Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANA

1.304 karya publik ditemukan.

2026: 3052025: 2302024: 2562023: 1832022: 2012021: 872020: 392019: 1

PENGARUH BIMBINGAN KLASIKAL TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMP NEGERI 1 TANJUNG SELOR

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kenakalan remaja sering di sebabkan oleh terjadinya perubahan-perubahan dalam aspek fisik, psikis dan sosial sehingga remaja cenderung mengabaikan peraturan atau norma yang ada. Kenakalan remaja merupakan tindakan penyimpang yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran aturan tata tertib disekolah maupun masyarakat. Salah satu upaya menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, jenis penelitian pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penelitian pre-experimental design dengan jenis one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket, menggunakan indikator kenakalan remaja dari (Iqbal,2014) adapun penyebab kenakalan remaja yaitu: 1) faktor keluarga; 2) pengaruh teman sebaya; 3) lingkungan sekolah; dan 4) media sosial dan media massa. Populasi penelitian ini adalah 257 siswa dikelas VIII di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, dengan menggunakan teknik Purposive sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest berada pada kategori tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 101,1 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori rendah dapat dilihat dari hasil analisis data Tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 94,3. Berdasarkan hasil penelitian prestest dan posttest bahwa adanya pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor dilihat dari uji hipotesis melalui paired sample t-test dengan menggunakan bantuan software SPSS 25 dan diperoleh nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 > 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima.

HUBUNGAN PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMPN 4 KOTA TARAKAN

2025 · Thesis ·

Remaja yang melakukan perilaku seksual bersiko dapat menyebabkan terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, masalah kesehatan reproduksi, dan penularan IMS (Infeksi Menular Seksual). Perilaku seksual dilakukan pada remaja karena adanya rasa keingintahuan sehingga remaja melakukan tindakan seksualitas tanpa memikirkan risiko apa yang akan terjadi pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dan menggunakan metode analisis korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 8 di SMPN 4 Kota Tarakan yang berjumlah 288. Sampel penelitian ini berjumlah 81 orang yang dipilih secara purposive sampling, dan menentukan responden di setiap kelas menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner mengenai peran teman sebaya dan perilaku seksual. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan nilai p value = 0,000 (p0.05) yaitu terdapat hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran oleh berbagai pihak (orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, masyarakat) agar lebih berperan aktif dalam memberikan pendidikan serta informasi yang benar, akurat, dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku-perilaku menyimpang dikalangan remaja untuk mencegah terjadinya perilaku seksual berisiko.

Penerapan Terapi Dzikir dalam Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi Pendengaran

2025 · Book ·

Halusinasi pendengaran merupakan gejala utama pada pasien skizofrenia yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Pendekatan non-farmakologi seperti terapi dzikir relavan diterapkan di Indonesia yang kaya nilai spiritual, khususnya dalam konteks keperawatan holistik yang memadukan aspek biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Tujuan: Menganalisis efektivitas terapi dzikir dalam menurunkan tanda dan gejala pada pasien halusinasi pendengaran. Metode: Menggunakan metode studi kasus yang dilakukan pada dua responden selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 20 menit, meliputi pengulangan kalimat istighfar, tasbih, tahmid dan takbir. Tingkat halusinasi yang diukur menggunakan skala AHRS (Auditory Hallucination Rating Scale) sebelum dan sesudah penerapan terapi dzikir. Hasil: Terjadi penurunan skor AHRS yang signifikan pada kedua responden: Tn.H dari 28 (kategori berat) turun menjadi 19 (kategori sedang) dan Tn.M dari 26 (kategori berat) turun menjadi 19 (kategori sedang). Kesimpulan: Terapi dzikir terbukti efektif dalam mengurangi gejala halusinasi pendengaran, meningkatkan ketenangan dan membantu pasien mengontrol persepsi sensori. Studi ini merekomendasikan terapi dzikir sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik berbasis spiritual, terutama di masyarakat dengan nilai religius yang kuat.

