mendukung upaya pencegahan pernikahan dini secara berkesinambungan melalui keterlibatan tenaga kesehatan, institusi, dan masyarakat. Kata Kunci: Media Video, Pengetahuan, Remaja Putri, Dampak Pernikahan Dini
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Motivasi belajar adalah daya pendorong untuk melakukan aktivitas belajar tertentu yang berasal dari dalam diri dan juga dari luar individu, sehingga menumbuhkan semangat dalam belajar secara optimal. Pemberian teknik self-management menekankan pada pengelolaan diri tentang pikiran, perasaan dan perbuatan yang mendorong terhadap hal-hal yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik self-management terhadap motivasi belajar siswa di SMK Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain Pre-eksperimental dengan model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI jurusan kuliner di SMK Negeri 1 Tarakan yang mengalami motivasi belajar, dipilih menggunakan teknik purposive sampling Data dikumpulkan melalui skala motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan metode Cronbach's Alpha sebesar 0,891 menunjukkan instrumen yang sangat reliabel. Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (posttest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi (2-tailed) yang diperoleh adalah 0.000 (p 0,05), dan terdapat nilai thitung sebesar 33,341 dari ttabel sebesar 0,334 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh teknik self-management terhadap motivasi belajar siswa di sekolah SMK Negeri 1 Tarakan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh salah satu atau kedua pasangan sebelum mencapai usia 19 tahun, dan berdampak negatif secara psikologis, sosial, kesehatan, serta hukum. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan akses informasi dan pemahaman mengenai konsekuensi pernikahan dini, salah satunya dengan media video sebagai sarana edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan remaja putri di SMA Negeri 4 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental model one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 291 siswi, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai dampak pernikahan dini, yaitu dari 73 orang (88,0%) dengan kategori baik pada saat pretest menjadi 81 orang (97,6%) pada posttest, dengan kenaikan sebesar 9,6%. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa edukasi menggunakan media video berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini. Media video direkomendasikan sebagai wahana edukasi yang efektif untuk mendukung upaya pencegahan pernikahan dini secara berkesinambungan melalui keterlibatan tenaga kesehatan, institusi, dan masyarakat. Kata Kunci: Media Video, Pengetahuan, Remaja Putri, Dampak Pernikahan Dini
2025 · Book ·
Pengelolaan aset tetap merupakan aspek penting dalam mendukung akuntabilitas dan efektivitas pelayanan publik. DPRKPP Kota Tarakan memiliki tanggung jawab dalam mengelola aset tetap agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi optimalisasi pengelolaan aset tetap di DPRKPP Kota Tarakan dan mengidentifikasi faktor yang menjadi kekuatan maupun kelemahan dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan informan kunci, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kerangka Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset tetap di DPRKPP Kota Tarakan telah dilaksanakan sesuai regulasi dan berjalan sistematis, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan data real-time, rendahnya pemahaman pengguna, serta lemahnya pengawasan terhadap aset di luar kantor. Untuk mengatasi kendala tersebut diperlukan penguatan sistem informasi berbasis teknologi yang terintegrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengawasan internal yang lebih terstruktur. Strategi optimalisasi yang berfokus pada regulasi, sumber daya manusia, teknologi, dan pengendalian internal diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan aset tetap guna mendukung kualitas pelayanan publik.
2025 · Book ·
Kota Tarakan memiliki perikanan tangkap, salah satunya berasal dari alat tangkap rawai senggol (modifikasi rawai dasar). Alat tangkap ini efektif menangkap berbagai jenis ikan pari, salah satunya adalah ikan pari loreng (Himantura undulata). Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik morfometrik, meristik dan rasio ukuran serta hubungan panjang berat pari loreng hasil tangkapan rawai senggol yang didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling selama 3 bulan dari periode November 2024 hingga Januari 2025, dengan total sebanyak 54 ekor. Hasil analisis menunjukkan bahwa pari loreng memiliki bentuk tubuh quadrangular dengan sirip dada membulat, rostrum runcing, warna dorsal coklat bercorak menyerupai sarang lebah, ventral putih polos, serta ekor panjang dengan 1-2 duri beracun. Rasio lebar cakram terhadap total sebesar 0,57, sedangkan panjang cakram terhadap panjang total sebesar 0,53. Hubungan panjang dan berat total menunjukkan pertumbuhan allometrik negatif. Hubungan panjang cakram dan berat total menunjukkan pertumbuhan allometrik positif. Pola pertumbuhan tidak seimbang (allometrik) di pengaruhi oleh faktor ekologi, ketersediaan makanan, dan tekanan penangkapan. Hasil penelitian ini memberikan data ilmiah penting bagi khalayak ramai dalam pengelolaan sumberdaya pari secara berkelanjutan untuk menjaga ekosistem laut di perairan Tarakan.
