Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANA

1.304 karya publik ditemukan.

2026: 3052025: 2302024: 2562023: 1832022: 2012021: 872020: 392019: 1

Penegakan hukum terhadap muncikari sebagai pelaku eksploitasi seksual di Kota Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MUNCIKARI SEBAGAI PELAKU EKSPLOITASI SEKSUAL DI KOTA TARAKAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mekanisme penegakan hukum terhadap muncikari sebagai pelaku eksploitasi seksual serta faktor-faktor yang menghambat penegakan hukum tersebut di Kota Tarakan. Kota Tarakan, terletak di Kalimantan Utara memiliki posisi strategis sebagai jalur perdagangan dan eksploitasi seksual. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penegakan hukum terhadap muncikari sebagai pelaku eksploitasi seksual di Kota Tarakan belum maksimal. Meskipun Kepolisian dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tarakan telah berupaya melakukan penindakan terhadap muncikari, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penegakan hukum. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik dan praktis dalam mendorong sistem hukum yang lebih responsif terhadap kejahatan eksploitasi seksual.

Aktivitas Antibakteri Kitosan Dari Kulit Udang Mantis ( Stomatopoda) terhadap Bakteri Vibrio parahaemolyticus

2025 · Book ·

Kulit udang mantis merupakan limbah hasil perikanan yang dapat dijadikan sebagai bahan baku kitosan. Kitosan merupakan biopolimer hasil deasetilasi kitin yang bersifat biokompatibel, dapat terurai secara alami, tidak beracun dan memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi terbaik kitosan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif untuk analisis mutu kitosan dan aktivitas antibakteri pada faktor yaitu penambahan kitosan pada taraf 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Dalam penelitian ini digunakan asam asetat sebagai kontrol negatif dan ampisilin sebagai kontrol positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat deasetilasi kitosan mencapai 76%, sesuai dengan ketentuan SNI No. 7949 Tahun 2013 serta standar dari Protan Laboratory. Morfologi kitosan memperlihatkan bentuk tidak teratur, bergelombang, dan berpori serta mengandung beberapa unsur yaitu C, O, Ca, dan AI. Uji aktivitas antibakteri kitosan terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus pada variasi konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1% menghasilkan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 0,5 mm, 1 mm, 1 mm, 4 mm, 9,6 mm, dan 2,2 mm. Konsentrasi 1% terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolitycus. Aktivitas kitosan pada penelitian ini termasuk dalam kategori lemah.

PENCEMARAN MIKROPLASTIK : IDENTIFIKASI DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK DI PERAIRAN SUNGAI KAYAN KALIMANTAN UTARA

2025 · Book ·

Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm yang banyak ditemukan di lingkungan perairan dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem serta kesehatan manusia. Sungai Kayan di Kalimantan Utara merupakan salah satu sungai utama yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas seperti transportasi, perikanan, dan kebutuhan domestik, sehingga berpotensi mengalami pencemaran mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan menentukan kelimpahan mikroplastik di perairan Sungai Kayan. Pengambilan sampel dilakukan pada empat stasiun menggunakan metode purposive sampling dengan volume air 10 liter setiap titik. Sampel kemudian disaring, dipreparasi menggunakan larutan H₂O₂ dan NaCl, serta dianalisis secara mikroskopis untuk menentukan bentuk, ukuran, dan warna mikroplastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan mikroplastik bervariasi pada setiap stasiun, dengan nilai tertinggi di Stasiun 1 sebesar 12,5 partikel/L dan terendah di Stasiun 4 sebesar 6,4 partikel/L. Bentuk mikroplastik yang teridentifikasi paling dominan fragmen (35%), paling sedikit ditemukan bentuk mikroplastik pellet (14%). Berdasarkan warna, partikel hitam mendominasi dengan (30%), sedangkan merah paling sedikit dengan (1%). Dari segi ukuran, kelompok 100–500 µm merupakan yang terbanyak dengan (36%), sedangkan kelompok 1000–5000 µm hanya (1%). Temuan ini mengindikasikan bahwa Sungai Kayan telah tercemar mikroplastik dengan tingkat kelimpahan yang bervariasi, terutama dipengaruhi oleh aktivitas domestik dan antropogenik di sekitar sungai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelolaan lingkungan serta memberikan gambaran mengenai potensi risiko mikroplastik terhadap ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Aktivitas Antibakteri Kitosan Dari Kulit Udang Mantis ( Stomatopoda) terhadap Bakteri Vibrio parahaemolyticus

