Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANA

1.304 karya publik ditemukan.

2026: 3052025: 2302024: 2562023: 1832022: 2012021: 872020: 392019: 1

Analisis pertumbuhan ikan hiu sungai (Glyphis fowlerae) di perairan sesayap kabupaten tana tidung

2026 · Book ·

Ikan hiu sungai (Glyphis fowlerae) merupakan salah satu spesies elasmobranch yang memiliki nilai ekologis penting dan keberadaannya perlu mendapat perhatian dalam upaya pengelolaan sumber daya perairan. Informasi mengenai pertumbuhan spesies ini masih terbatas, khususnya di Perairan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pertumbuhan ikan hiu sungai (Glyphis fowlerae) menggunakan model pertumbuhan Von Bertalanffy. Pengambilan data dilakukan melalui pengukuran panjang total terhadap 40 ekor sampel yang diperoleh dari hasil tangkapan nelayan di Perairan Sesayap. Analisis data dilakukan untuk mengestimasi parameter pertumbuhan yang meliputi panjang asimtotik (L∞), koefisien pertumbuhan (K), dan umur teoritis saat panjang ikan sama dengan nol (t₀). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter pertumbuhan von Bertalanffy yang diperoleh adalah L∞ sebesar 117,48 cm, K sebesar 0,0097, dan t₀ sebesar 1,1274. Nilai L∞ menunjukkan panjang maksimum teoritis yang dapat dicapai oleh ikan hiu sungai, sedangkan nilai K mengindikasikan laju pertumbuhan yang relatif lambat. Hasil penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai karakteristik pertumbuhan Glyphis fowlerae di Perairan Sesayap yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam pengelolaan dan konservasi populasi hiu sungai secara berkelanjutan.

Pengaruh Metode Traditional Cooperative Play Terhadap Kecerdasa Interpersonal Siswa Kelas VII SMP Negeri 11 Tarakann

2026 · Book ·

Kecerdasan interpersonal mengacu pada kemampuan indivdu untuk berinteraksi sosial dengan lingkungannya atau menjalin hubungan sosial dengan baik. Fenomena yang ditemukan di SMP Negeri 11 Tarakan menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan untuk menjalin hubungan sosial yang baik sehingga berdampak pada penyesuaian diri dan proses belajar disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode traditional cooperative play terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre- Experimental tipe One-Group Pre-Post Test. Sampel penelitian ini berjumlah 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa skala kecerdasan interpersonal disusun berdasarkan indikator social sensitivity, social insight, dan social communication. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, dengan nilai t hitung sebesar 17.403 dan t tabel sebesar 2,365 (df=7), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh metode traditional cooperative play terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan.

Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Kawasan Wisata Mangrove Kampung Bahari Nusantara Kota Tarakan

2026 · Book ·

Ekosistem mangrove merupakan habitat penting bagi makrozoobentos yang berperan sebagai bioindikator kondisi lingkungan perairan. Kawasan Wisata Mangrove Kampung Bahari Nusantara (KBN) di Kota Tarakan merupakan ekosistem mangrove yang masih terjaga kealamiannya, namun menghadapi tekanan lingkungan akibat keberadaan dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII yang berdekatan dengan zona wisata, serta minimnya pemahaman masyarakat tentang fungsi ekologis mangrove. Data mengenai indeks ekologi makrozoobentos di kawasan ini belum tersedia, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas makrozoobentos dan kondisi kualitas perairan di KBN sebagai dasar pengelolaan dan pelestarian kawasan secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada tiga stasiun pengamatan, dengan pengambilan sampel makrozoobentos pada 15 plot kuadrat berukuran 1 m². Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi, kekayaan spesies, dan Indeks Nilai Penting, serta parameter kualitas air meliputi suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan indeks keanekaragaman berkisar 0,412–0,566 dan kekayaan spesies 0,541–0,624 (keduanya rendah), indeks keseragaman 0,395–0,543 (rendah hingga sedang), dan indeks dominansi 0,423–0,618 (sedang hingga tinggi). Tarebia granifera merupakan spesies dengan peranan ekologis terbesar pada seluruh stasiun, dengan Indeks Nilai Penting tertinggi di Stasiun 2 (101,55%), diikuti Stasiun 1 (91,92%) dan Stasiun 3 (78,87%). Parameter kualitas air menunjukkan suhu 29,5–30,5 °C, salinitas 25–28 ppt, pH 6,9–7,9, dan oksigen terlarut 4,4–4,8 mg/L, yang belum memenuhi baku mutu air laut untuk biota laut sehingga menjadi faktor pembatas kehidupan makrozoobentos. Secara keseluruhan, komunitas makrozoobentos di KBN memiliki keanekaragaman dan kekayaan spesies rendah serta didominasi oleh spesies tertentu, mengindikasikan adanya tekanan lingkungan pada kawasan tersebut.