2025 · Thesis ·
Pengelolaan aset tetap merupakan aspek penting dalam mendukung akuntabilitas dan efektivitas pelayanan publik. DPRKPP Kota Tarakan memiliki tanggung jawab dalam mengelola aset tetap agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi optimalisasi pengelolaan aset tetap di DPRKPP Kota Tarakan dan mengidentifikasi faktor yang menjadi kekuatan maupun kelemahan dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan informan kunci, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kerangka Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset tetap di DPRKPP Kota Tarakan telah dilaksanakan sesuai regulasi dan berjalan sistematis, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan data real-time, rendahnya pemahaman pengguna, serta lemahnya pengawasan terhadap aset di luar kantor. Untuk mengatasi kendala tersebut diperlukan penguatan sistem informasi berbasis teknologi yang terintegrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengawasan internal yang lebih terstruktur. Strategi optimalisasi yang berfokus pada regulasi, sumber daya manusia, teknologi, dan pengendalian internal diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan aset tetap guna mendukung kualitas pelayanan publik.
2025 · Book ·
Kemampuan High Order Thinking Skill (HOTS) menjadi penting dalam pembelajaran abad 21 karena melibatkan proses berpikir tingkat tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta, yang esensial dalam pemecahan masalah kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan High Order Thinking Skill (HOTS) siswa dalam menyelesaikan soal berbasis open ended matematika pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dan subjek penelitian dipilih berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan hasil tes HOTS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara semi-terstruktur untuk menggali kemampuan berpikir siswa secara lebih mendalam. Instrumen penelitian terdiri dari tiga soal matematika berbasis open ended yang dirancang berdasarkan indikator HOTS dalam Taksonomi Bloom revisi, yaitu C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi), dan C6 (mencipta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori tinggi mampu menunjukkan ketiga indikator HOTS secara konsisten, baik dalam menjelaskan informasi, menyusun strategi pemecahan masalah, maupun menyimpulkan jawaban. Siswa kategori sedang mampu menganalisis dan mengevaluasi, namun mengalami kesulitan pada aspek mencipta secara tertulis. Sementara itu, siswa dengan kategori rendah hanya menunjukkan indikator menganalisis dan mengevaluasi pada satu soal sementara indikator mencipta tidak dapat terpenuhi. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan pembelajaran berbasis open ended yang mampu menstimulasi kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
2025 · Thesis ·
Kota Tarakan memiliki perikanan tangkap, salah satunya berasal dari alat tangkap rawai senggol (modifikasi rawai dasar). Alat tangkap ini efektif menangkap berbagai jenis ikan pari, salah satunya adalah ikan pari loreng (Himantura undulata). Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik morfometrik, meristik dan rasio ukuran serta hubungan panjang berat pari loreng hasil tangkapan rawai senggol yang didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling selama 3 bulan dari periode November 2024 hingga Januari 2025, dengan total sebanyak 54 ekor. Hasil analisis menunjukkan bahwa pari loreng memiliki bentuk tubuh quadrangular dengan sirip dada membulat, rostrum runcing, warna dorsal coklat bercorak menyerupai sarang lebah, ventral putih polos, serta ekor panjang dengan 1-2 duri beracun. Rasio lebar cakram terhadap total sebesar 0,57, sedangkan panjang cakram terhadap panjang total sebesar 0,53. Hubungan panjang dan berat total menunjukkan pertumbuhan allometrik negatif. Hubungan panjang cakram dan berat total menunjukkan pertumbuhan allometrik positif. Pola pertumbuhan tidak seimbang (allometrik) di pengaruhi oleh faktor ekologi, ketersediaan makanan, dan tekanan penangkapan. Hasil penelitian ini memberikan data ilmiah penting bagi khalayak ramai dalam pengelolaan sumberdaya pari secara berkelanjutan untuk menjaga ekosistem laut di perairan Tarakan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan High Order Thinking Skill (HOTS) menjadi penting dalam pembelajaran abad 21 karena melibatkan proses berpikir tingkat tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta, yang esensial dalam pemecahan masalah kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan High Order Thinking Skill (HOTS) siswa dalam menyelesaikan soal berbasis open ended matematika pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dan subjek penelitian dipilih berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan hasil tes HOTS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara semi-terstruktur untuk menggali kemampuan berpikir siswa secara lebih mendalam. Instrumen penelitian terdiri dari tiga soal matematika berbasis open ended yang dirancang berdasarkan indikator HOTS dalam Taksonomi Bloom revisi, yaitu C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi), dan C6 (mencipta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori tinggi mampu menunjukkan ketiga indikator HOTS secara konsisten, baik dalam menjelaskan informasi, menyusun strategi pemecahan masalah, maupun menyimpulkan jawaban. Siswa kategori sedang mampu menganalisis dan mengevaluasi, namun mengalami kesulitan pada aspek mencipta secara tertulis. Sementara itu, siswa dengan kategori rendah hanya menunjukkan indikator menganalisis dan mengevaluasi pada satu soal sementara indikator mencipta tidak dapat terpenuhi. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan pembelajaran berbasis open ended yang mampu menstimulasi kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