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kulit udang mantis merupakan limbah hasil perikanan yang dapat dijadikan sebagai bahan baku kitosan. Kitosan merupakan biopolimer hasil deasetilasi kitin yang bersifat biokompatibel, dapat terurai secara alami, tidak beracun dan memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi terbaik kitosan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif untuk analisis mutu kitosan dan aktivitas antibakteri pada faktor yaitu penambahan kitosan pada taraf 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Dalam penelitian ini digunakan asam asetat sebagai kontrol negatif dan ampisilin sebagai kontrol positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat deasetilasi kitosan mencapai 76%, sesuai dengan ketentuan SNI No. 7949 Tahun 2013 serta standar dari Protan Laboratory. Morfologi kitosan memperlihatkan bentuk tidak teratur, bergelombang, dan berpori serta mengandung beberapa unsur yaitu C, O, Ca, dan AI. Uji aktivitas antibakteri kitosan terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus pada variasi konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1% menghasilkan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 0,5 mm, 1 mm, 1 mm, 4 mm, 9,6 mm, dan 2,2 mm. Konsentrasi 1% terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolitycus. Aktivitas kitosan pada penelitian ini termasuk dalam kategori lemah.

Pertanggungjawaban Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian yang mengalami Gangguan Psikologis Kleptomania

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perlindungan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Yang Mengalami Gangguan Psikologis Kleptomania. Serta untuk mengetahui Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Yang Mengalami Gangguan Psikologis Kleptomania, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan wawancara dengan pihak terkait yaitu Kepolisian Resor Tarakan dan Psikologis RSUD H JUSUF SK Kota Tarakan. Hasil dari penelitian ini adalah Tindak Pidana yang dilakukan oleh seorang yang mengalami gangguan psikologis yaitu kleptomania tidak dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum pidana karena pada kasus Tindak Pidana Pencurian yang dialami oleh seorang yang mengidap Kleptomania pelaku tersebut mengalami gangguan jiwa karena kegagalan menahan rekuen implus atau dorongan yang tak tertahankan yang muncul pada dirinya, hal ini juga dikuatkan pada pasal 44 KUHP yang menerangankan bahwa cacat jiwanya tidak dapat dipidana karena alasan pemaaf, dalam hal ini termasuk penderita kleptomania. Penderita kleptomania dikatakan cacat jiwanya, karena dalam melakukan tindak pidana pencurian tidak menyadari perbuatan yang dilakukannya. Selain itu untuk menentukan apakah seorang penderita kleptomania tersebut dapat dipidana atas tindakan pencurian yang dilakukannya. Hakimlah dalam hal ini yang akan nantinya memutuskan orang tersebut dapat dimintai pertanggungjawabannya atau tidak. Putusan yang akan diambil, tentunya dengan meminta pendapat dari dokter ahli penyakit jiwa (psikiater/psikolog)

Tanggung Jawab Hukum Pemerintah Kota Tarakan Terhadap Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tanggung Pemerintah Kota Tarakan terhadap Pemenuhain Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah. Serta untuk mengetahui dan menganalisis Hambatan dan Tantangan Pemerintah Kota Tarakan terhadap Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa tanggung jawab hukum Pemerintah Kota Tarakan dalam memenuhi hak pendidikan anak usia sekolah, didorong oleh amanat konstitusi dan masih adanya anak tidak sekolah di Kota Tarakan. Penelitian Empiris ini menganalisis tanggung jawab pemerintah dan hambatannya melalui wawancara dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, serta studi dokumen hukum. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran perundang-undangan, buku, jurnal, media internet dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Tarakan telah melakukan berbagai upaya nyata, seperti penyediaan fasilitas sekolah, pendidikan gratis, beasiswa, sekolah rakyat, dan pendidikan inklusif, menunjukkan komitmen terhadap tanggung jawab hukumnya. Namun, implementasinya menghadapi hambatan dan Tantangan kompleks, termasuk hambatan hukum, hambatan keuangan daerah, hambatan sarana-prasarana, hambatan sosial ekonomi, serta mindset masyarakat.