Penerapan Terapi Afirmasi Positif pada Pasien Tuna Daksa dengan Diagnosis Keperawatan Harga Diri Rendah Kronis

2025 · Book ·

Penyandang disabilitas memiliki risiko tinggi mengalami harga diri rendah akibat keterbatasan fisik, stigma sosial, dan kurangnya dukungan emosional dari lingkungan sekitar. Harga diri rendah kronis dapat berdampak negatif pada fungsi psikososial, termasuk menarik diri, merasa tidak berharga, serta mengalami gangguan emosi berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas terapi afirmasi positif sebagai intervensi inovatif dalam meningkatkan harga diri pada pasien dengan harga diri rendah kronis. Desain penelitian menggunakan studi kasus pada seorang pasien penyandang tuna daksa dengan skor harga diri awal sebesar 10. Intervensi terapi afirmasi positif diberikan selama 3 hari dan menunjukkan peningkatan skor harga diri menjadi 22 dimana tingkat harga diri pasien berada pada kategori harga diri sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa afirmasi positif mampu membentuk pola pikir konstruktif, memperkuat persepsi diri yang positif, serta meningkatkan rasa percaya diri dan penerimaan diri pasien. Dengan demikian, afirmasi positif dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi terapeutik dalam keperawatan jiwa untuk pasien dengan harga diri rendah, khususnya penyandang disabilitas.

ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA DENGAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA AKSEPTOR IUD DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2025 · Book ·

Kontrasepsi merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan menunda dan mencegah kehamilan. Salah satu metode kontrasepsi yang bisa digunakan untuk mencegah kehamilan dalam jangka panjang yaitu IUD/AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim). Rendahnya pengguna IUD/AKDR disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu kecemasan. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi kecemasan tersebut agar pengguna kontrasepsi IUD dapat meningkat. Salah satu intervensi non-farmakologi yang efektif untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB IUD adalah dengan pemberian aromaterapi lavender. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan penatalaksanaan asuhan kebidanan keluarga berencana dengan pemberian aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor IUD di puskesmas gunung lingkas. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan metode studi kasus. Studi kasus ini menjelaskan tentang asuhan kebidanan pada akseptor KB IUD sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan. Hasil menunjukkan kecemasan yang dirasakan oleh akseptor IUD berkurang dari kategori kecemasan sedang menjadi tidak ada kecemasan. Penerapan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan pada akseptor IUD dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis.

ASUHAN KEBIDANAN PERIMENOPAUSE DENGAN PEMBERIAN MINUMAN SARI KEDELAI PADA NY. D USIA 46 TAHUN DENGAN HOT FLASHES DI PUSKESMAS MALINAU SEBERANG

2025 · Book ·

Asuhan Kebidanan Perimenopause Dengan Pemberian Minuman Sari Kedelai Pada Ny. D Usia 46 Tahun Dengan Hot Flashes Di Puskesmas Malinau Seberang ABSTRAK Hot Flashes merupakan gejala vasomotor yang paling umum dialami wanita pada masa perimenopause, ditandai dengan rasa panas mendadak pada wajah dan tubuh bagian atas yang disertai keringat berlebih. Kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup, terutama tidur dan aktivitas harian. Terapi hormon sering digunakan namun memiliki efek samping, sehingga diperlukan alternatif alami seperti minuman sari kedelai yang mengandung isoflavon sebagai fitoestrogen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ny. D yang mengalami hot Flashes dengan intervensi minuman sari kedelai. Desain penelitian menggunakan studi kasus pada satu responden perimenopause dengan keluhan hot Flashes. Intervensi berupa pemberian sari kedelai 250 ml per hari selama 7 hari, dengan pengukuran keluhan hot Flashes menggunakan instrumen Daily Diary of Hot Flashes (DDHF). Hasil menunjukkan adanya penurunan skor DDHF dari kategori parah menjadi ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian minuman sari kedelai efektif dalam mengurangi keluhan hot Flashes pada ibu perimenopause. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, hot Flashes, wanita perimenopause, sari kedelai