PEMANFAATAN TUMBUHAN DALAM BUSANA ADAT DAN AKSESORIS SUKU DAYAK DI DESA SETARAP DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN BIOLOGI

2026 · Book ·

Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan busana adat dan aksesoris merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Suku Dayak yang mencerminkan hubungan erat antara manusia dan alam. Namun, pengetahuan tersebut belum banyak didokumentasikan dan belum terintegrasi dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan dan bagian tumbuhan yang dimanfaatkan dalam pembuatan busana adat dan aksesoris Suku Dayak di Desa Setarap, Kabupaten Malinau, mengetahui proses pemanfaatannya, serta mengkaji relevansinya dengan pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive dan snowball sampling, melibatkan tokoh adat serta pengrajin yang memiliki pengetahuan tentang pembuatan busana adat dan aksesoris. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 spesies tumbuhan yang tergolong dalam 9 famili yang dimanfaatkan, yaitu Talun (Artocarpus corneri), Rotan Sega (Calamus caesius), Bambu Petung (Dendrocalamus asper), Ulin (Eusideroxylon zwageri), Rudraksa (Elaeocarpus ganitrus), Tas (Goniothalamus velutinus), Sang (Itaya amicorum), Adau (Nauclea orientalis), Pandan (Pandanus tectorius), Bambu Talang (Schizostachyum brachycladium), dan Meranti (Shorea sp.). Bagian tumbuhan yang digunakan meliputi kulit batang, batang, daun, akar, dan biji, dengan kulit batang sebagai bagian yang paling banyak dimanfaatkan. Proses pembuatannya meliputi pengambilan bahan, pemotongan, pengeringan, pengolahan, pembentukan, dan perakitan. Hasil penelitian ini relevan dengan materi keanekaragaman hayati pada pembelajaran Biologi Fase E SMA sebagai sumber belajar berbasis etnobotani dan kearifan lokal

PENGARUH TEKNIK SOSIODRAMA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan diri siswa yang ditunjukkan melalui rasa malu berbicara di depan kelas, mudah cemas, ragu-ragu, serta kurang berani mengemukakan pendapat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih memainkan peran, mengemukakan pendapat, dan meningkatkan keberanian dalam berinteraksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Peningkatan kepercayaan diri siswa terlihat pada tiga indikator utama, yaitu kemampuan pribadi, interaksi sosial, dan konsep diri. Pada aspek kemampuan pribadi, siswa menjadi lebih berani tampil dan berbicara di depan kelas serta tidak mudah cemas. Pada aspek interaksi sosial, siswa lebih aktif berdiskusi, bekerja sama, dan mampu mengemukakan pendapat. Sementara itu, pada aspek konsep diri, siswa menunjukkan pandangan yang lebih positif terhadap dirinya, lebih yakin akan kemampuan yang dimiliki, serta lebih menghargai potensi diri. Dengan demikian, teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan.

Analisis pertumbuhan ikan hiu sungai (Glyphis fowlerae) di perairan sesayap kabupaten tana tidung

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan hiu sungai (Glyphis fowlerae) merupakan salah satu spesies elasmobranch yang memiliki nilai ekologis penting dan keberadaannya perlu mendapat perhatian dalam upaya pengelolaan sumber daya perairan. Informasi mengenai pertumbuhan spesies ini masih terbatas, khususnya di Perairan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pertumbuhan ikan hiu sungai (Glyphis fowlerae) menggunakan model pertumbuhan Von Bertalanffy. Pengambilan data dilakukan melalui pengukuran panjang total terhadap 40 ekor sampel yang diperoleh dari hasil tangkapan nelayan di Perairan Sesayap. Analisis data dilakukan untuk mengestimasi parameter pertumbuhan yang meliputi panjang asimtotik (L∞), koefisien pertumbuhan (K), dan umur teoritis saat panjang ikan sama dengan nol (t₀). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter pertumbuhan von Bertalanffy yang diperoleh adalah L∞ sebesar 117,48 cm, K sebesar 0,0097, dan t₀ sebesar 1,1274. Nilai L∞ menunjukkan panjang maksimum teoritis yang dapat dicapai oleh ikan hiu sungai, sedangkan nilai K mengindikasikan laju pertumbuhan yang relatif lambat. Hasil penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai karakteristik pertumbuhan Glyphis fowlerae di Perairan Sesayap yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam pengelolaan dan konservasi populasi hiu sungai secara berkelanjutan.

pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga dengan perilaku keuangan sebagai variabel mediasi pada masyarakat kecamatan tarakan timur dan tarakan barat

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga dengan perilaku keuangan sebagai variabel mediasi pada masyarakat Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat. Pengelolaan keuangan rumah tangga merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga, namun masih menghadapi berbagai permasalahan akibat rendahnya literasi dan perilaku keuangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah masyarakat Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat yang telah berumah tangga. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga serta terhadap perilaku keuangan. Perilaku keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga serta mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan dapat membentuk perilaku keuangan yang lebih baik sehingga meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan rumah tangga. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, dan masyarakat dalam meningkatkan edukasi keuangan untuk mendukung pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih efektif.

Hubungan Self-stigma Dan Kecemasan Orang Dengan HIV/AIDS Terhadap Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral

2026 · Book ·

Self-stigma dan kecemasan merupakan masalah psikologis yang sering dialami oleh Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang dianggap dapat memengaruhi kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA, namun tingkat kepatuhan minum obat ARV di Kota Tarakan masih sangat rendah dari 1.010 orang yang terkonfirmasi positif HIV/AIDS hanya 413 yang menjalani pengobatan ARV. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self-stigma dan kecemasan pada ODHA terhadap kepatuhan minum obat antiretroviral. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian diperoleh menggunakan teknik total sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapatkan sebanyak 127 ODHA yang menjalani pengobatan di Poliklinik PDP RSUD. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasional Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-stigma dan kecemasan terhadap kepatuhan minum obat antiretroviral dengan tingkat keeratan hubungan sedang. Dapat disimpulkan bahwa self-stigma yang rendah dan kecemasan yang ringan berhubungan dengan kepatuhan minum obat antiretroviral yang tinggi pada ODHA. Selain itu, faktor jenis kelamin, usia, pekerjaan, pendidikan terakhir, lama terdiagnosis HIV/AIDS, dan lama penggunaan ARV turut memengaruhi kepatuhan pengobatan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji dan meneliti kepatuhan pengobatan dari varibel lain seperti stigma sosial, diskriminasi, dan penolakan keluarga serta masyarakat

PROFIL MINAT BELAJAR KELAS VII PADA MATA PELAJARAN IPA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil minat belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 78 siswa dari populasi sebanyak 348 siswa. Data dikumpulkan melalui angket yang disusun menggunakan skala likert. Skala likert yang digunakan terdiri atas lima pilihan jawaban dari setiap butir pernyataan, yaitu Sangat Setuju, Setuju, Kurang Setuju, Tidak Setuju, Sangat Tidak Setuju. Instrumen penelitian mencakup empat indikator yaitu: (1) keinginan untuk belajar IPA, (2) rasa senang dalam belajar IPA, (3) keterlibatan emosi dalam belajar IPA, dan (4) kecenderungan aktivitas terkait dengan materi pelajaran IPA. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil menunjukkan bahwa minat belajar siswa masuk dalam kategori cukup berminat (64,75%). Indikator keinginan untuk belajar IPA memperoleh persentase sebesar 66% (cukup berminat), indikator rasa senang dalam belajar IPA mencatat persentase terendah sebesar 59% (cukup berminat), sedangkan indikator keterlibatan emosi dalam belajar IPA dan kecenderungan aktivitas terkait dengan materi pelajaran IPA masing-masing mencapai 67% (cukup berminat).