.

2025 · Book ·

.

PENGARUH BIMBINGAN KLASIKAL TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMP NEGERI 1 TANJUNG SELOR

2025 · Book ·

Kenakalan remaja sering di sebabkan oleh terjadinya perubahan-perubahan dalam aspek fisik, psikis dan sosial sehingga remaja cenderung mengabaikan peraturan atau norma yang ada. Kenakalan remaja merupakan tindakan penyimpang yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran aturan tata tertib disekolah maupun masyarakat. Salah satu upaya menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, jenis penelitian pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penelitian pre-experimental design dengan jenis one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket, menggunakan indikator kenakalan remaja dari (Iqbal,2014) adapun penyebab kenakalan remaja yaitu: 1) faktor keluarga; 2) pengaruh teman sebaya; 3) lingkungan sekolah; dan 4) media sosial dan media massa. Populasi penelitian ini adalah 257 siswa dikelas VIII di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, dengan menggunakan teknik Purposive sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest berada pada kategori tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 101,1 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori rendah dapat dilihat dari hasil analisis data Tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 94,3. Berdasarkan hasil penelitian prestest dan posttest bahwa adanya pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor dilihat dari uji hipotesis melalui paired sample t-test dengan menggunakan bantuan software SPSS 25 dan diperoleh nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 > 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima.

Pemanfaatan Bunga Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Sebagai Indikator Alami Mengidentifikasi Kandungan Boraks Pada Jajanan Bakso Di Lingkungan SMP Kota Tarakan Dan Potensinya Pada Pembelajaran IPA

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui pengaruh ekstrak bunga senduduk (Melastoma malabathricum L.) dalam mengidentifikasi kandungan boraks pada jajanan bakso, 2). Mengidentifikasi jajanan bakso yang dijual di lingkungan Sekolah Menengah Pertama di Kota Tarakan yang mengandung boraks, 3). Mengetahui potensi pemanfaatan hasil uji ekstrak bunga senduduk (Melastoma malabathricum L.) sebagai bahan ajar dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan tiga variasi konsentrasi ekstrak bunga senduduk sebagai indikator alami. Analisis data yang digunakan meliputi Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi ekstrak bunga senduduk pada perlakuan L1, L2 dan L3 efektif untuk mendeteksi kandungan boraks pada kadar 0,1%, 0,5% dan 1%. Uji terhadap sampel jajanan bakso yang diperoleh dari beberapa Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Tarakan menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan boraks. Berdasarkan temuan ini, hasil penelitian berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas VIII SMP khususnya pada materi Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan.

Pengembangan LKPD Berbasis POE (Predict-Observe-Explain) Pada Materi Sistem Koordinasi Untuk Kelas XI

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Predict–Observe–Explain (POE) merupakan bahan ajar inovatif yang dikembangkan untuk membantu peserta didik memahami konsep-konsep abstrak melalui kegiatan prediksi, observasi, dan penjelasan. Model POE ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, aktif, serta menghubungkan teori dengan fenomena nyata yang diamati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, serta kepraktisan guru dan peserta didik terhadap LKPD berbasis POE materi sistem koordinasi yang dikembangkan untuk kelas XI SMA Negeri 2 Nunukan. Metode pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang dibatasi hingga tahap Develop. Instrumen pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, serta angket yang diberikan kepada para ahli, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis POE dinilai “layak” dan “praktis” digunakan dalam pembelajaran biologi. Ahli materi, Ahli media, dan Ahli bahasa memberikan penilaian positif terhadap kualitas isi, tampilan, dan kebahasaan. Respon guru dan peserta didik menunjukkan bahwa LKPD membantu meningkatkan motivasi belajar, keaktifan siswa, serta pemahaman konsep siswa. Dengan demikian, LKPD ini dinilai efektif sebagai bahan ajar dalam pembelajaran interaktif yang mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran.