Pemanfaatan Bunga Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Sebagai Indikator Alami Mengidentifikasi Kandungan Boraks Pada Jajanan Bakso Di Lingkungan SMP Kota Tarakan Dan Potensinya Pada Pembelajaran IPA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui pengaruh ekstrak bunga senduduk (Melastoma malabathricum L.) dalam mengidentifikasi kandungan boraks pada jajanan bakso, 2). Mengidentifikasi jajanan bakso yang dijual di lingkungan Sekolah Menengah Pertama di Kota Tarakan yang mengandung boraks, 3). Mengetahui potensi pemanfaatan hasil uji ekstrak bunga senduduk (Melastoma malabathricum L.) sebagai bahan ajar dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan tiga variasi konsentrasi ekstrak bunga senduduk sebagai indikator alami. Analisis data yang digunakan meliputi Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi ekstrak bunga senduduk pada perlakuan L1, L2 dan L3 efektif untuk mendeteksi kandungan boraks pada kadar 0,1%, 0,5% dan 1%. Uji terhadap sampel jajanan bakso yang diperoleh dari beberapa Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Tarakan menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan boraks. Berdasarkan temuan ini, hasil penelitian berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas VIII SMP khususnya pada materi Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan.

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PEMBERIANAROMA TERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL RESIKO TINGGI DI PMB BIDAN MARTIANA PAULUS

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kecemasan merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada kehamilan risiko Sangat tinggi. Jika tidak ditangani, kecemasan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin, termasuk meningkatkan risiko komplikasi obstetri. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang aman dan efektif dalam mengurangi kecemasan adalah aromaterapi menggunakan minyak esensial lavender (Lavandula angustifolia). Tujuan: Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan melalui pemberian aromaterapi lavender dalam upaya mengurangi kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi yang dilakukan di PMB Bidan Martiana Paulus. Metode: Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. E, usia 24 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 37 minggu dengan riwayat IUFD pada kehamilan sebelumnya. Intervensi aromaterapi dilakukan selama tiga sesi dengan durasi 15–30 menit per sesi menggunakan metode inhalasi minyak lavender melalui diffuser. Pengkajian dilakukan secara menyeluruh menggunakan pendekatan SOAP dan kuesioner PRAQ-R2 untuk mengukur tingkat kecemasan. Hasil: Setelah dilakukan intervensi aromaterapi secara bertahap, terdapat penurunan tingkat kecemasan yang ditandai dengan pernyataan subjektif ibu yang merasa lebih tenang, peningkatan kualitas tidur, dan pengurangan ketegangan emosional. Evaluasi objektif juga menunjukkan perbaikan ekspresi wajah, postur tubuh, serta stabilisasi tekanan darah. Kesimpulan: Pemberian aromaterapi lavender terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif komplementer dalam pelayanan kebidanan, khususnya di praktik mandiri bidan. Peran bidan dalam memberikan edukasi, dukungan emosional, dan pemantauan berkala sangat penting dalam keberhasilan intervensi ini.

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN PENERAPAN PIJAT BAYI TERHADAP DURASI TIDUR USIA 0-3 BULAN DI KELURUHAN JUATA LAUT