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN ABSTRAK Perkembangan bayi merupakan proses bertambahnya kemampuan motorik, bahasa, sosial, dan kemandirian yang sangat dipengaruhi oleh faktor nutrisi, salah satunya melalui pemberian ASI Eksklusif. ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan mengandung zat gizi penting yang berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok masih tergolong rendah yaitu 58,01%, dan masih ditemukan bayi usia 6–9 bulan dengan gangguan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 bayi usia 6–9 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi riwayat pemberian ASI Eksklusif dan KPSP. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square OR 0,120. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar memiliki perkembangan sesuai sebesar 79,2%, sedangkan pada kelompok yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar mengalami perkembangan tidak sesuai sebesar 68,8%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,002 (p 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil KPSP pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2026.

evaluasi efektivitas pengendalian persediaan bahan baku pisang sale berbasis shelf life pada umkm sarifa food di desa panca agung

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian persediaan bahan baku pisang pada UMKM Sarifa Food di Desa Panca Agung melalui pendekatan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), dan EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, serta menentukan metode pengendalian persediaan yang paling sesuai berdasarkan karakteristik bahan baku yang mudah rusak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis ABC mengidentifikasi bahan baku pisang ambon sebagai kategori prioritas dalam pengendalian persediaan. Metode EOQ dan POQ memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan metode yang diterapkan UMKM, namun metode POQ kurang sesuai diterapkan karena menghasilkan jumlah pemesanan yang relatif besar sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahan baku yang memiliki masa simpan terbatas. Sementara itu, EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life merupakan metode yang paling sesuai karena mempertimbangkan umur simpan bahan baku pada UMKM Sarifa Food.

ASUHAN KEBIDANAN CONTUINITY OF CARE (COC) PADA NY.N DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat serta kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Meskipun cakupan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok telah menunjukkan hasil yang baik, kasus kematian bayi masih ditemukan sehingga diperlukan upaya pelayanan yang berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC). Memberikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan (Continuity of Care) pada ibu mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak. Studi kasus dengan pendekatan deskriptif menggunakan manajemen asuhan kebidanan yang dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan. Subjek penelitian adalah satu orang ibu yang mendapatkan asuhan mulai masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kebidanan komprehensif dilaksanakan sesuai standar pelayanan pada setiap periode, meliputi antenatal care, pertolongan persalinan, perawatan nifas, pelayanan neonatus, serta konseling dan pelayanan keluarga berencana. Selama pelaksanaan asuhan tidak ditemukan komplikasi yang bermakna. Kondisi ibu dan bayi tetap dalam keadaan fisiologis, kebutuhan dasar terpenuhi, serta ibu mampu memahami edukasi yang diberikan mengenai perawatan diri, perawatan bayi, pemberian ASI eksklusif, tanda bahaya, dan pemilihan metode kontrasepsi. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care dapat dilaksanakan secara optimal sesuai standar pelayanan serta berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N G3P2A0 USIA 25 TAHUN DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN TAHUN 2026