2025 · Book ·
Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) adalah inovasi pendidikan yang membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Pendekatan ini menghubungkan berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis pemecahan masalah. Guru berperan sebagai fasilitator dalam menerapkan pembelajaran interdisipliner dan berbasis proyek. Oleh karena itu, pemahaman guru terhadap STEAM menjadi faktor kunci dalam keberhasilannya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil pengetahuan guru IPA terkait pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) di SMP Negeri Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengukur pengetahuan guru tentang STEAM. Hasil penelitian menunjukkan variasi yang signifikan pada setiap aspek kognitif dalam Taksonomi Anderson. Guru menunjukkan pemahaman yang baik dalam aspek mengingat (82%), menilai (78%), dan mencipta (100%), yang mengindikasikan penguasaan konsep dasar STEAM, kemampuan evaluasi pembelajaran, dan kemampuan merancang pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan STEAM. Namun, ditemukan adanya kesulitan pada aspek memahami (46%), menerapkan (47%), dan menganalisis (75%). Skor yang lebih rendah pada ketiga aspek ini mengindikasikan bahwa guru masih memerlukan penguatan dalam memahami prinsip dasar STEAM, mengintegrasikan elemen-elemen STEAM dalam pembelajaran berbasis proyek, serta menerapkan strategi kognitif yang diperlukan dalam proses pembelajaran. Secara keseluruhan, profil pengetahuan guru IPA terkait pendekatan STEAM di SMP Negeri Kota Tarakan menunjukkan bahwa 3,20% guru berada pada kategori sangat baik, 58% pada kategori baik, dan 29,10% pada kategori cukup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian besar guru memiliki pengetahuan yang baik, pemahaman dan penerapan konsep STEAM perlu ditingkatkan secara signifikan serta diperlukan pelatihan berkelanjutan, penyediaan sumber daya, dan dukungan intensif untuk mengoptimalkan penerapan STEAM dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri Kota Tarakan.
2025 · Book ·
Membaca merupakan salah satu sarana bagi peserta didik untuk mempelajari suatu hal yang belum diketahui dan dapat memperluas pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa menggunakan media kartu. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I B SDN 031 Tarakan tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil observasi guru pada siklus I yaitu 69% berkategori tinggi. Kemudian dilanjutkan pada siklus II menjadi 93% berkategori sangat tinggi. Adapun hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I yaitu sebesar 67% berkategori sedang, kemudian dilanjutkan pada siklus II menjadi 85% berkategori tinggi. Hasil membaca permulaan siswa pada siklus I pada aspek membaca huruf sebesar 47% berkategori rendah dan aspek membaca kata sebesar 43% berkategori rendah. Kemudian dilanjutkan pada siklus II pada aspek membaca huruf menjadi 77% berkategori tinggi dan aspek membaca kata sebesar 73% berkategori tinggi. Hal ini sesuai dengan indikator keberhasilan yaitu ≥ 70% dengan kategori tinggi. Reading is one of the means for students to learn something that is not yet known and can expand knowledge. This study aims to examine the improvement of students' beginning reading skills using card media. The type of research used was Classroom Action Research (PTK) which was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of 4 stages, namely: planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were students of class I B SDN 031 Tarakan in the 2024/2025 academic year, totaling 22 students. The data collection techniques used were observation, documentation and tests. The results of teacher observation in cycle I were categorized as high (69%). Then, in cycle II, the results included a very high category (93%). The results of student activity observations in cycle I were 67% in the medium category, then in cycle II the results reached 85% in the high category. The results of students' beginning reading in cycle I, especially in the aspect of reading letters of 47% in the low category and the aspect of reading words of 43% in the low category. Then, in cycle II, the aspect of reading letters reached 77% in the high category and the aspect of reading words was 73% in the high category. This is in accordance with the success indicator which is > 70% with a high category.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2025 · Book ·
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris mengenai hubungan antara kebijakan moneter, jumlah uang beredar, suku bunga, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, serta menganalisis peran pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data yang digunakan diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik,kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Namun, ketika dimoderasi oleh pertumbuhan ekonomi, pengaruh jumlah uang beredar terhadap inflasi menjadi negatif dan signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat menekan dampak inflasi yang ditimbulkan oleh ekspansi moneter. Di sisi lain, suku bunga berpengaruh positif terhadap inflasi namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, yang mencerminkan keterbatasan efektivitas transmisi kebijakan suku bunga dalam perekonomian Indonesia. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi sebagai faktor penyeimbang dalam hubungan antara kebijakan moneter dan inflasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan Bank Indonesia dalam merumuskan kebijakan moneter yang tidak hanya fokus pada pengendalian inflasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.