2025 · Book ·

Bayi adalah masa tahapan pertama kehidupan seorang manusia setelah lahir dari rahim seorang ibu. Pada masa ini, perkembangan otak dan fisik bayi selalu menjadi perhatian utama. Masa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan seseorang. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi adalah pola tidur. Tidur adalah salah satu bentuk adaptasi bayi terhadap lingkungannya. Setelah lahir, bayi biasanya tidur selama 16 - 18 jam sehari. Memasuki usia 2 bulan bayi mulai lebih banyak tidur malam dibanding siang, sampai usia 3 bulan, bayi baru lahir akan menghabiskan waktu tidurnya sekitar 15-17 jam, Semakin usia bayi bertambah, jam tidurnya juga semakin berkurang. Upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tidur pada bayi telah berkembang, baik terapi farmakologi maupun nonfarmakologi, salah satu terapi nonfarmakologi untuk mengatasi masalah tidur yaitu dengan pijat bayi. Bayi yang dilakukan pemijatan akan tidur dengan lelap dan pada waktu bangun, daya konsentrasinya akan lebih penuh. Pijat bayi merupakan terapi sentuh kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu memberikan asuhan kebidanan pada seorang bayi 0-3 bulan yang mengalami masalah durasi tidur. Data ini di kumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi melalu SOAP. Dengan demikian hasil pijat bayi dapat diketahui dengan akurat karena peneliti dapat membandingkan Hasil sebelum dan sesudah pijat bayi dapat diketahui bahwa sebelum dilakukan pijat yaitu (11,00 jam) sedangkan sesudah di lakukan pijat yaitu ( 13,28 jam) dan rata-rata peningkatan durasi tidur bayi yaitu (+2,20 jam).

ASUHAN KEBIDANAN PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES DAUN KUBIS PADA IBU NIFAS DENGAN BENDUNGAN ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULAU SAPI

2025 · Book ·

Masa nifas merupakan masa pemulihan yang sangat penting bagi ibu setelah melahirkan, salah satu masalah umum yang sering terjadi pada periode ini adalah bendungan air susu ibu (ASI). Bendungan ASI terjadi akibat produksi ASI yang berlebihan atau pengeluaran ASI yang tidak optimal, sehingga menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan ketidaknyamanan pada payudara. Penanganan bendungan ASI secara non-farmakologis menjadi pilihan yang aman dan efektif, salah satunya adalah dengan menggunakan kompres daun kubis. Daun kubis mengandung senyawa antiinflamasi yang dipercaya dapat mengurangi pembengkakan dan nyeri pada payudara. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres daun kubis terhadap penurunan gejala bendungan ASI pada ibu nifas. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pulau Sapi dengan metode pendekatan asuhan kebidanan secara komprehensif. Subjek studi adalah ibu nifas dengan keluhan nyeri dan pembengkakan pada payudara. Intervensi yang diberikan berupa kompres daun kubis dingin selama 30 menit, dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Hasil asuhan menunjukkan adanya pengurangan pembengkakan, serta peningkatan kenyamanan ibu setelah intervensi dilakukan. Selain itu, proses menyusui menjadi lebih lancar dan tidak menimbulkan keluhan nyeri yang signifikan. Intervensi ini juga diterima dengan baik oleh ibu karena metode yang alami, mudah diperoleh, dan tidak menimbulkan efek samping. Kesimpulannya, pemberian kompres daun kubis dapat menjadi salah satu alternatif terapi komplementer yang efektif dan efisien dalam menangani bendungan ASI pada ibu nifas. Diharapkan intervensi ini dapat diterapkan secara luas di layanan kesehatan tingkat pertama sebagai upaya mendukung keberhasilan menyusui.