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting derajat kesehatan masyarakat. Salah satu upaya penurunannya adalah melalui pelayanan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care). Pada kasus ini, Ny. N usia 25 tahun G3P2A0 usia kehamilan 38 minggu 2 hari memiliki LILA 23,5 cm yang berada pada ambang batas risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK), sehingga memerlukan pemantauan dan asuhan komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan Continuity of Care dan manajemen kebidanan Varney yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Data diperoleh melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan studi dokumentasi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan tahun 2026. Hasil menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung baik meskipun LILA ibu berada pada ambang batas risiko KEK. Asuhan meliputi edukasi gizi, konsumsi tablet tambah darah, vitamin C, kalsium, serta pemantauan rutin. Persalinan berlangsung spontan tanpa komplikasi. Masa nifas berjalan fisiologis dengan involusi uterus normal dan produksi ASI lancar. Bayi lahir sehat, memperoleh pelayanan neonatal esensial, imunisasi HB-0, serta pemantauan tumbuh kembang sesuai standar. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kondom sebagai kontrasepsi sementara. Analisis menunjukkan asuhan yang diberikan telah sesuai dengan teori dan standar pelayanan kebidanan. Kesimpulannya, asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. N dapat dilaksanakan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan hingga keluarga berencana. Pendekatan Continuity of Care membantu deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, serta peningkatan kesehatan ibu dan bayi. Oleh karena itu, ibu diharapkan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan kontrol rutin, sedangkan tenaga kesehatan perlu terus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan komprehensif.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kehamilan pada wanita dengan usia ≥35 tahun yang disertai interval kehamilan yang panjang merupakan salah satu kondisi yang tergolong berisiko tinggi karena berpotensi meningkatkan terjadinya komplikasi pada masa kehamilan, persalinan, nifas, maupun periode neonatal. Kondisi tersebut memerlukan pelayanan kebidanan yang menyeluruh, berkesinambungan, dan berorientasi pada kebutuhan ibu serta bayi agar setiap faktor risiko dapat dikenali dan ditangani sedini mungkin. Salah satu upaya yang dapat diterapkan adalah pendekatan Continuity of Care (CoC), yaitu pemberian asuhan secara berkesinambungan sejak masa kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S usia 40 tahun dengan status obstetri G3P2A0 di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah pendekatan deskriptif melalui pemberian asuhan kebidanan secara berkesinambungan. Asuhan dilaksanakan mulai dari masa kehamilan trimester III, proses persalinan, perawatan bayi baru lahir, masa nifas, hingga pelayanan kontrasepsi. Seluruh proses asuhan mengacu pada tujuh langkah manajemen kebidanan Varney dan didokumentasikan menggunakan format Subjective, Objective, Assessment, dan Plan (SOAP). Data diperoleh melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, serta telaah dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan membandingkan hasil praktik terhadap teori dan standar pelayanan kebidanan yang berlaku. Hasil studi menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung dalam kondisi fisiologis walaupun ibu memiliki faktor risiko berupa usia maternal lanjut dan jarak kehamilan yang cukup panjang. Selama kehamilan tidak ditemukan penyulit yang memerlukan tindakan rujukan. Persalinan berlangsung spontan pada kehamilan aterm dengan kondisi ibu stabil. Bayi lahir hidup, segera menangis, memiliki berat badan lahir 2.500 gram, mendapatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), serta memperoleh pelayanan esensial bayi baru lahir sesuai standar. Masa nifas berlangsung normal yang ditandai dengan involusi uterus yang baik, pengeluaran lokia sesuai tahapan, produksi ASI yang lancar, serta tidak ditemukan tanda infeksi maupun perdarahan. Setelah mendapatkan konseling, ibu memilih menggunakan kontrasepsi suntik tiga bulan sebagai metode keluarga berencana pasca persalinan. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif melalui pendekatan Continuity of Care memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pemantauan kondisi ibu dan bayi, mempercepat identifikasi faktor risiko maupun komplikasi, serta peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi.

Intervensi Kombinasi Deep Breathing Exercise dan Terapi Murottal terhadap Nyeri Dada dan Hemodinamik pada pasien Acute Coronary Syndrome (ACS) di ruang ICVCU

2026 · Book ·

Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan kegawatdaruratan kardiovaskular akibat penurunan aliran darah koroner yang menyebabkan iskemia miokard, ditandai dengan nyeri dada akut dan perubahan status hemodinamik akibat aktivasi sistem saraf simpatis. Selain terapi farmakologis, intervensi nonfarmakologis diperlukan sebagai terapi komplementer untuk membantu mengurangi nyeri dan memperbaiki status hemodinamik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penerapan kombinasi Deep Breathing Exercise (DBE) dan terapi murottal terhadap penurunan intensitas nyeri dada serta perbaikan status hemodinamik pada pasien ACS. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien ACS yang mengalami nyeri dada akut. Pengkajian dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pengukuran status hemodinamik, dan telaah rekam medis. Intervensi berupa kombinasi Deep Breathing Exercise dan terapi murottal Surah Ar-Rahman yang dibacakan oleh Muzzammil Hasballah diberikan satu kali setiap sore selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 15–20 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai intensitas nyeri serta pengukuran status hemodinamik yang meliputi tekanan darah, frekuensi nadi, frekuensi napas, dan saturasi oksigen sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami penurunan intensitas nyeri dada yang disertai perbaikan status hemodinamik, ditandai dengan tekanan darah, frekuensi nadi, dan frekuensi napas yang lebih stabil, peningkatan atau terpeliharanya saturasi oksigen dalam batas normal, perbaikan perfusi perifer, serta penurunan kecemasan. Kombinasi Deep Breathing Exercise dan terapi murottal dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang mendukung terapi farmakologis dalam membantu menurunkan nyeri dada dan memperbaiki status hemodinamik pada pasien Acute Coronary Syndrome.