Sifat Pertumbuhan Ikan Hiu Martil (Sphyrna Lewini) yang Didaratkan di Lingkas Ujung, Kota Tarakan Kalimantan Utara

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SIFAT PERTUMBUHAN IKAN HIU MARTIL (Sphyrna lewini) YANG DIDARATKAN DI LINGKAS UJUNG, KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA Abstrak Ikan hiu bagian dari kelompok Elasmobranchii, memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sifat pertumbuhan ikan hiu martil (Sphyrna lewini) yang didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Lingkas Ujung, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian yaitu ikan hiu martil (Sphyrna lewini). Hasil penilitian karakter morfologi memiliki bentuk kepala yang khas yaitu pipih dan berbentuk martil, bentuk ujung kepala yang sedikit melengkung kebelakang, insang di setiap sisi kepala berbentuk cerutu dan memiliki 5-7 celah dengan berjarak sekitar 1 cm, memiliki sirip anus yang lebih pendek dari sirip pangkal ekor. Untuk hubungan PT-BT, nilai a eksponensial adalah 0.014 dan a logaritmik linier adalah 1,837. Hubungan PC-BT, nilai a eksponensial adalah 0,109 dan a logaritmik linier adalah 0,961. Sedangkan hubungan PS-BT, nilai a eksponensial adalah 3,94 dan a logaritmik linier adalah 0,595. Hasil uji t pada PT-B, PC-B, dan PS-B menunjukkan bahwa nilai t hitung secara konsisten lebih kecil dari t. Masing-masing nilai t hitung adlah -25,2169 (PT-B), -25,4270 (PC-B), dan -25,5786 (PC-B) sementara nilai t tabel adalah 1,666914. Nilai K yang tinggi mencerminkan ikan memiliki tubuh yang relatif gemuk dan sehat, sedangkan nilai K yang rendah menunjukkan tubuh yang lebih kurus dan mungkin mengalami stres lingkungan atau kekurangan pakan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif (b 3), dimana pertumbuhan panjang lebih cepat dibandingkan pertumbuhan berat. Uji t mengindikasikan bahwa secara statistik pertumbuhan mendekati isometrik, meskipun secara biologis cenderung allometrik negatif. Faktor kondisi juga memperlihatkan perbedaan antar jantan dan betina, dengan mayoritas jantan berbeda yang di kategorikan kurus, sedangkan betina memiliki kondisi fisiologis lebih baik dan proporsi tubuh yang lebih seimbang.

ANALISIS TINDAK TUTUR SANTRI PONDOK PESANTREN MUTIARA BANGSA SEBATIK (KAJIAN PRAGMATIK)

2025 · Thesis ·

ABSTRAK SURIANA.2024. Analisis Tindak Tutur Santri pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik (Kajian Pragmatik). (dibimbing oleh Muhammad Ilham, S.S., M.Pd dan Rita Kumala Sari, M.Pd) ​Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dari tuturan guru dan siswa kelas 1 Diniyah Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik yaitu mendeskripsikan fungsi dari masing-masing bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Pragmatik. Data penelitian yaitu tuturan guru dan siswa kelas 1 Diniyah Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, rekam, simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik pilah unsur penentu (PUP). Dalam penelitian ditemukan 33 data tindak tutur. Tindak tutur lokusi berjumlah 14 tuturan, tindak tutur ilokusi sebanyak 17 tuturan dimana tuturan tersebut merupakan tindak tutur ilokusi direktif, sedangkan tindak tutur perlokusi sebanyak 2 tuturan. Berdasarkan hasil yang ditemukan tindak tutur yang paling mendominasi adalah tindak tutur lokusi dan ilokusi dengan jumlah 32 data karena pada tindak tutur guru dan siswa kelas 1 Diniyah Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik dalam proses pembelajaran lebih banyak menggunakan tindak tutur lokusi dan ilokusi yang memiliki tujuan memberi informasi dan pertanyaan kepada mitra tutur. Pada penelitian ini ditemukan juga tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi saling berkaitan karena ketika penutur menuturkan lokusi dan ilokusi terdapat respon verbal maupun nonverbal dari mitra tutur yang sesuai dengan keinginan penutur, maka hal tersebut merupakan perlokusi.