ASUHAN KEBIDANAN PIJAT BAYI DENGAN BABY OI ALOE VERA TERHADAP IRITASI KULIT BAYI 2 BULAN

2025 · Book ·

Iritasi kulit yang disebabkan oleh penggunaan popok merupakan permasalahan umum pada bayi, yang ditandai dengan kemerahan, pengelupasan kulit (deskuamasi), dan ketidaknyamanan yang dapat memengaruhi kualitas hidup bayi maupun orang tua. Pendekatan non farmakologis adalah penggunaan baby oil berbahan dasar Aloe vera, yang dikenal memiliki sifat menenangkan, melembabkan, serta mempercepat penyembuhan iritasi ringan pada kulit sensitif bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efek pemijatan bayi dengan menggunakan baby oil yang mengandung Aloe vera terhadap perbaikan gejala iritasi kulit pada bayi, serta mengaitkannya dengan bukti-bukti ilmiah yang telah ada. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada seorang bayi berusia dua bulan yang mengalami kemerahan dan deskuamasi di area bokong. Intervensi dilakukan dengan mengoleskan baby oil Aloe vera dua kali sehari selama lima hari berturut-turut disertai dengan pemijatan bayi, kemudian observasi klinis yang dicatat menggunakan daftar tilik pijat bayi. Hasil observasi menunjukkan adanya perbaikan signifikan setelah lima hari penggunaan. Kemerahan berkurang, kulit yang mengelupas pulih, dan bayi tampak lebih tenang selama perawatan. Ibu bayi juga menyatakan kepuasan yang tinggi terhadap penggunaan baby oil aloe vera tersebut dan berniat untuk melanjutkan penggunaannya. Temuan ini sejalan dengan penelitian oleh Haryono et al. (2024) dan Yanti et al. (2024), yang menunjukkan bahwa kombinasi minyak nabati dan Aloe vera secara signifikan mampu menurunkan tingkat keparahan ruam popok. Selain itu, hasil ini diperkuat oleh studi Lia et al. (2024) yang menemukan bahwa VCO Aloe vera efektif dalam mempercepat proses penyembuhan iritasi kulit. Keberhasilan intervensi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi iritasi yang masih tergolong ringan, kepatuhan ibu terhadap edukasi kebersihan kulit bayi, serta kesesuaian produk yang digunakan dengan karakteristik kulit sensitif bayi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan baby oil Aloe vera dua kali sehari efektif dalam meredakan gejala iritasi kulit ringan pada bayi.

Asuhan Kebidanan pada Balita Dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Menggunakan Teknik Clapping Dada dan Terapi Uap Minyak Kayu Putih di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang

2025 · Book ·

Riset di negara berkembang menunjukkan bahwa 20 – 35 % kematian bayi dan anak balita disebabkan oleh ISPA. Diperkirakan 2 – 5 juta bayi dan anak balita diberbagai negara setiap tahun mati karena infeksi saluran pernafasan akut. ISPA merupakan penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan atas maupun bawah yang berlangsung hingga 14 hari dengan beberapa gejala yang muncul yaitu demam, batuk, pilek. Clapping atau Chest Percussion adalah fisioterapi dada yang dilakukan dengan cara menepuk dengan telapak tangan membentuk seperti cup pada bagian tulang dada anterior (depan) dan posterior (belakang) dengan tujuan mengeluarkan secret yang terperangkap di saluran pernapasan anak. Sedangkan terapi uap minyak kayu putih merupakan salah satu upaya nonfarmakologi dalam penanganan ISPA yaitu dengan memberikan beberapa tetes minyak kayu putih dalam air hangat cenderung panas sekitar 45 ° C selanjutnya akan dihirup oleh anak selama 10 menit. Terapi uap minyak kayu putih dapat melegakan pernapasan, mengurangi hidung tersumbat, secret lebih encer sehingga mudah dikeluarkan. Minyak kayu putih bersifat dekongestan sehingga meningkatkan bersihan jalan napas pada penderita ISPA. Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah ingin melihat bagaimana pengaruh pemberian clapping dada dan terapi uap minyak kayu putih terhadap frekuensi pernapasan, bunyi tambahan dan pengeluaran secret pada anak. Jenis penelitian ini adalah studi kasus berupa asuhan kebidanan pada balita dengan Infeksi Saluran pernapasan akut menggunakan Teknik clapping/perkusi dada dan terapi uap minyak kayu putih. Hasil asuhan kebidanan ini ditemukan bahwa ada perbaikan frekuensi nafas, pengurangan bunyi nafas tambahan dan pengeluaran sputum yang lebih encer pada anak setelah mendaparkan perlakuan selama tiga hari berturut-turut dan dilakukan dua kali sehari pagi dan sore hari.

.

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

.