Penerapan Pemberian Terapi Jus Tomat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Klien dengan Hipertensi

2026 · Book ·

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang tinggi dan berisiko menimbulkan komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengontrol tekanan darah adalah konsumsi jus tomat. Tomat mengandung kalium, likopen, vitamin C, dan asam folat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi jus tomat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di RT 07 Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap tiga responden dengan diagnosis hipertensi. Intervensi yang diberikan berupa terapi jus tomat selama delapan hari berturut-turut dengan frekuensi satu kali perhari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terapi jus tomat efektif sebagai intervensi pelengkap dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Selain itu, intervensi ini juga meningkatkan partisipasi keluarga dalam pengelolaan perawatan, khususnya dalam memantau tekanan darah dan mendukung kepatuhan pengobatan. Terapi jus tomat dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif terapi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan komunitas dan keluarga.

Analisis Penurunan Penunggakan Pembayaran Air Konsumen PDAM di Kota Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas kebijakan penagihan dan kepatuhan pelanggan terhadap penurunan penunggakan pembayaran air pada Perumda Air Minum Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah pelanggan Perumda Air Minum Kota Tarakan yang mengalami penunggakan pembayaran, sedangkan sampel berjumlah 95 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan penagihan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penunggakan pembayaran air, yang berarti semakin efektif kebijakan penagihan diterapkan maka tingkat penunggakan pelanggan cenderung menurun. Kepatuhan pelanggan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penunggakan pembayaran, sehingga semakin tinggi tingkat kepatuhan pelanggan dalam memenuhi kewajiban pembayaran rekening air, semakin rendah tingkat penunggakan yang terjadi. Secara simultan, efektivitas kebijakan penagihan dan kepatuhan pelanggan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penunggakan pembayaran air. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,896 mengindikasikan bahwa sebesar 89,6% variasi penunggakan pembayaran air dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 10,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

Penerapan Pemberian Terapi Jus Tomat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Klien dengan Hipertensi

2026 · Thesis ·

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang tinggi dan berisiko menimbulkan komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengontrol tekanan darah adalah konsumsi jus tomat. Tomat mengandung kalium, likopen, vitamin C, dan asam folat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi jus tomat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di RT 07 Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap tiga responden dengan diagnosis hipertensi. Intervensi yang diberikan berupa terapi jus tomat selama delapan hari berturut-turut dengan frekuensi satu kali perhari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terapi jus tomat efektif sebagai intervensi pelengkap dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Selain itu, intervensi ini juga meningkatkan partisipasi keluarga dalam pengelolaan perawatan, khususnya dalam memantau tekanan darah dan mendukung kepatuhan pengobatan. Terapi jus tomat dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif terapi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan komunitas dan keluarga.

Pemberian Terapi Bermain Pop-it Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Anak Usia Pra Sekolah Selama Terapi Inhalasi

2026 · Book ·

Penerapan Terapi Bermain Pada Tingkat Kecemasan Pada Anak Pra Sekolah Selama Terapi Inhalasi Terapi inhalasi adalah pengobatan mukolitik dan bronkodilator dalam bentuk hirupan yang melonggarkan sekresi di saluran pernapasan yang dapat menyebabkan obstruksi saluran pernapasan. Terapi inhalasi ini umum digunakan pada anak-anak dan tidak menimbulkan rasa sakit, namun penggunaan masker dan terapi nebulizer yang berlangsung lama dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan memicu kecemasan pada anak. Kecemasan pada anak yang muncul karena prosedur terapi inhalasi dapat dicegah dan diminimalisir dengan beberapa penggunaan metode terapi non-farmakologis. Terapi non-farmakologis yang dapat digunakan ialah seperti bermain teraputik. Bermain terapeutik dapat menjadi solusi yang tepat untuk mengurangi kecemasan pada anak saat menjalani prosedur medis dan pengobatan. Untuk mengurangi dampak kecemasan yang dialami anak usia prasekolah diperlukan media yang dapat mengurangi rasa cemas pada anak usia prasekolah, media tersebut bisa dengan cara terapi bermain menggambar, bercerita, mendengarkan musik, bermain puzzle, dan Pop-it. Berdasarkan hasil evaluasi pada kedua pasien, pemberian terapi bermain Pop-it selama 3 hari saat terapi inhalasi didapatkan penurunan pada score VFAS dari nilai tingkat kecemasan paling tinggi (5) menjadi tingkat kecemasan yang rendah (1). Dari hal tersebut menunjukkan terapi bermain mampu menurunkan tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah selama terapi inhalasi.