SIFAT PERTUMBUHAN IKAN MARGA Lutjanus HASIL TANGKAPAN RAWAI YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pola pertumbuhan ikan marga Lutjanus khususnya kakap jenaha (Lutjanus johnii) dan kakap merah (Lutjanus argntimaculatus), yang tertangkap menggunakan alat tangkap rawai (longline) dan didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai, Kota Tarakan. Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling selama tiga bulan (12 kali pengambilan sampel) . Parameter yang diamati meliputi panjang total, panjang standar, panjang cagak, berat tubuh ikan, serta kualitas air (suhu, pH, salinitas, dan kecerahan). Hasil analisis hubungan panjang-berat menunjukkan bahwa kedua spesies memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif (b 3), yang berarti pertmbuhan panjang lebih dominan dibanding peningkatan berat tubuh. Nilai faktor kondisi (Kn) berkisar 0,83 – 1,29 pada kakap jenaha dan 0,70 – 1,39 pada kakap merah; nilai Kn diatas 1 menandakan kondisi tubuh baik. Seluruh parameter kalitas air berada dalam kisaran yang sesuai bagi kehidupan ikan, namun variasi pertumbuhan diduga dipengaruhi faktor lain seperti ketersediaan pakan dan kepadatan populasi. Temuan ini menjadi sumber informasi awal untuk mendukung upaya pengelolaan perikanan kakap secara berkelanjutan di wilayah pesisir Tarakan.

A STUDY ON STUDENTS' PROBLEMS IN LEARNING VOCABULARY AT EIGHTH GRADE OF SMP NEGERI 10 TARAKAN

2025 · Book ·

This study aims to investigate the problems faced by students in learning English vocabulary and the factors causing these problems among eighth-grade students of SMP Negeri 10 Tarakan. This research utilizes qualitative research with a descriptive qualitative model. The study was conducted at SMP Negeri 10 Tarakan. The subjects of this study were 28 students from class VIII-1. Data were collected through documents, observations, and interviews. Data were analyzed using the theory of Miles & Huberman (1994). The results indicate that the eighth-grade students of SMP Negeri 10 Tarakan encounter difficulties in learning English vocabulary, including pronunciation, spelling, and understanding the meanings of vocabulary. Furthermore, the data indicate that the variables producing these issues are both internal and external. Internal influences include student motivation, self-confidence, and attitudes. Meanwhile, external determinants include the instructional methods and materials utilized by teachers, as well as the classroom setting.

Pengaruh Harga, Kualitas Produk Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Laptop Asus Di Kota Tarakan

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh harga, kualitas produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian laptop asus di kota Tarakan. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sebanyak 110 responden menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisa yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 27.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel harga berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.

DESKRIPSI SIKAP SOSIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV-A DI SDN 050 TARAKAN

2025 · Book ·

Sikap sosial merupakan kesadaran individu yang memengaruhi tindakan nyata dalam aktivitas sosial terhadap objek sosial, yang melibatkan aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Sikap ini mencerminkan kesiapan seseorang untuk merespons secara konsisten terhadap lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV-A SDN 050 Tarakan. Fokus penelitian ini mencakup tiga indikator sikap sosial, yaitu disiplin, toleransi, dan sopan santun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitat if dengan metode deskript if. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam indikator sikap disiplin, 64,29% siswa menunjukkan perilaku disiplin, sementara 35,71% masih kurang disiplin. Pada indikator toleransi, sebanyak 71,43% siswa telah menunjukkan sikap toleran, dan 28,57% menunjukkan kurang toleransi. Sedangkan pada indikator sopan santun, hanya 21,43% siswa yang menunjukkan sikap sopan, sementara 78,57% lainnya masih perlu pembinaan dalam aspek tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan sikap sosial siswa, namun masih diperlukan penguatan strategi pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan, khususnya pada aspek sopan santun.